
Mendengar apa yang di katakan Jia itu pun Aiden hanya terdiam sesaat,Akan tetapi Jia yang oaham itu dirinya pun hanya menghela nafasnya itu dan melepaskan pelukannya dari Aiden.
"Bahkan oma engga dateng sekarang,Ini lah yang emgga aku sukai dari oma.Di siplin dan keras di tempat anak buahnya tapi tak memikirkan perasaan cucunya"Batin Aiden.
"Yaudah ayok kita pulang,Mungkin Oma emang sibuk sekarang.Jia engga apa apa karna udah besar,Dan kakak ayok bawa barang barang itu cepat ya.."Suruh Jia dengan tersenyum di wajahnya.
Jia pun keluar dari ruangannya terlebih dahulu meninggalkan Aiden,Sedangkan Aiden yang masih di dalam ruangan itu dirinya hanya menggeleng gelengkan keapalanya saat melihat tingkah sang Adik dan beralih barang yang ada di lantai itu.
"Barang sebanyak ini??Aku seorang Ceo tapi sekarang??"
"Apa sekarang aku pembantu adikku,Tapi tak apa aku senang jika dia senang"Gumam Aiden.
Aiden pun mulai mengambil satu per satu barang itu dan membawanya keluar dan menyusul Jia.
****
Sedangkan sekaramg berpindah pada Dara yang masih di kamar mandi dan bercermin,Tampak di westafel ada beberapa tisu dengan bercak noda merah.
"Haissss"
"Seperti Mimisannya semakin banyak aja ya, Sepertinya aku mulai anemia dan harus makan daging deh"Gumam Dara.
Dara pun membuang tisu tisu itu ke temoat sampah di kamar mandinya,Lalu setelah itu pun dirinya kelaur dari kamar mandi dan duduk di deoan laptopnya kembali.
"Sekarang ayo pindah file ini,Lalu kita ke kampus nemuin dosen itu" Ucap Dara.
Dara pun memasang Flasdisk miliknya itu ke laptopnya dan mulai memindahkan file skripsi nya itu ke Flashdisk,Dara tampak serius dengan apa yang dirinya lakukan itu akan tetapi tak butuh waktu lama dirinya pun selesai memindahkan file.
"Selesai juga ya tuhann"
"Tinggal minta Acc ke Dosen sekarang,Ya tuhan Dara minta doanya ya agar Skripsi ku ini ga ada yamg salah dan Revisi"Ucap Dara.
krukkkkkkkkkk
Suara itu muncul dari perut Dara,Dara yang mendengar perutnya berbunyi itu dirinya pun memegangnya.
"Hehehhe,Aduh perut aku kamu lapar ya??"
"Karna bagian Akhir Skripsiku udah selesai dan udah aku pindahin semuanya,Sekarang ayok turun ke bawah untuk sarapan" Girang Dara.
Dara pun mencabut kembali Flasdisk yang tertancap di laptopnya itu dan memasukkan ke dalam tas,Setelah itu pun Dara keluar dari kamarnya dengan membawa tasnya. Tamoak di dapur sudah ada Bibu Arumi yang menyuapkan piring di mejanya makan,Dara yang melihat Bibi Arumi sudah ada di meja makan dirinya pun menghampirinya.
"Selamat pagi Bibi,Saraoan apa hari ini??"Tanya Dara.
"Kamu udah bangun Ra??Sini sarapan dulu,Kamu mau ke kampus kah??Bawa tas segede itu"Jawab Bibi Arumi.
"Iya Bi,Dara mau ke kampus buat nemuin Dosen,Mau minta Acc"Beritahu Dara.
Bibi Arumi pun menganggukkan kepalanya, Sedangkan Dara dia duduk di kursi meja makan dan meletakkan tasnya di kursi sebelahnya.
"Dara mau makan apa??"Tanya bibi Arumi,Sembari menyiapkan piring untuk Dara.
"Ehhh,Engga usah Bi!!Dara bisa sendiri kok engga usah bibi ambilin" Tolak Dara.
"Udah engga apa apa sekalian aja,Bibi juga mau nyiapin buat Paman kamu sayang"Beritahu Bibi Arumi.
Bibi Arumi pun mengambilkan Dara nasi dan bebeeap lauk,Dara yang melihat sang Bibi menyiapkan makan untuknya hanya diam melihatnya saja.
"Kenapa Bibi ambilin makan buat Dara,Dara di sini jadi jarang masuk dapur deh dan bantuin bibi nyiapin makan ya.Soalnya Dara keluar terus ya,Jadinya Bibi capek padahal seharusnya Bibi Istirahat aja" Tutur Dara dengan dirinya yang menyangga Dagunya.
"Kenapa kamu ngomong begitu??Bibi malah seneng ko.Kamu kan emang lagi Skripsi kan ya jadi bibi tau kamu sibukkan,Jadi engga masalah kamu engga bantuin Bibi lagian banyak pelayan disini kan"Beritahu Bibi Arumi.
