Always Love You My Husband

Always Love You My Husband
chapter 42



Hari ini Sarah bertemu dengan Heri di sebuah restoran.


Sarah saat sedang bersama Heri agak sedikit canggung karna mereka memulai hubungan saat Heri meminta secara tiba tiba untuk menjadi kekasih nya.


Alasanya adalah hanya untuk menghilangkan rasa cintanya pada Sherlin.


"Ada yang ingin aku bicarakan dengan mu"ucap Sarah sambil menatap intens kearah Heri.


"Ada apa sarah? Apa itu sangat penting sampai sampai kau menatap seperti itu." ucap Heri yang begitu penasaran.


"Aku hanya ingin bilang,kalau Sherlin sudah kembali. Tapi saat ini dia sedang hilang ingatan. Aku tau kalau kau masih mencintai nya, jadi mengenai hubungan kita mungkin akan berakhir sampai disini saja " ucap Sarah dengan serius.


"Apa maksud mu Sarah?Aku pikir kau akan membahas hubungan hubungan kita untuk kedepannya tapi kau malah berbicara seperti itu. " ucap Heri.


"Aku tau Heri kalau kau menjadi ku sebagai kekasih mu karna ingin melupakan perasaan mu pada Sherlin. Sekarang dia sudah kembali jadi hubungan kita pun mungkin sampai disini saja." ucap Sarah.


"Aku sekarang tidak mempedulikan itu, perasaan ku pada Sherlin sudah pupus saat aku tau Sherlin sangat mencintai Reno.


Dan sekarang aku juga sangat yakin kalau Reno juga mencintai nya. Jadi untuk mengakhiri hubungan kita,aku harap kau jangan berkata seperti itu lagi. "ucap Heri.


"Tapi Heri aku...... mmmphh.. "ucap Sarah terhenti karna Heri mencium bibir Sarah secara tiba tiba. Ini adalah ciuman pertama Sarah jadi dia cukup terkejut dan hanya diam saja.


"Aku mohon jangan bahas tentang itu lagi, lebih baik kita membahas hubungan kita untuk kedepan nya menjadi lebih baik lagi. " ucap Heri saat menyudahi ciuman nya yang sekedar mengecup tapi agak lama kemudian memeluk Sarah.


"Baik lah Heri. "ucap Sarah sambil mengangguk dan membalas pelukan Heri.


~~


Sudah beberapa minggu ini hubungan Reno dan Sherlin tidak menunjukkan adanya kepastian untuk Reno yang ingin mendapatkan hati Sherlin.


Reno sering datang ke kantor nya Ardian yang dengan alasan pekerjaan, tapi sebenarnya dia hanya sedang mengamati Sherlin walau pun hanya dari kejauhan.


Saat sedang mengamati Sherlin, Reno terkadang sangat marah karna melihat kedekatan Sherlin dengan Fahri yang begitu mesra .


Dia bisa saja menghajar Fahri karna begitu dekat dengan Sherlin tapi dia ingat perkataan Ardian kalau dia melakukan itu hanya bisa membuat Sherlin membenci Reno.


Dan Reno pun hanya bisa diam menahan marah.


Sherlin saat ini tengah membersihkan ruangan tempat Ardian mengadakan rapat penting dengan rekan bisnisnya.


Setelah selesai melakukan pekerjaan nya. Sherlin sedikit kelelahan karena terlalu banyak bekerja jadi dia pun tertidur pulas di dalam ruangan itu.


Tiba tiba ada orang yang tiba tiba masuk keruangan rapat itu dan mendekati Sherlin.


Orang itu mengamati Sherlin dengan intens dan dia bergumam mengatakan bahwa Sherlin sangat cantik saat sedang tertidur.


Lama menatap Sherlin yang tengah tertidur,orang itu pun mencium bibir Sherlin dengan sangat lama.


Beruntung Sherlin tidak bangun saat kejadian itu berlangsung.


