Always Love You My Husband

Always Love You My Husband
chapter 40



"Sherlin!!! ucap seseorang dari belakang yang memeluk Sherlin.


"Sherlin, kau dari mana saja?? Kau tau aku sangat merindukan mu.Apa kau tidak merindukan sahabat mu ini?"ucap Dewi.


Kebetulan Dewi sedang berkunjung ke tempat kerja Ardian suaminya. Tiba tiba dia melihat sosok yang mirip Sherlin dihadapan nya dan segera langsung berlari dan memeluknya.


Ternyata tempat Sherlin dan Fahri bekerja adalah perusahaan Ardian.


"Maaf anda Siapa ya?" ucap Sherlin yang heran melihat orang di depan nya ini.


"Kamu tidak mengenali ku Sherlin? "tanya Dewi yang terkejut karna Sherlin tak mengenali nya.


"Sayang, dia tak mengenali ku lagi.


Aku tidak tau apa salah ku padanya, sampai dia berpura pura lupa padaku."ucap Dewi pada Ardian yang sudah ada di depan gedung karna Dewi tadi menelpon dan menyuruh Ardian kebawah.


"Sherlin,kenapa kau bersikap seperti itu pada Dewi?"ucap Ardian.


"Maaf,apa kalian mengenal Sherlin dan apa kalian adalah keluarganya ?."tanya Fahri karna dia penasaran pada orang yang seperti nya sangat mengenal Sherlin.


"Ya, kami mengenal nya, dan dia adalah sahabat ku."ucap Dewi.


"Aku hanya ingin memberi tahu kalau Sherlin saat ini sedang mengalami Amnesia. sekarang dia hanya bisa mengingat namanya saja, jadi aku harap kalian bisa mengerti mengenai Sherlin yang tak mengenal kalian. "ucap Fahri.


"Kau siapa? Dan kenapa Sherlin bisa berada pada mu. Kau tau kalau kami sudah mencari nya kemana mana. "ucap Ardian.


"Ya ela, kalau kau sudah mencari nya kemana mana, pasti sudah ketemu pak."batin Fahri.


"Saya Fahri Dermawan.Waktu itu saya menemukan Sherlin ditepi sungai dengan keadaan kepala nya yang cukup terluka parah.


Jadi sesuai dengan nama saya, akhirnya saya menolong nya dan mengobati nya.kalian tau, kalau dia itu sudah tertidur selama dua bulan, dan saat dia terbangun justru dia hilang hilang ingatan.Mungkin itu terjadi karna luka berat yang ada pada kepala nya ."ucap Fahri yang menjelasakan secara panjang dan cukup bertele tele.


"Terima kasih karna sudah menyelamatkan nyawa sahabat ku. "ucap Dewi


"Sherlin, kau adalah sahabat ku. Jadi mulai hari ini kau harus tinggal di bersama ku.Mungkin aku juga akan mengantarkan mu bertemu dengan Mama mu. Kau tau Mamamu sangat bersedih sejak kepergian mu."ucap Dewi.


"Hmmm baiklah Dewi, terima kasih atas perhatian kalian. "ucap Sherlin.


"Tapi aku tidak ingin mempertemukanmu dengan tante dalam keadaan begini, dia pasti akan sedih lagi saat melihat anak nya tak mengenalinya".ucap Dewi.


"Jadi saat ini kau tinggal bersama ku, bolehkah sayang ?".tanya Dewi pada Ardian.


"Boleh sayang, kalau itu mau mu. "ucap Ardian.


"Kalau begitu kami pergi bekerja dulu "ucap Fahri yang sambil ingin mengajak Sherlin.


"Dia tidak boleh bekerja "ucap Dewi.


"Tidak bisa dewi, aku harus bekerja. Kau tenang saja, selesai kerja aku akan pulang bersama mu".ucap Sherlin.


Sherlin tidak ingin berhenti bekerja.


Meskipun dia sudah menemukan orang terdekat nya, dia ingin menjadi pribadi yang mandiri tanpa menyusahkan orang lain.


"Aku mohon jangan suruh aku untuk berhenti bekerja "ucap Sherlin.


"Baik, kalau gitu aku masuk dulu"ucap Sherlin.


"Apa dia bos kita?"tanya Fahri mengenai Ardian tadi.


"May be yes may be no, tapi aku rasa iya.


Emang kenapa?."tanya Sherlin.


"Gak ada, aku cuma bertanya aja. "ucap Fahri.


"Mati aku kalau dia adalah bos kami, kenapa tadi aku berbicara santai pada bos.Bagaimana jika gajiku akan di potong, karna berbicara dengan nya seperti itu."batin Fahri.


Mereka menyusuri kantor itu menuju loker tempat menyimpan tas mereka.


Sherlin bertanya tanya dalam hatinya,mengapa pegawai kantor ini melihat sebegitu kalinya seakan mereka sudah mengenalinya.


Sherlin hanya tersenyum kepada mereka dan langsung menuju loker dan ketempat dia bekerja.


Akhirnya semua pegawai kebersihan sudah di berkumpul karna kepala pengawas bagian ini sudah datang untuk melakukan pengawasan .


Sebelum bekerja, kepala pengawas memperkenalkan Fahri dan Sherlin sebagai karyawan baru di bagian ini.


Jadi mereka di suruh untuk saling bekerja sama.


Setelah itu kepala pengawas itu pergi,dan mereka pun mulai membersihkan kantor tersebut.


Saat sore hari sesuai janji Dewi,akhirnya mereka akan pulang bersama menuju rumah Dewi dan Ardian.


"Aku pamit dulu ya Fahri, sampai jumpa besok pagi."ucap Sherlin yang sudah berada dalam mobil dan melambaikan tangan pada Fahri.


"Ya hati hati"ucap Fahri.


Akhirnya kau menemukan keluarga mu dan orang terdekat mu Sherlin, tidak sia sia Nenek menyuruhmu ikut datang ke sini bersama ku. "batin Fahri.


~~


Cukup sampai disini dulu ya teman teman


besok aku akan usahakan untuk up kok


Jangan lupa beri jempol nya banyak banyak ya teman teman readers.


Jangan lupa beri vote kalian untuk mendukung karya ku


para pembaca setia novel ku


Maaf jika ada typo yang bertebaran pada penulisan novel ku, apalagi jika ada penulisan kata kata sulit untuk dibaca.


Maklumlah author juga manusia yang juga bisa melakukan kesalahan .


Sekali lagi terima kasih dan saranghae semuanya.