FIVE PROMISES

FIVE PROMISES
Series 83



"Kau ternyata tega melakukannya di belakang"


Ayu tanpa henti terus saya mengoceh dan meluapkan rasa sakit yang ada di hatinya itu,Dirinya terus meminta bartender itu untuk terus memberinya minuman.Tetapi,Melihat kondisi Ayu yang sudah sampai meletakkan keoalanya itu diatas meja Bartemder itu menolak memberinya lagi.


Sedangkan Dara namoak dia baru sampai di depan Club malam itu dengan diantar Ryan menggunakan motornya,Sesampainya Ryan memberhentikan motornya itu Dara langsung turun dan melepaskan helmnya itu.


"Nih helmnya"


"Sekarang bantuin aku pesen taksi online...aku harus segera masuk kedalam oke"


"Aku pergi dulu...makasih"Ucap Dara.


Dara pun memberikan helmnya pada Ryan dan langsung berlari masuk ke dalam club malam itu,Sedangkan Ryan dirinya juga langsung melepaskan helmnya dan turun dari motornya.Dirinya langsung membuka ponselnya itu,Lalu ia sesegera menyusul Dara masuk ke dalam Club itu.


Dara terus masuk dan mencari keberadaan Ayu di dalam club malam itu,Dara terus mencari Ayu dan pada akhirnya ia oun melihat Ayu yang tengah berada di meja bartender.Melihat hal itu Dara pun dengan berdesak desakan dirinya itu segera menghampiri Ayu yang hampir tak sadarkan diri itu.


"Ayu...Ayu..."


"Ayok bangun kita pulang...Ini udah malam "


"Ayok bangunn!!"Teriak Dara sembari ia menepuk pipi Ayu.


Dara terus berusaha untuk membangunkan Ayu yang akan tidur karna pengaruh alkohol yang di minumnya,Karna Ayu yang menutup matanya tadi mendengar suara Dara ia pun membuka matanya dan mengangkat kepalanya.


"Hmmm???...Kamu Dara iyakan kamu ada disini??"Ucap Ayu.


"Iya aku Dara ...sekarang ayok bangun ngapain sih kamu pake acara mabuk segala"Jawab Dara sembari ia menompang tubuh Ayu yang akan jatuh dari kursi.


Mendengar bahwa itu Dara Ayu pun langsung memeluk Dara san langsung menangis di pelukan Dara.


"Huaaaaaaa....Hiks...Daraaa"


"Dia selingkuh...Ini sakit aku bisa tahan semua rasa sakit yang aku rasakan semuanya"


"Tapi Ini terlalu sakit...aku engga bisa hiks...Kenapa aku yang merasakan ini huaaaa...kenapa engga yang lain "Teriak ayu sembari ia menangis di dalam pelukan Dara.


Mendemgar apa yang di teriakkan oleh Dara itu membuat Ayu sedikut terkejut,Lalu ia sedikit mendorong Ayu untuk menanyakan apa yang terjadi padanya.


"Kamu kenapa nangis...Selingkuh??Siapa yamg selingkuh"


"Kamu jangan nangis dulu ceritakan semuanya padaku...siapa yang melakukannya sampe buat kamu nangis..ngomong"Ucap Dara yang berusaha membuat Ayu sadar.


Namun,Ayu enggan memberitahukan nya pada Dara dna masih meneruskan tangisannya itu di dalam pelukan Dara.Dara yang melihat sahabatnya sesedih itu sampai Dirinya mabuk mabukan dirinya nampak sedih,Ayu di dalam dekapan Dara itu dirinya sedikit mengoceh.


"Aku tahu salah..aku Egois"


"Tapi kenapa balasannya dia sakitin aku sampe segininya sih"


"Kali emang salah aku keterlaluan bamget ngomong aja..masa sampe dia selingkuh di belakang aku"


"Padahal aku sayang banget sama dia..aku cinta banget sama dia aku pengen selalu sama dia tapi balasannya apa Hiks...di khianati aku"Teriak Ayu dalam suasana keramaian dan suara musik yang keras itu.


Dara yang mendengar apa yang di katakan Ayu itu dirinya pun langsung memeluk kembali Ayu ke dalam pelukannya itu,Sedangkan nampak Ryan tengah diam berdiri di kerumanan itu perlahan dirinya berbalik pergi saat melihat dan mendengar apa yang dikatakan oleh ayu.


"Ternyat dia lagi sedih"


"Padahal dia sesedih itu tapi masih saja mengatakan dia mencintainya...di berhak untuk bahagia"


"Aku akan menghajar seseorang yang membuatnya sedih!"Batin Ryan.


Ryan terus berjalan keluar meninggalkan club malam itu setelah melihat Ayu yang menangis itu,Sedangkan Ayu yang meluhat sahabat itu dirinya tak menenangkannya justru ia malah menguruhnya menangis dan mengusap kepalanya Ayu.


"Menangis saja..aku akan ada dirinya menemani mu"


"Jika menangis membuatmu merasa lebih baik tak apa...keluarkan semua air matamu aku tahu rasa sakitmu jangan di tahan ya"Ucap Dara.


