Always Love You My Husband

Always Love You My Husband
Season 2 ( 16 )



Saat Calvin ingin menjalankan aksinya, tiba tiba pintu kamarnya terbuka dan terdengar lah suara orang yang menjerit dari pintu kamar itu.


"Ahhhhhrgg....."teriak seseorang dari pintu kamar Calvin.


"Calvin!!! Apa yang kau lakukan??" ucap orang itu.


Calvin pun sontak langsung bangkit dari tubuh nya Amanda.


Begitu juga dengan Amanda yang langsung terduduk saat seseorang masuk ke dalam kamar Calvin.


"Begini Cynthia, Apa yang kau lihat tidak seperti yang kau pikirkan" ucap Calvin.


Ternyata orang masuk ke dalam kamar nya Calvin adalah Chynthia sepupu nya Calvin.


"Kau bilang tidak seperti yang aku pikirkan, jadi apa yang aku lihat tadi"ucap Chynthia sambil menjewer telinga nya Calvin.


"Jika aku saja tidak datang, mungkin kau akan melakukan hal yang akan merugikan bagi Amanda"ucap Cynthia lagi yang menjewer telinga Calvin dengan kuat.


"Argghh... sakit Chynthia, tolong lepaskan"ucap Calvin yang kesakitan saat Cynthia menjewer telinga nya dengan kuat.


"Aku tidak akan melakukan itu pada orang yang ku cintai, aku hanya ingin mencium nya"ucap Calvin yang memegang telinga nya saat Cynthia melepaskan jeweran itu.


"Hanya ingin mencium nya hah" ucap Cynthia yang marah mendengar perkataan Calvin.


"Iya" jawab Calvin tanpa merasa berdosa.


"Calvin!! Semua nya memang akan dimulai dari ciuman dan kau pasti akan melakukan hal yang lebih dari itu jika ada setan yang merasuki mu. Kau harus ingat kalian masih anak sekolah, dan masa depan Amanda masih panjang" ucap Chythia yang marah dan berteriak.


"Ya setan nya adalah dirimu yang tiba tiba nongol disini" ucap Calvin yang sambil menutup telinga karna teriak Chynthia tadi.


"Calvin!!" ucap Cynthia yang berdecak kesal karna perkataan Calvin barusan.


"Maaf...., Aku pun juga tidak bodoh Chynthia karna aku juga tidak akan mau menghancurkan masa depan orang yang aku cintai" ucap Calvin.


"Kau mau ngapain kesini?? Ganggu orang saja" ucap Calvin yang to the point Menanyakan kedatangan Cynthia kerumah nya.


"Aku hanya ingin menjenguk mu" ucap Cynthia sambil meletakkan parcel buah buahan yang dia pegang dari tadi.


"Oh begitu" ucap Calvin.


"Aku dapat kabar dari ayah ku yang pikun itu kalau kau sedang sakit, maka nya aku langsung datang ke sini" ucap Cynthia.


"Oh jadi pantasan saja aku tidak ada keterangan izin sakit di kelas ku, sampai sampai Amanda pun tidak tahu kalau aku sedang sakit" ucap Calvin.


"Kalau soal itu, aku minta maaf" ucap Cynthia.


"It's okay, no problem" ucap Calvin yang terlihat santai.


"Kalau begitu aku pulang dulu" ucap Cynthia.


"Kok cepat sekali" ucap Calvin.


"Ngapain aku berlama lama di sini kalau kau juga akan menghabiskan waktumu sama pacar baru mu" ucap Cynthia.


"Terserah kau lah" ucap Calvin.


"Ya sudah, kalau begitu aku pergi dulu" ucap Cynthia yang langsung keluar dari kamar itu.


Amanda sejak tadi hanya diam mendengar perkataan mereka.


Ada rasa sedikit cemburu di dalam diri nya saat Calvin yang bicara begitu santai nya pada Cynthia.


Begitu juga saat Cynthia yang begitu mudah nya menjewer telinga Calvin, seolah olah mereka itu adalah pasangan kekasih.


