Don'T Change My Destiny

Don'T Change My Destiny
29. Bab 29: Berkunjung Ke Kantor Radit



Senyuman itu terbit saat melihat muka bantal suaminya. Rambut yang acak-acakkan matanya pun masih tertutup namun berusaha untuk bangun. Tanpa melepaskan mukenanya Nay mendekat kearah suaminya lalu mendudukkan dirinya disisi ranjang.


Prihal Tiara—adiknya Nay sudah mengetahui semuanya bahkan saat ini Ayah, Bunda dan adiknya itu sedang ke Jerman untuk memeriksa psikis Tiara yang agak terguncang setelah kejadian itu. Fauzan pria itu tidak pernah menampakkan lagi wajahnya entah kemana. Jika berani pun Ayahnya tak akan segan-segan menyuruh para bodyguard untuk mengusirnya.


Nay masih tidak menyangka jika orang yang sudah ia anggap keluarga itu mempunyai rencana yang picik seperti itu. Selama hampir satu tahun Fauzan menemaninya pria itu baik dan tidak pernah menunjukkan hal aneh apapun apalahi hal untuk jahat. Sikap konyol, usil dan jail yang Fauzan miliki membuat Nay selalu nyaman didekat pria itu. Nyaman dalam artian untuk ikatan persudaraan.


"Mas tumben bangun, ini kan baru jam 3," Radit membuka matanya.


"Mimpi itu lagi," gumam Radit dan Nay cukup mengerti apa yang dimaksud suaminya itu.


"Sholat gih terus nanti ngaji bareng sambil nunggu subuh," Radit hanya mengangguk lalu turun dari ranjang berjalan ke kamar mandi.


Nay melanjutkan zikirnya sembari menunggu Radit yang sedang berwudhu.


"Ya Allah ya tuhan kami. Jauh kan lah segala macam zat-zat jahat dari lingkungan keluarga hamba, berikan lahk kebahagian yang berlimpah kepada Rumah tangga hamba, Tiara, Ayah dan Bunda. Ya Allah, tolong istiqomah kan lahk hamba agar mantap memakai hijab seperti perintah mu dan perintah suami hamba. Hamba hanya ingin mengabdi kepadamu dan suami hamba," Nay mengusap wajahnya mengaminkan bait-bait do'anya.


Tak lama dari itu Radit datang dengan wajah yang sudah basah. Nay berdiri menyiapkan sejadah, sarung dan Al-qur'an untuk suaminya.


Selama Radit sholat Nay terus berzikir.


sholat istiqoroh dan tahajud selalu Nay laksana kan selama ini untuk mengisi waktu malamnya jika ia terbangun dan juga sembari menunggu waktu subuh.


"Udah sholatnya? baca do'a apa?" tanyanya kepada Radit yang baru saja selesai sholat.


Radit terkekeh mendengar. "Nay, jangan bercanda," kekehnya.


"Ehh.. astagfirullah Nay lupa Mas... kebiasaan ditemenin sholat malam sama Radit kecil sih," Nay menepuk jidatnya lalu tertawa ringan.


Iya, dulu saat Radit masih Gila Nay selalu bertanya seperti itu jika sholat berjamaah bersama Radit namun sekarang perempuan itu malah kebiasaan.


"Do'a nya biar dia cepet tumbuh disini," Radit mengusap perut rata Nay lalu mencium puncuk kepala istrinya.


"Amin, yuk ngaji. Ngobrol terus," Radit hanya mengangguk.


____***____


"Bismillah,"gumam Nay lalu membawa tas tupperware yang berisikan brownis dan salad untuk suaminya.


Ya, mulai hari ini Nay memang akan memakai hijab, merubah penampilannya dan pakaian-pakaian yang dulu Nay sumbangkan ke panti sosial tanpa sepengatauan suaminya. Nay hanya ingin memberi kejutan.


Dan hari ini Nay berniat berkunjung ke kantor Radit—suaminya memberikan makan siang dan cemilan lagi pula perusahaan Ayahnya sudah diurus oleh orang kepercayaan Wendy.


Bukan Fauzan lagi karena katanya pria itu sudah mengundurkan diri.


Urusan dirumah sakit Nay sudah mengambil cuti untuk seminggu kedepan sembari menunggu perkembangan adiknya.


____***____


"Mau cari siapa?"tanya repsionis perempuan saat Nay hendak bertanya.


"Cari Mas maksud saya pak Radit-nya ada?" Nay berusaha sabar saat repsionis itu menatap dia dengan tajam dan intimidasi.


"Pak Radit lagi enggak butuh pembantu," cetusnya membuat Nay ingin marah detik itu juga namun ia tetap sabar.


"Ya sudah saya akan tunggu di sana saja," Nay berjalan ke arah ruangan tunggu disana ada beberapa orang juga.


Perusahaan Radit berjalan dibidang Entertainment. Banyak sekali model dan artis yang berlalu lalang digedung ini dan banyak juga yang syuting di beberapa lantai atas.


Diruang tunggu ini banyak beberapa orang juga yang sedang menunggu sesuatu mungkin ingin ikut casting.


✨✨✨✨✨


Bersambung....