DO YOU LOVE ME ?

DO YOU LOVE ME ?
episode 5



"huhh mendingan tidur aja deh" ucapku menghela nafas


keesokan harinya , seperti biasa mamahku selalu membangunkan ku setiap jam 6 pagi


"nad , sayang bangun yuk mamah udah buatin sarapan"


"emmmm" jawabku dengan nyawa yg belum menyatu


"ayo bangun nanti kamu kesiangan , ayah juga udah nungguin dimeja makan tuh"


aku pun dengan semangat membuka mata dan bangun


"ayah udah pulang mah?" ucapku dengan buru-buru berjalan ke bawah dan langsung memeluk ayahku


"ayah ko lama banget sih pulangnya?" kataku dengan manja sambil memeluk ayahku


"iya akhir-akhir ini ayah lagi banyak kerjaan , maaf ya sayang ayah jadi jarang ada dirumah"


"yaudah kamu mandi sana abis itu sarapan" timpal ayahku


aku pun segera mandi dan setelah itu bergegas ke meja makan , tak lama kemudian bunyi klakson motor rafka terdengar dari depan rumahku , mamahku pun mengintip dari balik jendela


"tuh udah dijemput" kata mamahku


"cih aku ga mau bareng dia" jawabku bt mengingat kejadian semalam


"ga boleh gitu ahh nad , dia kan teman baik kamu" sahut ayahku


"pokoknya ga mau" kataku dengan kesal


lalu mamahku keluar rumah dan berbicara pada rafka , entah apa yg mereka bicarakan dari raut wajahnya terlihat muram dan bergegas pergi .


tak lama setelah rafka pergi aku pun segera berangkat ke sekolah diantar oleh ayahku , sesampainya disekolah aku berpamitan dengan ayah dan langsung menuju ke ruang kelasku , ketika aku melewati ruang osis tiba-tiba ada yg menarik tanganku masuk ke dalam ruangan dan setelah aku lihat ternyata itu adalah rafka


"duh apa-apaan si nih" ucapku menepis tangannya yg masih memegangi tanganku ,


tiba-tiba rafka menutup pintu yg ketika itu memang hanya ada kami berdua di ruangan osis


"ko pintunya pake ditutup segala" kataku dengan ekspresi takut , tapi dia tidak berbicara sepatah kata pun lalu dia perlahan berjalan mendekatiku dan lama kelamaan semakin dekat .


"nad" akhirnya dia mulai membuka suara


"hmm" jawabku tanpa menatapnya dan mengalihkan wajahku


"gue minta maaf ya sama kejadian yg semalem" kata rafka dengan lembut


"iya udah gue maafin ko" jawabku lagi tanpa menatapnya


"liatnya kesini dong" rafka memagut dagu ku dan mengarahkan wajahku untuk melihatnya .


lama kelamaan wajahnya semakin dekat dengan wajahku (hampir seperti orang mau ciuman) , jantungku berdegub sangat kencang dan aku juga bisa merasakan detak jantungnya sama denganku .


kami berdua saling menatap dan "krrrriiiingggg" tiba-tiba bel masuk sekolah berbunyi


"ckk" suara dari mulut dan ekspresinya seperti kecewa


"mmm udah bel , gue masuk kelas duluan ya bye" ucapku dengan salah tingkah dan buru-buru meninggalkan rafka diruang osis ,


aku sedikit gak percaya dengan sisi perilaku rafka yg seperti itu .


ketika aku sampai dikelas teman-temanku sedang asyik mengobrol , aku pun melewati tanpa menyapa mereka , lalu temanku via yg super bawel memanggilku


"ehh nad"


aku pun menengok dengan senyum paksaan


"hahaha kenapa lo , aneh gitu" kata via


tak berselang lama rafka pun masuk ke dalam ruang kelas


"ehh rafka , si nahda kenapa tuh ko hari ini tingkahnya kaya aneh gitu" oceh via dengan suara yg cukup keras sampai satu kelas menengok ke arahku


"mana gue tau lagian lo kenapa kepo banget dah" jawab rafka dengan pura-pura tidak tau dan seakan-akan tidak terjadi apa-apa


BERSAMBUNG