Jujur Amanda saja belum pernah melakukan hal seperti itu pada laki laki meskipun itu adalah pacar nya.


"Kau kenapa? Apa yang sedang kau pikirkan?"tanya Calvin yang melihat Amanda hanya termenung saja.


"Tidak ada apa apa kok " ucap Amanda.


"Benarkah? "tanya Calvin.


"Iya" ucap Amanda.


"Kalau begitu kau berbaring lah, kau harus istirahat dan tidur agar kau cepat sembuh"ucap Amanda yang mengalihkan topik pembicaraan.


"Baiklah" ucap Calvin.


Calvin pun langsung berbaring dan mengikuti apa yang di perintahkan oleh pacar nya.


"Kau mau kemana??"tanya Calvin saat dia melihat Amanda yang ingin melangkah keluar dari kamar itu.


"Aku mau pulang saja" ucap Amanda.


"Kenapa cepat sekali pulang nya??" ucap Calvin.


"Tidak ada, aku hanya ingin pulang saja" ucap Amanda.


"Temani aku tidur" ucap Calvin tiba tiba.


Amanda tercengang mendengar perkataan Calvin.


"Tidur??" tanya Amanda.


"Aku tidak berpikir yang macam macam, hanya sekedar tidur di samping ku saja" ucap Calvin.


"Aku beberapa hari ini tidak bisa tidur dengan nyenyak" ucap Calvin lagi.


"Jadi apa urusan nya sama ku?" ucap Amanda spontan.


"Ck,,Kenapa dia berbicara seperti itu??"batin Calvin.


Calvin pun langsung menarik Amanda dan membuat tubuh Amanda berbaring disamping nya.


"Kau kenapa??Apa ada yang menganggu pikiran mu??"tanya Calvin sambil memeluk Amanda.


"Tidak ada"ucap Amanda.


"Baiklah, aku akan menemani mu, kau tidurlah" ucap Amanda lagi.


"Hmmm, terima kasih sayang" ucap Calvin sambil memejam kan mata nya dan memeluk Amanda.


Tak lama kemudian Amanda mendengar nafas Calvin yang mendengkur.


"Kau tertidur pulas ya" ucap Amanda sambil memegang wajah nya.


Amanda terus menatapi wajah Calvin yang sudah tertidur pulas sehingga lama kelamaan pun Amanda mengantuk dan memejam kan matanya.


Kini mereka pun tidur pulas dengan posisi yang saling berhadapan.


Di sore hari Amanda pun terbangun dari tidur nya, saat sudah membuka mata nya, dia terkejut saat melihat kesamping nya dan ternyata dia sudah tak mendapati keberadaan Calvin.


"Kemana dia??"batin Amanda.


"Kau sudah bangun??"ucap seseorang yang keluar dari kamar mandi.


"Iya" ucap Amanda yang wajah nya tiba tiba berubah terlihat menjadi merah merona.


Bagaimana tidak merah merona, jika dia melihat pemandangan yang sangat indah di hadapan nya.


Amanda melihat Calvin yang keluar dari dalam kamar mandi dengan hanya menggunakan selembar handuk putih yang melilit dipinggang nya dan menutup bagian terpenting dari tubuh nya.


Amanda pun langsung mengalihkan pandangan nya ke arah lain, agar dia tak melihat pemandangan yang akan membuat jantung nya berdebar kencang.


"Calvin!! Segera pakai baju mu" ucap Amanda yang berteriak kesal.


"Kau kenapa lagi??"ucap Calvin yang melihat Amanda tidak mau memandang nya.


"Apa kau tidak bisa keluar dengan menggunakan baju mu? Kenapa kau harus keluar dengan hanya menggunakan selembar handuk itu" ucap Amanda yang masih menatap ke arah lain.


"Karna aku baru selesai mandi, dan aku keluar hanya karna aku hanya mau mengambil bajuku" ucap Calvin.


"Kenapa tadi kau tidak membawa bajumu??"ucap Amanda.


"Karna aku sudah terbiasa setelah siap mandi baru aku ambil pakaian di dalam lemari"ucap Calvin.


