FIVE PROMISES

FIVE PROMISES
Series 64



Ucap Sekertaris Kael,Saat ia ingin menyentuh Angin.Karna Angin takut akan bertambah sakit,Ia pun menolak nya.


"Engga engga...Usah"Tolak Angin dengan meneepis tangan Sekertaris Kael.


"Pak Frass...Udah nyampe rumah...Saya pamit dulu mau ke poss Security ya..."Ucap Angin dengan menahan rasa sakit di perutnya itu.


"Iya..."Ucap Frass dengan menatap ngilu ke arah Angin yang pergi.


Frass pun keluar dari dalam mobil,Begitu juga di susul oleh Ayahnya.Sedangkan untuk Sekretaris Kael ia masih di dalam mobil,Dengan menatap ke arah Angin yang tengah duduk memegang perutnya di post security.


"Ssss...Sesakit itu kah...???"


"Aku jadi engga enak...Aku harus ngapain nih minta maaf aja nanti deh.."Batin Sektertaris Kael.


Sekretaris Kael pun keluar dari mobilnya,Lalu ia membuka bagasi belakang mobil untuk mengambil Koper Ayah Frass tadi.


Kini Frass dan ayah nya masuk ke dalam rumah,Ayah Frass nampak sangat bersemangat hingga ia berjalan lebih dulu di depan.Frass yang melihat ayahnya itu hanya menatap julid dan menggeleng gelengkan kepalanya.


"Udah tua masih aja kayak pengantin baru..."


"Ini nih...yang bikin anaknya pengen balik ke asrama sekolahnya...ga kuat liat pubernya orang tuanya.."Ucap Frass dalam batin saat ia melihat tingkat sang ayah itu.


Ayah Frass yang masuk ke dalam rumah itu langsung mencari keberadaan sang Istri,Yaitu bibi Arumi.Ayah Frass mencari nya di seluruh ruangan lantai 1,Frass yang melihat ayah nya itu hanya memeprhatikan duduk di sofa ruang tamu dan sedikit tercengang.


"Kasian juga nih orang tua nyari istrinya...semoga aku engga gitu deh...Amit amit..."Ucap Frass dalam batinnya.


"Paa..."Panggil Frass.


Mendengar sang putra yang memanggil nya itu,Ayah Frass pjn langsung menoleh ke arah sang putra.


"Apaaa???.."Jawab ayah Frass.


"Di dapur mungkin...lagi nyiapin sesuatu kan nanti ada Acara.."Ucap Frass dengan mengarahkan tangannya ke arah Dapur.


"Kenapa engga bilang dari tadi..."Ucap Ayah Frass yang langsung berjalan cepat ke arah Dapur.


Kedua kalinya Frass di buat geleng geleng kepala oleh sang ayah,Ia pun melihat kepergian ayahnya menuju dapur.Namun,Beberapa saat ia melihat sang ayah masuk ke dapur ia pun menyusulnya.


Di dapur itu ada Bibi Arumi dan Dara yang tengah menyiapkan beberapa hidangan di meja makan,Ayah Frass yang melihat Istrinya ia pun langsung memanggilnya.


"ARUMIIII...!!"Teriak Ayah Frass memanggil Bibi Arumi.a


Medengar suara itu,Bibi Arumi Dan Dara menoleh ke sumber suara termasuk para pelayan yang ada di Dapur itu.


"Mas Fadli???...Udah nyampe sini .."Ucap Bibi Arumi dengan wajah yang sedikit terkejut.


"Paman??..."Batin Dara.


Melihat sang Istri yang melihatnya,Ayah Frass ia langsung mengampiri sang Istri dan memeluknya.


"Bagaimana kabar mu...Mas kangen banget sama kamu.."Ucap Ayah Frass sembari ia memeluk samg Istri.


"Baru beberapa hari saja tidak bertemu kau sudah seperti ini...lepaskan disini ada banyak orang apa kau tak malu...ada keponakan mu juga disini.."Ucap Bibi arumi sembari menepuk nepus Punggung sang suami.


"Aku memeluk Istriku sendiri memangnya kenapa...aku sangat merindukanmu...walau cuma beberapa hati.."Ucap Ayah Frass yang masih memeluk istrinya.


"Iya...tapi sekaranng lepaskan pelukanmu...kau sudah tua..jangan macam macam.."Ucap Bibi Arumi sembari mencubit pinggang suaminya.Saat itu tepat berbarengan dengan Frass yang masuk dapur,Dan melihat pemandangan Ayahnya sedang memeluk sang ibu.


