DO YOU LOVE ME ?

DO YOU LOVE ME ?
Peraturan baru



Pukul sembilan pagi Nada terbangun dari tidurnya ia merasa seluruh tubuhnya remuk dan bagian bawahnya terasa perih. Sekitar pukul tiga pagi tadi Tristan kembali mengulang kegiatan panasnya.


Krek.. pintu kamar terbuka Tristan masuk dengan pakaian kerja yang sudah rapi sambil membawa sarapan.


"Sudah bangun.."seru Tristan sambil meletakkan nampannya di atas meja.


Nada mendesis kesal, gak etis banget kan suami udah cakep, rapi, tapi dia sendiri masih jelek, kumel, dengan muka bantal, bahkan ia juga masih dalam keadaan telanjang di balik selimut tebal yang menutupinya.


"Mau kemana..?"tanya Nada, sembari mencoba bangun sambil mengeratkan selimut di dadanya.


"Kantor... Hari ini kamu libur ya. Pasti masih gak nyaman ya.."


"Udah tau nanya..."sahutnya kesal,


"Aku udah siapin sarapan sama segelas susu, di makan dan di minum ya.."seru Tristan yang duduk di pinggir ranjang.


Nada mengangguk, "Aku mau mandi dulu, ya udah sana kalau mau berangkat.."


"Mau di bantu gak.."


"Apa...?"


"Mandi..."


Nada mengambil bantal lalu melemparkanya ke Tristan, "Mesum, sana berangkat. Aku mandi sendiri..."


🌹🌹🌹


Nanda melirik arloji di tangannya lalu setelah itu melirik ke arah Yuna yang masih sama sekali tak bergeming dari pandangan laptopnya.


"Yun, gak istirahat.."tanya Nanda


"Sebentar lagi Tuan.."


Nanda berdecak, "Lama... Ayo keluar Yun, makan siang. Aku gak mau ya di bilang bos kejam.."


Yuna pun menyimpan file-file yang ia kerjakan, lalu mematikan laptopnya, "Tuan Nanda ajalah sana yang makan siang di luar, saya bawa bekal jadi saya mau makan di sini saja.."Yuna mengeluarkan kotak bekal miliknya.


Nanda bangkit, "dalam rangka apa..?"


"Maksudnya..?"


"Kamu bawa bekal dalam rangka apa...? Ngirit gitu .."ejek Nanda


Yuna terkekeh, "Hemat bukan ngirit, Tuan.", jawabnya, bukankah artinya sama saja.


Yuna membuka kotak bekalnya, Nanda menghampirinya. Melirik ke arah makanan Yuna.


"Tuan mau.."tawarnya mumpung makanan itu belum ia sentuh.


"Gak.."jawabnya datar


"Ya udah syukurlah.."Yuna mendesah lega.


"Gak mau nolak maksudnya.."ucapnya lagi membuat Yuna tergelak.


"Gimana sih ngomongnya katanya gak mau tadi.."


"Lah mulut-mulut siapa..?"


"Anda lah.."


"Jadi suka-suka saya lah, mau ngomong apa..?"


Berpindah ke sofa Nanda mulai memakan bekal yang Yuna bawa, ia makan dengan begitu lahap.


"Enak ya Tuan.."tanya Yuna


"Biasa aja.."


"Tapi kok habis.."


"Ya karena saya lapar..."ucapnya yang sukses membuat Yuna mengerucutkan bibirnya kesal.


"Kamu kan sekretaris saya harusnya kamu juga perhatikan waktunya saya makan, saya tuh belum makan apa-apa sejak pagi, kamunya diam aja gak nanyain.."cerocos Nanda pada Yuna.


"Ya sudah saya minta maaf.." ucap Yuna mengalah, "Saya keluar ya Tuan..."


"Mau ngapain..?"


"Kan saya belom makan.."jawab Yuna seketika Nanda sadar jika bekal Yuna kan dia yang makan.


"Tidak perlu keluar, di sini aja. Aku akan delivery untukmu.."


"Tidak perlu Tuan.."


Nanda menatap Yuna tajam, "Baiklah terserah anda saja.."


"Begitu lebih baik.."Nanda kembali ke mejanya untuk mengambil ponsel miliknya untuk memesankan makanan Yuna.


"Oh ya Yun, mulai besok kamu masakin saya lagi ya.."


"Tapi Tuan..."


"Tidak boleh menolak, sekarang kamu bukan hanya sekretaris saya di kantor kamu juga udah jadi sekretaris pribadi saya, dan ingat mulai besok sebelum berangkat kamu harus samperin saya ke apartemen, siapin pakaian saya, sarapan saya, bangunin saya kalau saya belum bangun... Kamu mengerti....."tegas Nanda dengan senyum smirknya,


Yuna menghela nafasnya, lalu mengangguk, "Baiklah..",


"Pintar, aku suka sama orang penurut.."seru Nanda,


Yuna menatap atasannya itu, Nanda yang menyadari segera meralat ucapannya, "Maksudnya saya suka orang penurut, tapi jangan ge-er bukan berarti saya menyukai kamu.."


"Saya tau kok.."


Sampai pada akhirnya seorang petugas recepsionis mengetuk pintu mengantarkan pesenan makanan Nanda.


"Ya udah kamu makan, saya akan kembali bekerja. Nanti sepulang kerja kita belanja.."ucap Nanda


Yuna mengangguk, lalu mulai menyantap makanannya.


🌹🌹🌹


Komen ya readers,,


Jangan lupa


Like


Komentar


Hadiahnya


Tbc.