Always Love You My Husband

Always Love You My Husband
Season 2 ( 3 )



Waktu terus berjalan dan tak terasa sekarang Amanda telah selesai mengikuti ujian semester ganjil.


Kini mereka telah di libur semester selama 2 minggu.


Dan seperti biasa Amanda mendapatkan peringkat 1 lagi.


Tapi lagi lagi hanya Ayah nya yang datang kesekolah itu untuk melihat dan mengambil hasil raport Amanda.


"Amanda, sampai jumpa di semester genap lagi Ya" ucap Wulan.


" Aku mau liburan ke rumah Nenek ku yang ada di padang loh" ucap Wulan lagi.


"Benarkah?? Jangan lupa bawa ole ole kalau sudah kembali ke sini ya " ucap Amanda.


"Ok... kalau soal itu aman kok"ucap Wulan.


"Kau tidak pergi liburan? ucap Wulan pada Amanda.


"Enggak Wulan, orang tua ku lagi belum ada rezeki" ucap Amanda yang berbicara benar adanya.


"Oh gitu ya" ucap Wulan.


"Ya sudah aku pergi dulu ya. Soalnya Mau siap siap dulu karna Sekitar jam 10 nanti kami akan berangkat ke padang" ucap Wulandari.


"See you soon again Amanda" ucap Wulandari sambil melambaikan tangan nya.


🌷🌷🌷


Kini sudah seminggu Amanda hanya liburan di rumah nya.


Mulai dari melakukan pekerjaan rumah, main hp, Makan kemudian tidur.


Begitu lah kegiatan Amanda yang terus berputar selama seminggu ini.


Hari ini Amanda tengah sendiri rumah.


Ayah dan Ibu pergi karna ada urusan yang sangat penting yang mau diselesaikan.


Sedangkan Alan pergi bermain sama teman nya.


Disiang hari dengan cuaca yang panas dan terik, tiba tiba ada yang bertamu kerumah Amanda.


"Ada apa Pak? Ayah dan Ibu sedang keluar rumah" ucap Amanda.


"Tidak Nak, Bapak mau istirahat dan berteduh diteras ini saja" ucap Bapak itu.


Amanda terlihat sedikit takut pasal Bapak itu terlihat sedikit aneh.


"Jangan takut Nak, Bapak tidak orang Jahat"ucap Bapak itu.


"Iya Pak" ucap Amanda.


"Bagaimana bisa Bapak itu tahu apa yang sedang ku pikirkan" batin Amanda.


"Tunggu ya Pak, Amanda masuk kedalam sebentar" ucap Manda.


Manda langsung masuk kedalam rumah dan langsung menuju dapur untuk membuatkan Bapak itu secangkir teh.


Setelah selesai membuat secangkir teh itu, Manda pun langsung pergi ke teras rumahnya dan memberikan secangkir teh kepada Bapak itu.


"Ini Pak, maaf Manda cuma bisa buat ini"ucap Manda.


"Tidak perlu repot repot Nak, Bapak cuma mau berteduh Saja" ucap Bapak itu.


"Tidak masalah Pak, silakan di minum Pak"ucap Manda dengan sopan.


"Terima kasih Nak" ucap Bapak itu dan kemudian meminum teh itu.


Amanda hanya tersenyum menanggapi perkataan bapak itu.


"Kau punya Aura yang Sangat kuat Nak"ucap Bapak itu tiba tiba.


"Maksud Bapak? "tanya Manda yang terlihat keheranan mendengar perkataan Bapak itu.


"Terlihat banyak penderitaan yang akan datang dihidup mu Nak, tapi disetiap penderitaan itu kau akan mendapat kebahagiaan yang datang di luar dugaan mu"ucap Bapak itu.


"Apakah Bapak seorang peramal?" ucap Amanda tiba tiba.


" Seperti nya panas matahari sudah mulai berkurang, kalau begitu Bapak pergi dulu ya"ucap Bapak itu tanpa menjawab pertanyaan Amanda.


"Tapi Bapak belum menjawab pertanyaan Amanda" ucap Amanda yang mencoba memanggil bapak itu.


Bukan mendengar panggilan Amanda, Bapak itu malah pergi tanpa menjelaskan arti perkataannya yang membuat Amanda bingung tadi.


