
Sherlin pun langsung melakukan pemberian asi untuk bayi mungil nya itu.
Tangis bahagia jatuh di pipi pasangannya suami istri itu.
"Terima kasih sayang " ucap Reno sambil mencium punggung tangan nya Sherlin.
Malam itu keluarga dari Sherlin mau pun dari Reno datang berkunjung kerumah sakit untuk memberi selamat kepada pasangan itu.
"Mama, adik Manda kok kecil kali" ucap Amanda yang sudah ada dirumah sakit dengan suara yang terdengar menggemaskan.
Semua orang yang ada disitu tertawa mendengar perkataan Amanda yang begitu lucu.
"Anak mu memang lucu semua ya Reno" ucap Ardian yang tertawa sambil memegang perut perutnya.
"Sudah jangan tertawa lagi nanti Manda jadi malu " ucap Reno yang melihat Amanda langsung memeluk disaat semua orang menertawainnya.
"Sayang, Adik bayi memang seperti ini.Dulu Manda malah lebih kecil dari adik nya Manda"ucap Mama Reno yang mengambil Amanda dari pelukan Reno.
"Iya sayang, yang penting Manda harus bantu Mama merawat adik biar cepat besar seperti Manda" ucap Mama Sherlin.
"Baik Nenek, Manda akan bantu Mama merawat adik sampai besar" ucap Manda.
"Kagum aku lihat anak mu Reno, dia sudah terlihat dewasa" ucap Surya.
"Iyalah, lihat dulu siapa bapak nya" ucap Reno yang merasa bangga.
"Cih, jadi nyesal aku ngucap kata kata ku tadi"ucap Surya yang merasa kesal dengan pengakuan adiknya.
Reno pun jadi menatap malas kearah kakaknya itu
"Surya" ucap Mama dan istri nya secara bersamaan untuk menegur perkataan Surya.
"Maaf Ma" ucap Surya dan Reno langsung mengejek kakaknya itu dengan menjulurkan lidah nya.
"Siapa nama nya Sherlin ? Apa kalian sudah punya nama yang cocok untuk putri kedua kalian?"tanya Dewi yang berada disamping Sherlin yang tengah terbaring.
"Kami belum memberikan nama untuk nya, tapi sudah punya beberapa nama dan aku akan memilih yang akan sesuai dengan nya"ucap Reno sambil mengendong putri kedua itu.
"Baiklah aku akan menunggu nama apa yang akan kalian beri pada bayi mungil ini"ucap Sesil sambil mencubit mencolek pipi gembul bayi nya Sherlin.
Mereka pun berbicara satu sama lain dirumagan itu dan tak terasa waktu semakin malam.
Semua pada sudah izin untuk pulang kerumah.
"Ini sudah larut malam, kalau begitu kami pulang dulu ya sayang" ucap Mama Sherlin.
"Manda pulang sama Nenek dan bi Ina ya"ucap Mama Reno.
"Nenek tidur di rumah manda?" tanya Amanda dengan wajah yang penuh harap.
"Ya Nenek akan tidur sama Manda malam ini juga" ucap Mama Reno.
"Apa Nenek juga ikut?" tanya Manda pada Mama Sherlin.
"Nenek juga akan ikut sayang dan kita akan menunggu di rumah sampai adik bayi datang"ucap Mama Sherlin.
"Hore...Manda akan tidur sama kedua nenek Manda" ucap Amanda yang berteriak sambil berputar putar.
"Sudah sayang jangan berputar lagi, nanti kepala nya sakit" ucap Reno yang menghentikan putri nya itu.
Lalu Reno membawa Manda menuju tempat Sherlin yang tengah menyusui bayinya.
"Sekarang Manda pamit sama Mama" ucap Reno.
"Mama, Manda pamit pulang ya" ucapAmanda sambil mencium tangan Mamanya.
"Ya sayang, jangan nakal ya sama Nenek"ucap Sherlin yang tengah menyusui dan mengelus kepala Amanda.
"Adik, Kak Manda pulang dulu ya" ucap Amanda.
"Iya Kakak" ucap Sherlin dengan suara anak kecil untuk membalas perkataan nya Amanda.
