Always Love You My Husband

Always Love You My Husband
Chapter 43



Reno melangkahkan kakinya menuju mobil dengan jalan yang terlihat lesu.


Renod terlambat datang ke stasiun kereta api,sehingga dia tak menemukan keberadaan Sherlin di stasiun itu.


Ddrrtt ddrrtt


"Kau dimana"?ucap Mama Reno disaat Reno sudah mengangkat panggilan.


"......"


"Kau cepat datang ke rumah Mama, karna acaranya akan dimulai. Kami akan menunggu mu, apalagi dia saat ini yang sudah tak sabar untuk melihat mu" ucap Mama Reno.


"Aku tidak akan melakukan tunangan itu karna aku hanya mencintai Sherlin saja di dunia ini " ucap Reno dengan berteriak dan mematikan panggilan.


Reno melajukan mobil nya menuju mansionnya tidak pergi kerumah Mama.


Karna dia tidak memperdulikan acara pertunangan nya dengan Fitri.


Yang dalam pikiran hanya Sherlin dan Sherlin.


Dia pun sampai di mansionnya terlihat mansionnya itu terlihat sepi dan gelap.


"Apa bibi lupa menyala kan lampunya ?"ucap Reno.


Kemudian dia melangkah kan kakinya masuk kedalam Mansion.


Saat dia sudah berada di dalam mansion, dia langsung berjalan menuju tempat sakelar untuk menyalakan lampu.


"Selamat ulang tahun Reno yang ke 29".ucap mereka serentak saat Reno menyalakan lampu .


Alangkah terkejutnya Reno mendengar mereka yang mengucapkan selamat ulang tahun padanya.


Dia lupa kalau hari ini adalah hari ulang tahunnya.


Dia diam sejenak dan sempat berpikir, bukankah mereka semua seharusnya berkumpul dirumah Mama nya.


Seharusnya saat ini mereka mengadakan pertunangan disana.


Dimana pertunangan itu merupakan permintaan konyol Mama nya.


"Kalian semua kenapa bisa ada disini?"ucap Reno pada mereka semua.


"Jangan banyak bertanya,kau seharusnya senang kami ada disini untuk merayakan ulang tahun mu" ucap Ardian.


"Beruntung kami mau kesini mau. Aku juga orang sibuk, tapi hanya demi muu aku rela sempat waktu ku untuk datang kesini ".ucap Arka.


"Mana Rian??"ucap Reno


"Dia balik keluar negeri sama istrinya dan mungkin mereka akan menetap disana "ucap Arka.


"Apa maksudnya ini Ma?? Bukan nya Mama merencanakan pertunangan ku sama Fitri?"" tanya Reno sambil menatap Fitri.


Fitri hanya tertawa sambil tersenyum seperti ada yang disembunyikannya.


"Maaf sayang, Mama hanya ingin memberikan mu kejutan. Tapi sebelum itu ada lagi yang akan membuat mu lebih terkejut. "ucap Mama nya.


"Reno! "panggil seseorang dari lantai atas yang ingin menuruni tangga sambil membawa kue ulang tahun.


"Sherlin!!!"ucap Reno dengan menatap seakan tak percaya dengan kehadiran Sherlin yang ada disini.


"Tiup lilin nya dan buat satu permintaan "ucap Sherlin yang sudah berada dihadapan Reno dengan kue yang dihiasi dengan lilin yang menyala yang berada diatas tangan nya.


"Reno, cepat lakukan"ucap Sherlin lagi karna Reno dari tadi hanya diam menatap Sherlin.


"Apa yang harus aku lakukan?"tanya Reno.


"Tiup lilinnya" ucap Sherlin.


Reno langsung membuat doa permintaannya dalam hatinya.


Dia meminta agar Sherlin selalu bersama seperti saat ini. Setelah itu Reno langsung meniup lilin nya.


Sherlin meletakkan kue itu ke meja dan Reno tiba tiba memeluk nya.


"Apakah ini nyata?? Jika benar, aku ingin waktu berhenti saja dan akan tetap seperti ini. Karna aku ingin kau tetap ada disini saja dan tidak pergi meninggalkan ku lagi" kata Reno yang seakan tak percaya dengan kehadiran Sherllin.


