Always Love You My Husband

Always Love You My Husband
chapter 60



2 bulan kemudian


"Ma, aku pergi dulu ya ke warung.Sherlin mau beli popok nya Amanda dulu.Soalnya


popok nya Amanda sudah habis"ucap Sherlin pada Mama Mertua nya.


"Iya sayang tapi berhati hati ya".


"Iya Ma, Sherlin titip Amanda dulu ya "


"Aman itu sayang"ucap Mama mertuanya sambil mengendong Amanda.


"Mama pergi dulu ya Nak, jangan nakal sama Nenek nya ya" ucap Sherlin yang dibalas dengan tawa khas bayi Amanda.


Sherlin pergi ke warung untuk membeli popok nya Amanda dan beberapa peralatan yang lain.


"Eh Ibu Sherlin, tumben tumbenan keluar ". ucap Ibu Ibu yang kebetulan sedang belanja di warung itu.


"Ya bu, kebetulan saya mau beli keperluan dirumah ". jawab Sherlin dengan tutur kata yang baik.


Sherlin memang jarang keluar semenjak tinggal di daerah itu.


Paling tidak Mama mertuanya lah yang sering membeli keperluan Sherlin, apalagi saat Sherlin sedang hamil.


"Oh ya buk Sherlin,suaminya kemana ya??, Aku dengar kamu sudah melahirkan,tapi aku tidak melihat suami mu?".ucap Ibu itu yang terlihat kepo kali terhadap urusan orang lain.


"Hmm itu suami saya sedang kerja,dia sangat sibuk sekali dan jadi saya tidak ingin menganggunya". dusta Sherlin.


"Oh tak kirain tak punya suami, aku pikir kau wanita yang hamil di luar nikah " ucap Ibu itu dengan santai.


Sherlin agak geram mendengar perkataan ibu itu.


"Dengar ya bu, suami saya sedang sibuk kerja. Dan satu lagi, kalau saya hamil diluar nikah pun tidak ada urusan nya sama Ibu. Mending Ibu urus aja urusan Ibu, gak usah mencampuri urusan orang. " ucap Sherlin yang marah dan pergi dari tempat itu karna Sherlin memang sudah siap membeli .


"Tuh kalau mulut harus dijaga bu" kata Ibu yang punya warung.


"Ish apaan sih,Entar tau rasa kau kalau aku gak beli di warungmu ini". ucap Ibu Itu lalu pergi.


Ibu yang punya warung hanya bisa mengelengkan kepala nya.


~~


" Nah itu Mama mu dah pulang sayang " ucap Mama Reno yang sedang mengendong Amanda yang menangis dari tadi.


"Kau kenapa sayang? Kok mukanya masam gitu" ucap Mama Reno yang melihat raut wajah Sherlin yang terlihat masam.


"Gak ada Ma, tadi cuma kesal sama seseorang yang gak penting " ucap Sherlin.


"Anak Mama kok nangis sih" ucap Sherlin yang mengambil alih Amanda dari Mamanya.


"Gak tau sayang, tadi dia tertawa aja setelah kau pergi,tapi belum beberapa menit sebelum kau pulang Amanda malah nangis." ucap Mama Reno.


"Kok nangis sih sayang". ucap Sherlin yang menimang anak nya itu.


"Coba kau kasih asi sayang, mungkin dia merasa haus" ucap Mama Reno.


Sherlin pun duduk dan membuka kancing baju nya yang paling atas dan memberi Amanda asi


Dan ternyata Amanda memang haus karna melihat anaknya minum begitu lahap.


Melihat cucunya yang sudah diam, Akhirnya Mama Reno pun pamit pulang karna melihat hari yang sudah sore.


"Ya sudah, kalau gitu mama pulang dulu ya. Lagian ini sudah jam 5 sore, nanti Mama takut kemalaman pulang kerumah." ucap Mama Reno.


"Iya, Mama hati hati ya"


"Iya Sayang "


Mama Reno pun mencium pipi Gembul Amanda yang sudah tertidur pulas karna Sherlin sudah selesai memberinya asi dan membuat bayi mungil itu tertidur.


"Nenek pergi dulu ya sayang,kalau ada waktu Nenek akan main ke sini"


Sherlin pun mengantar Mama Mertuanya sampai ke rumah depan rumah sambil mengendong Amanda.


Setelah mama mertua nya pergi, kemudian sherlin masuk ke rumah dan mengunci pintu itu dan membawa Amanda ke kamarnya dan meletakkan bayi kesayangan nya itu pada box bayi.


"Mama ke dapur dulu ya sayang, Mama haus sekali" ucap Sherlin yang memang sangat haus dan ingin minum.


Setelah keluar dari kamar, tiba tiba ada yang memencet bel apartemen itu.


"Apa ada yang ketinggalan ya?"batin Sherlin yang mengira Mama Mertua nya yang datang lagi.


"Ya Ma, apa ada yang ketinggal..... " tiba tiba Sherlin berhenti bicara karna terkejut melihat orang yang berada di hadapan nya sekarang.