Kemudian Bi Ina, Mama Reno dan Mama Sherlin pun sudah keluar dari rumah sakit bersama Amanda untuk menuju pulang ke mansion nya Reno.
Kini tinggal pasangan itu bersama buah hati kedua mereka.
"Amanda semakin dewasa saja kan sayang, padahal usia baru 5 tahun" Ucap Sherlin yang menimang putri keduanya.
"Itu semua berkat ajaran mu sayang" ucap Reno sambil mencium pipi nya Sherlin.
"Terima kasih sudah memberikan kedua putri yang cantik dalam hidup ku sayang " ucap Reno.
"Aku seharusnya aku yang berterima kasih karna sudah menjadikan hidup terasa sempurna" ucap Sherlin.
Lalu Sherlin membaring bayi nya pada box bayi yang sudah di letakkan di ruangan Nya Sherlin.
"Tidurlah, kau harus banyak beristirahat" ucap Reno.
"Iya, aku pun sudah merasa ngantuk sekali"ucap Sherlin.
"Aku akan menjaga kalian disini" ucap Reno.
Sherlin yang sudah berbaring langsung memejamkan mata nya untuk mencoba tidur.
Lalu beberapa menit kemudian, Reno mendengar hembusan nafas Sherlin yang keluar masuk secara teratur.
"Kau ngantuk sekali ya sayang, padahal belum sampai beberapa menit kau sudah tertidur pulas" ucap Reno.
"Kau tahu, kau lah yang sudah membuat hidup terasa sempurna" ucap Reno sambil mencium punggung tangan Sherlin.
🌷🌷🌷🌷🌷
Sudah 3 hari berada dirumah sakit kini Sherlin sudah di perbolehkan untuk pulang.
Reno dan Sherlin begitu antusias untuk pulang kerumah, karna mereka tak sabar ingin membawa putri kedua mereka itu kerumah tercinta.
Di sore hari mereka keluar dari rumah sakit, Tapi saat keluar dari rumah ada wartawan yang sudah berkumpul dan menunggu keluarnya pasangan itu.
Doni dan beberapa satpam dirumah sakit langsung menuntun Reno dan Sherlin menuju ke mobil.
Beruntung lah mereka karna hal itu tak membuat terjadi sesuatu terhadap putri nya.
Jika ada sesuatu yang membuat Anak nya terluka sedikit saja, Reno pasti kan kalau mereka akan berakhir di penjara.
Saat sudah sampai didalam Reno langsung membuka kaca mobil itu sedikit dan membiarkan para wartawan itu bicara.
Begitu banyak pertanyaan nya yang dilontarkan oleh mereka.
Mulai dari pertanyaan mengenai bisnis yang dijalankan sampai menanyakan bagaimana perasaan Reno saat sudah memiliki dua orang putri.
Bahkan ada juga orang yang menanyakan selama Sherlin hamil, apakah Reno pernah mengalami kesulitan dalam pekerjaan yang dijalan kan nya.
Jangan heran kenapa para wartawan sangat ingin meliput Reno putra pratama.
Itu karna dia seorang pebisnis terkenal dan juga merupakan orang terkaya di kota tersebut.
Bahkan dia lebih terkenal saat telah melakukan laporannya atas kejahatan penggelapan uang yang telah di lakukan oleh Admaja Company.
Setelah memdengar berbagai pertanyaan dari wartawan, Reno hanya menjawab kalau dia sangat bahagia dengan kelahiran putri kedua nya, bahkan dia mengatakan kalau kelahiran putri nya kali ini membawa keberuntungan untuk nya.
Setelah menjawab Doni langsung masuk kemobil dan melajukan mobil itu meninggalkan rumah sakit itu.
Setelah sampai di mansion, semua keluarga sudah berkumpul menyambut kedatangan mereka.
Ardian dan Dewi juga ada disitu, tapi tidak dengan Heri dan Sarah.
Mereka tidak bisa datang karna ada pekerjaan dan mereka langsung menelpon Reno dan Sherlin untuk meminta maaf.
Mereka janji jika pekerjaan nya sudah selesai, mereka akan berkunjung ke indonesia secepatnya.
