Always Love You My Husband

Always Love You My Husband
Chapter 64



Hari hari terus berlanjut.


Tak terasa kini Amanda sudah berusia 4 tahun.


Kini dia sudah tumbuh menjadi gadis kecil yang cantik dan imut yang akan membuat orang gemas melihat nya.



Sherlin terlihat sedang menyiram bunga yang ada ditaman, sedang kan Amanda asik bermain dengan kucing kesayangan nya yang dinamai momo.


Tin... ( bunyi klakson mobil yang masuk kehalaman mansiion itu) .


"Papa!" ucap Amanda yang seakan tau siapa yang datang.


Kemudian dia berlari kearah mobil yang sudah berhenti dan berdiri di depan mobil sambil menunggu orang yang sudah sangat dia rindukan keluar dari mobil.


Amanda menampakkanwajah cemberut nya saat dia mendapati bahwa Doni yang turun bukan papanya.


Doni mendekati Amanda dan ingin memeluk, tapi Amanda malah menangis karna saat ini dia sangat ingin bertemu dengan Papanya dan memeluknya.


"Bos, dia seperti sangat merindukan mu. Turunlah,dia sudah menangis " ucap Doni yang tidak tega melihat Amanda menangis.


Kemudian turunlah seorang pria yang masih sangat tampan meskipun usianya sudah kepala tiga.


Amanda pun langsung berlari kecil dan memeluk kaki pria yang sangat dia rindukan itu.


"Kesayangan Papa seperti nya sangat merindukan Papa ya? " ucap Reno sambil mengendong Amanda.


"Iya, Manda sangat merindukan Papa"ucap Amanda sambil mencium pipi Papanya.


"Maafkan Papa ya sayang, karna Papa sudah meninggalkan mu selama seminggu ini. Kayak mana lagi, ini sudah pekerjaan Papa. kalau Papa gak kerja, kita akan makan apa sayang."ucap Reno yang masih mengendong putrinya.


"Iya Papa, Amanda maafkan kok" ucap Amanda sambil mengalungkan tangannya di leher Reno.


Ternyata Reno selama seminggu pergi melakukan pekerjaan bisnis di Hongkong dan Dia terpaksa harus meninggalkan anak dan istrinnya.


Sebenarnya dia tak tega, tapi ya mau gimana lagi ini sudah menjadi pekerjaan nya.


"Kalau begitu saya permisi dulu ya bos" ucap Doni.


"Iya,makasih ya Doni" ucap Reno.


Kemudian Doni menaiki mobil nya yang dia tinggal dimansion nya Reno saat sedang melakukan perjalanan bisnis ke Hongkong dengan Bosnya itu .


"Sayang ini ole ole untuk mu" ucap Reno saat mengambil paper bag dari dalam mobil dan memberikan pada putri kesayangan itu.


"Makasih Papa ,Manda sayang Papa " ucap Amanda .


" Papa juga sayang Manda" ucap Reno .


Ternyata Sherlin yang melihat itu terlihat agak marah dan pergi ke dalam mansion.


Reno yang melihat kepergian Sherlin hanya bisa tersenyum dan mengelengkan kepala nya karna sebelum Sherlin pergi mereka masih sempat bertatapan.


Reno pun membawa Amanda yang masih dalam gendongan nya ke dalam mansion.Setelah sampai di dalam, Reno langsung menurunkan Amanda.


" Sayang main dulu ya sama Nenek.Papa mau mandi dulu.Besok Papa janji akan bawa Manda jalan jalan.Gak papa kan sayang? " ucap Reno pada Amanda.


Amanda mengangguk dan berlari kearah Bi Ina.


"Bibi, Reno titip Amanda dulu ya, saya masih ada pekerjaan yang lebih penting " ucap Reno sambil mata nya bergerak menunjuk kearah lantai atas.


"Iya Nak Reno, semoga sukses" ucap Bi Ina yang seakan mengerti dengan pekerjaan Reno .


Reno tersenyum dan langsung menaiki anak tangga menuju lantai atas.


Reno membuka pintu kamar dan masuk dan terlihat Sherlin yang tengah serius membaca majalah .


kemudian Reno berdeham agar istrinya itu sadar akan keberadaan dirinya tapi Sherlin malah tak bergeming dan sibuk membaca.


Entah dia berpura pura tidak mendengar atau memang sama sekali tidak mendengar.


Reno tidak memikirkan itu terlalu panjang, kemudian langsung ke kamar mandi karna dia ingin mandi untuk menyegarkan dirinya .


Setelah beberapa 15 menit, Reno pun keluar dari kamar mandi.


Saat itu dia hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya itu.


Rambut nya yang masih basah yang memberikan kesan cool dan ketampanan yang begitu mempesona.


Dia masih melihat Sherlin yang sedang berdiri dekat jendela kamar nya itu. Terlihat Sherlin yang seperti nya sedang menikmati senja di kala waktu itu.


Reno pun mendekati Sherlin dan memeluknya dari belakang.


