First Kiss

First Kiss
Keributan di parkiran



Karena semua bukti sudah di dapatkan oleh Salsa, danberkat bantuan Kara juga teman-temannya. Sidang berlangsung cepat dan segera mendapatkan putusan. Apa lagi dari pihak tersangka tidak ada yang bisa membuktikan ketidak bersalahan mereka.


Setelah satu bulan menjalani segala prosesnya, hari ini hasil keputusan sudah di tetapkan. Suami istri itu mendapatkan hukuman 15 tahun penjara, awalnya Riki sempat menyangkal kalau tidak ikut melakukan pemukulan terhadap Kiko.


Tapi berkat semua bukti rekaman keributan mereka di ruang pemeriksaan, maka hakim menyatakan kalau Riki juga persalah karena dugaan persekongkolan dengan istrinya untuk menyiksa anak kandung sendiri. Apa lagi Riki yang sama sekali tidak membela anaknya saat di siksa menjadikan dirinya juga tersangka yang harus ikut mendekam dipenjara bersama sang istri.


Tentu saja keputusan itu tidak di terima oleh keluarga mereka yang marah-marah. Saat Riki dan istrinya di bawa oleh polisi menuju tahanan, mama dan mama mertua Riki mengamuk pada polisi dna menghalangi mereka untuk membawa anaknya kepenjara.


Tapi tidak berhasil karena di tarik oleh polisi, karena tidak berhasil menghalangi polisi, kini para orang tua itu mengejar Salsa yang sudah sampai diparkiran bersama Kara yang memang menemaninya dipersidangan membawa Kiko.


Jangan lupakan juga Karin dan Aldi yang ikut serta menemani sang abng juga calon kakak iparnya. Ya keluarga Banu sudah tahu tentang keberadaan Salsa dan anaknya yang sedang di dekati oleh anak mereka. Banu dan istrinya tidak mempermasalahakan status Salsa yang seorang janda.


Selama ia berkelakuan baik dan sopan santu, maka bagi mereka bukan masalah. Apalagi untuk kebahagiaan putra mereka sendiri. Bahkan Banu ikut membantu doa agar segalanya cepat selesai. Karin sangat menyukai Kiko yangmenurutnya sangat menggemaskan hingga ia sendiri kadang tidak tahan.


"Hey perempuan miskin pembawa sial, kenapa kau memenjarakan anakku hah? keluarkan dia sekarang juga sebelum aku menghancurkanmu" teriak mamanya Sora marah saat sudah melihat keberadaan Salsa.


"Dasar sialan, sangat tidak tahu di untung! keluarkan anakku dari penjara" sambung mamanya Riki pula.


Bukan hanya berteriak tapi kedua wanita paruh baya itu juga ingin menyerang Salsa secara brutal. Untung saja Kara bisa segera melindungi wanita itu dari amukan para nenek lampir.


Kara memberi kode pada Karin juga Aldi untuk masuk ke dalam mobil lebih dulu membawa Kiko, Kara takut Kiko kembali mengalami trauma dan tidak mau bicara lagi kalau menyaksikan keributan yang di buat oleh neneknya yang tidak mau mengakuinya itu.


Aldi dengan sigap mengambil Kiko dari Kara dan membawanya masuk mobil bersama Karin. Mereka juga mengajak anak kecil itu bermain untuk mengalihkan perhatiannya. Beruntung bocahimut itu sudah mau bersama Karin dan Aldi.


"Kenapa kau penjarakan putraku Salsa? dia itu ayah dari anakmu" ucap papanya Riki yang berdiri di samping istrinya dengan wajah yang tak kalah marahnya.


"Heh ayah dari anakku anda bilang!" ucap Salsa menatap papanya Riki tanpa takut.


"Apa anda lupa kalau anak kesayang anda itu pernah mau mengakui anakku sebagai anaknya! bahkan saat aku sedang mengandung Kiko anak anda dengan tidak bermoralnya membawa selingkuhannya masuk ke rumah dan jangan lupakan kalian berdua juga tidak melarangnya malah mendukungnya" marah Salsa saat harus kembali di ingatkan dengan masa lalunya.


"Itu salahmu sendiri yang tidak bisa melayani suami dengan baik dan wanita miskin sepertimu memang tidak pantas bersama putra kami" kata mamanya Riki.


