Always Love You My Husband

Always Love You My Husband
chapter 58



Keesokan hari nya


Disiang hari Sherlin pun memutuskan untuk pergi menemui Reno dan membicarakan masalah mereka dengan baik baik.


Dia mendapat telpon dari Doni asisten pribadinya kalau Reno masih dikantor.


Sherlin pun menaiki taksi saja untuk menuju kantor nya Reno.


~~


Reno membereskan lembar lembar dokumen yang ada pada meja kerja nya.


Tiba tiba telepon kantor yang yang ada di meja kerja Reno berdering.


"Halo ada apa Doni? " ucap Reno.


"Halo pak, ini Nona Alesha mau menemui bapak" ucap Doni.


"Baiklah suruh dia masuk" ucap Reno.


"Halo tuan Reno, apa kau ada jadwal siang ini? Kalau tidak ada, aku ingin mengajakmu untuk makan siang bersama " ucap Nona Alesha.


Reno menoleh kearah pintu itu dan melihat Alesha, rekan bisnis yang sedang menjalin kerja sama saat ini.


"Maaf nona Alesha, aku tidak bisa makan bersama saat ini,karna aku ada tugas yang lebih penting dari pada makan" ucap Reno yang ingin menemui Sherlin.


Dia sebenarnya tidak ingin menolak permintaan klien bisnisnya itu, tapi saat ini Istrinya adalah prioritas nya.


Reno ingin bangkit dari kursi nya, dan ingin pergi saat itu juga.


Tapi Alesha mendorong Reno hingga terduduk lagi dan dia langsung duduk di pangkuan nya Reno.


Ternyata peristiwa itu dilihat oleh Sherlin.


Yang kebetulan Sherlin sudah tiba dan langsung mendatangi ruang kerja Reno.


Doni melihat kedatangan Sherlin hanya tersenyum kearah Sherlin dan Sherlin pun membalas senyuman Doni.


Saat Sherlin ingin hendak masuk ternyata pintu ruang kerja Reno terbuka sedikit.


Dan ketika Sherlin ingin melangkah masuk, dia tak sengaja melihat kejadian itu di depan mata nya.


Dimana suaminya sedang memangku wanita lain.


"Itu kan wanita yang waktu itu " ucap Sherlin dengan suara pelan.


Sherlin mengingat wanita yang sedang bersama dengan Reno saat ini.


Dia wanita yang pernah menempel dengan Reno, dan pada saat itu lah awal pertengkaran mereka.


Sherlin tidak terlalu memikirkan wanita itu saat itu,tapi sekarang didepan matanya wanita itu sedang duduk di pahanya Reno.


"Aku membenci mu Reno" batin Sherlin kemudian pergi dari tempat itu.


Doni sempat heran dengan istri bos nya karna tadi sebelum masuk Sherlin tersenyum padanya sekarang keluar dalam keadaan menangis.


~~


"Aku akan melayani mu Reno. Aku tahu kamu pasti jarang kan mendapatkan itu dari istrimu. Apalagi saat ini istrimu sedang hamil dan itu membuat mu tak terlalu selera melihat tubuhnya " ucap Alesha dengan nada seksi yang ingin menggoda Reno.


Reno yang mendengar itu langsung mendorong tubuh Alesha dan berdiri.


"Apa apaan ini Reno, kamu kok kasar sekali.


Aku hanya ingin bermain dengan mu, tapi kau menolaknya. Jarang harap aku akan melanjutkan hubungan kerja sama dengan mu " ancam Alesha.


" Jika itu yang kau mau nona Alesha, kau bisa memutuskan kerja sama ini.Asal kau tau istri ku lebih penting dari pada kerja sama itu"ucap Reno sambil menuju pintu dan meninggalkan Alesha.


"Oh ya satu lagi nona Alesha, tubuh istri ku Jauh lebih bagus dan alami dari pada diri mu. Itulah yang membuatku tidak ingin melirik pada yang wanita lain dan kau juga tidak bisa membandingkan istriku dengan dirimu" ucap Reno sambil melangkah kan kakinya pergi dari situ.


"Sial, aku gagal mendapatkan nya" gerutu Alesha.


"Doni siap kan mobil, aku mau pergi menemui istri ku" ucap Reno.


"Istri.. maksudnya Nyonya Sherlin.. " Doni yang membeo perkataan Reno..


"Ya istri ku Sherlin...jadi siapa lagi menurut mu yang jadi istri ku?" ucap Reno.