"Reno aku tidak bisa bernapas, kalau kau memeluk ku dengan erat" ucap Sherlin dia merasa sesak karna Reno terlalu erat memeluk Sherlin.


"Aku masih ingin seperti ini dulu.Aku terlalu merindukan mu, jadi kumohon untuk beberapa menit saja" .ucap Reno masih memeluk Sherlin.


Setelah beberapa menit akhirnya Reno pun melepaskan pelukan nya dan memegang wajah Sherlin yang sedang tersenyum.


Reno merasa senang dan bahagia melihat Sherlin yang tersenyum padanya.


Reno langsung mencium bibir Sherlin yang sangat dia rindukan


Itulah yang membuat Reno saat itu sampai harus mencuri ciuman disaat Sherlin tengah tidur di ruang rapat Ardian.


"Ehm"Heri berdeham


"Kau hargai kami yang yang ada di sini" ucap Arka.


Mendengar suara dehaman Heri, Reno langsung menghentikan ciumannya.


Ternyata ini semua adalah rencana Mamanya Reno sebenarnya pertunangan itu adalah lelucon belaka.


Merekap merencanakan sesuatu untuk Reno dengan memberikan kejutan di hari ulang tahunnya dengan menghadirkan Sherlin.


"Tunggu, apakah kau sudah ingat semua?"ucap Reno.


Sherlin tidak menjawab, dia hanya tersenyum mendengar pertanyaan Reno .


"Apa?? Kenapa kalian semua tersenyum?? Jangan jangan kalian semua sudah tau kalau Sherlin sudah ingat semuanya ,tapi kalian semua tidak memberi tau ku".ucap Reno


"Maaf bro, kami semua hanya ingin menghukum mu. Karna dulu kau pernah menyakiti nya jadi inilah yang hukumanmu" ucap Ardian sambil terkekeh.


Flashback


"Siapa sih tuan Reno itu?? Kenapa dia menatap ku seakan dia mengenal ku?"ucap Sherlin karna saat dikantor, Reno terus menatap nya.


Sherlin tidak ingin memperdulikan itu.


Sherlin langsung membersihkan kamarnya dan setelah itu dia turun kebawah untuk bergabung dengan Dewi dan Ardian.


Saat hendak turun, dan ternyata Sherlin tiba tiba terpeleset.


Dewi dan Ardian terkejut mendapati Sherlin yang pingsan karna terjatuh dari anak tangga.


Ardian langsung mengendong Sherlin ke mobil untuk membawa kerumah sakit


Dewi pun juga ikut untuk pergi ke rumah sakit untuk melihat keadaan sahabatnya itu.


Ardian langsung menelpon Mama Sherlin dan Mama Reno, tapi tidak dengan Reno.


Karna mereka merencanakan sesuatu kepada Reno.


Mereka ingin menghukum Reno, Agar Reno benar benar menyesal karena sudah menyia yia kan nya Sherlin.


"Tito bagaimana keadaan nya Sherlin? tanya Dewi pada Tito.


Tito adalah teman Sherlin dan Dewi saat sma, dia pernah membantu Sherlin untuk berpura pura menjadi pacar nya.


Sekarang dia berprofesi sebagai dokter dan kebetulan sekarang dia juga yang menangani Sherlin.


"Dia sekarang sudah baik baik saja, kalian jangan terlalu khawatir. Sekarang dia sudah sadar dan kalian sudah dapat melihat nya." ucap Tito kemudian dia pergi untuk memeriksa pasien lain.


"Dimana Sherlin? "ucap Mama Reno dan Mama Sherlin yang sudah sampai di rumah sakit.


"Dia ada didalam Ma, ayo kita masuk.Kata dokter dia sudah sadar? "ucap Dewi.


Mereka masuk kedalam dan melihat Sherlin yang sudah tersadar.


"Mama maaf.Sherlin tidak bisa mempertahankan hubungan ku dengan Reno, karna dia tidak mencintaiku"ucap Sherlin yang menangis.


Mereka terkejut mendengar perkataan Sherlin.


Karna dia tiba tiba membicarakan mengenai hubungan nya dengan Reno.