"Aku kira bibi marah karna aku jarang bantuin Bibi sekarang"Ucap Dara.
"Kata siapa,Bibi aman bisa marah sama kamu Ra.Nih ambil makananya udah,Bibi mau panggil pamanmu dulu"Ucap Bibi Arumi sembari memberikan piringnya ke Dara.
"Oh iya sini,Makasih ya" Balas Dara lalu dirinya pun mengambil pirinynya.
Dara pun meletakkan piring nya di meja makan dan mulai menyantapnya,Sedangkan Bibi Arumi pwrgi ke kamarnya untuk memanggil suami.
"DAAARAAAA!!!KAMU ADA DIMANA!!"
Teriak seseorang yang masuk ke dalam rumah meneriakan nama Dara,Dara yang mendengar suara itu pun dirinya menjadi terkejut dan tersedak.
Mendengar Dara yang tersedak itu,Para pelayan yang ada di dapur pun melihat ke arah Dara dan salah satunya mengambilkan Air untuk Dara.
"Ini Nona minum Dulu"Suruh Pelayan itu dengan nada cemas.
Dara pun mengambil gelas dari tangan pelayan itu dan meminumnya,Sedangakn Seseorang yang berteriak tadi mendengar suara Dara yang ada di dapur pun dirinya segera menghampiri nya dan melihat Dara sedang makan.
"DARAAA!!!"Panggil seseorang itu yang sekali lagi berteriak.
"!!!!!"
Dara yang sedang minum itu pun dirinya kembali terkejut dan menyemburkan minumannya itu,Lalau dirinya menoleh tajam ke arah seseorang itu.
"Uhuk uhuk uhuk...Kenapa kapan berteriak!!"Uhuk uhuk"Sentak Dara sambil terbatuk batuk.
"Maaf,Aku mengagetkan mu ya.Aku tidak tahu kalau kamu sedang makan tadi"Ucap Frass sembari dirinya menggaruk tengkuknya yang tak gatal itu.
Data pun menatap Frass dengan tatapan kesal dan kembali memakan sarapan nya iti,Sedangkan Frass yang merasa dirinya diacuhkan adiknya itu dirinya pun duduk di samping Dara.
"Kenapa kamu cuek soh Ra,Kakak kan udah minta maaf tadi" Ucap Frass.
"Hmmm" Jawab Dara yang hanya bersekhem karna dirinya sedang makan.
"Ck nanti dulu sarapannya,Kakak mau cerita ke kamu ini penting"Ucap Frass sembari dirinya mengambil piring Dara.
Dara yang melihat piringnya di ambil itu dirinya hanya mengerutkan keningnya dan berlih ke wajah Frass.
"Kenapa??Piring aku bawa sini,Aku laper tau engga hiks" Pinta Dara dengan sedikit rengekan.
"Sebentar saja,Ada yang ingin kakak katakan padamu sekarang"Beritahu Frass.
"Ada apa??Tinggal katakan saja apa susahnya sih,Mana pake ngambil makananku lagi "Saut Dara.
Dara pun hanya pasrah sembari dirinya mengunyah makanan yang tersisa di mulutnya itu,Sedangkan Frass dirinya pun melihat sekitar nya yang ada banyak pelayan disana.
"Sebentar,Kalian semua kembalilah ke kamar kembalilah nanti saya ingjn bicara dengan nona Dara" Perintah Frass.
Mendengar perintas dari tuan nya itu Para pelayan punkeluar satu per satu meninggalkan dapur,Sedang Dara yang belum tau apa apa itu hanya bingung menatap Frass.
"Kenapa para pelayan kakak suruh keluar semua??" Tanya Dara.
"Ada yang ingin aku ceritakan padamu"Jawab Frass.
Mendengar apa yang di katakan Kakaknya itu,Dara pun kembali melihat sekitarnya lalu dirinya pun merubah posisi duduknya itu demgan tangannya yang ada di Dada.Frass yang melihat itu pun dirinya merasa ada yamg aneh dengan Dara.
"Kamu ekanpa duduknya begifu???Kayak mau introgasi aja??"Ucap Frass.
"Ohh...Tapi sebelum kamu cerita hal itu sama aku,Lebih baik kakak cwritakan kemana saja kakak semalam??Kakak tau engga aku kirim pesan ke kakak engga bisa,Dan bibi terus nanyain kakak kemana .Aku telfon kak Kael juga dia engga tau"Tutur Dara.
"Dengarkan kakak dulu,Ini Ada hubungannya dengan hal itu juga kok"Jawab Frass.
"Kalo begitu cepet ngomong sekarang,Jangan bertele tele buruan aku juga mau makan laper nih abis iti mau ke kampus"Suruh Dara sembari dirinya mengangkat alisnya satu.
Melihat Dara yang begitu,Frass oun mengubah raut wajahnya dengan sedikit senyum sumringah di wajahnya itu.
"Aku udah engga perjaka lagi!!! SURPRISE" Seru Frass.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...
...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...
...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...
...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...