Complicated Mission

Complicated Mission
The Day



Kini Rychelle sudah dalam perjalanan pulang ke rumahnya. Tangan kanannya terus saja digenggam oleh Alarick tanpa dilepas sedikit pun. Bahkan berkali-kali Alarick mengecup punggung tangan calon istrinya itu.


Jalanan malam ini mulai sedikit lengang karena waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Tetapi Alarick sengaja menjalankan mobilnya pelan-pelan karena tidak ingin melewatkan malamnya dengan kekasih hatinya begitu saja.


"Mobil Mas Arick keluaran tahun terbaru kan?" tanya Rychelle.


"Iya, sayang. Memangnya kenapa?" balas Arick yang lagi-lagi mengecup punggung tangan Rychelle.


"Ini jalannya beneran kayak siput loh mas. Apalagi jalanan udah mulai sepi. Nanti kalo ada patroli malam gimana?" tanya Rychelle yang sangat paham dengan peraturan berapa kecepatan semestinya pengemudi mobil di jalanan.


Alarick hanya tersenyum dan kini justru menepikan mobilnya.


"Loh, kok malah berhenti sih!" protes Rychelle.


Bukannya menjawab, Alarick justru mendekat ke arah Rychelle dan mendaratkan ciumannya di bibir wanita yang baru saja ia lamar.


"Aku rasanya sudah tidak sabar untuk memilikimu seutuhnya sayang." bisik Alarick membuat Rychelle sedikit meremang.


Malam ini Alarick berhasil membuatnya terbang melayang berkali-kali.


"Bahkan aku sangat tidak ingin memulangkan ke rumah." gerutu Alarick yang merasa waktunya bersama Rychelle terasa sangat sebentar.


"Mas, nanti Kak Rychand marah loh." ucap Rychelle sambil mendorong tubuh Alarick pelan.


"Ck, oke aku kali ini masih harus mengalah dan bersabar." balas Alarick yang kemudian kembali menjalankan mobilnya dengan kecepatan yang sewajarnya.


"Oh iya, aku hampir terlupa untuk memberikan ini."


Alarick merogoh saku jasnya dan mengeluarkan surat yang ditulis oleh mendiang kakaknya.


"Apa ini?" tanya Rychelle.


"Surat terakhir dari Bang Jerry. Baca saja," jawab Alarick.


Rychelle pun langsung membuka surat yang kini ada di tangannya. Betapa terkejutnya Rychelle setelah mengetahui apa yang tertulis di dalam surat tersebut.


"Mas Arick dapet ini dari mana?" tanya Rychelle sambil kembali melipat surat dari Jerry dan memasukkan nya ke dalam amplop.


"Aku menemukannya di kamar Bang Jerry. Dia menuliskan semua aset miliknya menjadi atas nama Achiella, namun kemarin saat aku satu minggu di sana, semua sudah aku urus sesuai dengan nama aslimu." jelas Arick.


Rychelle menghela nafasnya pelan, "Aku tidak berhak untuk semua itu. Mas Arick dan Mami lah yang seharusnya berhak untuk aset kepemilikan Bang Jerry." tukas Rychelle yang sungguh tidak menduga dengan apa yang dilakukan Jerry untuknya.


"Pemberian abangku jangan di tolak sayang. Biar abang juga tenang di alam sana. Jangan khawatir, aku akan mengurus seluruh kepemilikanmu yang ditinggalkan oleh Bang Jerry."


"Bahkan Mami juga sudah setuju dengan keputusan ini." jelas Alarick.


Akhirnya Rychelle pun setuju. Kini mobil Alarick sudah sampai di depan gerbang rumah Rychelle. Alarick pun turun untuk membukakan pintu untuk calon istrinya itu.


"Besok pagi aku akan datang menjemputmu untuk mulai mempersiapkan pernikahan kita." ucap Alarick.


"Oke, hati-hati di jalan ya Mas."


☘️☘️☘️


Keesokan paginya, Alarick dan juga Rychelle mulai sibuk untuk mempersiapkan acara pernikahan mereka berdua.


Sedangkan Teysar dan juga Rychand kini mulai bertugas seperti biasanya. Kali ini mereka akan memanggil Molly Ran dan juga Ludolf Berwyn untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut.


Hasil penyelidikan Molly Ran yang sikapnya terus berubah semakin baik setiap harinya akan mendapatkan keringanan hukuman saat sidang kelanjutannya nanti.


Sedangkan Ludolf Berwyn sendiri kemungkinan akan dipindahkan ke Nusakambangan dan digabungkan bersama dengan 404 terpidana mati yang masih menunggu proses eksekusi.


☘️☘️☘️


Dua minggu kemudian,


Hari pernikahan Rychelle dan Arick pun tiba. Meski persiapan pernikahan mereka sangat singkat, semuanya berjalan sesuai rencana.


