FIVE PROMISES

FIVE PROMISES
Series 48



"Apa..???"Ucap Surya.


Surya melihat ke arah Dara yang tengah duduk dengan seorang pria yang tak pernah dan ia kenali sebelumnya ada di samping Dara,Ayu menatap ke arah Dara bersamaan dengan Surya tadi.


"Maksud kamu Dara???...Aku punya adek ko..."Ucap Surya sembari gelagapan.


Ayu melihat aneh ke arah ke Arah surya karna saat berbicara dengan nada gagap.


"Kamu kenapa ai??...Ko gelagapan gitu??..."Ucap Ayu sembaru melihat tingkah sang kekasih yang aneh.


"Engga ko perasaan kamu aja kali...aku beneran nganterin adek aku tadi...Ya walau adek sepupu..."Ucap Surya yang menatap ke arah Pacar.


"Adek sepupu???...Waitt...aku baru inget kalo..bukannya kamu anak paling bungsu ya??"Ucap Ayu.


Ayu semakin menatap Surya intens dan begitu surya yang mencoba menjelaskan bahwa ia tak berbohong,Alez menatap sahabatnya dan kekasih nya lalu ia beralih melihat ke Dara.Alez melihat Dara menatap kedua dengan tatapan aneh dan sedikit tersenyum di sudut bibirnya samar samar membuat Alez merasa ada yang di ketahui Dara,Tak ada yang menyadari dengan tatapan Dara terkecuali Alez.


"Kenapa Dara bicara begitu tadi??...Dan tatapan nya sangat engga biasa apa dia tahu sesuatu??"Ucap Alez dalam batinnya.


"Ada Ai...Aku punya adek ko sepupu jauh...Dia baru pindah kesini dan dia baru kelaz 1 SMA...Ko kamu engga percaya sama aku sih ai...aku engga bohong"Ucap Surya yang mencoba meyakinkanAyu.


Ayu yang tak mengatahui itu ia pun merasa ada yang aneh dan ia bertanya pada Dara.


"Eh bentar...Dara?? Gimana kamu tahu kalo Surya engga punya adek??..."Ucap Ayu.


"Sekarang aku yakin kalau Dara tahu sesuatu sekarang...Apa dia liat aku bareng El??.."Ucap Surya dalam batinnya dan melihat ke arah Dara.


Mendengar Ayu bertanya dan melihat ke arahnya Dara langsung mengubah Raut wajahnya.


Ahahahhahahah


"Kalian Kenapa serius banget sih...aku cuma becanda Ahahbaba"Ucap Dara yang mengalihkan pembicaraan dengan tertawa keras.


"Aku becanda aja ko...Udah Ayu...di bener ko tadi nganterin Adeknya..."Ucap Dara sembari tertawa.


Alez mengerutkan keningnya karna yang melihat tingkah Dara yang tiba tiba mengubah ekspresi dalam hitungan detik, dan bersikap seolah tak terjadi apa apa merasa bingung sekaligus merasa ada yang aneh dalam diri Dara karna ia berbeda dari dulu.


"Dara Aneh sekarang...Apa dia tahu sesuatu ya??...Engga biasa dia ngomong kayak gitu..dan sikapnya ini baru pertama aku ngeliat dia.."Ucap Alez dalam batinnya dengan tatapan yang sulit dia artikan.


"Kamu bilang becanda??..Tumben dan kamu tahu dari mana Surya punya adek..tadi kamu bilang dia engga punya adek..."Ucap Ayu kepada Dara sembari ia mengerutkan keningnya.


Semua orang yang di sana begutu tegang menunggu jawaban dari Dara termasuk Ryan dan Aiden yang tadi hanya diam memperhatikan,Melihat semua orang melihat ke arahnya Dara hanya bersikap santai saja dan menjawabnya.


"Ya tahu...tadi aku pas kesini ngeliat dia boncengin anak kecil ko...pas perjalanan kesini begitu.."Ucap Dara dengan santai.


"Ohh yaudah deh kamu begitu...Maaf ya Ai aku udah curiga an sekarang...Lagian kamu aku telfon engga di angkat aku WA engga kamu bales.."Ucap Ayu.


