Arsyila {Princess Of My High School}

Arsyila {Princess Of My High School}
Bag 23 : Ngamoook



...Persahabatan Bagay Kepompong🐛...


..._...


Devan:Arsyila Lo gk pp??


Devan:Sorry syil tadi kita ada kelas di Lab😥


Alzam:Beneran lo di labrak nek lampir??


Devan:Awas aja besok tuh mak2 gue kasih pelajaran👊🏻


Alzam:Iyain aja deh dulu..kyk brani mukul Cewek aja🙄


Devan:Zam hapus!😤 kan kita lagi bujuk Arsyila


Alzam:Oh iya😁


Devan:Hapus Ogeb!


Alzam:Kan gk ada tombol hapus


Devan:😑


Devan:Oh ya tadi Aydan ketemu lo kan syil??


Alzam:Rela bolos tuh dia


Devan:Belum maafin Aydan syil?


Hoam


Arsyila mengerjap-ngerjapkan matanya, tidur nyenyaknya jadi terganggu lantaran suara notifikasi dari ponselnya yang terus berdatangan.


Ia kemudian menggapai ponselnya yang tergeletak diatas nakas dengan data seluler yang masih hidup lupa dinonaktifkan.


"Astaghfirullah".


Arsyila terperanjat ia melebarkan bola matanya.


Nyawanya yang sejak tadi masih setengah mengambang kembali masuk seutuhhnya bukan karna notifikasi dari Wa atau pun data seluler yang masih menyala.


Akan tetapi jam pukul yang sudah menunjukkan jam 14:30 atau setengah tiga menandakan waktu Ashar sudah dekat.


"Ya ampuun kok bisa kelolosan gini".


Arsyila kemudian bergegas menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu dan meyegerakan melaksanakan sholat Zuhur.


Setelah sekian menit berlalu Arsyila akhirnya selesai menunaikan sholatnya..


Namun ia tidak langsung merapikan tempat sholatnya akan tetapi ia menyibukkan diri membaca Al-Qur'an sembari menunggu Azan Ashar yang sudah akan dikumandangkan.


___________


"Huh Alhamdulillah lega banget klo udah selesai nunaiin kewajiban".


Ujar Arsyila yang kini sudah duduk manis diatas kasurnya sambil mengotak atik laptop mencari Drama2 China kesukannya.


Sudah lama sekali bagi Arsyila tak berkunjung ke dalam dunia halunya hingga membuatnya sangat rindu..Lebay gk sih:).


Namun suara deringan telpon mengejutkan atensi Arsyila.


Tertera nama Devan dilayar ponselnya. Astaga Arsyila bahkan sampai lupa dengan notifikasi dari dua sahabatnya yang sudah berjibun sejak tadi.


"Halo Assalamualaikum".


Sapa Devan dari seberang sana ketika panggilannya sudah tersambung.


"Wa'alaikumussalam..Iyaa Van ada apa?"


"Lo gk pp Syil?".


"Iya Van aku gk papa hehe".


"Syukurlah..Udah baca pesan group gk?".


"Belum..Aku gk sempet tadi hehe sorry udah bikin kalian khawatir"


"Nggk papa tapi masalahnya-


Praaaanng


Suara bising dari seberang sana lebihh tepatnya seperti suara benda yang dilempar dan suara orang bertengkar.


"Van..Kenapa?? kok ribut gitu suaranya".


"Duh gimana ya jelasinnya".


"Syill mending lo kesini daripada nih rumah ancur ntar!".


"Hah maksud kamu?? Van kalo ngomong yang jelas! kamu lagi dimana??".


Arsyila jadi panik mendengar kalimat Devan yang terdengar serius.


"Gue lagi dirumah Aydan..Dia lagi ngamuk Syill".


"Ngamuk kenapa??".


"Udah nanti aja lo tau! tunggu gue disana lo lagi dirumah kan??".


"Iya..Tapi-"


"Okey gue jemput! Assalamualaikum".


Tut


Panggilan terputus oleh sepihak.


"Astaga ni orang pada kenapa sih?Aydan mau bakar-bakar rumah kah?? saking shultonnya ya ampe rumah aja dibakar".


Aryila bergumam mengutarakan pikiran konyolnya.


"Kenapa lagi datengnya mepet gini duh blum mandi lagi" Gerutu Arsyila.


"Bismillah mandi 5 menit!".


Arsyila pun berlari kecil menuju kamar mandi untuk segera bersiap-siap.


__________


Kurang 10 menit Arsyila sudah selesai dengan ritual mandinya yang ia biasa namakan mandi kilat.


Arsyila kemudian mengecek notifikasi di handponnya.


2 panggilan tak terjawab


5 Massage


Arsyila gelagapan dan segera menekan massage yang dikirimkan Devan.


Devan


syil gue udah sampe


lo keluar gih


syil?


gue depan gerbang


gue tunggu cepetan ya


"Ya ampuun kok cepet banget sih nyampenya!".


Arsyila melempar asal handponnya dan berlari kecil menuju rak pakaian memilih asal setelan baju syar'i yang cocok menurut nya.


Tok Tok Tok


"Syilaa"


panggil Hera dari arah luar.


*Aduh mama..*


"IYA BUNNNN"


Teriak Arsyila dari dalam.


"Ada temen kamu diluar cepetan turun".


"IYA BUNNDD BARU SELESAI MANDI".


