
Frass kini berada di perjalanan menuju ke kampus Dara,Ia sangat antusias mencari Sepupunya itu yang telah hilang selama 5 tahun.
Kini tempat berpindah di Dara kini sedang Istirahat makan siang di cafe dekat kampus nya bersama Ayu dan Surya,Ayu dan Surya sedang membicarakan suatu hal yang sedang mereka bahas.Dara yang tak mengerti apa yang mereka bahas hanya mendengarkan dan menikmati makanannya,Ayu yang sedang membahas masalahnya dengan kekasihnya tak sengaja melihat Damar dan temen"nya kemarin ada di di Cafe itu.
"Dar...dara..." panggil Ayu.
"apa..??aku lagi sibuk makan...jadi jangan ganggu..."
"Dar liat ada Damar di sana...!!"Ucap Surya.
"Terus..??Aku harus gimana???jungkir balik...makan ajalah capek nih..."Ucap Dara sambil memakan dan tak memperdulikan Apa yang diucapkan kedua temannya.
Di tempat Damar ia melihat lihat Area Cafe itu mencari seseorang,Ia melihat Dara disana seperti dugaannya.Ia menghampiri nya di ikuti kedua temannya di belakangnya,Ayu dan Surya yang melihat menuju ke tempat mereka berusaha memperingat kan Dara.
"Woy...Cewe Belagu...disini lo ternyata...!!!"Ucap Damar dengan lantang hingga membuat nya menjadi pusat perhatian.
Semua orang yang berada di cafe itu menoleh ke arah Meja yang di tempati Dara,Ayu dan Surya,Mereka mulai berbisik dan membicarakan Tentang Kejadian kemarin yang mereka lihat.Dara tak merada kaget dengan panggilan itu dan hanya menoleh saja ke arah Damar dengan wajah datar.
"....???" Dara hanya diam dan menoleh dengan santai tanpa rasa takut.
"Iya lo cewe belagu...!!!"Ucap Damar.
"Siapa....???"Tanya Dara dengan santai.
Walau Dara terlihat sangat santai menanggapi nya kedua teman nya tak santai dengan wajah itu.
"Sepertinya mulai lagi..."Ucap Ayu dan Surya bersama dalam Hati mendengar Dara mengucapkan kata itu.
"Gue Damar...Cowo yang kemarin lo ajak ribut kenapa???"Jawab Damar dengan Memegang kursi dan meja Dara.
"Yang Tanya...???"Jawabn singkat Dara dengab wajh Datar.
Kedua teman Dara sudah biasa dengan jawaban Dara yang itu,Pertanyaan dan jawaban yang simple namun bisa membuat orang diam.
"....."
"Hah...hah...."
Damar mendengus kaget dengan jawaban Dara dan bingung ingin menjawab apa,ia terdiam beberapa saat begitu juga dengan Kedua teman Damar.
"Nih cewe berani juga ya...hah "Ucap Damar dalam hati.
"Gila nih cewe...baru kali ini ada jawaban yang bisa buat Damar diem..."Ucap Indra dalam hati dengan ekspresi wajah senyum samar.
"Wahhhh....Cewe pemberani...satu kata bisa buat Damar kicep dan nggak bisa berkata kata...."Ucap Riyan.
Beralih tempat ke Frass sekarang ia sampai di kampus Dara,Ia langsung keluar dari mobil dan berjalan menuju ke ruang rektor.Saat menuju ke ruang Rektor ia tak sengaja dan berhenti sejanak melihat keramaian Di Cafe itu,Frass yang ingat tujuannya ke kampus itu untuk mencari sepupunya meninggalkan keramaian dan pergi ke ruang rektor.
'Braaakkkk
"Eh...monyet..."Suara latah Rektor.
Tanpa Rasa bersalah dan kasihan Frass langsung membuka kasar pintu Rektor dan masuk lalu duduk di kursi sebelah meja,Rektor langsung membenarkan pakaian yang berantakan karna kaget tadi dan kembali duduk ke kursinya.
"Jadi kau yang namanya tuan Frass??..."Tanya Rektor itu.
"Iya pak Saya Frass...."Jawab Frass sambil bergaya cool tangannya di atas meja.
"Baik lah...sekretaris mu tadi menelfon saya..tujuanmu kemarin untuk mencari adikmu yang bernama Dara...??"Ucap Rektor sambil membuka berkas.
"Rektor udah tau masih nanya...panggil aja langsung dia..."Ucap ketus Frass.
"Yaelah...orang cuma buat Basa basi...gitu amat...Buar terlihat beriwbawa begitu lo.."Ucao Rektor sambil mengambil telfon untuk menelfon seseorang.
