Always Love You My Husband

Always Love You My Husband
Season 2 ( 29 )



(Sebelum nya)


"Tuh Hati dan perasaan mu tolong di jaga ya untuk ku. Ayo kita kembali ke kelas" ucap Amanda pada Calvin.


Amanda pun langsung menarik kerah seragam Calvin dan membawa Calvin menuju ke kelas.


Kini Amanda dan Calvin pun sudah tiba didepan kelas mereka, tapi sebelum mereka masuk ke dalam, Amanda langsung mengucapkan kata kata yang membuat Calvin tercengang dan juga membuat senyuman nya mengembang di wajahnya.


“Calvin, dengarkan perkataanku ini baik baik, kamu itu milik ku dan satu hal yang harus kau tahu, aku itu tidak suka dan tidak mau berbagi dengan siapapun. Dan karna itu lah aku tidak mau kau memandangi nya seperti itu”ucap Amanda sambil menunjukkan jarinya pada Calvin.


“Apa maksudmu?”ucap Calvin.


“Kau masih belum mengerti juga??”ucap Amanda yang tidak percaya.


“Bukan itu yang tidak aku mengerti Amanda, yang ingin aku pertanyakan sekarang adalah apa salah aku menolong nya?”ucap Calvin.


“Memang tidak salah kau menolongnya, tapi aku tidak suka kau menatap dia dengan tatapan seperti itu”ucap Amanda.


“Tatapan seperti apa maksudmu?”tanya Calvin.


“Entahlah”ucap Amanda.


“Rumus itu lagi, baiklah kali ini kau yang dengarkan aku baik baik. Kau jangan selalu berprasangka buruk terus pada ku, perempuan tadi itu adalah.....”ucap Calvin yang terhenti karna Amanda yang memotong perkataan Calvin.


“Aku tidak mau tahu dia itu siapa”ucap Amanda yang langsung masuk kedalam kelas.


“Amanda, kita harus menyelesaikan masalah......”ucap Calvin yang terputus karna Amanda sudah keburu masuk ke dalam kelas.


“Amanda, kenapa kau seperti ini?? Aku selalu mencoba untuk sabar dengan sikap mu agar dapat mempertahankan hubungan ini demi mendapat sesuatu yang nyata dan yang selama ini kita harap harapkan”batin Calvin.


Calvin langsung masuk ke dalam kelas menyusul Amanda yang sudah masuk duluan.


“Kebetulan sekali kalian sudah datang”ucap Andra yang melihat Amanda dan Calvin sudah masuk kedalam kelas.


“Kalian kok lama sekali jalan nya”ucap Valen.


“Apa kalian gak tahu kalau kami menunggu kalian”ucap Rahel.


“Maaf, tadi ada terjadi masalah kecil di jalan“ucap Amanda.


“Masalah apa?”tanya Andra.


“Tidak ada kok. Oh ya ada apa sih, kok kalian pada menunggu kami berdua”ucap Calvin.


“Oh ini, tadi ada panitia osis datang kekelas”Ucap Andra sambil memberikan secarik kertas pada Calvin.


“Ini apa?tanya Calvin.


“Nomor undian kalian”ucap Andra.


“Nomur undian apa maksud mu?? Tolong kalian jelaskan padaku”ucap Calvin.


“Gini loh, osis mengadakan lomba kontes bernyanyi tapi dengan syarat peserta nya harus berpasangan”ucap Valen.


“Jadi intinya lomba ini diwajibkan berpasangan “ucap Indah.


“Jadi kenapa kalian malah mendaftarkan nama kami?”ucap Amanda.


“Maaf, lagian Cuma kalian berdua yang couple benaran dikelas ini”ucap Andra.


“Kan gak mesti pasangan benaran, yang penting harus berpasangan. Kenapa kalian malah mendaftarkan kami, kau dan valen kan juga bisa”ucap Calvin pada Andra.


“Bro, kalau suaraku seperti Iwan Fals, gak perlu repot repot aku mendaftarkan nama mu, malahan aku akan mendaftarkan namaku biar orang dapat mendengar suara merdu ku. Lah ini suara ku bukan seperti Iwan Fals tapi malah fals alias parau, yang ada saat aku naik panggung dan baru nyanyi beberapa penggal lirik saja, orang orang pada sorakkin dan menyuruh ku untuk turun dari panggung”ucap Andra.


“Benar sekali, dan kelas kita pasti tidak akan mendapat juara”ucap Valen yang membenarkan perkataan Andra.