Hera kemudian kembali turun ke bawah menemani Devan mengobrol karna tadi Devan nekat masuk sekalian meminta izin pada Hera dengan alasan untuk membawa Arsyila jalan-jalan bersama Alzam.


"Duh gk usah pake bedak lah! udah putih ntar belepotan".


Ujar Arsyila menimbang-nimbang yang kini sudah berada didepan meja rias.


Arsyila kemudian mengoleskan sedikit liptin dibibiirnya agar tidak terlalu pucat serta memasang hijab segi empat yang mudah dirapikan.


"Dah lah gini aja!".


Finish Arsyila melihat penampilannya tak lupa mengambil tas selempang dan handponnya yang tergeletak tadi kemudian segera turun ke lantai bawah.


"Van.."


"Eh Syil udah siap?".


"Bund Arsyila izin.."


"Ya gk pp tadi Devan udah kasih tau bunda yang penting jaga diri baik-baik ya".


"Iya bund".


Arsyila kemudian tersenyum sambil menyalami tangan Hera diikuti Devan.


"Ya udah kalian hati-hati ya!" Peringat Hera.


"Iya bund kalo gitu kami berangkat dulu ya Assalamualaikum".


"Assalamualaikum tante".


Mereka berdua pun keluar dan segera menghampiri mobil yang sudah terparkir didepan rumah Arsyila.


"Ini kita mau kemana Van?".


Tanya Arsyila saat sudah berada didalam mobil.


"Rumahnya Aydan".


"Lah kan udah dibakar?".


Tanya Arsyila polos yang malah terlihat seperti orang begok.


"Hah? ya ampun Syil kata siapa?? wkwk".


Kekeh Devan.


"Hehe kirain".


"Gue ngebut dikit ya Syil biar cepet sampai".


"Okey".


Devan pun melajukan mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata membuat Arsyila menutup matanya.


Pantes aja cepet nyampenya tadi..Balapan toh ternyata. -Ujar Arsyila dalam hati.


Tak lama mereka pun sudah sampai didepan rumah mewah bertingkat milik Aydan. Arsyila sampai dibuat terpesona.


"Ini rumahnya Aydan Dev?".


"Iya..Jangan heran maklum lah orkay".


"Iya juga sih..Jadi inscure".


Jawab Arsyila tanpa sadar.


"Ngapain inscure lo udah lebih dari sempurna bagi Aydan".


"Iya kah?".


"Iya lah! kalau gk mana mungkin gue sampe bawa lo kerumahnya kayak gini".


"Emangnya Aydan kenapaa?? ish kok aku penasaran".


"Cieee".


"Ish Devan!".


"Gk usah malu-malu gitu syill..Gue tau! kita kan sahabat ngapain harus ditutupin".


"Aishhh malu lah..Ya udah yukk kita masuk".


Ajak Arsyila pada Devan menutupi saltingnya.


Arsyila keluar dari mobil begitupula dengan Devan yang ikut menyusul.


"kok aku grogi Dev..".


"Haha ngapain grogi ayo masuk!".


"Ada orang tuanya gk didalem?".


"Ada lengkap".


Arsyila semakin dibuat grogi karna ini adalah pertama kali bagi Arsyila menginjakkan kaki dirumah laki-laki apalagi Aydan adalah orang yang Arsyila suka.


"Ayook!!".


Devan kemudian menarik pelan lengan Arsyila yang tak bergerak sedikitpun dari tempat berdirinya.


Arsyila hanya menurut pasrah.


"Tante!".


Sapa Devan pada Farah yang sedang merapikan barang-barang yang berserakan.


Lah ini habis ada gempa kah?.


Bingung Arsyila yang berada dibelakang Devan melihat barang-barang disekitarnya yang sudah seperti kapal pecah.


Farah mengangkat kepalanya mendengar panggilan Devan.


Ia terkejut kala melihat Arsyila.


Pantes aja Aydan sampe tergila-gila sama gadis ini..Wajahnya tak jauh berbeda


-Batin Farah


"Eh ini yang namanya Arsyila pasti ya?".


Tanya Farah memastikan sambil tersenyum lembut.


"Iya tan".


"Tante.." Sapa Arsyila sopan sambil menyalami tangan Farah.


"Aydannya mana tan?" Tanya Devan.


"Tuh masih ngamuk".


Farah menunjuk kamar Aydan yang terdengar ricuh.


"Ya udah Arsyila kamu tenangin dulu gih kalo tante sama om udah nyerah..Kayaknya cuma kamu yang bisa jinakin dia".


"Jinak?" Beo Arsyila.


"Mikir apa lo hayooo" Tanya Devan. menebak-nebak pikiran konyol Arsyila.


"Hehe" Cengir Arsyila.


"Maksud tante Aydan tu anaknya keras kepala..Sakit hati dikit semua barang dilempar-lempar, biasanya sama tante dia luluh tapi tadi kayaknya emosi banget..Sana gih dari tadi manggil nama Arsyila terus".


Jelas Farah membujuk Arsyila.


"Oh iya tan.."


"Ya udah tan aku mau anterin Arsyila dulu".


"Okey!" Jawab farah membentuk tanda O dengan jarinya.


...*******...


Gimana gimana???? masih mau lanjut gk!


Sorry ya kemarin Author Sibuk banget jadi lama gk Up😌


Makanya kasih semangat Dong!☺