"Basa basi mu...udah basi pak..."Jawab Frass sambil mengalih pandangannya.
"......"Pak Rektor hnya diam mendengar jawaban Frass yang ketus dan menelfon seseorang.
"Hallo bu dewii....tolong panggilkan mahasiswa yang bernama Andara umami Wijaya...."
Pak Rektor langsung menutup Telfonnya dan menyuruh Frass untuk menunggu.
"Tunggu sebentar ya...pak..."Ucap Rektor.
"lo...cew-..."Ucap Damar terpotong.
"CEK CEK CEK....PERHATIKAN UNTUK SEMUA MAHASISWA...ADA PANGGILAN UNTUK NAMA SISWA YANG BERNAMA ANDARA UMAMI WIJAYA....SILAHKAN DATANG KE RUANG REKTOR SEKARANG JUGA..."Ucap petugas sound itu.
Dara yang mendengar namanya di panggil ke ruang rektor sedikit bingung,masalah apa yang ia buat saat ini.Dia mengemasi barang barangnya dan memasukkannya kedalam tas dan berdiru ingin per,Damat yang melihat Dara berkemas hanya melihat dan bertanya.
"Woy...lo mau kemana??...urusan kita velom selesai..."Tangan Damar sembari menutup jalan Dara dengan kedua tangannya.
" Awas aku mau pergi...kamu nggak denger tadi Rektor nyari aku..."Mendorong tubuh Damar tapi namun tubuhnya taj bergese sedikitpun.
Damar hanya tersenyum sekikikan karna Dara tak kuat mendorong nya.
"Lo ngapain...katanya mau pergi..!!"Ucap Damar sembari menatap tajam Dara.
"Awas...aku mau pergi...kamu tuli kah??"Ucap Dara yang masih berusaha mendorong tubuh besar Damar.
Dara yang merasa seperti di permainkan karna mendorong tubuh Damar tapi ia tak bergeser sedikitpun,Dara yang memang pintar tak kehabisan akal ia naik ke atas meja dan melompat melewati kursinya.
"Tangguh banget tu cewe..."Ucap Indra dan Riyan.
"Sur...kita ikut Dara aja...takut kenapa napa nanti.."Ucap Ayu yang mengajak sang kekasih.
Semua orang di sana yang melihat Dara sangat berani melihat takjub,sekali lagi Damar di kalahkan oleh Dara.Dara langsung berlari ke menuju ke luar Cafe di ikuti Ayu dan Surya,Sebelum ia benar benar keluar ia membalikkan badannya dan berkata.
"Satu kali lagi...kamu kalah.."Ucap Dara lalu pergi meningggalkan Cafe dan teman temannya.
"Dara...keknya gue udah mulai suka sama lo..."Ucap Damar yang berbalik dan dan melipat tangannya dengan tubuh tegap nya.
"Haaaahh...?"
"Damar lo engga becandakan??..."Ucap indra
Riyan dan Indra yang mendengar pengakuan sahabat nya sedikut mendelikkan matanya,Riyan mendekati Damar dan untuk memastikan bahwa yang di katakan Damar tadi benar atau tidak.
"Lo yakin Dam??...Suka sama Dara...???Terus wanuta itu gimana???..."Tanya Riyan
"Entah...gue juga ga yakin...tapi gue ngerasa gue suka sama dia..."Jawab Damar sambik tersenyum.
Riyan dan Indra merasa aneh melihat Damar tersenyum seperti itu dan membuat mereka merinding,Setelah Damar tersenyum Damar berbalik menatap kedua temannya dan berkata.
"Jangan bahas wanita itu...gue engga suka lo bahas dia..."Ucap Damar lalu meningglakan tempatnya.
Dara Sampai di depan ruangan Rektor bersama Ayu dam Surya,Dara membuka pintu namun sebekum membukanya ayu menarik tangannya.
"Ada apa...??"
"Semoga kamu engga ada masalah apa apa ya Dar..."Ucap Ayu sambil menggenggam tangan Dara.
Dara pun masuk keruangan Rektor dan melihat seorang laki laki duduk bersama Rektor di samping nya,Laki kali itu Frass ia menatap Dara dari atas sampai bawah Dara.Dara yang beridiri di depan pak rektor langsung bertanya kenapa memanggilnya.
"Pak rektor ada apa...??bapak memanggil Saya.??"Tanya Dara.
"Kamu Dara...??"Tanya Rektor.
Dara hanya mengangguk dan tersenyum,kemudian laki laki itu langsung bangun dari duduknya dan memeluk dara.
'Grebbb..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...
...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk Kontar ya author bakal semangat kalau kalian komentar jangan lupa like favorit and share...
...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...