
Sedang kan Amanda hanya diam mendengar percakapan mereka lagi.
"Aku pergi dulu ya" ucap Amanda tiba tiba dan pergi dari situ.
"Ada apa dengan nya?? Kenapa dia pergi duluan??"batin Calvin yang melihat Amanda yang sudah pergi.
"Aku pergi dulu ya" ucap Calvin yang hendak menyusul Amanda yang sudah pergi ke kelas.
"Hmm oke, aku juga mau ke kelas ku, kebetulan aku lagi ada jadwal piket kelas"ucap Cynthia.
"Kau tahu ini sudah jam berapa?? Dan Kau tahu kalau hari ini adalah jadwal piket mu tapi kau malah lama lama datang ke sekolah.Apa kau ga jera selalu di hukum terus sama wali kelas mu?"ucap Calvin.
"Terserah ku lah, yang piket kan aku, dan yang kena hukuman juga aku, tapi kenapa jadi kau yang sewot kali"ucap Cynthia.
"Ya terserahmu, aku pergi dulu" ucap Calvin yang pergi dari situ.
Calvin pun berjalan menuju ke kelas nya,begitu juga dengan Cynthia.
Selama di perjalanan menuju ke kelas nya, semua siswi yang berdiri di depan kelas memperhatikan Calvin.
"Dia tampan sekali"
"Aku tidak menyangka, kalau siswa Culun itu ternyata memiliki wajah yang tampan"
"Apa dia sudah memiliki pacar??"
"Aku ingin dia menjadi pacar ku"
Begitulah perkataan siswi yang mengagumi ketampanan Calvin.
Calvin sempat merasa kesal mendengar perkataaan salah satu di antara mereka yang mengatakan diri nya yang sempat berpenampilan Culun.
Tiba tiba ada seorang siswi yang mendekati Calvin dan menghalangi jalan nya.
"Hai nama ku Fitri, jujur aku sangat mengagumi ketampanan mu. Apa kau sudah memiliki pacar?? Kalau pun belum, apa aku boleh menjadi pacar mu?" ucap siswi tanpa merasa malu.
"Maaf, tapi sayang sekali sekarang hati ku dan cintaku sudah di miliki seseorang" ucap Calvin.
"Kau sudah punya pacar ya?" ucap gadis itu.
"Hmm iya, sekali lagi maaf ya" ucap Calvin.
Gadis itu hanya diam, lalu Calvin pun pergi dari tempat itu, sedangkan siswi itu merasa sedikit malu karna pengakuan ditolak oleh Calvin.
Saat Calvin sudah sampai di pintu kelas, tiba tiba Andra menghalagi jalan Calvin yang ingin masuk ke dalam.
Andra memperhatikan Calvin dari atas sampai ke bawah.
"Kau siswa dari mana?? Apa kau anak baru di sini??" tanya Andra yang memang belum tahu apa apa tentang penyamaran Calvin yang sudah berlalu itu.
"Aku Calvin, dan aku bukan anak baru di sini Andra. Apa kau tidak mengenali ku?"ucap Calvin.
Andra yang mendengar pengakuan nya Calvin lansung mendekatkan wajah nya dan memperhatikan wajah Calvin dengan saksama.
Tiba tiba Valen yang baru datang dan langsung menjitak kepala nya Andra.
"Andra bodoh, itu memang Calvin. Apa matamu sudah rusak?" ucap Valen.
"Sakit tahu, apa kau sengaja menjitak kepala ku" ucap Andra yang memegang kepala nya.
"Bodoh amat, aku memang sengaja biar otak mu itu sedikit encer" ucap Valen yang tidak peduli dan masuk ke dalam kelas.
"Dasar gadis gila" ucap Andra.
"What the Hell" teriak Valen dari dalam kelas.
"Kau Calvin??" ucap Andra.
"Iya"balas Calvin.
"Oh pantasan kau beberapa hari ini tidak masuk sekolah, ternyata kau sibuk mengubah penampilan mu ya. Mantap Bro, aku boleh tanya salon mana yang kau kunjungi, biar aku juga datang kesitu dan agar aku bisa mengubah penampilan ku ini" ucap Andra.
"Ck,, Aku dari lahir memang tampan seperti ini dan aku tidak ada pergi ke salon Mana pun. Dan satu lagi beberapa hari ini aku tidak masuk ke sekolah karna aku sedang sakit bukan pergi ke salon"ucap Calvin yang kesal dengan Andra.
"Kau sakit?? Tapi kenapa kau tidak memberitahu kami atau wali kelas kita"ucap Andra.