"Ah mungkin Bapak itu, tidak waras ya" ucap Amanda dalam hatinya.


Amanda menganggap perkataan Bapak itu hanya sebagai Lelucon belaka.


Penderitaan memang sudah sering terjadi padanya, tapi dia tidak tahu apa dia akan dapat kebahagiaan.


Dia tidak ingin kebahagiaan lain, yang dia hanya inginkan adalah kebahagiana dengan mendapat kasih sayang dari Ibunya.


Hanya dengan itulah kebahagiaan Amanda didunia terasa sempurna


🌷🌷🌷🌷🌷


Hari liburan sudah mau selesai, kini waktu nya Amanda untuk masuk ke sekolah lagi.


Amanda melihat Wulan sudah pulang dari kampung neneknya, tapi Amanda tidak mendapat chat dari Wulan.


Padahal Wulan pernah mengatakan kalau dia akan menghubungi Amanda jika dia sudah sampai di rumah.


Sudah 2 hari Wulan sudah pulang kerumah, tapi dia masih belum dan tidak ada memberitahu Amanda.


Amanda berpikir mungkin Wulan kecapean karna perjalanan jauh sehingga dia tidak sempat Menchat Amanda kalau dia sudah tiba di Ujung Batu.


Di hari senin pagi, Amanda sudah bersiap untuk berangkat ke sekolah.


Dia pun pergi ke rumah Wulan, karna selama ini Amanda selalu berangkat ke sekolah bersama dengan Wulan


"Paman, Apa Wulan nya ada?"tanya Amanda yang sudah tiba di depan rumah nya Wulan.


"Wulan nya sudah berangkat barusan Nak"ucap Ayah Wulan.


"Oh sudah berangkat ya Pak"ucap Amanda.


"Iya" ucap Ayah Wulan.


"Oh kalau begitu Manda pergi dulu ya Paman"ucap Manda.


"Iya" ucap orang tua Wulan.


Manda langsung mempercepat langkah kaki nya untuk menuju kesekolah.


Karna jam di handphone nya Manda sudah menunjukkan pukul 06.47 Wib


Sedang kan dia masuk pukul 07.00


Ya dia punya waktu 13 menit ke sekolah hanya dengan berjalan kaki.


Jika seandainya Amanda naik motor, itu hanya memakan waktu 6 atau 7 menit jika kecepatan sedang.


Tapi Sekarang dia sedang berjalan kaki, dia tidak tahu apakah nanti dia akan terlambat atau tidak.


Untuk itulah Manda mempercepatkan langkah kaki nya agar cepat sampai kesekolah nya.


"Tumben sekali Wulan berangkat duluan ke sekolah tanpa memberitahu ku"ucap Amanda sambil mempercepat langkah kakinya.


"Biasa dia memberitahu jika dia berangkat duluan Di saat dia lagi piket kelas. Tapi hari ini dia tidak ada jadwal piket" batin Amanda.


Dalam perjalanan Manda hanya memikirkan Wulan yang mendadak tidak ada memberitahukannya kalau dia sudah pergi kesekolah.


Manda merasa ada perubahan dari sikap nya Wulan.


Tapi Manda langsung menepiskan pikiran itu jauh jauh.


Mungkin Wulan kelupaan, itulah yang ada dalam pikiran Amanda lagi.


Sekarang Manda sudah keluar dari simpang rumah nya, terlihat Manda berjalan di pinggir Jalan raya itu.


Tapi tiba tiba ada mobil putih yang mengklaksonnya.


Amanda terkejut mendengar suara mobil yang tiba tiba mengejutkan nya.


"Ayo masuk" ucap pria yang ada di dalam mobil berwarna putih itu.


"Kak Fitra" ucap Manda dalam hatinya.


Dia heran kenapa Kak Fitra menghentikan mobil miliknya di pinggir jalan ini.


Amanda sangat mengingat laki laki yang ada pada mobil ini.


Iya dia adalah orang pernah Manda minta nomor ponsel nya Saat Mos waktu itu.


Dia adalah Fitra Wijaya orang yang paling digemari oleh semua siswi yang ada di Sman 1 Bina Bangsa.


"Ayo masuk, nanti kau bisa terlambat jika kau berjalan kaki" ucap Fitra lagi.


