
Mereka pun tertawa bersama, Reno senang karna bisa membuat Sherlin tertawa bahagia.
"Apa kalian tidak mau mengajak ku untuk merayakan hari yang spesial ini? " ucap seseorang yang tiba tiba datang ke villa itu.
"Aurellia "!!! ucap Dewi yang tidak suka dengan kedatangan Aurellia.
"Ngapain kamu datang ke sini? Dari mana kau tempat ini sampai kau bisa datang ke sini?". ucap Dewi lagi dengan nada sinis.
"Aku yang membeitahunya Dewi." ucap Sarah yang tiba tiba bicara.
"Apa maksud mu Sarah,kenapa kau mengundang nya?Kau tau kan kalau dia orang yang mau menghancurkan dan menyakiti sahabat kita.Kau tahu !!Sahabat kita Sherlin ." ucap Dewi yang terlihat mulai emosi.
"Dia tau dewi.Tapi dengarkan dulu penjelasan Sarah". ucap Heri yang membela istrinya .
"Apa yang perlu di jelaskan lagi.Atau jangan jangan sekarang kau sudah berada di pihaknya." ucap Dewi.
"Jika iya, Aku akan selalu menjaga Sherlin supaya kalian tak bisa menyakiti nya."ucap Dewi sambil memegang tangan Sherlin yang masih terdiam karna terkejut melihat kedatangan Aurellia.
"Dewi!!" ucap Sarah yang sudah marah dan tak terima dengan perkataan Dewi.
"Aku membawa nya kesini karna dia ingin meminta maaf pada Sherlin.Dan satu lagi Dewi, Sherlin itu juga sahabat ku dan aku tidak punya niat untuk menyakiti nya. Kenapa kau langsung ambil kesimpulan sendiri tanpa mendengar penjelasan dari ku." ucap Sarah yang tidak tahan dengan penuturan Dewi.
"Apa kau bisa mempercayai perkataan nya?". tanya Dewi.
"Maaf jika kehadiran ku membuat adanya pertengkaran disini". ucap Aurelia.
"Kau baru sadar, dari tadi pikiran mu kemana saja??" cecar Dewi.
"Baiklah aku akan pergi tapi sebelum itu aku ingin meminta maaf pada Reno dan Sherlin" .ucap Aurelia yang menatap kearah Reno.
Reno yang melihat itu langsung pergi meninggalkan tempat itu.
Aurellia hanya menatap punggung yang pergi menjauh.
"Sherlin apa kita bisa bicara sebentar? ". tanya Aurelia.
"Baik lah ayo ikut aku".ucap Sherlin yang berjalan kearah kolam renang yang tak jauh dari Dewi dan yang lainnya.
"Kurasa sekarang kau sudah cukup bahagia Sherlin. " ucap Aurelia yang nada bicara dan sifatnya tiba tiba berubah.
"Apa maksudmu Aurelia? Aku pikir kau mau minta maaf pada ku". ucap Sherlin yang melihat perubahan sifat Aurellia.
"Cih, kau pikir aku mau minta maaf pada mu. Aku tadi berpura pura baik agar bisa menarik perhatian nya Reno supaya aku bisa mendekati nya dan mendapatkan nya kembali. " bisik Aurelia yang mendekat kearah Sherlin,tapi orang yang melihat itu merasa kalau mereka sedang berpelukan.
"Jangan terkejut Sherlin, ini bukan pertama kali kau melihat ku seperti ini.Aku bisa melakukan apapun untuk mendapatkan apa yang aku inginkan. " ucap Aurelia.
Sherlin tak menanggapi perkataan Aurelia, dia sudah cukup muak dengan perilaku Aurelia. Sherlin pun melangkah kaki nya Meninggalkan Aurelia.Disaat dia melewati Aurellia,tiba tiba Aurelia menceburkan dirinya ke kolam itu.
Sontak membuat kumpulan orang Sarah dan Dewi langsung mendekati mereka.
Reno pun yang tiba tiba datang langsung lompat ke kolam untuk menolong Aurelia yang terlihat seperti tenggelam dan meletakkan Aurelia di pinggir kolam itu.
"Kau kok gitu Sherlin,aku sudah minta maaf padaku tapi kau malah mendorong ku " ucap Aurelia yang pura pura batuk dan memutar balikan fakta .
"Tapi kau bisa berenang, kenapa kau malah tenggelam.Tapi sih aku berharap tadi kau tenggelam agak lama. " ucap dewi.