"Kau tertidur pulas sekali, sampai sampai kau tidak tau kalau aku sudah mencium mu.Bagaimana jika ada orang lain yang akan datang ke sini dan melakukan sesuatu yang lebih dari ini padamu". ucap pria itu ketika menyudahi ciuman nya sambil mengelus bibirnya Sherlin.


"Aku akan menjaga secara sembunyi, agar tidak ada orang yang akan berbuat macam macam pada mu sayang" ucap pria itu yang tak lain adalah Reno.


Reno seperti biasa datang ke kantor Ardian untuk mengamati Sherlin.


Beruntung dia mendapati Sherlin yang tengah tertidur jadi dia mengambil kesempatan untuk mencium bibir Sherlin.


Kemudian dia pergi bersembunyi di ruangan itu juga untuk menjaga Sherlin sampai istrinya itu terbangun.


~~


Hari ini adalah hari minggu dimana Sherlin hari ini tidak bekerja begitu juga dengan Ardian dan Dewi.


Mereka sekarang sedang berbincang di meja makan karna mereka sudah selesai makan saat itu.


"Sherlin!!!! "ucap wanita yang sudah cukup berusia .


Mereka adalah Mama Sherlin dan mama mertuanya.


Mereka memasuki rumah Ardian disaat pelayan itu sudah mengijin kan masuk.


Mereka sudah mengetahui kalau Sherlin sudah kembali .


Karna Bi Ina mengatakan pada mereka bahwa Sherlin sudah datang ke kota ini.


Bi Ina tau karna Reno pernah bergumam dan mengatakan bahwa Sherlin sudah kembali.


Dan tanpa sengaja Bi Ina lewat dari depan kamar Reno dan mendengar perkataan Reno.


"Sayang kau sudah kembali tapi kenapa tidak memberi tahu kami?" ucap Mama Reno yang memeluk Sherlin.


"Maaf anda siapa ya ?"ucap Sherlin sambil mendorong tubuh mertuanya itu karena Sherlin agak merasa risih dari pelukan asing baginya.


"Sayang kamu kenapa berkata seperti itu?"tanya Mama Sherlin karna melihat putri menatap mereka seakan akan mereka adalah orang asing.


"Maaf kan tante, jika kelakuan Sherlin seperti itu. Karena saat ini Sherlin sedang.... "ucap Dewi menjelaskan mengenai Sherlin tapi dia berhenti berbicara karna Mama Reno memotong perkataan nya.


"Aku tau Mama pernah membuat kesalahan pada mu dimasa lalu, dan itu membuat Reno membenci mu. Tapi Mama sudah berusaha untuk menebus kesalahan Mama.Dan mama tak menyangka malah melakukan kesalahan lagi."ucap Mama Reno .


" Sekarang kau membenci Mama bahkan kau berpura pura tidak mengenali Mama.Baiklah kalo begitu Mama akan pergi". "ucap Mama Reno yang kemudian pergi dari situ.


"Nak kau kenapa? "tanya Mama Sherlin.


"Tante saat ini Sherlin sedang hilang ingatan, jadi dia tidak mengingat siapa siapa kecuali hanya namanya". ucap Ardian.


"Kenapa sampai bisa begitu Nak? " tanya Mamanya.


"Dia kecelakaan Tan, Untung ada seorang pemuda bernama Fahri yang sudah menyelamatkan Sherlin" .ucap Ardian lagi.


"Siapapun pemuda itu akan sangat berterima kasih padanya" ucap Mama Sherlin.


"Sherlin, ini adalah mama kandung mu"ucap Dewi.


Sherlin pun langsung memeluk Mamanya,


karna sejak tadi dia merasa terkontak batin dan merasa mempunyai hubungan yang kuat sekali.


"Mama merindukan mu sayang" ucap mama Sherlin.


"Aku juga Ma".ucap Sherlin.


**


Seminggu kemudian Ardian mengadakan sebuah pesta untuk merayakan berita kehamilan Dewi dan dia akan menjadi seorang Ayah.


