Always Love You My Husband

Always Love You My Husband
Season 2 ( 5 )



Kemudian Calvin mengubah penampilan nya seperti tadi.


Dan Budiman Hanya mengelengkan kepala melihat kelakuan Keponakan nya ini.


🌷🌷🌷


Amanda pun kembali ke kelasnya.


"Apa yang di katakan Pak Hamdan? Dan apa yang sebenarnya terjadi sampai sampai kau di panggil ke meja piket" tanya Rahel.


"Aku ga ada urusan sama Pak Handam, ternyata pak kepala sekolah yang memanggilku keruangan nya" ucap Amanda.


"Apa?? Pak Budiman?? Tapi Ngapain kau di panggil ke sana Amanda?" tanya mereka bertiga secara serempak.


"Iya pak Budiman, dia hanya mengenal ku kepada seseorang yang ingin memberikan donatur kesekolah ini" ucap Amanda.


"Iyalah kau kan murid yang berprestasi disini, Jadi wajar saja jika kau dipanggil dan di kenalkan kepada donatur sekolah ini"ucap Indah.


"Eh, tahu ga kalau dikelas kita akan ada murid baru"ucap Valen yang mengganti topik pembicaraan.


"Benar...Banyak yang bilang kalau dia sangat tampan" ucap Indah.


"Aku ga sabar lagi untuk segera melihat dia"ucap Valen lagi.


Bel sekolah itu berbunyi, pertanda jam istirahat sudah berakhir.


Mereka pun kembali duduk ke tempat masing masing untuk menunggu kedatang guru yang akan mengajar dikelas itu.


"Aku ga sabar melihat ketampanan nya" ucap Valen yang berteriak itu mendapat sorakan dari teman sekelasnya.


"Cepat semuanya duduk, itu pak Arif sudah datang kesini" ucap Andra siketua kelas.


"Akhirnya sitampan datang juga"ucap Valen.


"Tampan" ucap Andra yang membeo.


"Ck, aku rasa diriku lebih tampan dari nya"batin Andra.


Pak Arif pun masuk kedalam kelas 11 ips 1 kemudian disusul dengan Calvin.


Valen yang dari tadi sangat Antusias berubah menjadi lesu saat melihat siswa yang dibawa oleh pak Arif.


"Itu si tampan yang kau bilang"ucap Andra yang menoleh ke belakang dan membisikkan kata kata itu.


"Ah diam kau" ucap Valen sambil menyuruh si Andra diam.


Amanda tertawa kecil melihat teman itu, dan ternyata Calvin yang melirik kearah Amanda Terlihat senang karna dia melihat kursi disamping Amanda ternyata tidak ditempati.


"Perkenalkan Mulai hari dia adalah murid baru dikelas kalian dan aku harap kalian dapat berteman dengan baik" ucap Pak Arif.


"Baik Pak"ucap mereka.


"Nah Nak Calvin sekarang perkenalkan namamu kepada semua teman mu" ucap pak Arif.


"Baik pak" ucap Calvin.


"Aku seperti pernah melihat tatapan mata itu, tapi di mana ya"batin Amanda.


"Aku tidak ingat dimana. Ah sudah lah, lagian itu tidak terlalu penting" batin Amanda lagi.


"Perkenalkan nama saya Calvin Adip.. " ucap Calvin yang tiba tiba terhenti." Nama Saya Calvin Adipta Alaric " lanjut Calvin lagi.


Dia sebenar ingin berbohong mengenai nama tapi dia takut kalau pak Arif memberitahukan kepada Paman nya.


Dan nanti Paman nya akan memberitahu orang tuanya.


Orang tua nya pasti akan memarahinya jika mereka mengetahui kalau dirinya mengubah nama belakang nya dengan sesuka hatinya.


"Apa ada yang ingin bertanya?" tanya pak Arif.


"Tidak ada pak" ucap mereka.


"Nak Calvin duduk di kursi yang kosong itu ya"ucap pak Arif sambil menunjuk kursi yang kosong tepat disamping kanan nya Amanda.


"Baik pak" ucap Calvin.


"Yes, terima kasih pak. Bapak tahu saja apa kemauan ku" batin Calvin yang merasa sangat senang.


"Kalau begitu saya pergi dulu" ucap pak Arif.


"Pak saya mau tanya, buk Yuli ada gak pak??"tanya Andra.


"Saya tidak ada nampak dari tadi pagi" ucap Arif.


