Always Love You My Husband

Always Love You My Husband
Chapter 34



Hari ini Sherlin bertemu dengan Heri sebuah restoran.


Sherlin pun juga sampai ditempat yang sudah di janjikan mereka.


Saat Sherlin ingin masuk kedalam restoran, dia tiba tiba melihat sosok seperti Aurelia yang sedang berjalan menuju ke mobil dan sepertinya mereka pun barusan keluar dari restoran itu.


"itu seperti Aurelia.Tapi bukankah saat ini dia sedang pergi keluar negeri?? ucap Sherlin yang heran melihat sosok Aurelia.


"Kalau itu memang Aurelia, tapi siapa laki laki yang sedang bersamanya? Apalagi laki laki itu sedang memengang pinggul wanita itu saat sedang berjalan tadi.Yang pasti itu bukan Reno, karna postur tubuh Reno tidak seperti itu.


"Ah Sherlin, itu yang pasti bukan Aurelia. Dia mencintai Reno gak mungkin dia menghianati Reno" ucap Sherlin yang menepis kan pikiran kotor nya.


.....


"Hai Heri ,apa sudah lama menunggu? " ucap Sherlin yang baru sampai di restoran dan melihat Heri yang sudah datang duluan .


"Tidak kok aku juga baru sampai di sini " tutur Heri yang memang baru sampai juga.


"Mbak,tolong kesini" ucap Heri yang memanggil pelayan restoran itu.


"Ya Tuan, mau pesan apa ya? tanya pelayan itu.


"Kau mau pesan apa Sherlin?" tanya Heri pada Sherlin


"Terserah kamu saja Heri,kalau gak pesanan nya di samain aja dengan mu? ucap Sherlin.


"Baiklah, Mbak saya pesan dua jus jeruk, dan makanan nya....kau mau pesan apa Sherlin ? tanya Heri lagi pada Sherlin.


"Tidak usah Heri, tadi aku sudah makan pas mau kesini"ucap Sherlin.


"Masa kau minum aja, ya sudalah saya mbak pesan 2 jus jeruk dan seporsi macaroons untuk wanita manis "ucap Heri menggoda Sherlin.


"Baiklah Tuan,,,Beruntung nona punya pacar seperti Tuan ini.Sudah tampan, baik lagi sama pacarnya"cerocos pelayan itu mengarah pada Sherlin.


Sherlin mau menyanggah tapi pelayan itu cepat kali pergi.


"Maaf Sherlin mereka jadi salah paham "ucap Heri.


"Gak papa heri, mau gimana lagi sudah terjadi kok "kata Sherlin.


Beberapa menit akhirnya makanan itu sampai juga.


"Ini Tuan, selamat menikmati "ucap pelayan yang satu lagi.


"Untung bukan pelayan yang tadi, kalau gak pasti dia akan menggoda mu lagi "ucap Sherlin saat pelayan itu sudah pergi.


"Hahaha, aku kan tampan.Jadi wajar saja jika ada yang menggoda ku" ucap Heri yang percaya diri kali dan memang benar karna Heri memang tampan juga.


"Kau percaya diri kali ini Tuan"ucap Sherlin.


Berkata seperti itu mengingatkan nya pada Daniel yang sudah pergi dan hilang kontak.


"Sudah lah kamu tuh banyak banyak makannya, lihat sekarang kau terlihat kurus"ucap Heri yang membuyarkan lamunan Sherlin.


"Apakah kamu masih mau mempertahankan hubungan dengan Reno? tanya Heri ketika mereka sudah siap menghabiskan waktu makanan dan minuman mereka.


"Heri aku mohon jangan bahas itu, aku akan meninggalkan dia sampai dia sendiri yang minta pisah dan cerai sama ku"ucap Sherlin yang malas berdebat, karna kenapa semua orang selalu menanyakan hal yang sama.


"Baiklah aku tidak akan membahas itu lagi"ucap Heri.


Akhirnya Heri membahas hal lain yang akan membuat Sherlin tertawa.


Setelah itu Sherlin pamit pulang dan kali dia tidak ingin diantar oleh Heri karna dia tidak ingin Reno melihat nya.


Dan itu membuat heri terpaksa untuk setuju dan pulang duluan.


Saat dia ingin menunggu taksi tiba tiba ada yang memeluknya dengan erat.


"Kakak hisk hisk" isak tangis seseorang yang pecah saat memeluk Sherlin dari belakang.


"Cherly, kau kenapa menangis ?"ucap Sherlin yang terkejut dan menepuk pundak Cherly .Ternyata orang yang memeluk Sherlin adalah Cherly yang terlihat sudah menangis dan membuat Sherlin jelas khawatir.


