Always Love You My Husband

Always Love You My Husband
Season 2 ( 28 )



"Amanda sayang ayo bangun, nanti kau terlambat ke sekolah" ucap Sherlin yang membangunin putri nya.


"Amanda masih mengantuk Ma, perjalanan semalam menguras tenaga ku, Dan sampai sekarang aku masih merasa kelelahan Ma"ucap Amanda yang rada masih mengantuk.


"Nanti nak Calvin datang loh kesini buat jemput kau"ucap Sherlin.


"Nanti kau gak merasa malu kalau Calvin melihat mu yang masih tidur saja" ucap Sherlin lagi.


"Baiklah lah Ma, aku akan bangun" ucap Amanda yang sudah membuka matanya.


Amanda pun langsung pergi menuju kamar mandi nya, tapi sebelum itu Amanda merapikan tempat tidur nya.


Itu karna Amanda merasa segan dan malu jika Mama nya yang akan merapikan tempat tidur nya padahal dia sudah besar.


"Gadis yang baik" ucap Sherlin.


Sherlin pun keluar dari kamar itu untuk menyiapkan sarapan putrinya.


Beberapa menit kemudian bel rumah itu berbunyi dan Sherlin pun langsung membuka untuk melihat siapa yang telah berkunjung ke rumah mereka.


"Eh ternyata nak Calvin, mari masuk" ucap Sherlin yang berkata dengan sopan.


"Iya Bibi, Apa Amanda sudah bersiap siap Bi?"tanya Calvin yang tak kalah sopan nya.


"Mungkin sudah nak Calvin, entar lagi dia akan turun kok" ucap Sherlin.


"Mari makan nak"ucap Sherlin yang mengajak Calvin untuk sarapan.


" Tidak Bibi, tadi saya sudah sarapan di rumah"ucap Calvin yang menolak secara halus.


"Oh begitu ya" ucap Sherlin.


"Aku sudah selesai Ma" ucap Amanda yang tiba tiba Sudah turun dari lantai kedua.


"Kau kok cepat sekali datang" ucap Amanda yang melihat Calvin ada di rumah nya.


"Kau cepat saja sarapan nya" ucap Calvin yang tidak merespon perkataan Amanda.


"Amanda ayo cepat sarapan nanti kau bisa telat ke sekolah nya, kasihan nak Calvin kalau menunggu terlalu lama" ucap Sherlin.


"Baik Ma" ucap Amanda yang langsung menuju meja makan.


"Kayak nya Mama mertua akan berada di pihak ku" batin Calvin.


Setelah selesai sarapan Amanda dan Calvin pun pamit pada Sherlin sebelum berangkat ke sekolah.


"Amanda pergi ke sekolah dulu ya Ma" ucap Amanda sambil menyalami tangan Mama nya.


"Calvin pergi ke sekolah dulu ya Bibi" ucap Calvin yang juga menyalami tangan Sherlin.


"Hmm, hati hati ya dan semangat belajar nya"ucap Sherlin.


"Baik Ma "ucap Amanda.


Mereka pun langsung menuju ke mobil dan Calvin langsung melajukan mobil nya.


🌷🌷🌷🌷


Di sekolah terlihat semua siswa dan siswi kembali ke kelas nya masing masing setelah menyelesaikan apel pagi mereka.


Begitu juga dengan Amanda dan teman teman nya yang lain sudah masuk ke dalam kelas.


"*****, pagi ini matahari nya terik banget lagi, apalagi pidato dari pembina nya malah lama kali, sumpah gue kayak sudah merasa seperti ikan asin yang lagi dijemur" ucap Valen yang berceloteh sambil mengelap keringat nya.


"Ya kan itu sehat juga kalau kita Berjemur di bawah terik matahari pagi" ucap Amanda.


"Ya sehat tapi gak lama lama juga" ucap Indah.


"Terserah mu lah, capek gue jelasin nya" ucap Amanda.


"Woi, gue ada pengumuman penting" ucap Andra yang baru tiba dari ruang guru.


"Ada apa??" ucap mereka yang langsung merespon.


"Giliran berita penting loh semua pada dengarin aku"ucap Andra.


"Ya pak ketua tampan, berita nya apa?" ucap Indah.


"Hari ini kita akan free, guru yang mengajar hari ini lagi sibuk mempersiapkan ujian nasional Kakak kelas kita" ucap Andra.


"Hore kita pulang cepat"ucap mereka yang langsung berteriak.


"Tapi kita tidak boleh pulang sebelum jam pulang berbunyi" ucap Andra yang langsung mematahkan semangat teman teman nya.