"Reno apa salah ku,aku sudah minta maaf pada Sherlin.Tapi apa yang dia lakukan, dia malah mendorong ku ke kolam. Apa Sherlin tidak mau memaafkan ku?." ucap Aurelia yang tidak menanggapi perkataan Dewi, dalam pikiran nya hanya mencari cara untuk mendapatkan perhatian sama Reno.
"Sherlin tidak mungkin mendorong mu, aku kenal dengan Sherlin, dia tidak pernah sejahat itu dengan orang ". ucap Heri.
"Iya aku juga sependapat dengan Heri, Sherlin bukan tipe yang mau membalas dengan kejahatan ". ucap Sarah yang setuju dengan pendapat suaminya.
"Kau pikir aku akan berbohong, Reno kau mempercayai ku kan. "ucap Aurelia.
Reno hanya diam saja dan membuat Dewi dan Sarah beserta Suami mereka geram dengan terdiam nya Reno.
Dewi dan Sarah yang hendak marah langsung ditarik suami mereka masuk ke dalam villa.
Ardian dan Heri berpikir kalau mereka tidak usah terlalu ikut urusan rumah tangga Reno dan Sherlin dan membiarkan mereka menyelesaikan masalah mereka dulu.
Sherlin yang melihat terdiamnya Reno merasa sakit yang teramat perih.
Dia berpikir apakah suaminya tidak mempercayai nya dan memilih mempercayai Aurellia.
Sherlin yang tidak tahan langsung pergi masuk ke dalam villa.
"Maaf kan ketidakberdayaan Mama nak,
Mama tidak tau apakah Papamu mempercayai Mama atau tidak.
Tapi hati Mama sangat sakit saat melihat papa mu hanya diam saja tadi.Mama tidak tahu apakah Papa mu masih mencintai Aurelia atau tidak. "batin Sherlin sambil mengelus perut nya dan melangkah kakinya menuju kedalam villa. .
"Apa kau sudah puas??" tanya Reno dengan nada dingin nya.
"Reno aku tau kau mempercayai ku" ucap Aurelia yang tersenyum penuh kemenangan dan ingin memeluk Reno.
Tapi Reno langsung menepiskan tangan Aurelia dan mendorong nya.
"Lebih baik kau pergi dari sini sebelum kau menyesal jika aku berbuat kasar padamu " ucap Reno dengan penuh kebencian.
"Kau pikir aku tidak tau kalau kau sendiri yang menjatuhkan dirimu." ucap Reno lagi.
"Sherlin yang mendorong ku Reno". ucap aurelia yang masih berbohong.
"Cih, kau lihat kearah jendela sana" ucap Reno sambil menunjukkan jendela kamar nya.
"Aku sudah melihat semua nya Aurelia, aku melihat Sherlin yang ingin pergi meninggalkan mu dan kau malah menjatuhkan dirimu kedalam kolam dan berpura pura tenggelam."tutur Reno.
"Tapi kenapa kau tidak mengatakan kepada mereka dan hanya diam saja". ucap Aurelia.
"Aku hanya ingin memastikan sesuatu " ucap Reno dan meninggalkan Aurelia.
Tapi langkah Reno berhenti sebentar.
"Dan satu lagi Aurellia, meskipun jika aku tidak melihat kejadian tadi, aku tetap akan mempercayai istri ku .Dan kuharap kau jangan pernah menampakkan wujud mu dihadapanku kalau kau tidak menyesal .Jika itu terjadi aku akan menyuruh orang untuk menghancurkan mu. " ucap Reno dan pergi ke villa untuk menemui istrinya.
Aurelia pun terdiam, dan menelpon seseorang
"Pesan kan aku tiket untuk penerbangan ke london malam ini juga.
" ucap nya pada seseorang dan mematikan panggilan itu.
"Aku akan pergi Reno" ucap Aurelia yang menyadari kegagalan rencana nya dan ingin menyerah saja dan pergi ke luar negeri.
"Apa semua sudah berada dalam kamar mereka " batin Reno yang melihat ruang tamu itu kosong.
Dia pikir mereka akan menunggu Reno untuk mempertanyakan keterdiaman Reno tadi.
Reno pun langsung menuju kamarnya dan untuk menemui istri nya.
Saat ini Reno ingin membujuk Sherlin yang tengah marah dan sedih karna dirinya.
"Sayang " ucap Reno saat masuk ke dalam kamar.
Sherlin yang tengah menangis karena terkejut dengan kedatangan Reno dan dan menarik selimut untuk menutupi dirinya.