Dan Reno yang mendengar itu sangat senang karna bisa bertemu dengan Sherlin.


Saat semua para tamu undangan sudah datang dan tengah sibuk dalam pesta.


Seorang wanita cantik tampil elegan masuk kedalam rumah itu dan bergabung ke pesta itu.


Dia Menabrak Fahri yang tengah minum jus yang sangat nikmat dan enak bagi nya.


"Eh apa kau tidak punya mata ?"ucap Fahri.


"Kau sedang berbicara dengan ku?"ucap wanita itu sambil menunjukkan dirinya.


"Iya iya lah, apa kau pikir aku berbicara dengan gelas ini"ucap Fahri sambil menunjukkan gelas nya yang sudah kosong karna jus nya sudah tumpah karna wanita sinting itu.


"Jadi kau mau apa?, sampai sampai kau memanggilku. Kau tau, itu sudah sangat membuang waktu ku. " ucap wanita itu.


"Kau sudah menumpah jus ku, jadi aku ingin kau meminta maaf pada ku" ucap Fahri yang meminta ucapan maaf dari wanita dihadapan nya.


"Cih dasar norak kampungan, aku pikir ada apa tadi" ucap wanita itu kemudian pergi karena dia juga ingin cepat cepat datang ke orang yang tengah ramai disana karena seseorang sedang menunggu nya.


"Eh dasar wanita sinting....kampungan kata mu. Asal kau tau, aku pria paling tampan di kampung ku"ucap Fahri yang agak kesal sama wanita tadi.


"Tante... "ucap wanita itu pada Mama Reno yang juga datang kepesta itu.


"Fitri!!! Kau sudah datang??Kok kamu lama kali sampai nya?Tante sudah lama menunggu mu." ucap Mama Reno.


"Tadi ada pria resek yang mengganggu ku. tapi tante gak usah khawatir, aku baik baik aja kok"ucap Fitri.


Wanita tadi adalah Fitri yang kebetulan datang, karna Mama Reno menyuruh nya untuk datang kepesta itu.


Lain dengan Reno yang sedang bersama Arka dan Rian beserta istrinya .Saat tengah berkumpul Reno hanya menatap Sherlin dan tak menghiraukan percakapan teman nya itu.


Dia hanya ingin melihat kegiatan yang dilakukan oleh Sherlin.


"Hmmm, para tamu yang terhormat maaf mengganggu waktu nya. Saya ingin mengumumkan sesuatu disini tapi untuk itu saya ingin Ijin dulu dari pak Antoni.Apa boleh pak?? tanya Mama Reno yang tiba tiba berbicara dan Pak Antoni selaku Ayah Ardian pun mengangguk setuju.


"Baiklah terima kasih untuk pak Antoni yang sudah mengijinkan nya "ucap Mama Reno yang sedang berdiri bersama dengan Fitri


"Mama mu mau ngapain Reno??" tanya Arka.


"Entah lah,aku pun tak tahu"ucap Reno sambil menaikkan bahu nya.


"Reno kamu kesini Nak" ucap Mama Reno.


Reno terkejut mendengar Mama nya tiba tiba memanggil namanya.


"Baiklah berhubungan dengan adanya para tamu undangan sudah datang.Aku disini ingin mengumumkan untuk datang acara pertunangan anak saya Reno dengan Fitri yang akan diadakan lusa besok "ucap Mama Reno.


Semua orang yang berada di situ terkejut begitu juga dengan Reno.


"Apa maksudnya Mama?"tanya Reno.


"Kau akan bertunangan dengan Fitri, kali Mama akan melakukan sesuatu yang benar. "ucap Mama nya.


"Fitri kau bahagia kan bisa bersama dengan Reno." ucap Mama nya pada Fitri.


"Iya tante aku sangat senang sekali "ucap Fitri


"Ma, aku tidak peduli dengan perkataan Mama. Aku hanya mencintai satu orang dan dia adalah Sherlin.