"Aku sudah memberitahukan kepada kepala sekolah kita, tapi dasar dia saja yang pikun sampai lupa mengatakan pada wali kelas kita kalau aku sedang sakit" ucap Calvin.
"Kau bilang pak Budiman pikun??" tanya Andra.
"Iya, kan memang fakta nya kalau dia itu pikun" ucap Calvin dengan santai.
"****** kau sudah aku rekam kata kata mu barusan, aku akan melaporkan nya pada pak Budiman" ucap Andra.
"Aku tidak peduli kalau kau mau melaporkan nya. Minggir!! Aku mau lewat "ucap Calvin yang menggeser tubuh Andra kesamping.
"Kok dia berani sekali Ngatain pak Budiman Itu Pikun ya" ucap Andra.
"Bahkan dia tidak takut kalau aku melaporkan kata kata nya itu pada pak Budiman" batin Andra.
Kini Calvin sudah duduk di kursi yang bersebelahan dengan Amanda.
"Kau kenapa? Kok main tinggal sendiri" tanya Calvin.
"Tidak ada apa apa kok, aku cuma mau cepat cepat masuk ke kelas saja" ucap Amanda.
"Oh gitu ya"ucap Calvin.
"Itu saja,,, Apa itu saja respon mu Calvin?? Aku sangat kesal dengan mu!! Apa kau tidak bisa peka sedikit saja?" batin Amanda.
"Aku cemburu melihat mu dekat dengan gadis lain, ingin rasanya aku memarahi mu saat ini"batin nya lagi.
Amanda yang marah dan ingin mengucapkan sumpah serapah pada Calvin tapi itu di tunda nya karena guru yang mengajar kelas mereka sudah tiba.
Selama pelajaran Amanda bersikap cuek kepada Calvin dan itu membuat Calvin semakin heran dan kesal.
" Tidak ada apa-apa tapi kenapa dia malah cuek gitu sama aku sih" ucap Calvin dalam hati nya.
Jam pelajaran sudah berakhir dan sudah waktunya untuk jam istirahat.
Semua pelajar pada keluar dan menuju ke kantin untuk makan.
"Yuk ke kantin Amanda" ucap Indah.
"Nggak lah aku di dalam saja" ucap Amanda.
" Bener nih?? Nggak nyesel?? Ntar kau Ngechat kami biar menjemput mu saat kami nanti sudah berada dikantin."ucap Valen.
"Iya lho, aku memang ga mau ikut karna aku lagi enggak selera makan dan aku lagi malas untuk keluar ke mana-mana" ucap Amanda.
" Ya sudah lah, kalau gitu kami pergi dulu ya"ucap Rahel.
" Iya" ucap Amanda.
Saat ketiga temannya sudah pergi, kini Amanda sendirian di dalam ruangan kelas.
Tidak!! ternyata Calvin juga ada di dalam kelas itu dan kini tinggal mereka berdua yang berada di situ.
"Amanda yang terjadi padamu?? Kenapa kau cuek sekali padaku?? Saat aku tanya kau jawab tidak apa-apa dan sekarang kau bersikap cuek padaku seakan akan aku itu melakukan kesalahan pada mu" ucap Calvin.
" Kau memang tidak bisa peka terhadapku Calvin. Kau tahu?? Saat ini aku sedang marah pada mu." ucap Amanda.
"Kenapa Kau marah? Apa ada kesalahan yang sudah aku lakukan pada mu?"tanya Calvin.
"Kau memang tidak mengerti dengan ku Calvin, dan aku rasa kita sebaiknya tidak usah bersama saja" ucap Amanda.
"Apa maksud perkataan mu? Dan kenapa kau berkata seperti itu? Apa yang tidak aku mengerti dari diri mu?" tanya Calvin yang marah karna perkataan Amanda yang tidak ingin bersama nya.
"Amanda, kita baru saja jadian dan belum genap sebulan tapi kau sudah seperti ini"ucap Calvin lagi.
"Aku Sedang marah dengan mu Calvin" ucap Amanda.
"Aku yang seharus nya marah padamu hari ini Amanda" ucap Calvin dengan suara lantang.
Amanda cukup takut dan tubuh nya gemetaran karna mendengar suara Calvin yang marah padanya.
" Aku tidak suka melihat mu yang terlihat dekat sekali dengan Chintya. Saat kau sudah berbicara dengan nya, kau melupakan ku seakan akan aku tidak ada diantara kalian, dan kalian terlihat terus bicara tanpa memperhatikan ku dan itu membuatku muak"ucap Amanda.
