
Mendengar paman dan bibinya akan pulang hari ini membuat Dara terkejut sehingga ia memeluk Sektertaris Kael,Hingga Dara tersadar ia pun melepaskan pelukannya dan membuatnya canggung.Frass yang melihatnya itu tersenyum dan sedikit terkekeh saat melihat Dara tak sadar memeluk Sekretaris nya tadi.
"Kenapa Dar..??"ucap Frass.
"Oh??..Engga apa apa cuma kesenangan aja haha Dara engga nyadar meluk Sekertaris Kael..."Ucap Dara dengan nada Canggung.
"Engga apa apa peluk aja...Dia sama ko kayak kamu cuma luarnya berbeda.."Ucap sembari memakan sarapan yang telah di hidangkan oleh salah satu pelayan.
"Hah...??"
Mendengar Kakaknya mengatakan bahwa Sektertaris Kael sama sepertinya membuat dara terkejut dan melihat kembali ke arah Sekretaris Kael,Dara menatapnya dari bawah ke atas dengan wajah kikuk.Sekretaris Kael yang tak nyaman karna Dara melihatnya begitu over ia pun memalingkan wajahnya.
"Apa nona bisa berhenti melihat saya seperti itu...saya malu.."Ucap Sekretaris Kae sembari menutup wajahnya dengan lengan.
"Oh maaf...Tapi kakak Kael Ganteng gini ko Cewe sih...Tinggi kakak berapa??Lebih tinggi dari Dara dan Kak Frass ya..."Ucap Dara dengan nada mengejek kakaknya itu dan membanding nya tinggi nya dengan Kael.
Uhuhhhkkkkk
Frass seketika terbatuk batuk saat mendengar Dara mengejek nya dengan mengatakan Sektertarisnya lebih tinggi darinya.
"Kakak kenapa..???pelan pelan kalo makan..."Ucap Dara
"Engga apa apa ...(Untung adik dan emang Faktanya sih...ck.."
Tapi apa boleh buat karna yang di kayakan oleh Dara adalah sebuah Fakta Frass hanya melihat Dara dengan tersenyum kecut di bibirnya.
"Jadi tinggi kaka Kael berapa??..."
"Tinggi saya 185 Nona..."
"Wow Tinggi ya dara cuma 167 ...Kenapa kak kael engga jadi model aja kak??Tinggi kakak kan udah mencukupi dan masuk kriteria sih kenpaa milih jadi Sekretaris..."
"Emmm Karena jadi Model itu engga enak...emgga bisa nentuin sendiri pakaian yang mau kakak pake sendiri..""
"Ohh iya juga ya....kalau begitu Kak Frass...Dara pergi dulu ya..."Ucap Dara sambil melihat jam tangannya.
Frass yang tengah makan itu pun langsung menjawab panggilan Dara.
"Iya....kamu engga sarapan dulu Dara...??"
"Engga kak...Dara aengga biasa saraoan jam segini...jadi Dara pergi dulu ya...bye kak Kael..."
Ucap Dara lalu ia pergi meninggalkan area dapur dan ruang makan meninggalkan kakaknya dan sekretaris nya sendirian,Saat Dara keluar dari pintu utu terdapat seorang supir yang menunggu di dekat mobil dan melihat Dara keluar.
"Nona mau kemana...???...Mau saya antar???..."Tanya sopir itu.
"Engga pak...saya udah pesen taksi online ko..."Ucap Dara lalu ia berjalan ke arah gerbang.
Sang sopir yang masih tetap berada di tempatnya itu ia bergumam sesuatu saat Dara pergi.
"Adenya tuan Frass aneh...Udah punya sopir pribadi malah milih Taksi online...mobil mobil disini juga pada nganggur...ga pernha di pake guain Frass juga..."Ucap Sang sopir sembari menggaruk tengkuk lehernya yamg tak gatal itu.
...----------------...
Tempat berpindah kepada Aiden yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan memakai handuk saja di pinggangnya dan satu handuk lagi ia gunakan untuk mengeringkan rambutnya,Baru saja ia keluar dari kamar mandi bukannya ia tak langsung mengganti pakaiannya ia malah berjalan ke arah dapur dan membuka kulkas untuk mengambil susu.Tanpa menggunakan gelas atau alat apapun untuk meminum susu itu ia langsung meminum susu itu langsung dari kemasannya,Namun baru satu teguk ia minum tiba tiba pintu Apartemennya berbunyi.