"Paaa...."Panggil Frass.


"Sial banget liat pemandangan ini...walau merela orang tuaku..entak kenapa aku tak suka mereka bermesraan di depa ku.."Batin Frass dalam batinnya,dengan wajah dan nada yang datang.


Ayah Frass pun melepaskan pelukannya itu dan melihat ke arah gadis yang tersenyum di depannya itu ,Yang tentu saja ia adalah Dara.


"Kamu Dara...???"Ucap Ayah Frass,Sembari ia mendekat ke arah Dara.


Dara pun yang mendengar itu hanya mengangguk anggukan kepalanya tanpa menjawab,Ayah Frass pun langsung memeluknya.


Dara yang di peluk itu,Ia pun membalas pelukan dari snag paman itu.


"Dara juga seneng juga ko ketemu paman,Apa kabar paman sekarang..."Ucap Dara sambil memeluk sang paman.


"Paman mu ini akan selalu sehat jika terus berada di dekat bibi mu...Kan bibi separuh jiwanya dengan Paman.."Ucap Ayah Frass.


"Papa jangan buat Dara jijik deh pa..Cukup aku aja yang merasakan..."Sela Frass,Mendengar itu Ibu dan Ayah Frass langsung menoleh ke arahnya.


"Kamu udah sampe ya Frass..."Tanya Ibu Frass.


"Iya mah...Tapi kan Frass jemput papa dulu ke bandara.."Jawab Frass dengan senyuman,dan hampir memeluk sang ibu.


Mendengar itu Ayah Frass melepaskan pelukannya dengan Dara,Lalu beralih tangannya merangkul Dara.


"Hey Boy..."


"Berhenti..jangan peluk istriku....kamu ini sudah dewasa masih juga suka peluk peluk.."Ucap Ayah Frass sambil menangkis tangan Frass yang ingin memeluk ibunya.


Kini samping kanan dan kiri ayah Frass ada 2 wanita Yaitu Istrunya dan Dara,Frass yang melihatnya itu wajah nya berubah sangat Datar.


"Ga adil banget...ayah ko dapet 2 cewe....serakah banget "


"Terus kenapa engga poleh peluk...ini kan Mama Frass sendiri..."Ternagkan Frass dengan menunjuk kedua nya.


"Peluk saja nanti Istrimu...ini Istrimu dan yang satu keponakanju...kau tak boleh memeluknya..."Ucap Ayah Frass dengan nada yang lantang.


Melihat tingoah Kakaknya dan pamannya yang begitu harmonis,Dara hanya tersenyum megah karna baru kali ini setelah 5 tahun ia merasakan akan keluarga.


"Keluarga itu kayak gini ya....Pasti bahagia banget tiap hari bisa gini..."


"Ayah...Dara kangen..Ayah..."Ucap Dara dalam batinnya yang sedih,Tapi tidak dengan wajahnya yang tersenhum menutupi semuanya.


"Sudah...lepaskan..jangan seperti anak kecil...Dan Frass kamu segera mandi lah..dan bersiap sebentar lagi temen mama bakal kesini..."Terang Ibu Frass.


Frass yang mendengar itu sedilit terdiam dan mematung,Begiti juga ayah Frass pun melepaskan pelukannya dari kedua nya Samg istri dan keponakannya.


"Mama beneran Soal ini??..."


"Frass kira mama engga sungguh sungguh cuma becanda aja..."Tanya Frass pada ibunya.


"Ya tentu dong beneran emang napa??..Kamu mau berubaj pikiran..??Tidak bisa dong kamu udah janji ya sama mama..."Ucap Bibi Arumi.


"Bukan begitu mah...Tapi yang mau mama Jodohin ke Frass siapa??..Frass ga kenal sama dia kan.."Ucap Frass dengan menunjuk dirinya sendiri.


"Sudahlah...kau nanti pasti tau...jangan pikirkan sekarang kamu bersiaplah dan juga kamu Dara cepatlah bersiap ya...pekerjaan ini biar yang lain kerjakan.."Ucap Bibi Arumi sembari menyuruh keduanya pergi.


"Sayaaaaanng.."Ucap Ayah Frass dengan nada manja.


"Kamu juga ikut pergi saja sana..."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...


...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...


...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...


...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...