"Apa karna Cynthia kau seperti ini" ucap Calvin.
"Iya" ucap Amanda.
Tiba tiba ada panggilan masuk di handphone milik nya Calvin.
Dan ternyata itu panggilan masuk dari Cynthia.
"Apa Tya?" ucap Calvin.
"Tolong bantu aku, sekarang aku ada di ruangan Bk dan itu semuanya karna bapak belagu itu" ucap Cynthia.
"Baiklah aku akan segera ke sana"ucap Calvin dan mengakhiri panggilan.
"Aku akan menjelaskan semuanya pada mu"ucap Calvin pada Amanda.
Lalu Calvin pergi ke tempat Cynthia berada saat ini.
"Kau lebih memilih nya dari pada menjelaskan semua nya pada ku dulu" ucap Amanda yang melihat kepergian Calvin.
"Nak Amanda" ucap seorang guru yang masuk ke dalam kelas.
"Saya sendiri pak" ucap Amanda.
"Maaf mengganggu waktu nya Nak, itu kau di panggil oleh pak Budiman keruangan nya karna ada yang dia ingin tanya kan padamu"ucap pak Anton selaku guru kimia untuk anak ipa kelas 12.
"Oh baiklah Pak" ucap Amanda.
Amanda pun langsung beranjak pergi keruangan nya pak Budiman .
Sesampainya di pintu ruangan itu, Amanda Langsung mengetuk pintu itu.
"Masuk" ucap seseorang dari dalam ruangan, siapa lagi kalau bukan pak Budiman.
"Maaf pak, Apa Bapak yang memanggil saya ke sini" tanya Amanda lagi untuk memastikan nya.
"Oh nak Amanda silakan duduk" ucap pak Budiman.
"Ya, saya yang memanggi mu ke sini karna ada yang bapak ingin tanya padamu" ucap pak Budiman lagi.
"Apa yang bapak ingin tanya kan pada saya?"tanya Amanda.
"Apa Papa mu ada di rumah??" tanya pak Budiman.
"Tidak Pak, Papa saya saat ini sedang pergi keluar kota sama Mama selama seminggu ini. Memang kenapa ya pak?" tanya Amanda.
"Tidak ada Nak, tadi Bapak menghubungi Papa mu karna ada yang ingin bapak katakan pada nya tapi nomor nya tidak bisa di hubungi."ucap pak Budiman.
"Mungkin Papa sedang sibuk pak, coba nanti bapak hubungi lagi" ucpa Amanda.
"Tidak apa apa pak" ucap Amanda.
"Ayah!!"teriak seseorang yang masuk ke dalam ruangan itu.
"Cynthia apa kau tidak bisa kecilkan suara mu"ucap pak Budiman yang merasa sedikit malu dengan sikap anak nya dihadapan Amanda.
"Ups, Manda kau ada disini" ucap Cynthia yang sedikit merasa malu karna ternyata Amanda ada di dalam ruangan itu.
"Ada apa?? Kenapa kau berteriak??" ucap pak Budiman.
"Aku kena hukum lagi sama wali kelas ku dan dia membawa ku ke ruangan Bk" ucap Cynthia.
"Kenapa kau sampai di hukum lagi" ucap pak Budiman yang pusing karna tingkah nakal anak nya di sekolah itu.
"Aku tadi lagi piket dan aku bertugas menyirami bunga yang ada di depan kelas kami, tapi teman ku memarahi ku karna aku sedikit datang terlambat ke sekolah, terus aku emosi dan menendang pot bunga yang ada di depan kelas kami sampai hancur" ucap Cynthia.
"Masalah apa lagi yang kau ciptakan nak?"ucap pak Budiman yang semakin sakit kepala dan dia memijit dahi nya yang terasa sakit itu .
"Aku tidak salah Ayah, mereka yang memancing emosi ku duluan, untung saja Calvin datang untuk menyelesaikan masalah ku ini"Ucap Cynthia.
Amanda terkejut dan marah karna ternyata Calvin pergi untuk menyelesaikan masalah Cynthia daripada menyelesaikan masalah yang ada Diantara mereka.
"Untung sepupu mu itu baik mau menolong mu, jika kau melakukan kesalahan lagi, ayah1 memindahkan mu dari sekolah ini" ucap pak Budiman.
"Sepupu?? ucap Amanda.
"Iya, Calvin itu sepupu ku, Ayah ku dan Ibunya Kakak Beradik" ucap Cynthia.
"Apa?? Mereka ternyata bersaudara, dan aku dengan bodohnya cemburu buta melihat kedekatan mereka padahal mereka itu bersaudara" ucap Amanda dalam hati nya.