Dan kini pernikahannya pun akan ditampilkan secara live oleh salah satu stasiun televisi sesuai dengan permintaan seluruh pemirsa dan juga netizen yang sangat menggidolakan polisi wanita ini.


Jika dulu, berita kematian Rychelle benar-benar membuat duka mendalam bagi seluruh jagat raya. Kali ini berita pernikahan Rychelle pun membuat semua berasa bahagia bahkan turut terharu.


Semua mendukung Rychelle tetap bahagia dengan siapapun pilihannya. Bahkan banyak netizen yang kemudian mengidolakan Teysar dan menghiburnya lewat media sosial agar tidak bersedih.


Sampai-sampai ada seorang wartawan yang kemudian menangkap kebersamaan Teysar dengan Imelda saat di pesta pernikahan Rychelle.


Wartawan tersebut sengaja menyebar luaskan hasil bidikannya dan kemudian membuat para netizen menjodohkan mereka berdua karena terlihat sangat serasi.


Hari ini kecantikan paras Rychelle benar-benar membuat semua orang yang melihatnya pasti terpukau. Gaunnya yang berwarna soft grey yang dipadukan dengan warna peach membuatnya tampak seperti putri kerajaan.


"Hai Mrs. Arick," sapa Alarick menggunakan mic setelah prosesi pernikahan mereka.


Panggilan Alarick membuat Rychelle merona dan tersipu malu.


"Selama ini, aku belum pernah mendengarmu mengatakan cinta secara langsung."


Ucapan Alarick kali ini langsung mendapat sorakan ramai dari pada tamu undangan yang hadir.


"Balasan cinta darimu selalu aku dapatkan dari sorot matamu, bahasa tubuhmu dan juga surat yang pernah kau tuliskan untukku."


Riuh ramai kembali terdengar memenuhi gedung acara. Bahkan MC pun turut memprovokasi keramaiannya.


"Apa kau mencintaiku, istriku tersayang?" tanya Alarick dan kali ini para tamu undangan semuanya terdiam menunggu jawaban Rychelle.


Suasana yang tadinya sangat ramai, kini berubah menjadi hening karena semuanya menantikan Rychelle angkat suara.


"Aku bukanlah tipe wanita yang berani untuk mengatakan hal ini. Jika dengan suamiku sendiri saja aku sangat malu untuk mengatakannya, bagaimana dengan saat ini di depan banyak orang." ucap Rychelle sambil tersipu malu.


"Bukankah cinta tidak perlu banyak untuk diucapkan?"


"Namun sebaiknya kita perlihatkan kesungguhan kita dengan perbuatan yang mencerminkan bahwa kita benar-benar mencintai pasangan kita."


Gemuruh tepuk tangan langsung mengiringi ucapan Rychelle. Meski ia tidak mengucapkan kata-kata cinta secara langsung, tetap saja semua orang tahu bahwa Rychelle sangat mencintai Alarick.


Alarick pun semakin tidak bisa menahan dirinya untuk tidak menyentuh istrinya. Ia pun langsung mendekat ke arah Rychelle dan memegang tengkuk leher istrinya.


Ciumannya langsung mendarat sempurna di bibir Rychelle. Awalnya Rychelle sangat malu untuk membalas pagutan Alarick di depan para tamu undangan.


Namun, akhirnya ia pun membalas permainan bibir Alarick yang semakin dalam mereguk kenikmatan.


Untung saja Alarick masih mengingat masih banyak serangkaian acara yang belum selesai. Perlahan ia melepaskan pagutannya dan mengusap bibir istrinya dengan sangat lembut.


"Kita lanjutkan lagi nanti ya sayang, " bisik Alarick membuat Rychelle kembali merona menahan malu.


☘️☘️☘️


Akhirnya Rychelle menikah juga sama Mas Arick.


Tinggal satu bab lagi nih Novelnya akan tamat. Unboxing Rychelle 😅


Readers tercinta aku, mampir juga yuk ke Novel baru Author, judulnya Kurebut Suami Kakakku


Author spill blurbnya sedikit yaa.


Ecca sangat terkejut saat mendengar kabar pernikahan kakak kandungnya, Nuna dengan seorang lelaki yang sudah lama ia cintai, Belva Quiero.


Terlebih saat kakaknya mengandung dan memaksanya untuk ikut tinggal bersamanya di rumah milik suaminya dengan alasan Nuna ngidam masakan buatan Ecca.


Penolakan Ecca untuk tinggal bersama kakaknya sama sekali tidak diindahkan oleh orang tuanya sendiri dan bahkan mereka sangat setuju jika Ecca tinggal bersama Nuna dan membantunya di masa kehamilannya.


"Semua sudah gila! Aku tidak mungkin melebur rasa cintaku pada Mas Belva jika seperti ini keadaannya. Jangan salahkan aku jika nantinya aku bertindak di luar batasku!" batin Ecca menahan rasa geram.