"Oh saya baru ingat, Ibu Yuli hari ini Izin karna ada acara di tempat tinggal Ibu itu jadi dia tidak bisa datang hari ini" ucap pak Arif.


"Dan kerjakan tugas yang sudah di kirim oleh Ibu itu, karna Ibu Yuli berpesan kepada saya untuk bertanggung jawab mengurus kelasnya, jadi tugas itu akan saya tunggu dikantor paling lambat sampai jam 12 siang"ucap pak Arif.


Para siswa di kelas itu sempat merasa senang karna mengetahui kalau mereka akan kosong jam pelajaran, tapi kesenangan mereka menghilang disaat pak Arif mengatakan akan menunggu tugas itu sampai jam 12 siang.


Jadi mau tidak mau mereka tidak jadi pulang cepat dan harus mengerjakan tugas itu dulu,kalau tidak nilai mereka akan terancam.


Pak Arif kemudian pergi dari tempat itu.


Sekarang terlihat Calvin yang ingin mencoba berbicara dengan Amanda karna dari tadi Amanda hanya diam saja.


Jadi mau tidak mau dia harus memulai percakapan.


"Hai...boleh aku mengetahui namamu" ucap Calvin.


"Saya Amanda Putri Gunawan" ucap Amanda.


"Nama yang cantik"Ucap Calvin dengan suara yang pelan.


"Apa??" tanya Amanda karna dia mendengar nya tapi tidak terlalu jelas.


"Pasti nama Ayah mu Gunawan? ucap Calvin.


"Iya, dari mana kau tahu??" tanya Amanda.


"Kan nama belakang mu ada Gunawan nya"ucap Calvin.


"Oh iya ya, maaf aku lupa"ucap Amanda.


"Tidak apa apa, asal kau jangan lupa namaku"ucap Calvin lagi.


Amanda tidak mendengarkan gombalan Calvin lagi, dia pun kembali fokus mengerjakan tugas yang ditinggalkan oleh Ibu Yuli Semalam.


"Sial, benar juga apa yang dikatakan oleh Chynthia. Rasanya nih anak memang susah untuk mendapatkan hatinya" batin Calvin yang melihat Amanda terlihat fokus mengerjakan tugasnya.


Disiang hari siswa kelas 11 IPS 1 sudah mulai terlihat berpulangan setelah mereka sudah selesai mengerjakan dan mengumpulkan tugas itu diruangan pak Arif.


Amanda dan ketiga teman nya pulang dengan berjalan kaki.


Sedangkan Calvin terlihat sedang mengendap ngendap berjalan ke parkiran.


Dan dia pun masuk ke dalam mobil Jazz berwarna merah.


"Ah kamu siapa???" ucap Chynthia yang berteriak didalam mobil.


"Ssshhtt.... bisa diam ga !!! ini aku Calvin"ucap Calvin.


"Calvin??" ucap Chynthia yang merasa tidak percaya.


"Iya" ucap Calvin lagi.


Dan Calvin pun membuka Wig dan kacamata nta untuk merubah penampilan nya ke seperti biasanya.


Chynthia pun tertawa terbahak bahak melihat kelakuan Calvin kali ini.


"Kau sampai merubah penampilan mu demi mendekati Amanda" ucap Chynthia yang tertawa sambil memegang perutnya.


Calvin pun merasa kesal dengan Chynthia yang hanya menertawainya.


"Cepat bawa mobilnya, aku mau pulang dan istirahat"ucap Calvin.


"Baiklah " ucap Chynthia yang masih tertawa.


Chynthia pun membawa mobil itu keluar dari pekarangan sekolah.


"Itukan Amanda" ucap Chynthia yang melihat Amanda pulang berjalan kaki di pinggir jalan dengan ketiga teman nya dan Cynthia pun mulai melambatkan laju mobilnya.


Calvin pun melihat Amanda dari dalam mobil itu, dia melihat Amanda yang tengah berbicara dengan teman teman nya dan tertawa bersama.


"Apa aku suruh masuk saja?? Kan masih muat untuk mereka berempat"ucap Cynthia.


"Apa kau gila?? Jika Amanda masuk kemobil nanti dia akan tahu semua nya" ucap Calvin sambil menunjukkan Wig dan kacamatanya.


"Tapi kau menyukai nya? Masa kau tidak mau menumpangkan nya" ucap Cynthia.


"Ada saat nya nanti dimana aku akan mengantarkan dan menjemputnya dengan mobil ku sendiri, tapi tidak sekarang" ucap Calvin.


"Baiklah" ucap Cynthia kemudian melajukan mobil itu dengan cepat.


