
Tempat berpindah ke di rumah keluarga Aiden yang nampak Oma dan beberpaa pelayan ada di bekakang nya termasum juga pak Robi yang setia ikut kemanapun berada di taman belakng rumah itu,Oma Aiden sedang meminum teh di taman belakang nya dengan menikmati suasana hari itu.Jia yang baru datang dan berlari tanpa suara ke arah Oma nya untuk bermaksud menemui Oma nya yang tengah menikmati minuman yang ia minum,Jia yang baru datang itu ia langsung Duduk di sebelah Omanya dan tentu membuat Oma nya sedikut terkejut.
"Pagi...."Ucap Jia yang laku memeluk omanya dari samping.
"Jia...Kenapa kamu selalu membuat Oma terkejut...Apa kamu sedang melihat oma seperti itu??..."Ucap Oma sambil ngengkat satu alisnya dan menoleh ke arah jia.
"Omaaaa....Jangan serius seperti itu...Oma kenapa sih Jia kan juga pengen bercanda sama oma...dari kemaren Jia emgga ketemu oma.."Ucap Jia sembari ia mengmbungkan pipinya lalu melepaskan pelukannya.
Oma yang melihat tingkah cucunya itu ia menggelengkan kepalanya oelan lalu ia mengangkat tangan kirinya.
"Kalian Semua pergilah...Saya Ingin berdua dengan Nona..."Ucap Oma Aiden.
"Baik nyonya besar..."
Ucap seluruh pelayan yang ada di taman belakang itu,Lalu mereka pergi tanpa terkecuali meninggalkan Jia dan omanya sendirian disana.
"Jadi kamu ingin apa???...Tak biasanya kamu bersikap manis seperti ini semenjak kamu SMP..."Ucap Oma.
"Aishh...emang Jia salah begitu kalo manja manja sama oma???...Jia kan pengen peluk Oma aja...Karna Hampir 1 minggu Jia jarang ketemu Oma.."Ucap jia.
"Jia...Oma kan pergi ke kantor...Jia tau kan apa pekerjaan Oma selama ini...dan sekarang Oma lagi banyak kerjaan dan Oma selesaikan...ini buktinya oma sekarang di rumah kan..."Ucap Oma Aiden sambil menangkup kedua pipi cucu Jia.
"Kenapa Oma engga pensiun aja???...Kan Ada paman yang masih bekerja dan Kak Aiden...Dia juga kan udah gede waktunya kerja..."Ucap Jia dengan polos
Mendengar perkataan sang cucu yang menginginkan ia segera pensiun Oma Aiden hanya membalasnya dengan suara Tawa.
*Hahahhaha
"Kamu masih kecil Jia...belum tahu apa apa ya...Oma masih beberapa tahun lagi pensiunnya...Oma sangat mencintai pekerjaan oma yang seorang jendral...Kamu harus bangga dong harusnya...punya Oma yang seorang jendral"Ucap Oma sembari mengusap rambut Jia yang bersandar di bahunya.
"Oma aja engga jarang di rumah...Jia kesepian cuma ada pak Robi sama para mbak mbak disini..Jia pengennya oma disini..."Ucap Jia dalam batinnya.
Jia yang mendengar perkataan itu dari sang oma hanya diam beberapa saat karna memikir sesuatu di dalam fikirannya,Karna Jia yang diajak bicara dari tadi tak menyaut oma menepuk dan memanggil namnya Jia.
"Jia???...Kenapa diam aja??..."
"Hmmmm...Engga apa apa oma..."Ucap Jia dengan Senyuman di wajahnya.
"Cucu Oma harus seperti oma nanti ya Harus kuat di splin...masuk ke militer dan jadi jendral kuat...."Ucap Oma.
"Iya terserah Oma saja nanti Jia mau mau aja...Jia juga engga tau tujuan hidup Jia apa..."Ucap Jia dengan nada berguman.
Karna Jia mengatakan nya dengan nada oelan dan bergumana,Oma tak terlalu mendengarkan dengan jelas lalu ia pun bertanya.