"Maaf kan aku Calvin, wajar saja kau dekat dengan nya, tapi tetap saja aku tidak suka kau terlalu dekat sekali dengan gadis mana pun"batin Amanda lagi.
"Lebih baik aku pergi dari sini, tidak ada gunanya aku mengadu sama Ayah, yang ada aku malah kena ceramah di sini" ucap Cynthia yang langsung pergi dari tempat itu.
"Maaf kan saya nak Amanda, karna sudah melihat kejadian seperti ini" ucap pak Budiman yang merasa malu.
"Tidak apa apa Pak" ucap Amanda.
"Kalau begitu saya pergi dulu ya pak, sebentar lagi kami akan masuk pelajaran selanjutnya"ucap Amanda.
"Ya Nak, Makasih ya atas informasi nya tadi dan maaf karna sudah merepotkan mu nak"ucap pak Budiman .
"Ya Pak" ucap Amanda.
Amanda pun pergi dari ruangan kepala sekolah menuju ke kelas nya.
Saat menuju kesana dia sempat berpapasan dengan Fitra yang kebetulan baru kembali dari kantin.
Tapi Amanda mengabaikan nya seolah olah Fitra itu tidak terlihat di mata nya.
Fitra pun sempat kesal karna Amanda seperti tidaj menganggap keberadaan nya tadi.
Fitra pun bergabung dengan teman teman perempuan nya yang sudah berkumpul di depan kelas nya.
Sedang kan Amanda merutuki Fitra yang terlihat playboy sekali.
Tapi dia tidak mau memikirkan dan tidak memperdulikan itu.
Saat sampai di kelas, tenyata ketiga teman nya sudah kembali juga dari kantin.
"Kau dari mana?"tanya Valen.
"Dari ruangan kepala sekolah"ucap Amanda.
"Ngapain kau kesana? Apa kau ada masalah"tanya Calvin.
"Ntah lah, Aku tidak ada masalah dengan pak Budiman tapi aku cuma bermasalah dengan seseorang"ucap Amanda.
Amanda masih bersikap cuek lagi kepada Calvin karena dia masih merasa kesal karena Calvin itu tidak terlalu Konsisten dan berkomitmen untuk hubungan mereka.
"Kenapa dia?" ucap Indah pada Calvin itu karna Indah melihat Amanda yang begitu cuek sekali dan hanya kembali ke kursinya dan mengabaikan Calvin.
"Entahlah aku juga tahu" ucap Calvin.
"Aku heran sekali dengan kalian, dikit-dikit bertengkar, dikit-dikit baikan. Enggak ngerti lah aku dengan hubungan kalian"ucap Valen.
Teman teman yang sedang duduk di luar kelas, tiba tiba masuk karena guru yang mengajar pelajaran dikelas itu sudah mau otw ke kelas mereka.
Calvin melirik ke arah Amanda pindah ke meja yang sedikit jauh dari Calvin.
Saat pelajaran di mulai Amanda fokus melihat guru yang sedang menrangkan pelajaran.
Sedangkan Calvin selalu melirik ke arah Amanda, tiba tiba dia mengambil secarik kertas menulis sesuatu dalam kertas itu.
Karena saat pelajaran Handphone tidak boleh keluarkan, jadi dia menulis sesuatu pada kertas itu.
Setelah selesai menulis dia mencoba untuk melemparkan kertas yang sudah diremukkan nya kepada Amanda dan sialnya hal itu dilihat oleh guru yang mengajar di kelas itu.
"Apa yang kau lempar itu Calvin?" ucap Guru itu.
"Tidak ada apa apa Buk" bual Calvin.
"Saya melihatnya Calvin, kau tidak bisa membohongi ku, karna saya sudah memiliki empat mata untuk melihat kelakuan mu ucap Ibu Ermida.
"Ambil itu dan baca apa yang kau tulis di hadapan teman teman mu" ucap Ibu Ermida lagi.
" ****** lah aku" ucap Calvin.
Calvin pun langsung mengambil kertas yang ada disamping kursi nya Amanda.
Saat akan mengambil kertas itu, Calvin hanya melihat Amanda yang terlihat diam saja dan tak bereaksi apa apa.
Kini Calvin berdiri di depan kelas, dia pun membuka kertas yang sudah di gulung-gulung itu dan membaca isi dari tulisan kertas itu.
"Cinta pertama kali diciptakan oleh Adam dan Hawa" ucap Calvin sambil membaca tulisan yang ada di kertas itu.