"Benar, aku bisa terlambat jika aku berjalan kaki padahal sekarang sudah jam 06.52" batin Amanda.


Manda pun langsung masuk kemobil itu.


Setelah itu Fitra pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


"Kau jalan sendiri?" tanya Fitra.


"Iya" ucap Manda yang terlihat sangat grogi.


Dia juga merasa keringat dingin, meskipun hanya sekedar menjawab pertanyaan dari Kak Fitra.


"Terima Kak" ucap Amanda saat mobil itu sudah terparkir.


"Iya sama sama" ucap Fitra lagi.


Amanda pun langsung keluar dari mobil dan berjalan menuju kelas nya.


Semua orang yang masih ada diluar kelas memperhatikan Amanda yang keluar dari mobil lelaki yang paling di gemari oleh para siswi di Sma itu dengan tatapan horor.


Tapi Amanda tidak memperdulikan itu, dia hanya pergi berjalan menuju kelas nya.


Saat sudah sampai di kelas, Amanda melihat Wulan yang sedang duduk bersama Shinta yang juga seorang siswi yang paling di gemari oleh para siswa dikelas itu.


Belakangan ini Amanda memang melihat Wulan sering bergabung dengan Shinta dan kelompoknya.


Dan itulah membuat Wulan sedikit berubah.


"Wulan, kau ternyata sudah sampai"ucap Amanda.


Wulan tidak menjawab dia malah pergi ke kantin bersama Shinta.


Ya sekarang Wulan sudah berubah drastis semenjak berteman dengan Shinta.


Bahkan Wulan sudah mulai bermake up,


padahal waktu itu wulan masih polos sama sepertinya.


Amanda tidak memperdulikan itu jika Wulan tidak mau berteman dengannya.


Semenjak perubahan sikap Wulan yang tidak mau berteman dengan nya.


Amanda mulai kembali berjalan kaki ke sekolah.


Terkadang setiap pulang Amanda sering melihat Wulan yang pergi entah kemana bersama dengan Shinta dan teman yang lainnya.


Bukan hanya itu, semenjak Amanda pernah berangkat sama dengan Fitra saat itu.


Fitra sering menghubungi nya, Amanda bingung dari mana Kak Fitra mendapatkan nomornya.


Amanda pun berpikir kalau nomornya mudah didapat oleh Kak Fitra, karna dia adalah anak orang kaya, apa yang ga bisa dilakuan nya selama masih ada uang.


Sejak itu Amanda dan Fitra sering Berhubungan dengan melalui telponan. Dan tenyata Amanda mulai Menaruh hati pada Fitra.


Terlihat Fitra juga sering mendatangi kelas Amanda dan itu membuat semua Siswi disana marah dan cemburu.


Termasuk Shinta dan Wulan.


Fitra sangat sering memberi makanan pada Amanda saat sedang istirahat.


Dan bahkan fitra juga memberikan Amanda sebuah kalung yang bilang cukup mahal.


Ya itu karna Fitra orang yang cukup kaya sehingga dia mudah jika cuma membeli kalung seperti itu.


Suatu hari Fitra meminta Amanda untuk menjadi pacarnya.


Dengan kata lain Fitra menembak Amanda.


Amanda terkejut dengan perkataan nya Fitra dan dia pun mau menerima Fitra karna Amanda memang menyukai Fitra.


Kini mereka pun pacaran.


Saat pelajaran sedang kosong Wulan dan Shinta mendekati Amanda yang tengah duduk di kursi nya.


"Hei kau, apa kau pikir kau cocok berpacaran dengan Kak Fitra"ucap Shinta.


"Kau sangat tidak cocok karna kak Fitra itu orang kaya dan anak pejabat, Sedangkan kau hanya orang miskin karna pekerjaaan Ayah mu hanya seorang buruh"ucap Wulan.


Hati Amanda sakit mendengar perkataan Wulan.


"Apa salah jika Aku dekat dengan kak Fitra?"ucap Amanda.


"Iyalah, jika kak Fitra tahu kalau Ayah mu hanya seorang buruh bangunan mungkin dia akan minta putus denganmu karna dia malu pacaran dengan anak seorang buruh" ucap Shinta.


Mereka pun pergi ke kantin, dan meninggal kan Amanda.


