Always Love You My Husband

Always Love You My Husband
chapter 32



Hari ini Sherlin mengunjungi Mama mertuanya.


Ting tong...


Ting tong....


Sherlin menekan bel yang ada dekat pintu itu


Kriiieett..(bunyi pintu terbuka)


"Sayang kok kamu datang sendiri, mana Reno???" tanya Mama mertua nya yang memang menunggu kedatangan menantu kesayangan nya karna Surya yang singgah semalam mengatakan bahwa Sherlin akan datang ke sini.


"Reno sedang kerja Ma, Sherlin tak tega mengganggu pekerjaan nya " ucap Sherlin yang sambil memeluk mertuanya.


"Memang anak itu, apa hanya kerja saja yang ada di otak nya itu?" ucap Mama reno yang terlihat geram dengan anak nya itu.


"Sudah lah gak usah terlalu di pikirkan ,apa Mama tak membiarkan kan ku masuk "ucap Sherlin.


"Eh maaf sayang karna Mama membuat berdiri terlalu lama" kata Mama Reno yang kemudian membawa menantu kesayangan nya masuk.


"Tunggu Mama ambil minuman dan cemilan dulu ya"ucap Mama Reno yang bergesas menuju dapur.


Sherlin ingin menolak untuk tidak usah diambil kan tapi Mertuanya nya itu malah nyelonong pergi begitu saja.


"Ngapain kau disini? "ucao Cherly adik perempuan Reno.


"Eh Cherly kamu udah pulang ngampus ?"kata Sherlin yang tidak menjawab pertanyaan adik Nya Reno.


"Gak usah bertanya mengenai kehidupan ku"kata Cherly yang tidak suka dengan Sherlin.


"Tapi aku hanya ingin bertanya dan mencoba dekat dengan mu"ucap Sherlin.


"Gak usah coba coba mendekati ku karna aku tak sudi berteman dengan mu. Dan satu lagi untuk apa kau menikah dengan kakak kalau dulu kau pernah meninggalkan nya? "tanya Cherly.


"Kan kau cuma hanya bisa diam aja" ucap Cherly karna Sherlin tak menjawab pertanyaan nya.


"Kau tau, Kakakku sudah bertemu dengan Aurelia. Dia terlihat lebih pantas dan baik bersama kakak daripada dirimu "ucap Cherly.


"Ada apa ini?"ucap Mama Reno ketika sudah berada di ruang tamu.


"Tidak ada Ma, Cherly pergi keluar dulu mau ngumpul sama teman"ucap Cherly yang kemudian pergi dari rumah itu.


"Apa yang dikatakan Cherly tadi sayang"ucap Mama Reno.


"Tidak ada Ma, Sherlin hanya menanyakan kabarnya dan dia bilang baik baik aja"ucap Sherlin yang berbohong agar Cherly tidak kena marah sama mama mertuanya.


Sherlin tidak ingin adik ipar nya itu semakin membenci nya dan hanya ingin menjalin hubungan yang baik dengan nya.


"Oh tak kirain ada apa tadi"ucap Mama Reno.


"Oh ya sayang, apa kau sudah menceritakan yang sebenarnya pada Reno yang terjadi pada Sma dulu."ucap Mama Reno.


"Hmm sudah Ma"ucap Sherlin.


"Syukurlah, Mama tidak ingin Reno membenci mu karna peristiwa itu"ucap Mama Reno.


"Aku juga tidak menginginkan itu Ma"kata Sherlin.


Cukup lama mereka berbincang akhirnya Sherlin pamit pulang .


Sebenarnya Mama Reno masih ingin menantunya itu berada disini tapi karna Sherlin memaksa untuk kembali, ya mertuanya harus mengiyakan.


"Mama aku pulang ya"ucap Sherlin yang sudah berada dalam mobil.


"Hati hati ya sayang "ucap Mama Reno sambil melambaikan tangannya.


Beep.....


Suara pesan masuk ke handphone Sherlin.


Dewi :


Sherlin loh dimana? Sekarang datang ya kerumah ku.Aku sudah balik dari honeymoon ku.Nanti akan aku sherlock tempatnya.p


Pokoknya kau harus datang karna aku sangat merindukan mu.


Rupanya itu pesan dari Dewi, Sherlin pun menyuruh Pak Tarno mengantarkannya ketempat Dewi,dimana lokasi nya sudah diberitau oleh Dewi lewat whatsapp.


Sherlin akhirnya tiba dan dia melangkah kaki ke rumah yang cukup besar.


Sherlin yang menekan bel rumah itu dan pintu itu pun terbuka .


"Sarah!!!Ngapain kau disini?"ucap Sherlin yang terkejut melihat Sarah.


"Ish kau ini, apa aku bukan sahabat mu.Kok kamu malah terkejut saat aku berada di sini. Oke lah, aku cukup tau saja. "ucap Sarah yang ngambek.


"Bukan gitu Sarah.Baiklah aku minta maaf, tadi aku hanya terkejut saja "ucap Sherlin yang memeluk sarah dari belakang.


"Aku hanya becanda Sherlin jangan terlalu kau anggap serius perkataan ku tadi. "ucap Sarah yang langsung menoleh kebelakang.


"Sherlin..... "ucap Dewi kemudian memeluk erat Sherlin.


"Aku bisa kehabisan nafas Dewi"ucap Sherlin yang merasa sesak karna Dewi terlalu kuat memeluk nya.