"Iya engga apa apa..lagian ponsel aku lobet..."Ucap Surya dengan senyum kaku di wajahnya.


"Emang kapan kamu liat Dar...bukannya kamu tidur di mobil tadi??.."Ucap Aiden dengan berbisik.


"Kata siapa aku tidur...orang aku cuma merem doang ko..tadi..."Ucap Dara.


"Hah??...Ya sama aja lah tidur sama malam.."


"Beda lah lagian kamu kan nyetir mana tau kamu liat...yang penting aku lihat dia tadi beneran ko..."Ucap Dara dengan wajah kikuk.


Aiden yang mendengar jawaban Dara ia hanya mengehla nafas nya,Surya melirik ke arah Dara dan Dara juga sebaliknya dengan tatapan sama sama tajam.Alez hanya diam sendari tadi memperhatikan kelakuan Dara dan Surya,Dara yang di tatap Surya itu mengambil minumannya dan berpose seperti bersulang pada Surya.


"Kita lihat sampai kapan kamu berbohong...Akan aku lakukan apapun demi sahabatku.."Ucap Dara dalam batinnya di imbangin dengan tatapan mata tajamnya melihat ke arah Surya.


"Ternyata kau benar benar tahu ya Dara..."Ucap Surya dalam batin.


Dara yang mendengar Ryan berbiacara dengannya ia langsung menoleh ke arah Ryan,Namun setelah mendengar apa yang di katakan Dara Ryan tentang Damar raut wajahnya langsung berubah.


"Bukan urusanku..aku tak tahu dia..."


"Kenapa kau bertanya kepadaku??..Bukannya dia itu temanmu seharusnya kau yang selalu bersamanya kan kemana mana"Ucap Dara sembari ia mengaduk aduk minumannya.


"Ohh...jadi kamu tadi menunggu temanmu Damar kah??"Ucap Ayu yang langsung menyaut.


"Iya..."Ucap Ryan dengan senyuman membalas perkataan Ayu.


"Ya mungkin kamu tahu dia dimana...Damar kan partner kamu...dari semalam dia ilang engga ada kabar...hpnya juga engga aktif aku terus telfon dia engga di angkat.."Ucap Ryan.


Mendengar Ryan yang mengatakan Damar mengilang sejak semalam Dara yang tadinya bersikap acuh dan tak perduli ia menatap sejenak Ryan,Aiden yang melihat Dara menatap Ryan ia sedikit mengerutkan keningnya dan tiba tiba menutup mata Dara dengan tangannya.


"Jangan natap...natap...jaga matanya..."Ucap Aiden yang menutup mata Dara.


"Yaaa...Lepasin Aiden...!!!....Lepasin!!!"Teriak Dara sembari memberontak ingin melepaskan tangan Aiden yang menutupi matanya.


Ayu yang melihat tingkah keduanya itu hanya tersenyum sedangkan Alez hanya diam menatap,Alez yang melihat Dara itu seperti sesak nafas ia pun memegang tangan Aiden yang menutupi mata Dara.


"Apa??..."Ucap Aiden yang kaget karna Alez memegang tangannya.


"Lepasin..nanti dia bisa muntah.."Ucap Alez pada Aiden,Aiden oun dngan kikuk melepaskan tangannya yang menutupi mata Dara tadi.


"Kamu apa apaan sih...Engga biasa kamu kayak gini.."Ucap Dara sambil merapikan rambunya.


"Engga apa apa...Jangan liat liat cowo...Kamu engga ngeetiin perasaan aku..."Ucap Aiden.


"Idihhhh...apaan..."


"Ya engga apa apa...kamu hanya perlu menatap aku jangan cowo lain.."Ucap Aiden.


"Apa sih kamu kok posesif banget..."Ucap Dara.


Dara hanya melihat Aiden dengan wajah kikuk melihat Aiden yang begitu posesif,Dara melihat ke semua orang yang ada disana menatapnya.


"Gila kalian ini..."


"Dan Ryan...Kenapa engga kamu samperin aja kerumahnya??..Kamu tahukan rumahnya...Ya kali kamu temennya juga engga tau rumahnya...?"Ucap Dara.


"Astaga...!!!"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...


...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...


...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...


...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...