Ayu terus menangis di pelukan Dara sejadi jadinya tapi tersamarkan dengan suara musik yang keras itu,Disana Dara pun juga ikut sedih tapi ia menahan Air matanya agar tak jatuh dan berusaha kuat.Beberapa lama berlalu Ayu berhenti dari tangisannya itu dan tertidur,Dara pun membayar semua yang di pesan dan dimun oleh Ayu dan menyuruh penjaga di club itu membantunya mengangkat Ayu ke dalam mobil taksi.


"Makasih pak.."Ucap Dara pada penjaga club yang telah membantunya.


Dara yang telah memasukkan Ayu ke dalam taksi itu,Dirinya melihat sekeliling area itu seperti mencari seseorang.


"Ryan udah balik ya??"


"Syukurlah kalo udah balik sekarang aku tinggal nganterin dia pulang kerumahnya.. haaahh."Hela Dara.


Dara pun masuk ke dalam mobil taksi itu setelah mengatakan hal tadi,Mobil taksi itu melaju meninggalkan tempatnya dan pergi.Di dalam Taksi itu Dara mengambil ponselnya itu dan menghubungi seseorang.


"Haloo"Ucap Dara.


"Ya halo....Ada apa Ra kakak lagi sibuk nih"Ucap Frass.


"Anu kak..Malam ini Dara engga pulang"Beritahu Dara


"Dara nginep di rumah Ayu sekarang karna dia kurang enak badan...Dara minta tolong kakak buat ngasih tau ke oaman dan Bibi Ya"Jelaskan Dara.


"Kenaoa engga bilang langsung aja??Kakak agak sibuk nih dan mungkin aja lembur"Ucap Frass.


"Ya nanti kakak bilang aja kalo udah sampe rumah...soalnya Dara engga ada nomor telfon rumah..jadi Dara minta tolong ya..I love you"Ucap Dara.


Dara pun langsung mematikan telfonnya itu dan memasukkan kembali ponselnya ke dalam tas,Sedangkan Frass yang melihat telfonnya di putuskan itu dirinya hanya menggeleng gelengkan kepalanya.


"Untuk adik sendiri.."Ucap Frass.


"Kaell...Tolong hubungi orang rumah untuk mengabari mama kalo Dara ngineo di rumah temannya"Suruh Frass.


"Iya bosss"Jawab Sekretaris Kael.


Sekretaris Kael pun segera menghubungi nyonya itu,Sedangkan Dara kini ia sampai di depan rumah Ayu.Nampak Dara yang keluar dari mobik taksi itu dengan membantu Ayu dengan cara menggendongnya dari belakang.


"Gila berat banget sih kamu Ayu"


"Keknya kamu harus diet deh perasaan kamu kecil badannya tapi ko seberat ini...harusnya tadi kamu telfon Alez biar gampang kamu diangkat sama dia"Oceh Dara.


"Aku engga berat..kamu aja yang ga kuat gendong"Ucap Ayu dengan nada yanv naik turun karna pengaruh dari mabuknya itu.


Di tengah tidurnya itu Ayu yang mendengar Dara mengatakan hal itupun,Dirinya mengangkat kepalanya yang hampir membuat jya terjungkal.


"Yaaa"


"Kamu diem aja ngapain sih pake bangun bangun..."Teriak Dara yang menahan tubuh Ayu di punggung nya.


"Yaa..ngaoain kamu bilang aku berat...aku ini ringan"Oceh Ayu.


"Iya iya terserah kamu.."Ucap Dara.


Sedampainya di depan pintu rumah Ayu itu,Dara menurunkan Ayu di lantai dan berusaha membuka pintu rumahnya.Akan tetapi Pintu itu tak bisa di buka karna terkunci,Dara pintu menhentakkan kakinya dan mengusap kasar rambutnya.


"Yaaa...kenapa harus di kunci sih..ck"Decak Dara.


Dara pun menoleh ke arah Ayu yang tengah tertidur itu dan akhirnya ia pun mendekat ke Ayu.Dengan menepuk pipinya Ayu dirinya menckba membangunkannya.


"Yu bangun...Kunci pintuny kamu taruh mana??"


"weee bangun...kamu mau tidur di luar kah??"Ucap Dara.


Dara terus mencoba untuk membangunkan Ayu tetapi nihil,Ayu tak bangun bangun dan alhasil dirinya pun membuka tas Ayu dan mengabil Kunci itu dari Tasnya.Dara pun membuka pintu rumah ayu dengan dengan kunci itu,Setelah membuka pintu itu akhirnya Dara pun mengangkat kembali Ayu dan membawanya ke kamarnya.


Sesampainya di kamar nya itu,Dara membaringkan Ayu di ranjang dan melepaskan Sepatu Ayu dan membersihkan sisa make up yang ada di wajah Ayu.Di saat dirinya tengah mengerjakan hal itu tiba tiba ayu membuka matanya.


"Kenapa tiba tiba buka mata??"Ucap Dara yang terkejut.


Tanpa menjawab yang di tanyakan Dara itu,Ayu langsung memiringkan tubuhnya dan terjadi suatu hal yang tak diinginkan oleh Dara.


"HUEEEEKKKKKKKKKKK"


"HUEKKKMM...HUEKKKKKKKKK"


Setelah mengelurkan isi perutnya itu Ayu kembali ambruk dan tidur di kasurnya,Sedangkan Dara dirinya hanya membuka mulutnya karna melihat apa yang terjadi tadi.


"Hah??"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...


...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...


...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...


...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...