
"Jangan masuk kedalam!! Kau tidak tahu kalau aku sudah kecapean hanya membersihkan lantai itu " ucap Sherlin yang terlihat kesal dan marah.
"Sayang apa salah ku?? Aku sangat lelah karna seharian kerja di kantor. Aku hanya mau mandi dan kau melarangku untuk masuk kedalam. Apa Salahku sampai kau tak mengijinkannya masuk??" ucap Reno yang heran melihat istrinya akhir akhir ini.
Sejak kehamilan nya, Entah kenapa Sherlin jadi gila bersih bersih.
Bukti nya hari ini, Reno baru pulang kerja sudah kena semprot dengan omongan istrinya hanya karna dia memijak lantai kamar mereka yang baru di bersihkan Sherlin.
"Kan jadi kotor lagi lantainya " ucap Sherlin yang menangis seperti anak kecil.
"Kau harus sabar Reno" batin Reno.
" Ada Bi Ina yang akan membersihkan nya sayang" ucap Reno yang melihat kelantai padahal sebenarnya tidak terlihat kotor.
( Apa jangan jangan ini karna pengaruh hormon kehamilannya) " batin Reno yang mencoba sabar.
"Kau pergi kesana, aku mau membersihkan ini lagi. Kalau kau mau mandi, pergi ke kamar sebelah atau gak kamar mandi dibawah!! " ucap Sherlin dengan tegas.
"Sayang" kata Reno yang memohon seperti anak kecil
"Pergi sekarang atau aku yang tendang!!!" ucap Sherlin yang makin marah.
"Iya iya aku pergi " ucap Reno yang langsung lari karna takut istrinya akan meledak.
"Apa karna dia gak ngidam, makanya jadi seperti ini.
Ya sih Sherlin belum pernah meminta apa apa padanya, tapi mood nya selalu naik turun hingga membuat ku stres.
"Reno... Reno..kau harus sabar demi anak mu"Batin Reno kemudian mandi di kamar mandi yang ada pada kamar nya dulu.
~~
Setelah makan malam Reno pun naik ke atas menyusul istrinya yang sudah naik duluan.
"Sayang sudah tidur? ucap Reno mendekati Sherlin yang sudah berbaring membelakangi Reno.
"Tidak mendapatkan jawaban Reno langsung membaring kan tubuh di samping Sherlin dan memeluk nya dari belakang.
Sherlin tiba tiba membalikan badan nya dan membalas pelukan Reno.
"Sayang maaf kan aku karna tadi sudah memarahimu.Aku tidak tau kenapa sikap ku seperti itu padamu hanya karna masalah sepele " ucap Sherlin sambil menatap suaminya.
Cup...
Reno mencium sekilas bibir Sherlin.
"Aku tau sayang, kau pasti tidak sengaja melakukan nya.Ini mungkin akibat pengaruh hormon kehamilan mu .Jadi aku tidak akan menyalahkan mu sayang "ucap Reno dengan penuh kasih sayang.
"Makasih sayang" ucap Sherlin sambil memeluk Reno dengan erat.
Entah kenapa saat ini Sherlin sangat suka dengan kehangatan Reno saat Sherlin memeluk nya.
"Sayang, besok aku mau pergi ke luar kota untuk 2 hari saja.Aku mohon pada mu di saat aku pergi kau jangan terlalu banyak bekerja dan jangan sampai kelelahan "ucap Reno.
"Baiklah sayang, tapi cuma 2 hari aja kan,? ucap Sherlin.
"Iya " ucap Reno sambil mencium dahi Sherlin.
"Tapi setelah semua nya selesai kau harus langsung cepat pulang!! Entah kenapa aku merasa sangat takut dan khawatir akan terjadi sesuatu padamu dan kau tidak kembali ke sini" ucap Sherlin yang sedikit khawatir saat suaminya pergi jauh.
"Kau jangan khawatir sayang, aku akan kembali kok".ucap Reno menenangkan istrinya
"Baiklah, aku akan berdoa pada tuhan agar kau pergi dan pulang dengan selamat".ucap Sherlin.
"Sudahlah ayo kita tidur!!Besok pagi aku harus cepat berangkat " ucap Reno
~~~
Dipagi hari Sherlin terlihat yang tengah memasangkan dasi suaminya dengan telaten. .
Reno bertanya karna dari tadi saat memakai kan baju bahkan memasang dasinya,wajah Sherlin hanya terlihat cemberut.
"Bukan nya cemberut Suamiku, aku hanya sedikit khawatir.Entah kenapa perasaan ku jadi tidak enak " ucap Sherlin yang gelisah.
Reno langsung tersenyum karna saat ini Reno istrinya sedang mengkhawatirkan nya.
"Apa aku tidak jadi saja pergi ke sana?" ucap Reno.
"Tidak... tidak usah sayang.Aku tidak ingin menganggu pekerjaan mu. Kau harus pergi, tapi kau harus ingat berdoa dan berhati hati saat di perjalanan".ucap Sherlin .
"Ok sayang, aku akan ingat nasihat mu" ucap Reno
"Papa pergi dulu ya Nak ".ucap Reno sambil mengelus perut Sherlin .
"Bye bye sayang" ucap Reno kemudian masuk ke mobil dan menyuruh Doni melajukan mobil .
"Nak kenapa wajah terlihat gelisah gitu". tanya Bi Ina yang melihat raut wajah Sherlin.
"Sherlin hanya khawatir aja Bi " jawab Sherlin.
"Jangan dijadi bahan pikiran ya Nak, kasihan anak yang ada di kandungan mu". ucap Bi Ina.
"Iya Bibi, makasih ya sudah ingatin Sherlin.
Kalau gitu Sherlin kekamar dulu ya Bi.
Sherlin mau istirahat dulu" ucap Sherlin yang dianggukin oleh Bi Ina.
~~
"Maaf sayang, jika Mama menyakiti mu disana" ucap Sherlin mengelus perut nya, kemudian tertidur .
Disore hari Sherlin masih betah dengan tidur nya.
Ddrrtt ddrrtt
Suara nada dering handphone Sherlin terus berbunyi dan menganggu tidur Sherlin.
"Halo.. ini siapa? ucap Sherlin yang sudah terbangun dan mengangkat panggilan itu.
"Apa ini dengan istrinya pak Reno Pratama? " ucap orang menelpon dari seberang.
"Iya saya sendiri,Maaf anda ini siapa?? Dan ada apa dengan suami saya? tanya Sherlin dengan sedikit takut dan khawatir .
"Suami anda mengalami kecelakaan, sekarang sedang menuju rumah sakit. Saya harap Nyonya segera cepat datang.Saya akan sherlock tempat kami berada" ucap pria itu kemudian mematikan panggilan itu.
Sherlin yang mendengar perkataan itu langsung berteriak histeris dan menangis.
"Reno !!!!"
~~~
Selamat membaca ya readersku
Jangan lupa beri jempol nya banyak banyak ya
Jangan lupa beri aku vote dengan memberi poin kalian ya
Mohon dukungan nya para readersku
Mohon maaf jika ada typo yang berserakan dalam penulisan novel ku ini.