"Mulai hari ini kau harus terbiasa bawa pakaian ke dalam kamar mandi" ucap Amanda.


"Kenapa???"tanya Calvin.


"Ya karna aku yang mengatakan nya, apa kau tidak mau menuruti perkataan ku?"ucap Amanda.


"Oke Akan akan lakukan" ucap Calvin.


"Oh my god, baru jadi pacar sudah begini, Gimana nanti kalau sudah jadi istri ya??" batin Calvin.


Calvin pun mengambil pakaian nya dan masuk ke dalam kamar mandi lagi.


Sedangkan Amanda ke kembali ke dapur untuk melakukan sesuatu.


Setelah beberapa menit akhir nya Calvin pun sudah selesai berpakaian, dia pun keluar dari kamar mandi dan melihat Amanda yang sudah tidak ada lagi di dalam kamar itu.


"Kemana dia??batin Calvin.


"Apa dia sudah pulang??"ucap Calvin.


Calvin langsung keluar dari kamar nya menuju ke dapur untuk mengambil air mineral.


Jujur Entah kenapa saat ini Calvin merasa sangat haus sekali.


"Amanda, kau masih di sini?" ucap Calvin saat melihat Amanda yang ternyata sedang ada di dapur.


"Hmmm" ucap Amanda yang hanya berdeham.


"Apa yang sedang kau lakukan? tanya Calvin lagi.


"Aku lagi memanasi sisa bubur yang ku masak tadi, kan sayang kalau di buang" ucap Amanda.


"Ya sayang" ucap Calvin tiba tiba.


"Apa apaan sih" ucap Amanda.


"Kan kau tadi bilang sayang sama ku" ucap Calvin.


"Tidak...aku hanya mengatakan sayang pada Makanan nya" ucap Amanda.


"Sudah lah jangan bahas itu, ayo duduk dan kau harus makan" ucap Amanda lagi.


"Baiklah" ucap Calvin yang sedikit cemberut.


"Apa Amanda tidak bisa sedikit romantis saja sama pacar nya" batin Calvin.


"Ini" ucap Amanda sambil meletakkan semangkuk bubur ayam dan segelas air mineral di meja makan itu.


"Cepat habiskan ya" ucap Amanda.


"Hmmm iya"ucap Calvin.


"Kau jangan menatapi aku seperti itu, aku jadi terlihat sedikit canggung makan nya" ucap Calvin.


"Apa kau sudah merasa sedikit baikan??"tanya Amanda yang menanyakan keadaan Calvin.


"Hmm,, aku sudah merasa lebih baikan kok"ucap Calvin.


"Syukurlah" ucap Amanda.


"Mungkin besok aku sudah bisa kembali ke sekolah" ucap Calvin.


"Kau jangan terlalu memaksa kan diri Calvin, kau harus banyak istirahat dan harus benar benar pulih baru bisa kembali ke sekolah"ucap Amanda.


"Aku sudah merasa baikan kok Amanda, dan aku juga merasa kalau aku sudah sanggup untuk kembali ke sekolah. Ayolah, aku sudah merasa bosan sekali kalau hanya berdiam di rumah saja" ucap Calvin.


"Baik lah, kau memang keras kepala" ucap Amanda sambil mengacak acak rambut Calvin.


Calvin terlihat sangat senang sekali, dan dia pun melanjutkan makan nya.


Setelah Calvin siap makan, Amanda pun langsung mencuci bekas peralatan makan yang di gunakan oleh Calvin tadi.


Siap itu Amanda kembali ke sofa ruang keluarga dan melihat Calvin yang sedang menonton acara pertandingan bola.


"Kau jangan lupa minum obat mu ya" ucap Amanda.


"Iya, aku tidak akan lupa kok" ucap Calvin yang langsung Mengecilkan volume suara tv itu.


"Kalau begitu aku pulang dulu ya, sebentar lagi akan petang, dan aku tidak mau membuat khawatir Mama dan Papa ku" ucap Amanda.


"Baiklah aku akan mengantar mu" ucap Calvin.


