Always Love You My Husband

Always Love You My Husband
Season 2 ( 20 )



Sesuai dengan perkataan Amanda semalam,


Kini Amanda sudah ada dibandara untuk pergi menuju ke kota x tempat tinggal orang tua yang sebenarnya.


Calvin juga terlihat ada dibandara untuk mengantar dan melihat keberangkatan Amanda.


"Nanti kalau sudah sampai jangan lupa hubungi aku ya"bisik Calvin.


"Oke Oke" ucap Amanda.


"Ayo sayang, sudah waktu nya untuk boarding time dan pesawat nya akan take off" ucap Reno pada Sherlin dan Amanda.


"Aku pergi dulu ya" ucap Amanda.


"Hmmm, Iya"ucap Calvin.


"Nak Calvin, Tante dan Om mu pergi dulu ya"ucap Sherlin.


"Ya Tan, semoga perjalanan kalian menyenangkan dan sampai tujuan dengan selamat" ucap Calvin.


"Terima kasih ya atas doa nya"ucap Sherlin.


"Sampai jumpa lagi, kami pergi dulu"ucap Reno.


"Iya Om Tan"ucap Calvin.


Amanda dan kedua orang tuanya pun pergi untuk memasuki pesawat yang akan take off ke kota X.


Sedangkan Calvin kembali pulang ke rumah nya.


🌷🌷🌷


Malam hari di dalam sebuah mobil, terlihat Amanda yang menatap ke arah luar kaca mobil tersebut.


"Wow, kota ini besar kali Papa, Sepanjang perjalanan aku banyak sekali melihat gedung gedung tinggi tidak seperti di tempat tinggalku yang gedung nya jika di hitung dengan jariku tidak akan sampai sepuluh"ucap Amanda yang menatap kagum.


"Nama nya Ini kota besar sayang, jadi wajar saja jika banyak gedung tinggi yang dibangun di kota ini" ucap Reno.


"Iya juga sih" ucap Amanda.


Amanda pun melirik kesamping dan menatapi orang yang sedang mengemudi mobil itu.


"Paman sudah berapa lama bekerja dengan Papa?"tanya Amanda.


"Sudah lama Nona, Paman sudah bekerja dengan Papa mu saat sebelum dia menikah dengan Mama mu" ucap pria itu yang tak lain adalah Doni.


"Bagaimana sifat Papa selama bekerja sama Paman? Apa dia juga bersikap lembut seperti yang di lakukan nya pada ku dan Mama" ucap Amanda yang sedikit penasaran.


"Padahal ini sudah malam, dan tidak seharusnya Paman ini bekerja pada jam malam ini, tapi kenapa dia tetap menjemput kami di bandara"batin Amanda.


"Papa mu itu sebenarnya suka sekali memerintah orang seenak nya, tapi meskipun begitu paman senang bisa bekerja dengan papamu, karna dia orang yang pekerja keras dan sangat konsisten dengan apa yang dia kerjakan" ucap Doni yang blak blakan.


"Memang benar sih, Papa orang yang suka mengatur sesuka hatinya" ucap Amanda.


"Amanda...." ucap Reno dari belakang yang mendengar perkataan putrinya, sedangkan Sherlin sedang tertidur di samping Reno.


"Maaf Papa" ucap Amanda.


Kini mobil mereka sudah sampai di kediaman Reno.


"Maaf sayang jika rumah nya terlalu kecil atau kau tidak menyukai nya, karna ini adalah rumah yang Papa beli setelah rumah sebelum nya terbakar" Ucap Reno.


Amanda menatap ke arah rumah yang ada dihadapan nya.


"Rumah besar gini, di bilang kecil. Apa mata Papa sedang rusak?" ucap Amanda.


"Amanda suka kok Pa, Lagian rumah nya enggak kecil kok" ucap Amanda.


"Baguslah, Papa masuk duluan ya kasian Mama mu" ucap Reno yang sedang mengendong Sherlin yang tengah tertidur.