"Kau benar, sangat susah untuk mendapatkan hatinya"ucap Calvin.


"Kau nya yang tidak percaya denganku" ucap Cynthia sambil menyetir dengan hati hati.


Mereka pun sampai didepan gerbang kediaman keluarga Alaric.


"Hmm Iya"ucap Cynthia.


"Jangan lupa besok untuk jemput aku ya"ucap Calvin.


"Kenapa aku harus menjemputmu? Kan kau punya mobil sendiri"ucap Cynthia.


"Kau tahu kan kalau aku sedang ada rencana untuk mendapatkan hatinya Manda, jadi sampai misi ku itu sukses aku harus menumpang di mobil mu"ucap Calvin.


"Dasar setan, kau selalu punya cara untuk menganggu ku Calvin"ucap Cynthia.


"Maaf...aku mohon lakukan demi aku" ucap Calvin.


"Baiklah" Ucap Cynthia.


"Terima kasih temanku, Dah sana pulanglah, hati hati dijalan Ya"ucap Calvin yang bersikap manis.


"Cih, jangan bersikap manis di depan ku, Aku sangat jijik melihat mu seperti itu" ucap Cynthia dan dia pun langsung melajukan mobil nya untuk meninggalkan kediamanan Keluarga Alaric.


Sedangkan Calvin masuk ke dalam rumah dan langsung menuju kamarnya.


Saat sampai di kamar, Calvin langsung membaringkan tubuh nya dikasur yang terlihat sangat besar itu.


"Bagaimana caranya untuk mendapatkan hatimu Amanda??"batin Calvin sambil memejamkan matanya dan memikirkan Amanda.


Ya dalam pikiran Calvin saat ini adalah hanya ada Amanda dan Amanda.


🌷🌷🌷


Sedangkan ditempat lain, terlihat Doni yang sudah tiba dikota itu dan menghampiri Reno diruang kerja nya.


"Berita apa yang ingin kau sampai kan padaku?? Apa itu sangat penting? Sampai sampai kau langsung datang kesini dan bukanya istirahat di rumah" ucap Reno.


"Ini sangat penting Bos"ucap Doni yang wajah nya terlihat serius.


"Memang apa itu?"tanya Reno.


"Coba bos lihat foto ini, nama nya adalah Amanda Putri Gunawan dan aku melihat tatapan matanya sama seperti tatapan istrinya bos" ucap Doni sambil menyodorkan foto Amanda kepada Reno.


"Amanda?? Kenapa nama nya terlihat sama? hanya kata terakhir nya yang sedikit berbeda"ucap Reno.


Reno pun melihat foto pemberian Doni.


Terlihat Reno yang menatap dengan intens terhadap foto gadis yang berusia 16 tahun itu.


Reno terkejut dan tenyata benar apa yang dikatakan Doni, jika di pandang pandang terus gadis ini memang terlihat mirip dengan Sherlin.


"Tolong kau selidiki ini dengan teliti Doni, dan segera beritahukan hasilnya padaku" ucap Reno.


"Maksudnya, Bos ingin aku menyelidiki anak ini" ucap Doni.


"Ya, dan aku berharap kalau dia memang benar benar anakku"ucap Reno yang langsung membuat Doni merasa bingung.


"Anak???" ucap Doni yang tidak percaya dengan perkataan bos nya saat ini.


"Baiklah,, akan aku katakan satu rahasia padamu tapi jangan beritahukan ini pada siapa siapa termasuk istriku" ucap Reno yang langsung menguncikan pintu ruang kerja nya.


"Apa bos??tanya Doni.


"Sebenarnya putri kedua ku masih hidup"ucap Reno.


"Apa!!!" Jadi yang ada di makam itu siapa"ucap Doni yang merasa tidak percaya dengan ucapan bos nya.


"Makam itu tidak berisi apa-apa, sebenarnya aku telah menitipkan bayi ku pada seseorang saat tragedi itu. Tapi saat aku ingin mencari dan menjemput anakku, aku tidak tahu ternyata kalau pria itu telah pergi dari kota ini secepat itu" ucap Reno.


"Jadi anak Bos masih hidup?" tanya Doni.


"Aku yakin dia masih hidup, saat itu aku menuliskan nama dan no telpon ku di kertas dan meletakkan nya disaku baju anakku" ucap Reno.


"Memang Bos menulis apa di kertas itu?? Maksudku siapa nama anaknya siboss" tanya Doni.


"Amanda Putri Pratama"ucap Reno.


