
"Akhirnya kamu nyampe juga Ra...kemana aja kamu"Ucap Ayu.
"Iya Sorry...Aku tadi pagi lupa kalo aku ada janjian ketemu kamu..."Ucap Dara.
"Yaudah engga apa apa...sini duduk.."Ucap Ayu sembari ia menyuruh Dara duduk disampingnya.
Dara pun duduk di samping Ayu melewati Dyan yang tengah duduk di kursi satunya,Dara pun duduk lalu ia meletakkan tas dan jaket yang ia pake ke sandaran kursi.
"Dara engga sadar aku ada disini padahal jaraknya engga kauh loh??Ko cuma di lewatin doang"Ucap Ryan dalam batinnya sambik melibat Dara yang duduk di samping Ayu.
Alez melihat Dara dan ia pun membenarkan posisi duduknya yang ala laki laki sambil merentangkan tangannya.
"Kiw...kiw...Cewe...kamu engga nyapa aku nih..??"Ucap Alez sembari ia bersiul menggoda,Dara yang mendengar suara Alez ia langsung menoleh ke arah Alez.
"Alezzz!!!...."Teriak Dara.
"OMG baby....Jangan berteriak..pelankan suaramu itu aku tidak akan pergi...kemari peluk lah...Aku sangat merindukan.."Ucap Alez dengan merentangkan tangannya.
Dara pun berdiri dari duduk nya dan berjalan melewati ayu lalu memeluk Alez,Kini Dara dan Alez sedang berpelukan untuk melepaskan rasa rindu dengan sahabatnya.Ayu yang melihat ia hanya tersenyum lalu ia melihat ke arah Ryan,Ayu melihat wajah Ryan yang kikuk melihat tingkah ke dua temen Ayu.
"Ryan??!!.."Panggil Ayu.
"Iya apa..??...Ada apa??"Ucap Ryan yang terkejut karna ia tadi melamun.
"Bukan apa apa...kamu kenapa..??"Tanya Ayu.
"aah??..Gue engga apa apa...mereka ini???"Ucap Ryan sembari menunjukan kan tangannya ke arah Dara dan Alez.
Alez yang melihat ia dan Dara sedang di tunjuk oleh Ryan ia pun memukul tangan Ryan.
"Awwww...Apa sih...jadi cewe kasar banget.."Ucap Ryan sembari ia mengibas kan tangannya karna sakit setelah di pukul Alez.
Dara yang mendengar teriakan seorang pria ia langsumg melepaskan pelukannya ke Alez dan melihat seseorang yang berteriak tadi.
"Eh Ryan kamu disini..??Sejak kapan??.."Ucap Dara dengan polos.
"Bener bener engga sadar ternyata.."Ucap Ryan dalam batinnya.
Melihat Ryan ada disana Dara pun duduk di samping Alez sembari memeluknya begitu juga Alez yang memeluk Dara sembari melihat Ryan tajam.
"Nyesel aku..nyuruh ayu manggil kamu..menggangu keharmonisan..."Ucap Alez.
Ayu yang melihat tingkah Alez ia hanya menggeleng gelengkan kepalanya dan sedikit mengjela nafasnya.
"Udah Alez..jangan marah marah .."
"Jadi Aku Alez sama Dara udah sahabatan disini...Dara yang paling muda diantara kita...jadi jangan heran kalo Alez paling sayang sama Dara sampe mereka peluk peluk.."Ucap Ayu dengan menjelaskan hubungan nya dengan Alez dan Dara.
"Dan ingat ya...Aku engga lesbi...walau penampilan ku kek gini yakan Dara.."Ucap Alez sembari mengusap kepala Dara.
Dara hanya menganggum saja ketika Alez mengatakan hak itu,Ryan yang mendengar perkataan Alez ia sedikit kesal dan melampiaskan nya dengan menghela nafas dan memalingkan wajahnya ke arah lain.Wajah Alez di penuhi dengan raut kemenangan karna ia bedebat tadi,Sedangkan Dara ia masih memeluk Alez demgan erat.Dari belakang Dara dan Alez ada seseorang yang baru datang,melihat Alez dan Dara yang berpelukan dengan tangan Alez yang meremas bahu Dara membuat seseorang itu salah paham lalu ia mengahampirinya.
