
"Sumpah demi mbak ini, selama ini mbak tinggal dirumah ini sendiri?" Tiara menatap kagum kearah rumah yang seperti istana dinegeri dongeng itu.
"Enggak sendiri ada Bi Sri dan pelayan lain lagian mbak juga tinggalnya diapartemen bukan disini,"
Ya memang hari ini Nay mengajak Tiara dan Prita pulang kerumah Ayahnya ya walau harus dengan segala bujukkan dan rayuan agar Tiara dan Prita mau ikut.
"Ini belum seberapa kalau kamu liat rumah Ayah yang di Jerman kamu bakal shock," Tiara berdecak kagum sekaligus kesal kepada Nay.
"Emang Ayah mau kalau Bunda tinggal disini?" Nay mengelengkan kepalanya yang jelas saat dia mengatakan bahwa Tiara dan Bundanya akan tinggal dirumah ini Ayahnya hanya berdehem saja.
"Mbak bukan Ayah," ujar Nay, "Terus bunda udah mau tinggal sama Ayah?"
"Aku bukam Bunda jad enggak tau." Nay memutar bola matanya jengah.
"Kalau gitu sama aja," jengahnya.
"Emang boleh mbak aku masuk rumah ini?" tanya Tiara dengan suara kecil namun masih terdengar oleh Nay karena posisi mereka saling rangkul.
"Boleh lahk. Kamu tau Ayah pernah bilang kalau dia kerja itu untuk anaknya dan kamu termasuk anak Ayah jadi kamu berhak untuk rumah ini juga," Nay menjawil hidung Tiara dengan gemas.
"Tapi mba—"
"Udah ayo masuk banyak ngomong banget kamu..., Ayo Bun. Fauzan awas kalau Bunda saya sampai lecet," Nay mengepalkan tangannya menunjukkannya ke Fauzan.
"Sip.Bos," Fauzan mendorong kursi roda Prita masuk kedalam disusul oleh Tiara dan Nay sedangkan Radit sudah pulang sejam sebelum mereka karena tadi pria itu mengeluh tidak enak badan dan sudah dipastikan sekarang sudah berada dikamar.
Tanpa mareka sadari Wendy memperhatikan mereka semua dari atas. Dia sudah tau jika mantan istrinya dan Tiara akan tinggal disini untuk sementara waktu tau mungkin bisa menetap disini karena keinginan Nay.
Pria paruh baya itu menghela nafasnya. Bukannya dia tidak mau mereka tinggal disini justru disenang rumahnya ramai namun apa Wendy bisa tinggal bersama mantan istrinya yang jelas-jelas namanya masih menempati hatinya.
"Maaf pak itu non Na—"
"Bilang kepada Nay saya sedang istirahat," Bi Sri hanya mengangguk tanpa membantah Wendy lagi.
___***___
"Ayah kamu enggak mau turun karena ada Bunda ya?" tanya Prita kepada Nay saat setelah Bi Sri mengatakan bahwa Wendy sedang Istirahat.
"Bukan Bun... Ayah kan lagi istirahat seperti yang bibi bilang." Prita hanya mengangguk mencoba mengerti.
"Suami kamu kemana?" Nay menghentikan aktivitasnya sejenak lalu melanjutkannya kembali. Mungkin saat ini Radit sedang bermain game atau mengerjakan tumpukkan berkas perusahaannya atau juga sedang tidur karena tadi mengeluh tidak enak badan.
"Dikamar bun.... enggak tau lagi ngapain,"Nay mengidikkan bahunya.
"Kalian berdua terus yang ketiganya setan loh..." ucap Nay kepada Fauzan dan Tiara yang sedang berduaan.
"Satu, dua dan tiga yang ketiga nya kan ibu jadi Ibu Setannya," Nay melotot saat mendengar itu.
"Enak aja, ini mah Bener-bener Zan... kamu enggak akan saya kasih restu," Fauzan dan Tiara serempak tertawa saat Nay melotot kearah mereka sembari berkacak pinggang.
"Permisi Nay, bapak ada?" Nay memutar arah tubuhnya melihat siapa yang bertanya.
"Ayah ada Tan, kalau bapak Nay enggak punya bapak punyanya Ayah," Perempuan seumuran Prita itu terkekeh mendengar ucapan Nay.
"Iyah maksud Tante itu, Ayah ada? Ada berkas yang harus di tanda tanginin,"
"Ada di kamarnya, Tante naik aja," perempuan itu hanya mengangguk lalu melangkah keatas sebelum menginjakkan kakinya dianak tangga dia tersenyum menyapa Prita yang sedang duduk dikursi roda tak jauh dari sana.
"Siapa Mbak?" tanya Tiara.
"Tante Sisil sekertarinya Ayah," Nay mendudukkan bokong di sofa single tak jauh dengan Fauzan dan Tiara.
"Sekertaris pak Wendy yang lagi diomongin dikantor tuh Bu..." celetuk Fauzan.
"Maksud kamu?" tanya Nay.
"Iyah, itu Bu Sisil si perawan kolot yang sampai sekarang belum nikah karena dia itu ngejar-ngejar pak Wendy," Nay hanya ber'oh ria saja. Gosip itu sudah ia dengar saat masih SMP namun sampai sekarang Ayahnya belum juga menikah, Mungkin karena masih cinta kepada Prita, Bundanya.
"KELUAR KAMU!!!"
✨✨✨✨✨
Bersambung......