“Kurang ajar juga nih anak, apa dia tidak tahu kalau aku terpaksa pakai alasan seperti itu hanya untuk menghindari lomba ini ” batin Andra yang merasa kesal pada Valen.


“Cuma kalian berdua harapan kami, dan aku berharap kalian mau jadi perwakilan kelas kita”ucap Rahel.


"Memang Dewi penyelamat ku"batin Andra yang memuja Rahel.


“Baiklah, memang kapan lomba nya akan diselenggarakan?”tanya Calvin.


“Apa??”ucap Calvin dan Amanda yang merasa terkejut.


“Tidak usah terkejut, suara kalian sudah merdu kok, kalian cuma perlu mengasah vokal kalian menjadi lebih baik lagi” ucap Andra.


“Mulai sore ini kalian akan berlatih dan kami yang akan memberi penilaian nya ya”ucap Valen.


“Kalian tenang saja, kami memang tidak hebat bernyanyi tapi kami sangat hebat dalam menilai dan mengkritik orang”ucap Andra.


“Baiklah, latihan vokalnya diadakan dimana?”ucap Amanda.


“Dirumah ku saja”ucap Calvin.


“Oke fix, nanti sore kita akan berkumpul dirumah Calvin”ucap Andra yang kini sudah mengandeng tas nya.


“Kau mau kemana?”ucap Valen.


“Ya pulang lah, kan kita sedang jam kosong”ucap Andra.


“Tapi kau bilang kita gak boleh pulang sebelum jam pulang berbunyi”ucap Indah.


“Iya, tadi aku memang berkata seperti itu, tapi bo’ong”ucap Andra yang langsung berlari karna takut di baku hantam sama teman teman nya.


“Dasar ketua kelas gila”ucap Valen yang marah.


Mereka pun pulang kerumah mereka masing masing, begitu juga dengan Calvin dan Amanda yang sudah ada diparkiran dan hendak masuk kedalam mobil.


“Nanti kau ku jemput atau kau datang pakai motor mu sendiri?”ucap Calvin pada Amanda saat sudah melajukan mobilnya.


“Aku pakai motorku saja, aku gak mau membuatmu kecapean karna antar dan jemput ku”ucap Amanda.


“Aku gak kecapean kok”ucap Calvin.


“Tapi tetap saja Calvin, sudahlah jangan buat aku marah marah terus pada mu”ucap Amanda.


“Baiklah”ucap Calvin yang memilih untuk mengalah dan diam.


Kini mereka pun sudah sampai, Amanda pun langsung pamit pada Calvin dan masuk ke dalam rumahnya, begitu juga dengan Calvin yang juga melajukan mobil nya dan pergi saat Amanda sudah masuk ke dalam rumahnya.


“Papa!!!! Papa sudah pulang “ucap Amanda yang kini sudah ada di dalam rumah.


Amanda cukup terkejut saat melihat Papa nya sudah kembali dan kini terlihat sedang duduk bersama Mama nya.


“Ya sayang, Papa sudah kembali”ucap Reno yang bangkit dari sofa yang tadi dia duduki.


“Papa mau kemana lagi?”ucap Amanda yang melihat Papa nya memegang kunci mobil.


“Kita akan pergi ke rumah Ayah mu”ucap Sherlin.


“Ketempat Ayah, Mama serius kan? Aku juga sangat merindukan Ayah”ucap Amanda.


“Ya sayang, Mama serius kok. Kamu cepat ganti baju, biar kita langsung ke sana”ucap Sherlin.


“Amanda pakai baju ini saja”ucap Amanda yang masih memakai seragam sekolah.


“Papa, mau ngapain kesana?”ucap Amanda lagi pada Papa nya.


“Ada yang ingin Papa sampaikan pada Ayahmu”ucap Reno.


“Memang apa yang ingin Papa sampaikan?”tanya Amanda.


“Sesuatu hal yang penting sayang, nanti kau akan tahu kok dan pasti kamu juga akan senang kalau sudah mengetahui nya”ucap Reno.


“Baiklah Pa”ucap Amanda.


"Oh iya, nanti kan kami latihan nyanyi di rumah nya Calvin"batin Amanda yang mengingat jadwal nya.


"Baiklah, nanti aku akan memberitahu mereka kalau hari ini aku tidak bisa datang"batin Amanda lagi.


Reno pun mengajak istri dan anaknya masuk ke dalam mobil, dan dia langsung melajukan mobil nya menuju rumah Gunawan.


Sedangkan Amanda didalam mobil langsung memberitahu Calvin melalui Wa kalau dia tidak bisa datang untuk latihan, dan Amanda yakin kalau Calvin pasti akan mengerti dengan alasan nya itu.