"Yah sama aja kita akan disini, sungguh membosankan kutu air"ucap Valen yang kesal.


"Apa kau bilang Bancet air??" ucap Andra yang ingin marah tapi tiba tiba teman teman yang tadinya sedang duduk di luar kelas kini pada semuanya masuk ke dalam kelas.


"Siapa yang bancet air??" ucap pak Hamdan yang tiba tiba datang ke kelas mereka.


"Pak Handam" ucap Andra.


"Saya?? Maksud mu saya adalah bancet air??"ucap pak Hamdam.


"Tidak pak, Saya hanya ingin menyapa bapak tadi"ucap Andra yang sudah berkeringat dingin.


"Baiklah, saya datang ke sini untuk menanyakan Kenapa kalian belum pada belajar, siapa ketua kelas disini? Karna dari tadi saya melihat murid kelas ini pada ada yang nongkrong didepan kelas"tanya pak Hamdam.


"Saya pak, tadi saya sudah datang ke ruangan guru pak. Jadi guru yang mengajar di kelas kami tidak bisa masuk karna sedang sibuk mempersiapkan ujian nasional kakak kelas"ucap Andra.


"Oh begitu ya, kalau begitu kalian jangan ribut karna kelas belajar sedang belajar" ucap pak Handam.


"Baik pak" ucap mereka secara serentak.


Pak Hamdam pun pergi dari kelas itu.


"Ya sudah, yok kita ke kantin" ucap Andra.


Semuanya murid yang ada dikelas itu langsung pergi ke kantin untuk makan padahal ini masih pagi, tapi hal itu tidak berlaku bagi mereka.


Amanda pun langsung memmbangunkan Calvin yang tidur di pojok belakang kelas untuk mengajak nya makan di kantin.


"Hei, ayo bangun. Kau gak ikut ke kantin??"ucap Amanda yang membangunkan Calvin.


"Ngenes kali kau sampai tidur di lesehan begini"ucap Valen.


"Padahal dia anak orang kaya. Amanda, Besok suruh aja dia bawa kasur dan bantal aja ke sekolah, dia kan anak sultan" ucap Indah.


"Dasar nih orang tidur kok kayak Kebo" ucap Rahel.


"Betul tuh, ayo kita pergi aja, siapa tahu nanti kita nampak oppa oppa ganteng lewat" ucap Amanda yang sengaja mengeraskan suara nya.


"Oke oke, aku akan bangun" ucap Calvin yang langsung bangun.


"Kau memang harus di gituin dulu baru mau bangun"ucap Amanda.


"Woi sini, gue sendiri disini"ucap Andra yang memanggil Amanda dan yang lainya saat berada dia ada dalam sebuah kantin yang cuma di isi olehnya sendiri.


Maklum lah karna pada jam segitu belum ada murid yang keluar karna mereka saat ini sedang belaja, lain hal nya dengan kelas sebelas Ips 1.


"Kok sendiri sih di sini"ucap Rahel.


"Kawan yang lain pada dikantin sebelah karna mereka pengejar Wi-Fi gratis"ucap Andra.


"Kan Wi-Fi nya sampai ke sini"ucap Valen.


"Bancet air, itu akan sama saja kalau kau tidak tahu kata sandinya. Kau harus beli disana baru kau dapat itu, tuh maka nya mereka pada makan di kantin sana"ucap Andra.


"Jadi kau gak berburu Wi-Fi juga?" ucap Calvin.


"Sorry lah Bro, gue masih banyak kouta"ucap Andra yang merasa belagu.


"Hospot kan lah aku"ucap Amanda.


"Tuh minta dari pacar mu"ucap Andra.


"Gak jadi lah, aku juga banyak kouta" ucap Amanda.


"Buk saya pesan teh hangat aja"ucap Amanda.


"Kok itu sih, kau gak pesan jus atau apalah, ini malah teh hangat"ucap Calvin.


"Calvin ini masih pagi, dan gak baik kalau kita minum es jam segini"ucap Amanda yang mulai berceramah.


"Baiklah, tapi kau gak makan??"tanya Calvin.


"Enggak lah aku masih kenyang"ucap Amanda.


Mereka pun akhirnya menghabiskan waktu di.dalam kantin itu.


"Aku merasa bosan nie"ucap Rahel.


"Samalah"ucap Indah.


"Ya sudah gimana kalau kita tanding main batu gunting kertas, nanti yang kalah akan kena jitak dari yang menang"ucap Andra.


"Siapa yang berani lawan aku? Ada yang berani?"ucap Andra lagi.


"Ayo siapa takut, aku yang akan melawan mu"ucap Valen yang menantang Andra karna dia pun ingin sekali menjitak kepala nya Andra.