"Hoax! gombalan mu saja" ucap siswa lainnya yang ada di kelas itu.
"Di bawah terbang oleh Rama dan Sinta"ucap Calvin lagi.
"Bohongan itu" ucap siswa lainnya lagi.
" Di bawah tenggelam oleh rose dan jack, di bawah mati oleh romeo dan juliet lalu dihidupkan kembali oleh aku dan kamu" ucap Calvin.
Jujur Calvin merasa sedikit malu saat membacakan tulisan nya itu, sedangkan Amanda hanya tersipu malu mendengar kata.kata yang keluar dari mulut nya Calvin.
"Kau tahu gak bedanya pesawat dengan hati ku" ucap Calvin lagi.
"Tidak tahu?"teriak orang yang ada dalam kelas itu tapi tidak dengan Amanda.
Dia hanya fokus mendengar gombalan dari Calvin.
"Kalau pesawat itu muat untuk banyak orang, tapi kalau hati ku cuma muat untuk mu saja"ucap Calvin.
" Eaakk Eaaakk" teriak mereka.
Amanda tersipu malu mendengar ucapan Calvin. Dan sekarang Calvin pun sudah diperbolehkan duduk kembali.
"Memang anak muda zaman sekarang ini, suka nya mengombal saja" ucap Ibu Ermida.
Jam Pelajaran pun telah usai, semuanya sudah pada pulang ke rumah masing masing.
Saat Amanda sedang berjalan, calvin langsung menarik tangan Amanda dan membawanya ke tempat parkiran.
"Aku minta maaf ya, aku tahu kalau kamu gak suka kalau aku.dekat dengan Cynthia. Tapi kamu harus tahu kalau dia itu sebenar nya adalah sepupu ku, jadi kamu jangan marah lagi ya" ucap Calvin.
"Aku sudah tahu kok tadi saat Cynthia sayang ke ruangan pak Budiman" ucap Amanda.
"Jadi kamu enggak marah lagi kan?"ucap Calvin.
"Hmmm, enggak lagi kok. Tapi tetap saja kalau aku juga tidak suka kau dekat dengan Siswi mana pun" ucap Amanda.
"Aku kan sudah bilang kalau hatiku cuma ada kamu " ucap Calvin yang merayu Amanda.
"Antar aku ke rumah Ayahku, karena aku akan tidur di sana "ucap Amanda.
"Memang Papa dan Mama kemana?" tanya Calvin.
"Mereka pergi keluar kota selama seminggu, dan selama itu juga aku akan tinggal di rumah Ayah lagi, lagi pula aku juga sangat merindukan mereka" ucap Amanda.
"Baik lah" ucap Calvin lalu dia melajukan mobilnya menuju rumah Gunawan.
Sesampai nya di sana Calvin pamit untuk pergi dari tempat itu.
"Aku pergi dulu ya "ucap Calvin.
"Iya, hati-hati ya" ucap Amanda.
"Besok aku akan menjemputmu" ucap Calvin.
"Terserahmu" ucap Amanda.
Calvin pun membawa mobil nya pergi dari tempat itu,
Sedangkan Amanda berjalan mengendap-ngendap masuk ke dalam rumah itu.
"Mungkin Alan sedang bermain dan Ayah sedang bekerja, tapi Ibu di mana ya?"batin Amanda.
Manda pun berjalan menuju ke dapur dan ternyata Ibunya ada disana dan sedang memasak.
Manda pun mendekati Ibunya dengan langkah pelan dan saat sudah tepat di belakang Dina, Amanda langsung memeluk Dina dari belakang.
Saat Amanda sedang memeluk Ibunya, Dina merasa terkejut dengan kehadiran seseorang.
" Amanda kau datang ke sini??" ucap Dina.
"Ya Bu, aku ke sini karna aku sangat merindukanmu" Ucap Amanda yang sangat merindukan Ibu nya.
"Ibu juga merindukan mu Nak" ucap Dina.
"Seperti nya Ibu lagi masak enak ya, kebetulan aku juga sudah lapar sekali" ucap Amanda.
" Ya sudah, kau ganti baju dulu, setelah itu kita akan makan bersama" ucap Dina.
"Baik Ibu" ucap Amanda yang langsung menuju kamar yang sudah lama tidak dia kunjungi nya untuk mengganti pakaiannya di sana.
#Jangan lupa mampir ke novel ku yang berjudul" Takdirku, hidup bersama mu"
Jangan lupa beri like dan vote untuk mendukung karya ku ya.
Selamat membaca ya teman teman
Jangan lupa beri like dan vote kalian ya.
Terima kasih😊😊😊