"Apakah kau sudah ingat sayang? ucap Mama Reno.


"Iya Ma, aku sudah ingat semua. Aku juga ingat disaat Reno sudah menceraikan ku"ucap Sherlin..


"Baiklah sayang. Sekarang Mama tanya, apakah kau mencintai Reno?" tanya Mama Sherlin .


"Iya Ma, Sherlin sangat mencintai Reno "ucap Sherlin.


"Mama sekarang minta padamu untuk tetao berpura pura hilang ingatan, agar Mama tau apakah Reno benar benar mencintai mu?"ucap Mama Reno yang seperti nya ingin menghukum anak nya itu.


"Baiklah Ma"ucap Sherlin.


Setelah kejadian itu, Mama Reno merencanakan pertunangan palsu terhadap Reno dengan sepupu nya itu.


Dan dugaan mereka pun benar, ternyata Reno sudah mencintai Sherlin lagi dan itu membuat Sherlin senang mendengar nya.


Apalagi disaat Sherlin berpura pura untuk pergi jauh.


Ternyata Reno langsung mencari ke Stasiun dan tidak menghadiri pertunangan palsu itu.


Untung saja Fitri mau diajak bekerja sama.


Sekarang Fitri malah jatuh hati pada Fahri, akibat dari pertemuan mereka yang tak disengaja yang mana telah mengakibatkan mereka bertengkar kecil.


Dan itu malah membuat Fitri jatuh hati pada Fahri.


Dihari ulang Reno mereka merencanakan untuk mempertemukan Sherlin dan Reno.


Akhirnya Mereka sukses karna berhasil membuat Reno terkejut dan membuat dia serasa tak percaya dengan kejadian yang terjadi pada nya.


End


Setelah selesai merayakan ulang tahun Reno, mereka semua pun meninggalkan kediaman Reno dan kembali kerumah masing masing.


Bi ina pun pergi ke kamar nya untuk beristirahat.


Dia bahagia akhirnya majikan mereka kembali bersatu.


Kini tinggal lah mereka berdua dekat ruang tv hanya saling tatap.


"Reno aku pulang dulu ya "ucap Sherlin lalu kemudian beranjak dari ruangan itu.


"Kau mau kemana? "ucap Reno yang langsung memegang tangan sherlin.


"Rumah ku bukan disini lagi Reno, kau ingat kita sudah bercerai dan aku sudah menandatangani surat cerai itu.Jadi aku tidak ada hak untuk tinggal di sini lagi"ucap Sherlin.


Reno yang mendengar perkataan Sherlin langsung mengendong nya ala bride style dan membawanya menuju kamar Reno.


"Kau Ngapain membawa ku kesini Reno??"ucap Sherlin.


"Mulai hari ini kau tinggal dan tidur disini.Dan satu lagi aku tidak menandatangani surat cerai itu, bahkan aku sudah membakarnya.Jadi sampai saat ini kau masih berstatus istriku "ucap Reno dan itu membuat Sherlin terkejut.


Melihat reaksi Sherlin, Reno langsung langsung mencium bibir Sherlin saat mereka sudah berada diatas kasur.


Saat Reno ingin melanjutkan untuk melakukan hal yang lebih, Sherlin langsung mendorong nya.


Reno yang tau kalau Sherlin pasti ada saat ini belum siap jadi dia menghentikan aksinya dan tak mau memaksa Sherlin.


Dia langsung berbaring disamping Sherlin dan kemudian memeluk nya.


"Tidurlah aku tidak akan melakukan nya" ucap Reno mencium kening Sherlin.


Setelah beberapa menit Sherlin pun tidur duluan.


Karna Reno mendengar suara nafas yang keluar secara teratur dari hidung nya Sherlin .


Reno yang belum tertidur hanya menatap sambil mengelus puncak kepala Sherlin.


"Maaf kan aku sayang, aku akan membahagiakan mu mulai dari hari ini sampai maut menjemput ku. ucap Reno.


Kemudian Reno pun tertidur pulas.


Mereka tertidur sambil berpelukan satu sama lain.


***


Selamat membaca ya readersku


Mohon maaf jika ada typo yang berserakan pada penulisan novel ku