"Tidak, aku pulang sendiri saja, lagian aku membawa motor kok. Kau sedang kurang sehat dan justru itu lah aku tidak ingin membuat mu akan jadi sakit lagi" ucap Amanda.


"Tapi..."ucap Calvin yang tiba tiba terhenti karna Amanda menghentikan pembicaraan nya.


"Tidak ada tapi tapian Calvin, kau tenang saja ya, aku akan menghubungi mu kalau aku sudah tiba di rumah" ucap Calvin.


"Baiklah" ucap Calvin yang tak mau membantah.


Amanda pun pulang ke rumah nya dengan menggunakan motor kesayangan nya.


Dan kini Amanda pun sampai di dalam rumah nya, dan terlihat Reno dan Sherlin yang sangat khawatir.


Amanda pun langsung memberi pesan pada Calvin kalau diri nya sudah sampai di rumah denganc selamat.


Itu karna Amanda tidak mau membuat Calvin merasa begitu khawatir pada nya.


"Kau kok lama sekali sayang" ucap Sherlin yang memeluk Amanda yang kini telah menjadi putri semata mayang nya itu sudah tiba di rumah.


"Mama sangat mengkhawatirkan mu" ucap Sherlin lagi.


"Maaf Mama, Amanda tadi ke rumah nya Calvin" ucap Amanda.


"Tadi pas Amanda datang, orang tua nya Calvin ingin pergi keluar kota sampai malam hari dan mereka berpesan agar aku menjaga Calvin" ucap Amanda lagi.


"Memang Calvin kenapa sayang??" tanya Sherlin.


"Calvin sedang demam tinggi Ma, tapi sekarang dia sudah mendingan kok" ucap Amanda.


"Cih, Apa bocah itu sakit karena kehujanan yang waktu itu" ucap Reno.


Amanda hanya mengangguk kepala saat Papa nya berkata seperti itu karna memang fakta nya Calvin sakit setelah kehujanan saat itu.


"Dasar tuh bocah memang keras kepala, waktu itu Papa sudah mengajak nya untuk masuk tapi dia bersikeras menolak ajakan Papa" ucap Reno.


"Lagian dia sudah mendingan kok Pa" ucap Amanda.


"Syukurlah" ucap Reno.


"Sayang, ada yang Papa ingin bicarakan sama mu" ucap Reno.


"Apa Pa?? tanya Amanda.


"Papa dan Mama akan pergi ke kota tempat tinggal Papa untuk melihat keadaan perusaahan nya selama seminggu, jadi Papa mu juga mengajak Mama untuk ikut bersama nya karna dia tak tahan lama lama untuk berpisah dengan Mama"ucap Sherlin yang ingin membuat putri nya mengerti.


"Bukan berarti Papa juga tidak merindukan mu di sini ya sayang, melainkan Papa juga akan merindukan mu. Ingin sekali rasanya Papa untuk mengajak mu ikut pergi kesana tapi kau kan belum ada liburan, dan kau pasti juga tidak akan mau untuk izin pada guru mu untuk meninggalkan pelajaran mu selama semiggu saja karna Papa tahu kalau kau tipe orang yang seperti itu" ucap Reno.


"Aku tidak apa apa kok Papa dan aku sangat mengerti siatuasi Papa. Aku akan tinggal di rumah Ayah saja, Kebetulan aku juga sangat merindukan nya" ucap Amanda.


"Terima kasih sayang karna sudah mau mengerti posisi Papa" Ucap Reno yang memeluk putri nya.


"Iya Pa" ucap Amanda.


"Amanda ke kamar dulu ya Pa Ma" ucap Amanda.


"Ya sayang" ucap Reno dan Sherlin.


🌷🌷🌷🌷🌷


Ke esokan hari nya Amanda pun keluar dari kamarnya nya dan bersiap siap pergi ke sekolah.


"Selamat pagi Ma Pa" ucap Amanda.


"Pagi sayang" ucap Reno yang terlihat sedang memegang gelas yang berisikan kopi hangat.


"Mana Mama?"tanya Amanda.