"Sorry, Aku lupa soalnya aku terlalu rindu padamu"ucap Dewi kemudian melepaskan pelukanya.


"Apa kau tidak merindukan ku,tadi saat aku datang kau tak bereaksi seperti itu. "ucap Sarah.


"Aku juga merindukan mu kok"ucap Dewi kemudian memeluk nya.


"Apa kalian sudah selesai dengan acara peluk peluk nya? "ucap Ardian yang berkumpul dengan tiga sahabat yang tak terpisah walau badai menerpa.


"Sudah kok"ucap Dewi sang istri.


Mereka pun berkumpul dengan ruang tv.


"Bagaimana keadaan suami mu?"tanya Ardian pada Sherlin saat mereka sudah duduk.


"Eh dia baik baik saja "ucap Sherlin.


"Apa hubungan kalian baik baik saja?" ucap Dewi.


"Hubungan kami baik baik saja, dan aku sangat bahgia sekali" ucap sgerlin yang berbohong.


"Sherlin kau jangan berbohong lagi, kami sudah tau kalau kau sebenarnya tidak bahagia "ucap Dewi yang tidak suka kalau Sherlin mengatakan bahwa dia bahagia padahal sebenarnya tidak.


"Kalian tau apa? tanya Sherlin


"Apakah mereka tau yang sebenarnya "batin Sherlin.


"Kami tau kalau sebenarnya kau tidak bahagia, dan Reno sebenarnya sangat membenci mu"ucap Sarah karna Dewi diam karna tak sanggup untuk mengatakan itu.


"Kalian tau dari mana?"tanya Sherlin yang penasaran.


Sherlin sangat terkejut dan penasaran karna dari mana kedua sahabat itu bisa tau.


Tidak mungkin dari Reno ataupun Aurelia, apalagi Cherly.


Selain mereka siapa lagi yang mengetahui nya? Sherlin hanya takut kalau kabar rumah tangga nya sampai ketelinga Mama dan Mertua nya karna dia tak ingin mengecewakan Mama nya dan membuat mereka sedih.


"Dari Ardian"ucap Dewi sambil menunjuk kearah Ardian dan Sherlin pun menatap Ardian seakan butuh jawaban.


"Sherlin, kau tau kalau Reno itu adalah teman ku saat aku aku kuliah S1 waktu itu dan sekarang kami juga masih sering berhubungan.Mengenai itu permasalahan mu aku tau dari Reno karna dia pernah menceritakan nya padaku"jelas Ardian.


"Dan mengenai Aurel yang dekat dengan Reno, itu aku juga mengetahui. Dan aku juga tidak suka pada Aurellia tapi aku janji akan berusaha untuk mempersatukan kalian."ucap nya penuh keyakinan.


"Tidak usah Ardian, kau hanya perlu mengurus dewi saja karna sekarang dia sudah menjadi tanggung jawab mu.Mengenai Reno, aku sudah terbiasa kok"ucap Sherlin yang tidak ingin menyusahkan mereka.


"Sherlin, kalau kau ada masalah kenapa kau tidak memberi tau ku?Kenapa kau hanya pendam sendiri?Apakah kau tidak ingin berbagi suka dan duka mu bersama kami?"ucap Dewi Yang sudah menangis karna dia tak tega melihat sahabat nya ternyata tidak bahagia.


Dan bisa bisa nya Sherlin masih tersenyum untuk menutupi kesedihan saat berjumpa dengan mereka .


"Jangan menangis Dewi, aku tak ingin menyusahkan kalian dan aku juga tidak mau kalian merasa terbebani "ucap Sherlin.


"Tapi Sherlin kami ingin membantu mu .


Dan mengenai Reno, kenapa kau tidak menceraikanya disaat kau tidak bahagia bersama dengan nya. Di dunia ini masih banyak laki laki yang lebih baik dari dia. " ucap Ardian.


"Aku sangat mencintai nya Ardian.Dan kalian ingat disaat itu sudah aku mengucap sumpah pernikahan ku untuk menerima Reno sebagai suami ku baik dalam suka maupun duka,baik benci maupun cinta. Karna itu lah aku tidak menceraikanya.Aku akan meninggalkan jika dia sendiri yang meminta cerai pada ku. Meskipun jika nanti kami berpisah, aku pun tidak akan mencari pengganti nya karna aku hanya akan mencintai nya. Dan aku mohon pada kalian untuk tidak membahas masalah ini lagi karna aku sudah terbiasa dengan situasi ini. Tapi jika kalian mengungkit nya lagi, aku akan merasa sakit hati lagi dan ingin menangis karna mengingat hari hari yang kujalani sangat begitu kelam.Kalian tau, sebenarnya aku sudah mencoba untuk menjadi kuat dan tidak ingin menangis dan mencoba tersenyum untuk menghadapi takdir ku yang tidak baik ini, tapi kalian malah membuat pertahanan ku runtuh "ucap Sherlin yang sudah menangis.


"Maaf Sherlin, kami juga tidak ingin melihat mu menangis. Baiklah kami akan janji untuk tidak membahasnya tapi kau jangan nangis lagi ya"ucap Dewi dan Sarah yang memeluk Sherlin yang menangis.


Ardian yang melihat itu juga merasa sakit


"Reno kau pasti akan menyesal karna membuat orang yang sebenarnya sangat mencintaimu tersakiti"batin Ardian.