"Siapa yang datang pagi pagi...???"
Ucap Aiden pada dirinya sendiri karna siapa tamu yang akan datang ke rumahnya pagi pagi sekali,Aiden pun berjalan menuju ke pintu dengan membawa susu yang masih ada di tangannya.Aiden sempat meminum susu itu di sela sela ia berjalan menuju pintu,Sesaat ia sampai di pintu dan membukanya ia kaget dan langsung menyeburkan susu yang ada di mulut nya yang belum sempat ia telan itu.
*Pfreweeeettt
"Apa apaan kamu nyebur aku..."Teriak seseorang yang di depan pintu itu dan sambil membersihkan wajahnya yang terkena susu.
"Ddara...."
"Sorry sorry....aku kaget tadi tiba tiba keselek aja...sini gue bersihin..."Ucap Aiden.
"Masuk dulu engga enak di dengerin tetangga..."Ucap Aiden sembaru menyuruh Dara masuk.
Aiden yang tadi membawa handuk 2 yang salah satunya berada di pundaknya ia pun langsung memberikan handuk itu,Dara pun mengambil handuk itu dan langsung membersihkan wajahnya yang lengket karna semburan susu tadi.Setelah membersihkan wajah nya itu Dara yang bermaksud ingin mengembalikan handuk itu ia di buat berteriak kaget untuk ke dua kali nya,Ia melihat Aiden yang bertelanjang dada tanoa menggunakan baju dan hanya menggunkan handuk sepinggang*.
"Nih handuknya lain kal-..."
"....!!!!!....."
"Kyaaaaaaa....Maksud mu apa cuma pake handuk gitu...Cepet pake baju mu...!!"Ucap Dara sambil menutup wajanya dengan handuk.
"Hah maksud lo..???"Uvap Auden sembari melihat tubuhnya.
Aiden sadar dan ia lupa jika ia baru saja selesai mandi dan bekum sempat mengganti baju,Aiden yang aslinya malu tubuhnya di lihat Dara ia berusaha tetap cool.Tetapi karna memang Aiden memiliki sufat yang jahil ia pun menyembunyikan kan sifat pemalu nya itu dan di fikiran terlintas ide jahilnya itu.
"Cuma gini aja...engga usah teriak teriak...lagian tubuh ku kan secara halus bagus untuk di lihat dan bagus bentuknya six pack...liat aja kalo engga percaya..."Ucap Aiden yang berpura pura tenang namun batinnya ia juga malu.
Dara mendengar apa yang di katakan Aiden pun kaget"Maksud mu apaan engga...engga gue engga mau liat tubuh lo buruan cepet ganti baju atau engga gue bakal balik dari sini.."Ucap Dara dan ia berjalan menghindar dari depan Aiden yang berjalan menuju Dapur.
"Why???....Engga salah kan ini rumah gue bebas dong gue oake baju atau engga...dan kenapa lo pake aksen Lo gue tumben..???"Ucap Aiden dengan merentangkan lengannya.
"Ia rumah mu ya rumahmu tapi lihat ke adaan dong...aku cewe kamu cowo...dan tapi cuma sepontan aja sorry...udah cepet sana pake baju..."Ucap Dara yang masih enggan membuka matanya dan masih menutupnya dengan handuk.
"Yaudah kalo begitu aku mau ke kamarnkalo gitu..."Ucap Aiden,Namun bukannya pergi ke kamarnya Aiden malah pergi menghampiri Dara.
Dara yang sudah tak mendengar Aiden di depannya ia pun melepaskan handuk itu dari wajahnya dan membuka matanya.
"Dasar cowo gila..."
"Siapa cowo gila??...orang aku cowo ganteng dan cool gini.."Ucap Aiden yang ada di belakang Dara.
*kyaaaaaaaaaaaa
Teriak Dara karna ia terkejut karna Aiden sudah ada di sampingnya sangat dekat dengannya.
BRUKKKKKKKK*
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...
...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka ...
...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...
...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...