"Reno!!! ucap Sherlin yang melihat kedatangan Reno dan langsung menutup pintu apartemen itu.


Reno yang melihat itu langsung dengan cepat mendorong pintu dan masuk ke apartemen .


"Reno, kau keluar dari sini atau aku akan berteriak"ucap Sherlin.


"Sayang, kenapa kau tega sekali meninggalkanku?" ucap Reno yang melangkah menuju Sherlin.


"Jangan mendekat Reno" teriak Sherlin sambil mundur kebelakang.


Reno tidak mendengar perkataan Sherlin, dia malah makin mempercepat jalan nya dan memeluk Sherlin.


"Lepaskan aku Reno" ucap Sherlin tapi Reno tak bergeming malah mempererat pelukan nya.


"Aku sangat merindukan mu sayang " ucap Reno.


"Aku sangat membenci mu Reno "balas Sherlin dan Reno hanya menganggap itu sebagai ungkapan cinta Sherlin.


Sherlin memukul dada Reno sekali lagi agar Reno mau melepaskan pelukan nya.


Tapi Sherlin mendadak pinsan dan membuat Reno langsung mengendong Sherlin dan membawa dia kesebuah ruangan yang di pastikan adalah kamar Sherlin.


Sherlin langsung direbahkan ke atas kasur nya.


"Mungkin dia kecapean" batin Reno setelah dia mendengar deru nafas Sherlin yang keluar secara teratur.


"Aku sangat merindukan mu sayang" ucap Reno sambil mencium punggung tangan Sherlin.


Reno pun langsung menyelimuti tubuh Sherlin karna takut kalau dia akan masuk angin.


Oek oek


Tiba tiba ada suara bayi menangis dari box bayi itu. Reno yang mendengar itu langsung mendekati box bayi itu.


Reno tersenyum dan tiba tiba langsung menangis saat melihat bayi yang ada dihadapan nya itu.


" Dia sangat mirip dengan ku" ucap nya ketika melihat bayi itu.


Reno langsung mengambil bayi perempuan itu dan mengendong nya. Bayi yang menangis itu seketika diam saat seseorang mengendong nya, dia seperti tau kalau yang mengendong nya itu adalah Ayah nya.


"Ini Papa sayang" ucap Reno dan bayi itu langsung tersenyum.


"Maaf kan papa karna papa tidak ada saat kau lahir sayang " ucap Reno sambil menimang nimang putri nya itu.


"Siapa nama mu sayang ? Eh Papa bodoh ya? Kau kan belum bisa ngerti bahasa Papa" ucap Reno yang menyadari kebodohan nya.


"Jangan nangis ya sayang,Mama lagi tidur. karna Mama terlihat sangat kecapean "ucap Reno sambil kecengegesan.


Amanda yang seperti mengerti perkataan Reno hanya tertawa dan membuat Reno ingin mencium putrinya itu lagi dan lagi.


Reno menimang nimang putrinya itu agar putrinya itu tertidur lagi dan beberapa menit kemudian akhirnya Amanda tidur di pelukan Reno.


Melihat putrinya sudah tidur dia langsung meletakkan nya didalam box bayi.


"Selamat malam kesayangan papa.


Doain Papa ya supaya besok Papa bisa menghadapi mama mu dan memenangkan hati nya lagi" ucap Reno dan mengelus pipi mungil Amanda.


Reno langsung menuju ketempat Sherlin tidur dan membaringkan tubuh nya.


"Terima kasih karna sudah melahirkan putri yang cantik untuk ku sayang ".ucap Reno.


Reno langsung memeluk tubuh Sherlin.sebelum tidur dia berdoa dulu. Setelah itu


berpikir bagaimana cara membuat Sherlin memaafkan nya. Oleh sebab itu dia harus Extra hati hati dalam memenangkan hati Sherlin lagi.


**


Hai teman teman semua


Terima kasih karena selama ini sudah setia membaca novel ku.


Aku minta maaf jika cerita novel ku ini tidak nyambung.


Maklum lah, aku juga penulis baru disini.


Aku minta maaf jika selama ini ada penulisan yang salah seperti peletakan tanda koma yang tidak beraturan, tidak ada tanda petik nya yang akan membuat kalian susah membedakan antara kalimat percakapan dan kalimat pernyataan.


Aku sangat berterima kasih atas komentar dan saran yang kalian beri selama ini .tapi aku mohon kalia memberi aku komentar yang baik saja ya.


Dan terima kasih atas dukungan semangat kalian untuk ku.


Hai teman readersku.


Apa kabarnya?


Semoga kalian semua baik baik saja


amin....


Selamat membaca ya readersku


Jangan lupa beri jempol nya banyak banyak ya teman teman


Jangan lupa beri vote kalian untuk mendukung karya ku ini.


dengan klik vote lalu kalian beri aku tip.


sekarang di manga toon sudah bisa kok


memberikan poin kalian untuk mengevote novel ku ini.


Mohon bantuannya teman teman


Maaf jika ada typo yang bertebaran.


Salam manis dari autor


Insani Syahputri