DO YOU LOVE ME ?

DO YOU LOVE ME ?
episode 4



"hahaha apaan si" jawabku sambil tertawa


"tumben cantik" kata rafka


"ohh maksud lo selama ini gue jelek gitu" ocehku dengan nada rada bt


"hahaha ga deh bercanda doang , serius amat neng , yaudah ayo naik" timpal rafka


setelah beberapa menit perjalanan kami pun sampai dipasar malam . pertama-tama dia mengajakku membeli gulali , lalu setelah itu naik wahana biang lala , selanjutnya dia mengajakku ke rumah hantu .


awalnya aku tidak mau karena sedari kecil aku memang takut gelap tapi karna dia terus memaksaku akhirnya mau ga mau aku mengikuti permintaannya .


awal masuk kerumah hantu aku menggandeng tangan rafka dengan begitu eratnya karna saking takut , dan mungkin rafka menyadarinya


"kenceng amat nad pegangannya , patah dah tangan gue" ucap rafka meledekku


"tau ahh ga lucu" jawabku dengan wajah yg panik


sepanjang memasuki rumah hantu aku selalu menutupi wajahku dengan tangan sambil terus menggandeng rafka . ditengah-tengah perjalanan memasuki rumah hantu , tiba-tiba rafka menghentikan langkahnya


"ko berhenti disini?" tanyaku


"nad gue mau ngomong" ucap rafka bernada serius


"ngomong apaan buruan" jawabku sedikit panik


"itu gue , gue mmm" ucapan rafka agak terbata-bata


"iya kenapa" tanyaku lagi


"gue , gue , gue" jawab rafka masih terbata-bata , tiba-tiba aku menjerit sekencang kencangnya


"ahhhhh iituuu"


"ehh kenapa nad" tanya rafka dengan panik


"itu , ada itu" jawabku menunjuk ke suatu tempat sambil menangis dan menutupi wajahku .


"udah jangan nangis , ada gue ko" ucap rafka menenangkan ku kemudian cepat-cepat membawaku keluar dari rumah hantu itu.


aku masih terus menangis karna saking takutnya dan dia juga terus berusaha menghiburku


"udah dong nangisnya kan kita udah keluar" ucap rafka dengan membelai rambutku , aku terdiam menunduk dan tidak menjawab celotehan rafka . tiba-tiba dia mendekati wajahku dan memagut dagu ku


"yaudah gue minta maaf ya" ucap rafka dengan lembut , sontak aku kaget karna wajah dia terlalu dekat dengan wajahku .


aku pun mengangguk tanpa berbicara apa-apa , akhirnya rafka mengantarkan ku pulang .


disepanjang jalan dia selalu memegang tanganku yg berpegangan diperutnya sambil sesekali melihatku dari kaca spion motornya , setelah sampai dirumah akhirnya aku berbicara


"makasih ya" kataku dengan nada pelan


"bisa ngomong juga neng" ucap rafka meledekku


"ga lucu" jawabku ketus


dengan santainya dia menarik tanganku dan tanpa sengaja aku memeluknya , aku pun langsung buru-buru mendorongnya


"lo apaan sih" kataku dengan wajah yg memerah . rafka hanya tertawa melihatku salah tingkah


"sama sekali ga lucu ya guys" kataku dengan muka yg bt langsung masuk ke dalam rumah dan sempat berpapasan dengan mamah


"kenapa nad ? abis jalan-jalan ko kamu cemberut gitu" kata mamahku dengan penasaran


"gapapa ma" jawabku dengan singkat dan langsung menaiki tangga memasuki kamarku.


aku pun buru-buru menutup pintu kamar dan berbaring di ranjangku , dalam lamunanku aku memikirkan ucapan yg tadi rafka belum sempat katakan dirumah hantu itu.


sejujurnya hatiku berdegub sangat kencang mengingat perlakuan-perlakuan dia terhadapku hari ini . aku sempat mengira kalau dia mempunyai perasaan yg sama terhadapku tetapi aku tidak mau terlalu percaya diri dengan perasaanku , karna bisa saja perlakuannya kepadaku karna aku adalah teman baiknya


BERSAMBUNG