Saat sedang istirahat Amanda langsung mendatangi kelas Fitra.


"Tuh pacar mu datang"ucap teman nya Fitra.


Fitra yang melihat Amanda yang berdiri di pintu kelas nya langsung segera menemui nya.


"Ada apa, tumben kesini "ucap Fitra.


Amanda langsung membawa Fitra ketempat sepi.


Dan Fitra pun sempat merasa heran dengan sikap Amanda hari ini.


"Aku ingin mengatakan sesuatu padamu"ucap Amanda.


"Apa?" ucap Fitra yang terlihat sangat menunggu perkataan yang keluar dadi mulutnya.


"Aku ingin mengatakan kalau Ayah ku hanya bekerja sebagai buruh bangunan" ucap Amanda.


"Ayah mu seorang buruh bangunan" ucap Fitra.


"Iya" ucap Manda.


"Apakah kau malu punya pacar yang Ayah nya bekerja sebagai buruh bangunan" ucap Manda lagi.


"Iya"ucap Fitra.


"Apa nanti kata mereka yang ada disekolah ini. Mereka akan mengatakan Fitra anak seorang pejabat berpacaran dengan kekasih yang ayah nya hanya seorang buruh"ucap Fitra.


Hati Manda terasa sakit mendengar perkataan Fitra.


"Apa kah kau malu?" tanya Amanda.


"Iya aku malu" ucap Fitra.


"Tapi aku tidak malu jika Ayahku hanay seorang buruh" ucap manda lagi.


"Iya karena dia Ayah mu bukan Ayahku" ucap Fitra.


"Dan aku raaa hubungan kita cukup sampai disini" ucap Fitra lagi.


"Baiklah " ucap Amanda.


Amanda pun melangkah kaki nya pergi dari tempat itu.


"Tunggu" ucap Fitra.


"Apalagi"ucap Amanda yang berbalik menghadap Fitra lagi.


Fitra langsung mendekati Amanda.


Terlihat Fitra mengambil sesuatu dari Lehernya Amanda.


"Aku hanya mau mengambil kalung ini"ucap Fitra.


Ternyata Fitra mengambil kalung yang pernah diberi oleh Fitra waktu itu.


"Ambillah, lagian aku tidak memerlukan nya"ucap Amanda.


Setelah itu Amanda langsung pergi ke tolilet sekolah itu.


Didalam Wc dia meneteskan air matanya.


Ternyata benar yang dikatakan oleh Wulan, Dia memang ga cocok bersama Fitra karna dirinya hanya anak seorang buruh.


"Manda kau tidak perlu Menangisi orang seperti itu" batin Manda.


"Jika Kak Fitra memang benar tulus mencintaimu, dia pasti akan akan menganggap mu sangat berharga walau pun kau hanya seorang anak buruh"ucap nya pada dirinya sendiri.


"Jika dia mencintaimu, dia tidak akan membuat mu sakit hati seperti ini yang mana akan membuat dia kehilangan. Sekarang kau sudah tahu jika dia memang tidak baik untukmu, jadi kau harus melupakanya" ucap nya lagi.


Cukup sampai disini ya teman


Info


Kali ini aku akan lanjut ke season 2.


Dan itu akan menceritakan tentang Putri kedua Reno yang ternyata juga dinamai Amanda.


Kalian ikuti terus ya kisah Amanda sampai dia menikah yang mana akan membuat kalian akan menangis tertawa dan kesal.


Tapi kalian jangan khawatir karna di season dua ini, Reno dan Sherlin tetap akan ada kok.


Dan aku harap kalian jangan kecewa karna mereka tidak akan terlalu sering muncul.


Karna di season 2 ini hanya fokus pada Amanda saja.


Aku mohon kepada kalian jangan berkomentar yang tidak sedap ya.


Karna saya juga manusia biasa yang tak lepas dari kesalahan.


Aku minta maaf jika novel saya tidak terlalu menarik dimata kalian.


Tapi aku akan terus berusaha untuk membuatnya semenarik mungkin.


Untuk Itu lah aku sangat memerlu saran baik dari kalian


Selamat Membaca ya


Jangan lupa mampir ke novel kedua ku ya


"**Takdirku hidup bersama mu"


Saranghae semua nya