"Baik Pa" ucap Amanda.


Reno pun masuk ke dalam rumah tersebut, sedangkan Amanda sedang ada diluar menemani Doni yang sedang mengeluarkan barang mereka yang ada di dalam mobil.


"Maaf ya Paman, sampai membuat paman repot begini"ucap Amanda.


"Tidak apa apa Nona" ucap Doni.


"Sini paman, biar Amanda aja yang bawa koper milik Amanda" ucap Amanda sambil memegang koper miliknya.


Kemudian mereka pun masuk ke dalam rumah tersebut.


"Apa semua nya sudah di bawa masuk??"tanya Reno yang sudah turun dari lantai dua.


"Sudah kok" ucpa Doni.


"Manda pergi ke kamar dulu ya" ucap Amanda yang permisi pada Reno dan Doni.


"Ya sayang kau istirahat lah, Lagian ini sudah malam" ucap Reno.


"Kamu sudah tahu di mana letak kamar mu kan?"tanya Reno.


"Sudah tahu kok Pa" ucap Amanda.


"Baguslah, sekarang kau istirahat lah" ucap Reno.


Amanda pun langsung pergi menuju kamar nya.


"Memang mirip seperti Mama nya" ucap Doni.


"Kau benar" ucap Reno yang membenarkan perkataan Doni.


"Apa masih ada lagi yang akan lakukan bos?"tanya Doni.


"Untuk sekarang tidak ada lagi, cuma saja 2 hari lagi saya ingin mengadakan sebuah perayaan untuk menyambut kepulangan putri saya sekaligus ingin menghapus berita tentang kematian putri kedua saya, karna selama ini semua orang tahu hanya tahu kalau semua anak saya sudah pada meninggal " ucap Reno.


"Baik bos, kalau soal itu serahkan saja semuanya pada saya"ucap Doni.


"Baiklah, kalau begitu kalau boleh pulang.


Kasian anak dan istri sudah menunggumu di rumah"ucap Reno.


"Terima kasih bos, kalau begitu saya pulang dulu ya bos" ucap Doni.


"Hmm, Hati Hati " ucap Reno


"Siap bos" ucap Doni.


Doni pun melangkah kakinya keluar dari rumah itu, sedangkan Reno kembali ke kamar nya.


🌷🌷


Kini Amanda yang sudah selesai mandi dan sedang rebahan dikasurnya.


Siapa lagi kalau bukan Calvin pelaku nya


Amanda pun langsung membaca pesan tersebut.


"P"


"Sayang"


"Sayang"


Begitu lah seterus nya.......


"Apa kau sudah sampai di rumah yang di sana?"


"Apa kau sudah selesai mandi?"


"Apa kau sudah makan?"


"Kalau belum kau makan dulu"


Amanda pun langsung tersenyum sendiri membaca pesan dari Calvin.


"Dasar kekanakan" ucap Amanda.


Tiba tiba Amanda terkejut saat Calvin melakukan video call sama nya.


"Bagaimana ini? Angkat atau enggak ya" ucap Amanda.


Amanda pun menunggu beberapa detik dan mengangkat video Call itu.


"Malam...."ucap Amanda.


"Kok lama sih ngangkat nya"ucap Calvin yang berada dalam layar ponsel amanda.


Terlihat Calvin yang begitu kesal dan sedang berbaring di kasur nya.


"Maaf, aku memang sengaja lama lama ngangkat panggilan mu" ucap Amanda.


"Aku merindukan mu"ucap Calvin.


"Apa apaan sih, belum genap sehari aku pergi kau dah bucin gitu" ucap Amanda.


"Biarian aja, kan bucin nya sama pacar sendiri"ucap Calvin.


"Apa kau mau kalau aku seperti itu sama cewe lain?"tanya Calvin lagi.


"Ya enggak lah, aku mana mau. Kalau aku sampai melihat mu seperti itu sama cewe lain, ku tabok kau" ucap Amanda.