"Tapi kan, nyonya Sherlin baru saja dari sini. tadi dia keruangan bos tapi beberapa menit kemudian dia keluar sambil menangis " ucap Doni


"Apa!!!Mati aku, ini pasti akan jadi salah paham lagi" ucap Reno.


"Memang apa yang terjadi di dalam tadi bos?" tanya Doni.


Reno tidak menjawab dia langsung menuju mobil nya dan menelpon mama mertua nya.


"Halo Ma, apa Sherlin ada di situ disitu?" tanya Reno yang menelpon mertuanya.


"Baiklah Ma, tidak ada apa apa kok Ma. Kalau gitu Reno tutup ya panggilan nya." ucap Reno yang ingin mematikan panggilan.


" Baiklah Nak" ucap mama mertuanya.


"Sial!! " ucap Reno sambil membanting stir mobilnya.


Drrrt dddrrtt


"Halo" ucap Reno.


"Dimana kalian?? Tapi Sherlin sudah janji kalau Kalian akan mengantarkan ku kebandara " ucap seseorang yang ternyata adalah Heri.


"Maaf Heri, saat ini kami tidak bisa mengantarkan mu karna kami punya urusan yang lebih penting yang harus kami selesai kan" ucap Reno yang berbihong karna tidak ingin membuat Heri khawatir.


"Baiklah, aku tidak akan menganggu mu. Kalian lanjutlah, aku tidak apa apa kok. Lagian aku sudah ada dibandara " ucap Heri yang berpikir yang lain.


"Baiklah" ucap Reno dan mematikan panggilan.


"Dimana kau sayang? "ucap Reno.


Reno pun melajulan mobil nya menuju rumah mama nya, karna dia sudah menelpon Dewi dan menanyakan Sherlin, tapi hasilnya nihil.


"Ma,apa Sherlin ada datang ke sini?" ucap Reno


Plllaaak.....


Reno mendapatkan tamparan dari Mama nya dan Surya hanya bisa diam menyaksikan pertunjukan itu.


"Kenapa Mama menampar ku?" ucap Reno yang masih memegang pipi kiri bekas tampar mama nya.


"Kau pikir Mama tidak tau, tadi Mama melihat Sherlin menangis dan dia menceritakan semua dan juga mengenai wanita yang ada di kantor mu itu. " ujar mama Reno.


"Tapi tadi itu hanya salah paham aja Ma,


wanita tadi berniat menggoda ku, tapi aku langsung mendorong nya karna aku tidak menyukai nya.Wanita yang ingin aku cintai dan ingin aku sentuh cuma Sherlin saja tidak ada yang lain. " ucap Reno


"Mana Sherlin Ma?? Aku akan menjelaskan semua padanya. " tanya Reno.


"Dia sudah pergi secara diam diam saat Mama pergi kedapur mengambil minum untuk nya.Dia pergi tanpa memberi tahu Mama, bahkan nomor nya juga tidak bisa dihubungi Reno" ucap Mama nya yang berteriak karna kesal dengan anaknya yang satu ini.


"Apa! " ucap Reno.


"Kau masih tidak mengerti juga.Sekarang Mama tidak peduli terhadap mu Reno jadi kau jangan pernah menampakkan wajah mu dihadapan ku, karna Mama tak sudi punya anak seperti mu Reno.Dan mulai hari ini tidak akan menganggap mu sebagai anakku dan aku akan mencoret namamu dari daftar keluarga " ucap Mama nya dengan serius.


Reno yang mendengar itu langsung terkejut bagai disambar petir disiang hari.


Karna Mamanya sudah tak menganggap dirinya sebagai anak Mama nya.


"Pergi!!"!ucap Mama Reno.


Reno langsung pergi dengan berat hati.


Hari ini dia sudah di tinggal kan istri dan Mamanya sudah tak menganggap dirinya sebagai anaknya lagi.


***


Hai teman readersku.


apa kabarnya?


semoga kalian semua baik baik saja


amin....


Selamat membaca ya readersku


jangan lupa beri jempol nya banyak banyak ya teman teman


jangan lupa beri vote kalian untuk mendukung karya ku ini.


dengan klik vote lalu kalian beri aku tip.


sekarang di manga toon sudah bisa kok


memberikan poin kalian untuk mengevote novel ku ini.


mohon bantuannya teman teman


maaf jika ada typo yang bertebaran.


salam manis dari autor


Insani Syahputri


saranghae semuanya.