
Siang hari ini Sherlin terlihat duduk termenung di kursi dekat taman yang berada di halaman mansion yang luas itu.
Dia sangat merindukan kan Reno,semenjak Reno tidak pulang ke rumah dan malah langsung pergi ke Singapura.
Meskipun Reno tidak pernah menganggap Sherlin ada dirumah itu ,tapi sejak kepergian nya tidak bisa di pungkiri kalau Sherlin memang sangat merindukan nya.
Dia terlihat bosan berada di mansion.
Dia ingin keluar tapi dia takut kalau dia keluar dari rumah, dia akan di marahi oleh Reno.
Ting....
Ada notifikasi pesan yang masuk ke HP Sherlin dan ternyata itu pesan dari Sarah sahabat nya Sherlin.
Sarah:
Eh istrinya Tuan Reno makin sombong aja Semenjak menikah.
Me:
Aku tidak sombong Sarah, aku hanya sibuk beberapa hari ini.
Sarah:
Ya lah tuh, sibuk mengurus suami nya ya? Aku apalah daya hanya seorang jomblo.
Me:
Bukan jomblo Sarah hanya saja jodoh mu belum datang.
Sarah:
Itu sama aja Sherlin.
Me:
Terserah mu lah Sarah, oh ya ada apa tiba tiba chat aku,rindu ya?.
Sarah:
Bisa sih di bilang begitu.
Besok kau ada kegiatan gak? kalau gak ada
yok kita ketemuan aku rindu dengan kalian.Aku dan Dewi sudah putuskan ketemuan nya di tempat biasa saja restoran dekat perusahaan tempat kita kerja .
Me:
Besok, jam berapa? Kebetulan aku juga merasa bosan di rumah sendiri karna Reno sedang berada di Singapura untuk urusan bisnis.
Sarah:
Jam 1 siang ,bagaimana??.
Me:
Baiklah besok aku akan usaha cepat datang.
Sarah:
Ok akan ku tunggu
Sekalian akan ada seseorang ingin bertemu dengan kita karna sudah merindukan kan kita
Me:
Siapa sarah?
Sarah:
Ada deh pokoknya kau datang ajah besok.
Me:
Baiklah sobat ku .
~~
Keesokan hari Sherlin sudah siap untuk bertemu dengan sahabat nya.
Dia memakai dress putih dan memakai Highheel dengan warna senada.
Sherlin memilih memakai make up natural dan tidak memakai bedak terlalu tebal
karna Sherlin terlihat sangat cantik dengan make up natural.
Sherlin keluar dari kamar nya dan Bi Ina cukup terkagum melihat penampilan Sherlin yang terlihat cantik.
"Mau ke mana Nak Sherlin cantik cantik begini?"ucap Bi Ina menggoda.
"Ih Bibi jangan gitu, Sherlin kan jadi malu" ucap Sherlin yang malu.
"Oh ya Bi,Sherlin mau keluar sebentar ya. Biasa, mau ketemuan sama Sarah dan Dewi
Sekarang mereka sudah menungguku,aku pergi dulu ya Bi"ucap sherlin
"Ya Nak Sherlin, hati hati ya dijalan.Apa mau diantar sama pak Tarno gak? "tanya Bi Ina
"Tidak usah Bi, Sherlin naik taksi saja."ucap Sherlin kemudian pergi menaiki taksi yang memang sudah di pesan Sherlin.
Sesampai nya di restoran terlihat Sarah dan Dewi melambaikan tangan ke arah nya.
"Sherlin... kesini" teriak Dewi.
"Iya tunggu"ucap Sherlin sedikit kesal dengan Dewi yang suara nya tidak bisa pelan ketika bicara maupun memanggil orang.
"Dah lama nunggu?"tanya Sherlin ketika sudah sampai di meja yang di tempati oleh Sarah dan Dewi.
"Gimana kehidupan pernikahan mu Sherlin?"tanya Sarah yang sedikit kepo.
"Dia hebat gak saat di ranjang?? tanya Sarah lagi.
"Ih apaan sih"ucap Sherlin terlihat sangat malu.
Meskipun mereka belum pernah melakukan nya tapi mendengar kata itu Sherlin jadi sangat malu.
Kehidupan pernikahan kami baik baik saja" bual Sherlin.
(Aku berharap kalian menikah dengan orang yang mencintai kalian, tidak seperti ku.Aku minta maaf karna sudah membohongi kalian karna aku gak mau kalian khawatir sama ku) batin Sherlin.