Sherlin yang mendapar kabar seperti itu dari Sarah hanya berkata tidak apa apa.
Sarah dan Heri bersyukur karna Sherlin sangat pengertian sekali.
Semua keluarga berkumpul, Itu dikarnakan besok malam Reno akan mengadakan acara perayaan untuk menyambut sekaligus pemberian nama kepada putri nya tersebut.
Lalu Reno dan Sherlin masuk ke dalam mansion itu.
Reno membawa Sherlin dan bayi kedalam kamar untuk beristirahat.
"Ma, kami ke kamar dulu ya" ucap Reno pada Mama nya dan mertuanya.
"Iya sayang, Mama mengerti kok. kalian pasti lelah sekali" ucap Mama Reno.
"Kalian beristirahatlah, Amanda biar kami yang menjaga" ucap Mama Sherlin.
" Makasih Ma" ucap Sherlin kepada kedua Mamanya itu.
Kemudian mereka pergi ke kamar dan beristirahat.
Reno ingin mengajak istri nya dan putri nya kesuatu tempat.
"Sayang, ayo ikut aku kesuatu tempat" ucap Reno.
"Kemana kita malam malam gini sayang?"ucap Sherlin.
"Kita akan pergi suatu tempat dan kau akan tahu itu" ucap Reno.
"Baiklah " ucap Sherlin yang sudah bersiap dan mengendong bayi nya.
Reno pun meminta izin kepada Mama dan Mertuanya untuk membawa Sherlin dan bayinya keluar sebentar.
Lagian ini masih jam 7 malam dan Reno berjanji akan kembali sebelum jam 9 malam.
Reno berkata kalau dia ingin bertemu dengan orang yang sangat penting.
Setelah beberapa keluarga Itu berargumentasi, akhirnya mereka mengizinkan Reno dan Sherlin pergi bersama bayi mereka.
"Kemana kita akan pergi sayang?" tanya Sherlin yang sudah di dalam mobil dan sedang dalam perjalanan kesuatu tempat.
"Kau akan tahu nanti sayang" ucap Reno.
Sherlin pun hanya bisa pasrah dan menerka nerka dalam hati nya.
Tapi semua terkaannya salah salah, saat mereka tiba di sebuah hotel .
"Ngapain kita disini sayang?" ucap Sherlin.
"Ga mungkin kami nginap dihotel saat keluarga sudah berkumpul dirumah. Tidak tidak, tadi Reno bilang kalau kami akan kembali kerumah sebelum jam 9, ga mungkin dia berbohong sama mama" batin Sherlin.
"Jangan bilang kalau kau ingin mempertemukan ku dengan selingkuhan mu. Ingat Reno, kau sudah punya 2 anak "ucap Sherlin.
"Astaga sayang, kok gitu sih ngomong nya"ucap Reno yang terkejut mendengar tuduhan Sherlin.
"Justru karena aku sudah punya dua anak, maka nya aku ga punya niat untuk selingkuh"ucap Reno.
"Jadi Ngapain kita kesini?" tanya Sherlin.
"Kau akan tahu nanti dan aku rasa kau akan menyukai nya" ucap Reno.
Setelah ada sedikit perdebatan kecil, akhirnya mereka keluar dari mobil dan masuk ke dalam hotel .
Kemudian mereka menuju repsesionis untuk menanyakan nomor kamar seseorang.
Setelah mendapatkan nya, mereka pun pergi menuju ke nomor kamar tersebut.
Dan saat sampai didepan pintu, mereka pun langsung mengetuk pintu kamar itu.
Alangkah terkejut nya Sherlin saat pintu itu terbuka.
"Nenek " ucap Sherlin saat mendapati Nenek dan Fahri berserta Fitri ada dikamar itu.
"Sherlin" ucap Nenek.
"Ayo masuk kedalam " ucap Fahri.
Mereka pun masuk kedalam kamar itu.
Sherlin langsung memberikan bayinya sebentar kepada Reno, karna dia saat ini ingin memeluk neneknya dengan erat.
"Nenek, aku sangat merindukan dan aku sangat senang bisa bertemu dengan Nenek"ucap Sherlin
"Aku tahu kalau kau pasti akan sangat senang" ucap Reno.