"Mama di sini sayang" ucap Sherlin yang keluar dari dalam dapur.


Sherlin pun duduk dan bergabung dengan Reno dan Amanda untuk sarapan pagi.


"Papa akan menghubungi Ayah mu kalau kau akan tidur disitu selama Papa dan Mama pergi" ucap Reno.


"Tidak usah Papa" ucap Amanda.


"Kenapa sayang?"tanya Reno.


"Aku ingin membuat kejutan untuk mereka dengan kedatangan ku yang tiba tiba" ucap Amanda.


"Baiklah sayang"ucap Reno.


"Mama dan Papa akan berangkat jam 10 nanti" ucap Sherlin.


"Baiklah lah Ma Pa tapi kalian harus tetap berdoa dan berhati hati"ucap Amanda.


"Iya sayang"ucap Sherlin.


Tiba tiba terdengar mereka mendengar suara klakson mobil dari luar rumah.


"Siapa itu?"tanya Reno.


"Entah lah Pa" ucap Amanda.


Tiba tiba ada notifikasi pesan pada layar hp Amanda.


"Aku sudah ada di depan rumah" begitulah isi pesan tersebut.


Amanda tahu siapa yang telah datang ke rumah nya.


"Itu Calvin yang datang Pa Ma" ucap Amanda.


"Kalau begitu suruh masuk sayang dan bergabung sarapan bersama kita" ucap Sherlin.


"Ga usah lah Ma, nanti kami bisa terlambat pula dan Amanda tidak mau nanti di hukum sama petugas piket " ucap Amanda.


"Baiklah sayang kalau begitu mau mu" ucap Sherlin.


"Amanda pergi dulu ya Pa Ma" ucap Amanda.


"Hati hati ya sayang" ucap Reno.


"Ya Pa"ucap Amanda sambil berjalan keluar rumah.


"Pagi sayang" ucap Calvin yang melihat Amanda yang sudah ada di dalam mobil nya.


"Pagi juga" ucap Amanda.


"Jutek banget sih" ucap Calvin.


"Kau kok tumben tumbenan jemput aku sih"ucap Amanda.


"Memang salah kalau aku jemput pacar sendiri dan berangkat bersama mu" ucap Calvin.


"Tidak salah kok" ucap Amanda.


"Ya sudah jalan kan mobil nya, nanti kita bisa terlambat kalau kau masih berlama lama di sini dan aku tidak mau di hukum oleh petugas piket itu" ucap Amanda.


"Oke bos, aku akan melakukan perintah mu"ucap Calvin.


Calvin pun langsung melajukan mobil nya.


Dan kini mereka sudah tiba di parkiran khusus roda empat.


Saat mereka keluar, tiba tiba ada mobil yang memarkir di samping Mobil Calvin.


Calvin pun berdiam sejenak sembari menunggu orang yang keluar dari dalam mobil itu.


"Kau memodifikasi mobil mu ya" ucap Calvin pada seseorang yang keluar dari mobil itu.


"Iya lah, aku kan mengikuti trend kekinian"ucap seseorang yang ternyata adalah Cynthia.


"Kau punya selera yang bagus ya" ucap Calvin.


"Iya iyalah, aku kan tidak seperti mu" ucap Cynthia.


"Aku hanya tidak punya waktu untuk memodifikasi mobil ku ya. Kau lihat saja nanti kalau aku sudah memodifikasi mobil ku, kau pasti akan tercengang" ucap Calvin yang ingin memberi pembelaan terhadap dirinya.


"Oke, akan aku tunggu" ucap Cynthia.


Sedang kan Amanda hanya diam mendengar percakapan mereka lagi.


"Aku pergi dulu ya" ucap Amanda tiba tiba dan pergi dari situ.


#Amanda kenapa ya?


#Jangan lupa mampir ke novel ku yang berjudul" Takdirku, hidup bersama mu"


Jangan lupa beri like dan vote untuk mendukung karya ku ya.


Selamat membaca ya teman teman


Jangan lupa beri like dan vote kalian ya.


Terima kasih😊😊😊