"Sudah lah gak usah bahas itu lagi, kasihan aku yang jomblo disini"ujar sarah
"Makanya cari pacar donk"timpal Dewi
"Sudah jangan bertengkar lagi "ucap Sherlin memberhentikan kan pertikaian mereka karna Sherlin takut kalau nanti mereka akan akan sakit hati karna perkataan mereka sendiri.
"Mbak.. saya pesan jus yang sama dengan mereka "tunjuk Sherlin ke arah Sarah dan Dewi.
"Iya tunggu ya mbak"ujar pelayan.
Dan tak lama kemudian minuman yang di pesan Sherlin akhirnya tiba.
"Ini Mbak"
"Terima kasih Mbak"ucap Sherlin dengan sopan dan tersenyum.
"Sama sama "ucap pelayan restoran itu sambil membalas senyum Sherlin.
"Eh ada yang mau datang kesini loh"ujar Sarah sambil meminum jus nya.
"Iya siapa ya?Kata Sarah ada yang merindukan kita"tanya Sherlin penasaran.
"Itu loh si Heri Erlangga teman konco kita waktu Sma dan sekarang dia sudah sukses bekerja di perusahaan nya sendiri"ujar Dewi.
"Heri??"ucap Sherlin.
"Iya aku "ucap seseorang yang sudah ada di belakang Sherlin.
"Heri!! "ucap mereka bersamaan.
"kalian kok terkejut gitu sih, seperti lihat hantu aja"ucap Heri yang kesal.
"Ih kayak mana enggak terkejut, kau tiba tiba nongol gitu"ucap Sarah.
" kamu kok makin tampan aja sih Heri"ucap Dewi.
"Biasa aja kok" ucap Heri.
"Ih gak percaya.Sherlin ...Heri makin tampan aja kan?"tanya Dewi kepada Sherlin.
"Iya,kau semakin tampan saja Heri"ucap Sherlin
"Kau juga terlihat semakin cantik Sher"ucap Heri kepada Sherlin.
"Ih kok cuma Sherlin aja yang di bilang cantik"ucap Dewi sedikit kesal.
"Kalian juga cantik kok tapi lebih cantikan Sherlin "ucap Heri sambil menatap Sherlin.
Heri adalah salah satu sahabat Sherlin. Tapi ketika masuk perguruan tinggi, Heri kuliah di Jepang dan akhirnya mereka terpisah. Meskipun begitu mereka masih tetap berhubungan kontak melalui via telpon.
Semenjak Sherlin menikah, dia sudah jarang bahkan tidak pernah menghubungi Heri lagi.
Tapi Sherlin masih tetap menganggap Heri adalah sahabat nya.
Heri ternyata menaruh hati pada Sherlin sejak Sma tapi Heri hanya bisa mencintai nya secara diam diam.
"Kau terlihat makin cantik Sherlin, aku masih sangat mencintai mu. Tapi aku tidak tau, apakah kau akan membalas perasaan ku jika aku mengutarakan perasaan ku ini (batin Heri).
Setelah berbincang dan meluapkan rasa rindu.
Mereka akhirnya nya pergi meninggalkan restoran.
Sarah dan Dewi sudah pergi duluan dengan menggunakan mobilnya Dewi .Tinggallah Heri dan Sherlin yang sudar berada di luar restoran itu.
"Kau pulang sama siapa?Bagaimana kalau aku mengantarmu pulang? "tanya Heri.
"Aku pulang naik taksi saja Heri"ucap Sherlin
"Aku gak mau merepotkan mu" ucap nya lagi.
"Enggak merepotkan kok, ayo naik kemobil ku. Aku akan mengantar mu pulang, bahaya kalau kau pulang sendiri.Lagian sebentar lagi akan malam"ucap Heri yang sedikit khawatir.
"Tidak usah Heri"ucap Sherlin.
"Aku tidak suka penolakan Sherlin, Aku tidak mau kau pulang sendiri. Apa kau tega menolak permintaan sahabat mu ini"ucap Heri.
"Baik lah "ucap Sherlin menaiki mobil Heri.
Didalam mobil mereka hanya diam setelah membawa mobil cukup lama akhirnya mereka tiba didepan gerbang mansiion yang terlihat sangat besar dan megah itu.
Ketika Sherlin hendak keluar,Heri tiba tiba menghentikan Sherlin.
"Sher, ada yang ingin aku bicara kan padamu?"ucap Heri.
**
Hai readersku
Apa kabar? semoga kalian baik baik saja
Selamat membaca ya
Jangan lupa beri like dan komentar kalian ya
Mohon dukungan nya