Dan mengenai pertunangan ini aku tidak bisa menerima nya" .Ucap Reno dengan marah.


"Mama tidak peduli pokoknya kau harus melakukan nya"ucap Mama Reno.


Reno tidak mendengar perkataan mama nya, dia malah mendekati Sherlin yang terlihat sedang berbincang dengan Sarah dan Heri.


Reno membawa Sherlin dari ruangan itu dan membuat Sherlin merasa terkejut dengan perlakuan Reno.


Setelah sampai di luar Reno langsung mencium bibir Sherlin dan langsung memegang tangan Sherlin dengan kuat agar dia tak memberontak.


Setelah selesai mencium Sherlin langsung menampar Reno.


"Tampar aku lagi Sherlin,aku lebih suka mendapatkan hukuman seperti itu dari pada menerima hukuman saat kau tak mengenaliku.


Aku mohon pada mu untuk cepat mengingat ku"ucap Reno


"Maaf aku tuan, kalau untuk itu aku tidak bisa.kau tidak bisa memaksa ku tuan, aku tidak tau apa hubungan kita saat di masa lalu dan aku pun tak ingin mengetahui itu. Kau jangan khawatir karna besok aku akan pergi balik ke kampung agar kau juga tidak bisa bertemu dengan ku.Dan kita bisa melanjutkan kehidupan kita masing masing."ucap Sherlin kemudian meninggalkan Reno yang tengah frustasi.


"Ahhrg"ucap Reno berteriak setelah Sherlin pergi dari tempat itu.


~~


Sesuai dengan ucapan Sherlin,hari ini dia pergi meninggalkan kota itu tapi dia tak pergi bersama dengan Fahri.


Dia menyuruh Fahri untuk tetap dikota itu karna Fahri sudah berusaha untuk mendapatkan pekerjaan itu. jadi Sherlin tidak ingin Fahri tidak ada pekerjaan jika dia membiarkan Fahri ikut ke kampung . Sherlin memilih untuk pergi sendiri dan akan menghubungi Fahri jika sudah sampai disana.


Semua orang terdekat Sherlin juga terkejut dengan keputusan Sherlin tapi mereka pun tak punya hak untuk melarang Sherlin karna itu adalah hak nya .


Mereka hanya berkata pada Sherlin untuk selalu menghubungi mereka dan Sherlin pun hanya berkata iya.


Reno juga meninggalkan pekerjaan nya dan dia juga tidak memperdulikan pertunangan dengan Fitri malam ini di rumah mamanya.


Dia langsung menuju stasiun untuk mencari dan menghentikan Sherlin. Dia tidak peduli kalau Sherlin terus menolak nya.


Dalam pikiran nya hanya satu yaitu menghentikan Sherlin agar tidak pergi .Dia dapat telpon dari Ardian kalau Sherlin baru pergi menuju stasiun, mendengar itu Reno pun bergesas menuju ke sana .


Saat sampai disana dia langsung mencari keberadaannya Sherlin yang dia sudah mencarinya keseluruh tempat stasiun itu.


Bahkan dia sampai meminta bantuan pada pegawai yang bekerja di stasiun itu tapi tidak ketemu juga.


Reno juga bertanya pada salah satu penumpang yang sedang menunggu kedatangan kereta berikutnya ,tapi mereka mengatakan bahwa kereta yang sebelumnya sudah lama berangkat dan Reno berterima kasih kepada orang tersebut.


"Sherlin"!!! teriak Reno sambil terjatuh kelantai stasiun itu.


"Kenapa kau meninggalkan ku?"ucap Reno sambil menangis.


Selamat membaca ya readersku


Jangan lupa beri jempol nya banyak banyak Ya jangan lupa untuk beri vote kalian agar bisa mendukung novel ku ini


Maaf jika ada typo yang berserakan pada penulisan novel ku ya teman teman.