Mereka pun memulai permainan nya tapi nasib berkata lain, karna ternyata Valen kalah dari Andra dan dia pun mendapat beberapa kali jitakan dari Andra.


"Ayo kita bermain itu juga"ucap Amanda yang mengajak Calvin.


"Ah tidak lah, aku malas sekali bermain kayak gitu" ucap Calvin yang rada cuek.


"Baiklah"ucap Amanda yang sedikit cemberut.


Amanda pun kembali melihat Indah yamg giliran nya ingin menantang Andra.


Nasib nya pun sama dengan Valen karna dia tetap juga kalah dan mendapat jitakan dari Andra.


Amanda yang tak terima langsung menantang Andra.


"Sekarang giliran aku yang akan menantang mu"ucap Amanda.


"Baiklah" ucap Andra.


Mereka pun memulai permainan nya, dan kali ini di babak pertama ternyata Amanda menang.


Bagaimana tidak, saat itu Amanda memilih gunting sedangkan Andra memilih kertas.


"Sial"ucap Andra yang merutuki nasibnya.


"Sini, siap kan kepala mu teman"ucap Amanda.


Amanda pun langsung menjitak Andra dengan keras dan membuat Andra tidak terima dengan perbuatan Amanda.


"***** sakit kali"ucap Andra yang memegang kepala nya.


"Jangan nangis, aku gak punya uang buat beli dodot mu. Kalau kau nangis berarti kau tuh gak Gentelman. Sahabat ku saja tadi gak ada nangis saat kau jitak tadi"ucap Amanda.


"Ayo kita main sekali lagi"ucap Andra yang masih tidak terima, lain dengan Calvin yang terlihat rada cuek dengan permainan mereka.


"Ayo siapa takut"ucap Amanda.


Mereka pun bermain lagi tapi nasib berkata lain, karna kali ini Amanda kalah dan itu membuat Andra tersenyum dan bahagia.


"Bersiap siap lah kau Amanda"ucap Andra yang ingin membalas dendam.


Andra pun ingin menjitak kepala Amanda dan saat Andra hendak melayang tangan nya, Amanda langsung memejamkan mata nya.


Ternyata saat itu juga Calvin langsung menatap Andra dengan tatapan tajam seolah olah dia berkata akan membunuh Andra jika Andra sampai melakukan itu.


"Oke bro, aku tidak akan melakukan nya"ucap Andra yang sedikit takut karna tatapan tajam Calvin.


Amanda pun langsung membuka mata nya dia merasa sangat bersyukur karna Andra tidak jadi menjitak kepala nya.


"Kau jangan bermain itu lagi, meskipun dari tadi aku cuek saja dan tidak mau main samamu, aku tidak akan membiarkan mu terluka dan dipukul sama orang lain"ucap Calvin.


"Baiklah, aku tidak akan main itu lagi"ucap Amanda.


"Cie, enaknya kalau punya pacar, ada yang jagain dan lindungi dari orang ingin melukai kita"ucap Valen.


Kini jam istirahat pun berbunyi dan saat nya rombongan Amanda kembali ke kelas, tapi berbanding terbalik dari murid lain yang malah ingin ke kantin.


"Cepatan napa jalan nya, orang Valen sudah sampai di kelas, kau sibuk lihatin ponsel mu"ucap Amanda pada Calvin yang masih ketinggalan dibelakang.


"Baiklah sayang, jangan cemberut lagi"ucap Calvin yang ingin merayu Amanda.


Mereka pun ingin berjalan dengan cepat, tapi tiba tiba Calvin melihat botol minuman seseorang yang kebetulan berpapasan dengan mereka.


"Maaf ini botol minuman mu jatuh"ucap Calvin yang mengambil botol minuman yang jatuh di tanah.


"Terima kasih ya kak, perkenalkan nama saya Angelica putri"ucap seseorang yang bernama Angel.


"Ya sama sama , panggil kak Calvin saja"ucap Calvin dengan sopan.


"Apa kak Calvin sudah punya pacar?"tanya Angel.


"Sudah, dan saya adalah pacar nya"ucap Amanda yang tiba tiba nongol.


Itu lantaran Amanda menoleh kebelakang dan melihat Calvin sedang berbicara dengan soerang perempuan .


Amanda marah saat mendengar perempuan itu bertanya status Calvin.


"Tuh Hati dan perasaan mu tolong di jaga ya untuk ku. Ayo kita kembali ke kelas" ucap Amanda pada Calvin


Amanda pun langsung menarik kerah seragam Calvin dan membawa Calvin menuju ke kelas.