"Kok sama dengan nama alm Nak Amanda?"tanya Doni lagi.


"Aku memang sengaja memberi nama itu lagi agar kelak dia bisa menggantikan putri yang sudah tiada"ucap Reno.


"Apa jangan jangan dia memang putrinya sibos"ucap Doni.


"Aku masih berprasangka,maka untuk itulah aku menyuruh mu segera menyelidiki kasus Ini" ucap Reno.


"Baik bos, aku akan menyelidikinya" ucap Doni.


"Kalau begitu saya permisi dulu bos" ucap Doni.


"Iya" ucap Reno.


Doni pun pergi dari ruangan itu dan meninggalkan kediaman boss nya.


"Semoga anak ini benar benar anakku yang hilang 16 tahun yang lalu karna kesalahan ku sendiri" batin Reno sambil menatapi foto Amanda yang tengah tersenyum itu.


"Sayang aku harap kau dapat bersabar, karna sebentar lagi kita akan menemukan anak kita yang hilang, jika tebakan itu benar"ucap Reno dalam hatinya.


🌷🌷🌷🌷


Sudah 2 minggu ini Calvin sudah menjadi dekat dengan Amanda.


Kini di kelas tengah ada tugas per kelompok untuk membuat suatu prakarya.


Dan Calvin terlihat senang karna bisa satu kelompok dengan Amanda.


"Yeah, akhirnya kita berempat satu kelompok juga" ucap Valen.


"Kita buat apa untuk Prakarya seni budaya kita? tanya Calvin yang tiba tiba bergabung dengan mereka.


Masih tetap dengan penampilan nya yang terlihat culun ya teman teman.


"Aku lupa kalau dia ternyata satu kelompok dengan kita"ucap Valen yang menatap malas kearah Calvin.


"Bagaimana kalau kita buat bunga dari kain panel?"ucap Amanda.


"Ya udah itu saja"ucap Rahel.


"Tapi di mana kita akan ngerjain nya?" tanya Indah.


"Gimana kalau di rumah dia saja" ucap Rahel yang menunjuk kearah Calvin.


"Aku ?" tanya Calvin.


"Iya, jadi siapa lagi" ucap Indah.


"Baiklah , tapi jam berapa kita kerjakan nya?"Tanya Calvin.


"Gimana jam 2 siang" ucap Amanda.


"Baiklah kami setuju "ucap mereka berempat.


"Mati aku, bagaimana ini?? Aku tidak tahu apakah penyamaran ku nanti akan terbongkar atau tidak, karna Amanda sudah pernah melihat Calvin yang sebelum nya" ucap Calvin dalam hati nya.


Seperti yang sudah dijanjikan akhir nya Amanda datang duluan ke alamat rumah Calvin yang sebelum sudah di beritahu oleh Calvin.


Amanda terlihat terkejut melihat rumah Calvin yang terlihat sangat besar.


"Apa benar ini alamatnya?" tanya Amanda dalam hatinya.


Amanda pun kembali mengecek alamat itu pada ponsel miliknya dan ternyata itu memang benar alamat rumah nya Calvin.


Amanda pun langsung menuju ke pintu rumah itu dan menekan bel pintu rumah tersebut.


"Amanda, kau sudah datang? ucap Calvin yang berada dipintu.


"Mari masuk" ucap Calvin yang mengizinkan Amanda untuk masuk.


"Silakan duduk " ucap Calvin lagi.


Calvin pun langsung menuju ke dapur untuk menyuguhkan minuman pada tamunya.


Saat Calvin tengah menyajikan minuman itu di meja tamu itu tiba tiba ada seorang wanita paruh baya masuk kedalam rumah itu.


"Son, Mommy kembali" ucap wanita paruh baya itu.


"Ah kamu siapa?" ucap wanita paruh baya itu yang berteriak.


"Saya Amanda Bibi, temannya Calvin"ucap Amanda yang terkejut mendengar teriakan Bibi ini.


"Bukan kamu tapi dia " ucap wanita itu sambil menunjuk kearah Calvin.


"Mati aku, Ngapain Mommy pulang jam segini. Jangan bilang nanti gara gara Mommy semua rencana ku akan hancur berantakan"batin Calvin.


#Jangan lupa mampir ke novel ku yang berjudul" Takdirku hidup bersama mu"


Jangan lupa beri like dan vote untuk mendukung karya ku ya.


Selamat membaca ya teman teman


Jangan lupa beri like dan vote kalian ya.


Terima kasih 😊😊😊