"Pukul lah, emang bisa? Kau kan di sana"ucap Calvin.


"Kau kok gitu sih?" ucap Amanda yang mulai sedih.


"Maaf, aku hanya bercanda, kau jangan sedih gitu donk" ucpa Calvin yang melihat raut wajah sedih Amanda pada layar ponsel nya.


"Kau sih, kok malah ngomong seperti itu"ucap Amanda.


"Ya sudah aku ga akan ngomong seperti itu lagi, sekarang tersenyumlah" ucap Calvin sambil tersenyum.


Amanda pun tersenyum melihat Calvin yang sedang tersenyum di layar ponsel nya.


"Aku boleh tanya satu hal ga sama mu?"tanya Calvin.


"Apa?"tanya Amanda.


"Kalau misal kan aku tidak tampan dan culun seperti saat itu, apakah kau masih menyukai ku?"tanya Calvin.


"Pertanyaaan konyol apa itu?" ucpa Amanda.


"Jawab dulu" ucap Calvin.


"Baiklah, aku akan jawab iya, aku akan tetap menyukai mu kok" ucap Amanda.


"Kenapa?"tanya Calvin.


"Kok malah tanya kenapa, apa kau meragukan ku"ucap Amanda.


"Tidak kok, aku hanya ingin tahu saja alasan kenapa kau masih mencintai ku meskipun tetap jelek culun seperti itu" ucpa Calvin.


"Sayang, aku mencintaimu hatimu bukan fisikmu, aku mencintai mu setulus hatiku,sebab fisik bisa menua tapi tidak dengan hati"ucap Amanda.


Calvin tersentuh dan terharu memdengar ucapan Amanda.


"Kalau begitu aku yang balik bertanya padamu" ucap Amanda.


"Apa??"ucap Calvin.


"Kenapa juga sih kau kau mencintai ku dan menyukai ku, sementara banyak orang yang lebih cantik dari ku?" ucap Amanda.


"Ya karna Aku mencintaimu hatimu bukan fisikmu, aku mencintai mu setulus hatiku,sebab fisik bisa menua tapi tidak dengan hati"ucap Calvin.


"Kau kok meniru perkataan ku tadi sih" ucap Amanda.


"Karna Kata kata itu memang alasan nya aku mencintaimu" ucap Calvin.


"Aku kasih tahu satu rahasia pada mu" ucap Calvin lagi.


"Apa itu?" ucap Amanda.


"Sebenarnya saat pertama kali kita berjumpa dan mengenalmu tanpa sengaja, saat itu juga aku menyayangi mu secara tiba tiba" ucap Calvin.


"Kau tahu ga? Mulai saat itu juga aku akan menjaga hatiku untuk satu orang" ucap Calvin lagi.


"Siapa orang itu?"tanya Amanda.


"Orang itu adalah kamu, dan aku harap kau juga jaga perasaan mu terhadap ku, jangan sampai ada orang yang mengambilnya dari ku" ucap Calvin.


"Aku tersentuh mendengar kata kata mu, sekarang kau tidurlah dengan nyenyak dan kau tidak perlu khawatir dengan perasaanku karna aku akan menjaga nya baik baik" ucap Amanda.


"Kok cepat sekali sih" ucap Calvin.


"Calvin.... Di sana pasti sudah larut malam, dan aku tidak mau kalau besok kau sampai terlambat ke sekolah dan selalu dihukum terus" ucap Amanda


"Baiklah, kau juga tidur dengan nyenyak juga ya" ucap Calvin.


"Hmm iya, aku akan mengakhiri video call ini dan kau nikmati kerinduan mu tanpa ada bertemu dengan ku" ucap Amanda.


"Aku akan selalu menikmati nya, selamat malam" ucap Calvin.


"Selamat malam juga" ucap Amanda yang langsung mengakhiri panggilan videocall tersebut.