
Setelah serangkaian persiapan pernikahan Jerry dan Rychelle beberapa hari ini, kini tiba harinya dimana pernikahan mereka akan dihelat.
Sejak pagi Rychelle sudah mulai dirias oleh MUA yang dipesan secara khusus oleh Jerry. Kegundahan Rychelle saat ini membuatnya benar-benar tidak bisa melakukan apa pun untuk menyelamatkan dirinya.
Rychelle's Point of View
Awalnya aku fikir aku adalah wanita yang kuat, yang mampu menyelesaikan semua masalah ku dan membuat diriku merdeka.
Namun ternyata aku salah dalam menduga. Aku hanyalah wanita yang lemah, yang tidak mampu berbuat apa-apa bahkan untuk kebahagiaanku sendiri.
Aku terjebak dalam misi yang aku jalani hingga aku bukan menyelesaikan misi rumit ini, melainkan justru membuatnya semakin rumit. Mungkin kali ini aku memang harus menyerah dan mencoba untuk menikmati hidup baru yang sebentar lagi akan aku jalani.
🎀🎀🎀
"Acaranya sudah hampir dimulai, beberapa tamu undangan sudah hadir dan kini aku diminta untuk menjemput pengantin wanitanya." ucap Chicko Praya.
Pernikahan Jerry dan Rychelle kali ini dihelat di Mansion sesuai dengan keinginan Jerry yang tidak mau mengambil banyak resiko. Mansion juga sudah di jaga sangat ketat, dan bahkan Jerry melarang papinya untuk berkunjung ke Mansion hari ini.
"Apa tidak ada seorang wanita yang menjemputku? Kenapa harus kamu, Chicko? Kau bisa memanggil Inah atau pelayan perempuan yang lain kan untuk mendampingi ku," tanya Rychelle.
"Ini perintah dari Tuan Jorell, Nona. Mari, ikutlah dengan saya!" balas Chicko sambil mempersilahkan Rychelle keluar dari kamarnya.
Rychelle pun mulai melangkahkan kakinya keluar dari kamarnya dan kemudian menuruni tangga sau per satu. Para tamu undangan yang hadir pun berdecak kagum dengan kecantikan calon istri Tuan Jorell yang dikenal dengan Achiella.
Jerry pun memandang ke arah calon istrinya tanpa mengedipkan mata sedikit pun. Hari ini benar-benar akan menjadi hari terindah sepanjang hidupnya karena Achiel akan menjadi miliknya seutuhnya.
Sesampainya di anak tangga paling bawah, Jerry langsung mendekat ke arah Rychelle dan kemudian Rychelle pun langsung mengamit lengan Jerry.
"Kau sangat cantik bidadariku." bisik Jerry.
"Aku gugup, Bang." balas Rychelle yang kemudian mengeratkan pegangan ya di lengan Jerry karena merasa kurang nyaman dengan tatapan pak penghulu yang kini ada di hadapannya.
"Jangan gugup, sayang. Ada aku di sini."
Jerry pun kini langsung mempersiapkan dirinya untuk memulai prosesi pernikahannya dengan Achiel.
"Apa anda sudah siap untuk menikahi wanita yang anda cintai dan hidup bersamanya dalam suka maupun duka?" tanya pak penghulu yang langsung dijawab dengan mantap oleh Jerry.
"Siap!"
"Namun sayangnya aku tetap tidak rela jika putra kebanggaanku menikah dengan wanita yang salah." ucap penghulu tadi membuat Jerry langsung membelalakkan matanya.
"Papi!" pekiknya gusar saat mengetahui bahwa Ludolf Berwyn ternyata menyamar sebagai penghulu yang akan menikah kan Jerry dengan Rychelle.
"Chicko, cepat selamatkan Achiel ku!" teriak Jerry.
Namun, gerak Ludolf Berwyn lebih cepat dari Chicko. Ia langsung mengeluarkan pistol yang sudah ia siapkan di balik bajunya dan menembakkannya ke arah Rychelle.
Sedangkan Jerry pun langsung melindungi Rychelle dari tembakan papinya hingga peluru tersebut kini langsung mengenai punggung kiri Jerry.
"Aaaarrrrgghhh!" pekik Jerry menahan rasa sakit akibat timah panas yang kini bersarang di punggung kirinya sambil memeluk Rychelle.
Melihat Tuannya tertembak, Chicko Praya langsung balas menembak tangan Ludolf Berwyn hingga pistol yang ada di tangannya terjatuh. Sedangkan anak buah Jerry yang berjaga-jaga di luar Mansion pun langsung merapat masuk ke dalam.
