FIVE PROMISES

FIVE PROMISES
Series 34



Tanoa aba aba Aiden langsung membawabDara masuk ke dalam toko itu yang di dalam nya banyak sekali barang bermerek,Dara yang melihat seisi toko itu di penuhi dengan barang yang bermerek membuat sedikit syok saat masuk.


Tlinhhhhgggggg


"Ada pelanggan??.."Ucap Pelayan toko.


Salah satu pelayan toko yang berada di dalam toko sedang membaca sebuah majalah yang terdapat foto Aiden itu,Mendengar ada seorang pelanggan masuk ke dalam toko tanpa menyangka pelayan itu terkejut saat melihat orang yang mirip di majalah yang ia baca.


"Hah???..."


"iini??...Aiden?..Demi apa dia masuk ke toko ini!!!...mimpi apa aku ya tuhan apalagi ganteng begitu..."Ucap Pelayan itu dalam batinnya.


Pelayan toko itu seketika menjadi tak fokus pada pekerjaannya dan fokus melihat Aiden dengan ketampanan,Nakun tak berlalu lama pandangannya berubah pecah saat ia datang dengan seorang gadis yang ia ganteng itu tetapi memberontak.


"Itu siapa cwe??...Selama ini engga ada kabar kalo Aiden punya pacar..."


"Eh eh liat...itu Aiden kan??...Sama siapa dia itu pacarnya??"Ucap pelayan itu pada temannya yang juga bekerja di toko itu.


"Aiden???...Pacar siapa??....Engga tau...otakku engga di rancang buat nginget orang kaya...yang penting gw kerja aja engga peduli juga urusannya..Mau kamu atau aku yang layani???..."Ucap teman pelayan itu sembari membaca buku komik nya.


"Aishhhh...Kamu mah dukun wibu...Komik mulu...Yaudah aku aja yang layani Kapan lagi ketemu tuan muda Aiden.."Ucap Pelayan toko.


"Hmmm...terserah gue sebenernya terpaksa bermuka 2"Ucap temanya.


"Ya terserah..."


Pelayan Toko itu pergi meninggalkan temannya dan pergi menuju ke Aiden yang sedang bersama Dara,Saat ia mendekat pelayan itu sedikit mendengar pembicaraan mereka.


"Engga...engga...Kita cari toko lain atau engga sama sekali..."Ucap Dara yang berusaha melepaskan tangannya yang di gandeng Aiden.


"Tidak ada penolakan...kamu harus milih di toko ini kalo engga mau engga usah pake baju...."Ucap Aiden semabri menarik Dara menuju ke tempat duduk yang di sediakan oleh toko itu.


"Udah kamu diem aja...duduk disini..."Ucap Aiden yang mendudukkan Dara di kursi itu.


"Ternyata di paksa too..."Ucap pelayan toko dalam batinnya .


Beberapa saat Aiden dan Dara masuk ke dalam toko itu sang pelayan itu pun menghampiri mereka berdua.


"Mau cari apa kak??...Gaun??..Baju..??..Tas??...Atau perhiasan??"Ucap pelayan toko itu sembari memberitahukan produk yang ia jual kepada Aiden dan Dara.


"Ini tolong pilihkan baju untuk pacar saya yang bagus dna elegan...dan rapikan lagi make upnya...buat dia cantik .."Ucap Aiden yang berbicara pada pelayan toko dengan menunjukkan tangannya ke arah Dara.


"Heyy ...Anda tudak sopan ya ...Saya itu udah cantik ..."Ucap Dara sambil menyingkirkan tangan Aiden yang menunjuk padanya itu dari pandangannya.


Pelayan toko itu pun melihat Dara yang sedang duduk di belakang karna ia di halangi oleh Aiden,Dara yang terpaksa mengikuti kemauan Aiden agar ia tak malu karna ulah Aiden dan di saat pelayan utu melihatnya ia tersenyum sepat bercampur Terpaksa.Pelayan itu yang melihat Baju dari dan kondisi rambut yang verantakan ia melihat Dara dari atas ke bawah,Dara yang merasa aneh mengikuti cara memandang pelayan itu pada dirinya.


"????..."


"Kenapa mbak??..Saya malu di liatin kakak kayak gitu..."Ucap Dara.


"Engga kak Saya ngukur proposi tubuh kakanya kok...Mari ikut saya untuk nyoba gaunnya kak..."Ucap Sang pelayan.


"Dia mah enak main ponsel ae..."


"Lah aku???...Nyobain gaun gaun...di kira engga capek apa ini..."Ucap Dara dalam batinnya.


Dara masuk ke ruang ganti dan mencoba memakai gaun yang telah ia pilih tadi,Aiden yang berada di luar menunggu Dara tadi sedang sibuk dengan ponselnya karna sang nenek terus menspamnya untuk segera pulang.Nakun pada akhirnya Aiden hanya membalas dengan kata kata pendek dan mematikan ponselnya,Tak lama setrlah itu Dara keluar dari ruang ganti dengan gaun polos dengan rendra di bagian atas.Aiden yang melihat Dara tampak dia begitu terpesona oleh Aura Dara saat memakai baju fenimin,Dara berjalan ke arah Aiden dan beduru di depannya seolah ia meminta pendapat darinya.


"Bagaimana??...Apa ini bagus???..."Ucap Dara.


"Engga...Ganti..."Ucap Aiden yang tentunya ia berbohong dengan apa yang telah ia katakan.


"Ck...kenapa sih ini bagus tau pas..."Ucap Dara.


"Engga pokoknya ganti...."Ucap Aiden yang sedikit penekanan.


Dara pun pergi masuk kembali ke dalam ruang ganti dengan berdecak kesal,Aiden yang tadi duduk menunggu menahan agar ia tidak salah tingkah menutup wajahnya.Salah satu pelayan yang sedang membaca komiknya ia melihat Aiden yang tengah salah tingkah di ruang tunggu mengeluarkan raut wajah yang aneh.


"Kasihan mana masih muda...udah kek orang gak waras...ck ck..ck..."Ucap sang pelayan dengan nada bergumam.


Aiden yang sedikut mendengarnya hanya diam tak menegurnya,Tetapi ia oangsung bersikao selayaknya orang normal yang engga salting.Satu jam telah berlalu ada sekitar 10 baju yang telah Dara coba namun tak ada yang di sukai oleh Aiden,Dan membuatnya cukup kesal hingga ia marah saat mendengar apa yang dikatakan oleh Aiden sekarang.


"Ganti yang pertama Aja lah...lumayan.."


"Setelah dipikir pikur kamu juga cocok yang pertama..."Ucap Aiden dengan entengnya.


Dara yang memang dari tadi telah lelah mencoba baju yang totalnya hampir 10 stel itu ia pun kesal karna tiba tiba Aiden memilih baju yang pertama ia coba tadi daripada yang setelahnya,Dara yang merasa ia di permainkan berjalan mendekati Aiden dan memegang bahu.


"Aidennn....."Ucap Dara dengan senyuman di wajahnya untuk menaharan amarahnya.


"Iya...??..Apa Dar...cepetan ganti baju telat nih..."Ucap Aiden sambil menunjukan jam di jam tangan nya.


"Kamu tau engga aku capek...10 stel baju yang aku coba engga ada yang cocok menurut kamu..!!!!Kamu malah milih gaun yang pertama...Kamu tau engga capek....CAAAPPEKKK...!!!!"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...


...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka ...


...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...


...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...