Reno yang melihat itu langsung mendekati Sherlin ketika dan menarik selimut yang menutupi istrinya itu.
"Sayang kau nangis ya?" . ucap Reno yang sedikit tertawa dan membuat Sherlin mengerutkan dahinya.
" Sayang gak malu ya sama anak kita. Masa sudah mau jadi Mama masih cengeng " ucap Reno yang mengelus perut Sherlin.
Sherlin hanya diam saat Reno berbicara pada nya.
"Sayang kok diam aja sih" ucap Reno
"......"
"Aku minta maaf sayang, aku tau kok kalau kau tidak mendorong Aurel ke kolam. Aku tau karna saat itu aku melihat kejadian itu dari jendela itu secara tidak sengaja ." ucap Reno.
"Kau tau kebenarannya, tapi kenapa kau tidak mengatakan nya.Kau malah hanya diam saat Aurelia menuduh ku yang telah mendorong nya ". ucap Sherlin yang menangis.
"Dan sekarang kamu malah tertawa dan menjadi kesedihan ku sebagai lelucon.
Itu tidak lucu Reno" ucap Sherlin lagi.
"Aku tau kau tidak pernah mencin. ." ucap Sherlin yang yang terhenti.
Cup....
Reno mencium bibir Sherlin
"Sayang jangan pernah mengeluarkan kata kata itu dari bibir mu" ucap Reno dengan serius dan tegas
"Dan kau ingin tau kenapa aku hanya diam saja saat Aurelia menuduhmu?Baik aku akan memberi tau mu" ucap Reno.
"..."
"Tatap mata ku Sherlin!!! " ucap Reno yang memegang pundak Sherlin.
" Aku melakukan itu hanya untuk melihat seberapa besar cinta mu padaku.Dan aku sangat senang dan terharu saat melihat mu menangis karena aku hanya berpura pura tidak mempercayai mu.Aku tau itu sangat salah dan aku minta maaf untuk itu.Tapi sayang,meskipun aku tidak melihat kejadian tadi aku akan tetap mempercayai mu ." ucap Reno panjang lebar.
Sherlin hanya diam
"Sayang kok diam aja?? Jawab aku??Aku minta maaf jika yang kulakulan ini salah".ucap Reno.
Reno pun menjadi takut melihat keterdiaman Sherlin,dia berpikir apa yang dia lakukan pada Sherlin itu baik malah justru jadi boomerang bagi nya.
"Kau boleh menghukum sayang, tapi jangan mendiamiku kayak gini, aku tidak sanggup sayang."ucap Reno yang sedikit menyesal dengan perbuatan nya.
"Keluar dari kamar ini!!!" ucap Sherlin
"Baiklah sayang kalo itu mau mu" ucap Reno yang beranjak dari kasur itu.
Tapi tangan nya tiba tiba di pegang oleh Sherlin .
Dan Sherlin tiba tiba berdiri dan mencium Reno.
"Itu hukuman untuk mu" ucap Sherlin yang menyudahi ciuman nya.
"Kau keluar lah" ucap Sherlin.
Tapi Reno tidak menghirau kan kata kata Sherlin.
Justru dia malah mencium bibir Sherlin secara tiba tiba.
Sherlin pun tersenyum dan membalasnya
Reno pun mendorong tubuh Sherlin ke kasur dengan lembut karna dia ingat pada bayi yang ada pada kandungan Sherlin.
Reno yang berada di atas Sherlin dengan tangannya kanannya sebagai penopang agar tubuh nya tidak menekan tubuh Sherlin
Reno langsung mencium Sherlin.
Pada malam hari itu mereka melakukan hubungan yang biasa dilakukan oleh suami dan istri.
Merry Christmas bagi teman yang merayakan.
"**HAPPY NEW YEAR**" buat kita semua.
Aku sangat berterima kasih kepada kalian semua yang sudah setia membaca novel ku dan memberi ku like kalian serta vote kalian untuk mendukung karya ku ini .
i Love you all
terus dukung aku ya, agar aku semangat dalam menulis novel ku ini.
Selamat membaca ya
Jangan lupa beri jempol nya banyak banyak ya teman teman
Jangan lupa beri vote kalian dengan memberi kan ku poin kalian
Maaf jika ada typo dalam penulisan novel ku ini.
maaf jika penulisan novel ku ini jika tidak nyambung bagi kalian,
semua manusia pasti melakukan kesalahan
dan aku minta maaf atas kesalahan ku dalam penulisan novel ini.