"Wanita hina itu.... hisk hisk"ucap nya terhenti karna menangis.


"Siapa yang kau bilang hina Cherly? Dan kau kenapa menangis? Katakan sama kakak jangan buat kakak tambah khawatir "ucap Sherlin.


Sherlin heran kenapa Cherly tiba tiba menangis pada nya sambil memeluk nya padahal Cherly sangat membenci nya.


"Ya kakak sudah memaafkan mu bahkan tanpa kau meminta maaf padaku.Kakak sudah memaafkan mu.Sekarang katakan pada kakak kenapa kau menangis? "tanya Sherlin lagi.


"Aurelia tidur dengan kekasih ku kak,


aku tadi memergoki mereka sedang melakukan itu di apartemen nya Aurelia.Dan di saat mereka melihat kearah ku,aku langsung berlari dan pergi meninggalkan apartemen itu. Aku benci mereka tapi aku juga takut kalau mereka punya niat jahat pada kakak Reno"ucap Cherly kemudian menangis.


"Jadi yang aku liat tadi benar benar Aurelia"batin Sherlin.


"Sudah jangan menangis lagi dan satu lagi jangan beritahu kakak mu mengenai kejadian ini. Karna kau tidak punya bukti untuk kejadian ini nanti yang ada Aurelia malah akan menjatuh kan mu. kau taukan kalau Aurelia pandai sekali membalikan fakta"ucap Sherlin menenangkan Cherly.


"Iya kak"ucap Cherly.


Cherly Pov


Cherly ternyata tengah menjalin hubungan dengan Candra.


Aurelia ternyata merencanakan sesuatu dengan memnggunakan Candra.


Dia menyuruh candra untuk menjalin hubungan dengan adiknya Reno agar mereka lebih cepat untuk memudahkan aksi mereka dalam mengambil harta nya Reno dan keluarga nya.


Ternyata Cherly pun jatuh hati pada Candra.


Dia senang berada dekat Candra.


Tapi akhir akhir ini Candra tidak ingin bertemu dengan nya, karna Candra mengatakan kalau dia sedang ada urusan di luar negeri.


Tapi saat Cherly ingin membeli makanan di restoran ternyata dia melihat Candra dengan seorang perempuan.Mereka terlihat sangat mesra sekali.


Jadi Cherly memutuskan untuk mengikuti mereka,dia akhirnya sampai di sebuah tempat yang seperti nya dia kenal.


"Ini kan apartemen kak Reno yang dibeli untuk Aurel"batin Cherly.


Kemudian dia masuk dan menuju ke dalam apartemen itu


Saat dia dekat pintu masuk itu, dia tiba tiba mendengar suara desahan seorang wanita dari dalam apartemen itu.


Kemudian dia membuka sedikit pintu apartemen itu yang ternyata lupa di kunci.


Tampak sepasang manusia yang sudah polos yang sedang melakukan sesuatu yang menyakiti hati Cherly.


"Kalian "ucap Cherly yang menangis melihat Candra yang ternyata berkhianat dibelakang nya


"Ini urusan penting yang kau katakan itu Candra "batin Cherly yang kemudian pergi dari tempat itu.


End


Sherlin pun mengantarkan Cherly kerumah Mama Mertuanya.


"Sayang ada apa dengan Cherly? "tanya Mama saat dia melihat Cherly seperti seperti baru nangis.


"Gak ada apa apa Ma, Cherly hanya kesal tadi sama ku. Tadi aku menggoda nya, terus dia menangis terharu "bual Sherlin.


Sherlin juga tidak mau mama nya terlibat dalam hal ini.


Mama Reno pun hanya mengelengkan kepala melihat tingkah anak dan menantu nya ini karna dia mempercayai perkataan sherlin


"Kau istirahat dulu Cherly, mengenai kejadian tadi jangan kau pikirkan kali.Setidak nya kau tau kalau dia pria ******** dan kau tidak perlu menangisi pria brengsek itu. "ucap Sherlin pada Cherly saat sudah dikamar Cherly.


"Baiklah Kak makasih, dan sekali lagi aku minta maaf atas perlakuan ku pada mu selama ini"ucap Cherly.


"Hmm Kakak sudah bilang, Kakak sudah memaafkan mu dan sekarang kau tidur lah"ucap nya sambil menyelimuti Cherly.


Kemudian Sherlin pamit pulang pulang kepada Mertua nya.


"Aurelia aku tidak akan membiarkan menyakiti orang orang yang aku sayangi"batin Sherlin.


***


Maaf kalau ada typo yang bertebaran yang guys


Selamat membaca para pembaca setia novel ku


Jangan lupa beri like dan komentar kalian


Jangan lupa jadi kan favorit kalian ya