"Jangan bergerak! Tempat ini sudah dikepung!" ucap seseorang yang menggunakan seragam khusus anak buah Jorell Kevin.
Setelah kembali dari Mansion putranya, Mami Divya trus berusaha mencari cara agar bisa menghubungi Alarick. Satu hari sebelum pernikahan Rychelle, akhirnya ia pun bisa menghubungi Alarick dengan meminjam ponsel milik orang yang tinggal di samping apartemennya.
Mami Divya langsung mengabarkan putranya bahwa Rychelle benar-benar masih hidup dan akan menikah dengan Jerry besok. Mendengar kabar dari Maminya, Alarick langsung menghubungi Ryan One, Rychand dan juga Teysar untuk bergerak cepat.
Keesokan harinya, tepat dimana hari pernikahan Rychelle, polisi berhasil membekuk semua anak buah Jerry yang berjaga-jaga di sekeliling Mansion satu per satu. Setelah itu mereka semua menyamar menjadi anak buah Jerry dengan mengenakan seragam yang sama.
Flashback OFF
"Apa maksudnya?!" hardik Chicko kepada anak buah Jerry. "Segera tangkap Tuan Bemby (Ludolf Berwyn) dan kita bawa Tuan Jorell ke rumah sakit!" perintah Chicoo Praya.
Beberapa anak buah langsung mengamankan Ludolf Berwyn dan membawanya keluar ruangan. Sedangkan anak buah yang kini berdiri di depan Chicko pun membuka topinya.
"Ryan One," satu nama terucap di mulut Chicko dengan nada terkejut. Namun kemudian ia mengayunkan tangannya untuk menembak Ryan One dan peluru nya langsung bersarang tepat di dada kiri Ryan.
"Ayaaaaaaaah!" teriak Rychelle yang kemudian menghambur ke ayahnya yang terjatuh karena bidikan Chicko Praya.
"Pu tri ku ma sih hi dup." ucap Ryan terbata-bata.
"Cepat tolong ayahku!" teriak Rychelle meminta bantuan.
Beberapa polisi pun langsung megangkat tubuh Ryan One dan segera membawanya ke rumah sakit. Sedangkan saat Rychelle berbalik, ia pun melihat Jerry Berwyn juga dibawa ke rumah sakit dengan polisi yang lain.
Mansion Jerry benar-benar berubah menjadi kalut. Tak lama kemudian Mami Divya pun datang dan mendekat memeluk Rychelle.
"Mami berhasil mencari bantuan, sayang." ucap Mami sambil menangis di pelukan Rychelle.
"Kita harus segera ke rumah sakit, Mami. Ayahku dan Bang Jerry keadaannya sangat kritis." pinta Rychelle dan Mami Divya pun langsung mengangguk dan membawa Rychelle ke rumah sakit.
Sedangkan dari kejauhan, Alarick tersenyum lega melihat Rychelle masih hidup dan dalam keadaan yang baik-baik saja.
"Terima kasih sudah memberitahukan kami tentang dimana keberadaan Rychelle." ucap Teysar sambil menepuk bahu Alarick.
"Oh, iya. Sama-sama. Aku juga sangat berterima kasih karena kalian bergerak dengan sangat cepat." balas Alarick.
Teysar pun mengangguk dan tersenyum. Kini polisi yang lain mulai mengecek setiap sudut Mansion Jerry.
"Lapor Komandan! Kami sudah mengecek seluruh ruangan namun tidak ditemukan satu pun narkotika da obat-obatan terlarang." ucap salah satu anggota kepolisian.
"Maaf sebelumnya, Aipda Teysar. Aku lupa menyampaikan satu hal lagi. Jerry Berwyn sudah tidak lagi mengkonsumsi barang laknat tersebut karena terapi yang diberikan oleh Rychelle selama ini,"
"Tetapi Papi masih menggunakannya dan kita bisa langsung mengecek ke apartemennya." lanjut Alarick lagi.
Mendengar informasi dari Alarick, Teysar pun langsung memberi komando untuk menuju ke apartemen Ludolf Berwyn.
"Alarick, kau bisa ikut bukan untuk membantu kami memeriksa di apartemen papimu?" tanya Teysar.
Alarick terdiam sesaat, sebenarnya ia sudah sangat ingin bertemu dengan Rychelle. Namun kali ini sepertinya bukan waktu yang tepat untuk menemuinya,
"Baiklah, ayo kita ke sana." jawab Alarick.
🎀🎀🎀
Terima kasih banyak udah mau mampir lagi. Jangan lupa yaa dukungan kalian dengan like, comment, vote and giftnya yaa. Tonton iklannya juga.