"Apa??...kamu bilang apa tadi??...Oma engga denger kamu ngomong apa tadi..."Ucap Oma.
"Engga apa apa oma...Oh iya Kak Aiden mana??...Sejak Kak Aiden balik dari Luar negeri Jia jarang melihatnya.."Ucap Jia yang menanyakan kepergian kakaknya.
"Entahlah Oma lelah dengan cucu Oma yang satu itu,dia lebih milih pacarnya daripada Masuk militer sama Oma jodohin...entah dia kenal pacarnya itu dari kapan oma ingin melihat..Kemarin dia sempet bilang pada oma dia akan membawa pacarnya dalam waktu 1 bulan.."Ucap Oma sembari memijit pelipisnya matanya.
"Iya Jia...yang oma denger sih begitu...Oh iya bagaimana dengan sekolahmu akhir akhir ini???...Lancar???"Tanya Oma.
Jia yang mendengar pertanyaan dari Omanya yang mengenai sekolah nya ia kembali diam,dan hal itu membuat Oma merasa ada yanga aneh lalu ia memamggil Jia kembali.
"Jia??..Kenapa kamu malah diem aja lagi??...Kamu jangan sering ngelamun dong..."Ucap Oma.
"Kenapa oma nanya tentang sekolah???...Sekolah Jia baik baik Aja ko..."Ucap Jia.
"Sejak kapan oma peduli dengan Sekolahku??...Oma saja tidak pernah pernah datang ke sekolahku dan malah nyuruh ajudan tiap kali ada pertemuan wali siswa..Setiap semester aku ngambil raport aku sendiri.."Ucap Jia dalam batinnya.
Jia mengatakan kata kata yang begitu membuatnya sedih dalam hatinya jingga ingin menangis tetapi masih ia tahan saat bersama dengan omamya,Oma yang tak menyadari kesalahannya itu ia hanya mementingkan pekerjaannya saja tanoa menyempatkan sedikit waktu untuk jia saat ia masih kecil.
"Benarkah??...Coba oma ingat berapa kali kamu pindah sekolah...??"Ucap Oma sembari ia menaruh tangannya du Dagu seolah ia memikir kan sesuatu.
"Amu Oma Jia pergi dulu ya ke kamar...Ada Pr..."Ucap Jia lalu ia berdiri dan pergi dari Taman meninggalkan omanya sendirian.
"Oh??...Iya yang rajin belajarnya..."Ucap Oma.
"Aneh sekali Jia???...Apa dia punya masalah dis ekolahanya??..Perlu aku cari informasi...aku engga mau cucuku seperti yang di sekolahnya dulu..."Ucap Oma dalam batinnya dan wajah yang khawatir.
Melihat sang cucu yang pergi karna membahas sekolahnya Oma hanya Diam beberapa menut kalu ia juga pergi dari meninggakkan taman,Kini tempat kembali pada Aiden yang saat ini sedang berada dalam mall.Aiden dan Dara berjalan mengitari mall dan mencari sebuah toko baju wanita,Aiden melihat beberapa toko yang menjual beberapa Gaun hingga Aiden tertarik di sebuah Toko dengan gaun yang berwarna buru.Sehingga Aiden ingin pergi kesana,Aiden pergi ke toko itu dengan menggandeng tangan Dara.
"Ayok..!!!"ucap Aiden yang menarik tanggan Dara.
"Kemana??...Toko itu??..Bajunya mahal mahal mahal mana sanggup beli..."Ucap Dara
"Aku sanggup beliin kamu satu mall ya...jadi Ayok...liat tuh baju kamu kotor gitu bernoda...kamu mau pake baju kotor kayak gitu??"Ucap Aiden sembari menarik Dara.
"Yaudah santai aja narik nya inget...tadi aku lagi sakit gara gara kamu juga ya...Terus tadi kan engga kotor sebelum kamu nyemburin..."
"Susuuu..."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...
...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka ...
...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...
...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...