"Apa yang kamu lakukan...??!!"
"Pelecehan??.."Ucap Seseorang itu samping mengangkat tangan Alez ke atas agar ia tek mela jutkan aksinya.
"..!!!??.."
Alez dengan raut datar dan sekaligus terkejut ia menoleh dan ikut berdiri ketika seseorang itu menarik tangannya,Dara yang tadinya masih memeluk Alez dan tiba tiba Alez yang berdiri membuat kepala nya terbentur sandaran kursi.
"Awwwww..." Teriak Dara.
Ayu dan Ryan yang melihat seseorang yang asing itu tiba tjba memegang tangan Alez juga ikut terkejut dan berdiri,Semua oramg menatap ke arah Seseorang yang manarik paksa tangan Alez.Alez yang tadi mendengar Dara berteriak ia langsung melepaskan tangannya yang di genggam Pria itu dengan paksa,Lalu ia berjongkok untuk melihat keadaan Dara.
"Kamu engga apa apa kan ??..Kepala kamu sakit kah??..Maaf "Ucap Alez lalu yang terdengar khawatir dengan Dara lalu ia melihat ke arah Pria itu dengan lirikan tajam.
"Udah udah Engga apa apa aman ko...Cuma sakit aja..kamu kenapa sih langsung berdiri..."Ucap Dara sambil memegang kepalanya yang sakit karna terbentur.
"Engga tau ...nih cowo tiba tiba Dateng terus narik tangan...Gila tub cowo.."Ucap Alez dengan menunjukkan seseorang yang masih ada di tempatnya.
Alez yang menunjukkan pria itu dengan tangannya,Dara pun mengikuti oandangan tangan itu ke pria tadi dan ia menemukan bahwa Aiden sudah ada disana.
"Loh Aiden baru sampe...Parkir kamu lama banget..habus darimana aja??.."Ucap Dara dengan ia mendongak ke atas melihat Aiden di dekatnya,Alez Ayu dan Ryan tampak bingung siapakah Pria yang menarik tangan Alez tadi.
"Iya tadi parkiran mobil lumayan jauh...makanya harus masuk ke kampus dulu buat markirin mobil..dann...Mereka siapa???...Dan nih cowo tadi berusaha melecehkanmu tahu tidak.."Ucap Aiden dengan menunjukan kunci mobilmya lalu ia menunjuk Alez.
"Woy maksud ente apaan nih???...Pelecahan??.."Ucap Ales dengan nada bingung.
"Iya lo yadi berusaha ngelecehin Data gue liat dengan mata kepala gue sendiri...jangan nyolot lo.."Ucap Aiden dengan kata kata penekanan.
Ayu dan Dara yang mereka bertengkar menghela nafas secara bersamaan dan melihat satu sama lain,Dara pu berdiri dari duduknya dan berdiri di tengah tengah mereka dan lalu.
"udah..UDAHAHA...UDAAAHHH..."Ucap Dara dengan nada sedikit tinggi.
"Alez berdiri dulu kamu duduk sama ayu..dan Kamu Aiden sini duduk aku jelasin..."Ucap Dara denga kesal.
Percek okan itu pun berhenti dalam beberapa menit dan di lanjutkan dengan saling menatap tajam diringi baju Alez dan Aiden berubah menjadi sedikit kumal.
"Kalian udah berantemnya??.."
"Kayak anak kecil tau engga.."Ucap Dara dengan meminit kepalanya.
"Tapi Dara dia dulu yang mau ngelecehin kamu tau engga.."Ucap Aiden yang berusaha memberitahukan Dara.
*Brakkkk Brakkkk Brakkkk
Suara gertakan meja berasal dari Dara yang sudah mulai kesal,Hal itu pun langsung membuat Aiden diam begitu juga Alez tapi ia terlihat biasa saja.
"Besti gue emang good kalo marah...bener bener ajaran gue..."Ucap Alez dalam batinya.
"Gila nih cewe/Dara malo marah serem banget...sampe merinding gue.."Ucap Aiden dan Ryan dalam hatinya secara berasamaan.
"Maaf Ai ....Akh telat..soalnya tadi nganterin adek aku ke sekolahnya dulu..."
".??..."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...
...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...
...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...
...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ*...