"Makasih sayang" ucap Sherlin dengan tulus.
"Kalian sudah berapa hari berada disini?"ucap Sherlin.
" Sudah 3 hari, ini semua karna fitri yang ingin liburan kesini dan aku langsung memberitahu kan Reno kalau kami akan ke sini karna aku juga akan mengajak Nenek" ucap Fahri.
"Tidak papa Fahri, Lagian nenek juga ingin kesini dan ingin berjumpa dengan Sherlin"ucap Nenek.
"Kalian sudah datang tapi kenapa tidak datang kerumah sakit ?" ucap Sherlin.
"Itu karna Nenek ga sanggup untuk pergi kemana mana, ini saja nenek paksakan hanya untuk melihat mu" ucap Fahri.
"Makanya aku mengajak mu kesini malam malam gini sayang, karna besok mereka akan pulang" ucap Reno.
"Apa!! kok cepat sekali" ucap Sherlin yang terlihat bersedih.
"Kami masih ada yang harus dikerjakan di kampung Sherlin" ucap Fitri yang menenangkan Sherlin.
"Setidak nya kau sudah bertemu dengan Nenek.Jika aku atau kamu ada waktu kita pasti akan bertemu lagi" ucap Fitri.
"Baiklah aku mengerti " ucap Sherlin.
"Ini bayi kedua mu sayang?"tanya Nenek.
"Iya nenek" ucap Sherlin.
Lalu Reno memberi kan bayi nya pada Nenek, agar nenek bisa menimang nya.
"Senang nya bisa mengendong cicit Nenek"ucap Nenek.
"Maaf Nek, karna belum bisa memberikan nenek seorang cicit" ucap Fitri.
"Tidak apa sayang, mungkin memang belum waktu nya. Tapi Nenek yakin kalau hari pasti akan datang" ucap Nenek.
"Iya sayang, jangan sedih ya. Aku lasti akan lebih berusaha lagi" ucap Fahri.
Fitri yang mendengar itu langsung mencubit lengan nya Fahri.
Bisa bisa dia berkata seperti itu di depan sepupunya.
Mereka pun berbicara dan tak terasa waktu sudah menunjukkan jam 10 lebih.
Lalu Reno melihat handphone nya yang sudah mendapat banyak panggilan dari keluarganya.
Lalu Reno mencoba menelpon kembali tapi tidak ada jawaban.
"Mungkin sudah tidur" ucap Reno.
"Nenek, kami pulang dulu ya" ucap Reno.
"Baik Nak, kalian hati hati nya di perjalanan"ucap Nenek.
"Iya Nek" ucap Reno.
🌷🌷🌷
Di kediaman Reno
Mereka merasa sangat kesal karna Reno belum pulang juga.
Mereka sudah menelpon tapi tidak ada jawaban.
Mereka pun hanya berdoa kalau mereka akan baik baik saja.
Dan mereka mengirimkan pesan kepada Reno, Agar disaat mereka sudah sampai akan membangunkan mereka. Dan mereka akan segera menghukum Reno karna sudah membawa istri dan anak nya yang baru lahir keluar malam.
Tak lama mereka pergi kekamar masing masing untuk tidur dan beristirahat sambi menunggu kedatangan Reno.
Disaat mereka tengah terlelap diluar rumah sudah ada seseorang yang ingjn melakukan sesuatu kepada mereka.
"Semuanya akan berakhir malam ini"ucap orang itu.
Sampai disini dulu ya teman teman
Kalau kalian penasaran dengan cerita, tetap ditunggu kelanjutanya ya.
Selamat membaca ya readersku
jangan lupa beri jempol nya banyak banyak ya untuk mendukung karya ku ini
Jangan lupa beri komentar kalian supaya dapat memberikan ku ide dan saran kalian semuanya
Berhubung dengan menyebar virus covid 19
Aku hanya bisa mengingat kan kalian untuk menjaga kesehatan
Jangan lupa untuk terus berdoa menurut agama dan kepercayaan nya masih masing untuk memohon perlindungan pada Tuhan
Dan jangan lupa untuk cuci tangan dengan sabun sampai bersih ya temam teman
I love you guys