Tidak terima karena di hina oleh Salsa, mamanya Riki kembali akan menyerang dengan tamparan. Namun Salsa yang sudah tahu kebiasaan mantan mertuanya itu bisa segera antisipasi.


"Anda ingin menampar saya! silahkan, dan saya akan mengirim anda juga suami anda kedalam penjara juga menyusul putra kalian yang brengsek itu" bentak Salsa setelah menangkis tangan mama Riki dengan keras hingga wanita itu mendesis sakit.


"Jangan bicara sembarang Salsa, kami tidak pernah merebut semua warisan orang tuamu, tapi orang tuamu sendiri yang sudah menyerahkan semuanya pada Riki" ucap papa Riki tak kalah marah.


"Jangan kira saya tidak tahu apa-apa tuan, selama ini saya tahu semuanya, tentang kalian yang menipu orang tuaku hingga perusahaan dan semua aset yang kalian ambil kalian jual semuanya, aku tahu itu, bahkan anda menikahkan anak anda dengan istrinya yang sekarang juga karena harta bukan, kalian ingin menipu keluarga nona Sora juga seperti kami, anda akan memanipulasi segalanya hingga orang tua nona Sora kecelakaan seperti yang di alami orang tuaku, setelah itu kalian akan mengambil semua harta mereka dan mencampakkan anaknya, iyaka" teriak Salsa yang membuat orang tua Riki terlihat salah tingkah.


Terlebih lagi muka besan mereka yang nampak kaget dan seolah minta penjelasan.


"Jangan memfitnah tanpa bukti Salsa, atau kami akan memenjarakanmu" bentak mama Riki.


"Silahkan, dan aku akan keluarkan semua bukti kebenaran ucapanku" tantang Salsa.


"Semenjak orang tuaku meninggal kalian begitu sombong dan angkuh bahkan sangat kasar kepadaku, kalian bahkan tidak mau mengakui cucu kalian sendiri setelah mendapatkan segalanya, bahkan aku di usir dari rumahku sendiri tanpa boleh membawa semua milikku, aku berusaha keras menjalani semuanya sendiri dan mengurus anakku, aku diam selama ini karena tidak berdaya dan tidak punya bukti tapi sekarang aku sudah punya semua bukti itu, sekarang tunggu saja giliran kalian yang akan menyusul anak kalian itu" ucap Salsalagi yang membuat orang tua Riki pucat.


"Lalu bagaimana dengan Sora! kenapa kau memenjarakannya hah? yang bersalah itu Riki bukan anakku" ucap mama Sora.


"Coba tante pikirkan sendiri, anak tante masuk penjara tante marah padahal sudah jelas dia bersalah, lalu bagaimana dengan saya tante! anak saya di siksa oleh Sora tanpa belas kasih hingga meninggalkan luka dan trauma, kalau tante saja marah anak tante di penjara bagaimana dengan saya, anak saya bahkan masih kecil dna belum tahu apa-apa" kata Salsa.


"Itu salahmu sendiri yang tidak menjaga dan mendidik anakmu dengan baik, jangan salahka Sora kami" sangkal papa Sora.


"Apa om tidak lihat semua yang sudah di tayangkan tadi sebagai bukti! rekaman cctv apartemen mereka, anakku hanya minta minum tapilangsung di siksa, bahkan hanya duduk sajapun di pukul, apa aku minta mereka untuk menjaga anakku? apa aku minta mereka mengambil anakku? tidak mungkin aku tidak mengenalkan dia pada papanya"


"Apa lagi Sora dan Riki datang dengan baik-baik dan mengatakan ingin bermain bersama anakku supaya mereka juga cepat punya anak lagi, tapi nyatanya apa? mereka menyiksa anakku tanpa ampun dan belas kasih, pendidikan tinggi yangkalian berikan pada mereka semuanya tidak berguna" ucap Salsa mengeluarkan semua uneg uneg nya.


"Itu tidak mungkin! anakku sangat subur dan sehat, dia bahkan bisa hamil dengan mudah kalau dia mau" kata mama Sora.


"Kalau dia mau! tapi sayangnya anak anda terlalu mencintai tubuhnya hingga enggan hamil dan punya anak sendiri, bahkan dia juga yang punya ide untuk mengambil anakku dari ku karena dia yang tidak mau hamil sendiri, sementara hak asuh sudah milikku sejak lama, kalian pikirkan sendiri semuanya dan jangan harap aku akan melepaskan anak kalian juga kalian" tunjuk Salsa pada orang tua Riki.