Sherlin yang merasa dipeluk seseorang langsung mendorong pelan orang itu.


"Ngapain kau meluk meluk aku, kalau kau tidak menganggap diriku tadi" ucap Sherlin yang marah sama Reno.


Sherlin ternyata marah karna disaat Reno tadi sudah pulang, Reno tidak menghampiri atau pun melambaikan tangan pada nya dan dia hanya sibuk berbicara terus kepada putrinya itu.


"Kamu marah ya sama ku, kok kamu marah sih.Kan dia anak kita sayang" ucap Reno yang seakan tau apa yang menyebabkan kesayangan itu marah padanya.


Senyum Sherlin mengembang ketika dia mengatakan 'anak kita' tapi dia langsung menepiskan itu.


"Aku tidak marah karna anak kita ,tapi aku marah karna dirimu yang terlalu tidak peka" ucap Sherlin.


"Bilang aja kamu cemburu tadi,karna aku tidak memperhatikan mu" ucap Reno yang menggoda Sherlin.


Sherlin hanya diam saja, sejujurnya dia memang sedikit cemburu, tapi dia langsung menepiskan pikiran itu. Gak mungkin dia cemburu sama anak sendiri.


"Kau diam saja, berarti memang benar kan. Tapi aku senang melihat mu yang cemburu meskipun pada anak kita,setidaknya aku tau betapa besar nya cinta mu padaku.


Sherlin yang merasa apa yang dipikirkan diketahui oleh Reno langsung malu,dan memeluk Reno dan menanamkan wajah nya di dada bidang Reno.


Reno tersenyum dan langsung memeluk Sherlin.


"Kenapa kau malu sayang??Hm" ucap Reno sambil mengelus rambut Sherlin.


Sherlin yang masih diam langsung membuat Reno memegang wajah Sherlin dan mencium bibir istrinya itu.


Reno yang menyudahi ciuman itu langsung mengelap bibir Sherlin dengan ibu jarinya .


"Aku sangat merindukan mu sayang " ucap


Reno.


"Aku sangat sangat merindukan mu sayang " ucap Sherlin.


Reno yang mendengar perkataan Sherlin langsung mengendong dan membawa nya ke tempat tidur.


"Aku ingin anak lagi sayang"ucap Reno yang sudah di atas Sherlin.


Sepasang kekasih itu pun akhirnya memadu kasih.Mereka begitu gesit dalam pergulatan mereka. Tubuh mereka begitu mengkilap karna keringat yang membasahi tubuh mereka.


Selanjutnya kalian deskripsi sendiri ya.Wkwk


(Author)


Setelah selesai mereka pun memutuskan untuk beristirahat. Terlihat mereka yang sedang bersandar di kepala ranjang itu.


"Sayang kau tidak ada bawa apa apa untukku?"ucap Sherlin yang melihat tadi Reno memberikan sesuatu kepada Amanda.


"Tidak ada sayang" ucap Reno yang langsung membuat Sherlin cemberut.


Reno yang melihat Sherlin yang sedang cemberut langsung turun dari ranjang dan membuat Sherlin kebingungan. Terlihat Reno sedang memakai celana boxer nya dan menuju ke laci nakas dan mengambil kotak berwarna merah.


Sherlin yang ingin turun dari ranjang, membuat Reno mempercepat langkah nya dan bersujud dikaki nya Sherlin dan sambil membuka kotak itu.


Terpampang lah sepasang cincin yang bertuliskan R&S singkatan dari nama orang itu.


"Terima kasih sayang atas cinta yang kau berikan padaku.Terima kasih karna masih mau menerima pria seperti ku padahal aku sering menyakiti mu" ucap Reno yang terlihat Serius meskipun dia hanya sedang memakai celana boxer saja.


" Maukah kau menerima cincin sebagai bentuk perasaan ku" ucap Reno sambil memegang cincin di tangan nya.


Sherlin langsung mengulurkan tangan dan Reno langsung menyemat cincin itu di jari manis Sherlin.


Sherlin pun langsung mengambil pasangan cincin itu dan menyematkannya di jari manis Reno.


Cincin pernikahan mereka yang lama, langsung disimpan Reno dalam kotak itu dan menyimpan nya dalam laci.


Dia sengaja mengganti cincin pernikahan mereka yang lama itu,karna itu menyimpan begitu banyak luka yang begitu dalam bila mengingat nya.


Jadi dia mengganti cincin yang baru karna dengan itu bisa membuat sebuah hubungan yang lebih baik dan melupakan yang terjadi di masa lalu.


Reno pun duduk disamping Sherlin tersenyum karna melihat Sherlin yang sedang memperhatikan cincin yang ada di jari nya.


"Kau seperti nya menyukai nya sayang" ucap Reno.


"Ya sayang aku sangat menyukai nya. Terima kasih sayang, aku mencintaimu " ucap Sherlin dan langsung mencium bibir Reno.


Disaat Reno ingin melanjutkan hal yang terjadi sebelum nya , tiba tiba ada yang mengetuk pintu, membuat mereka langsung cepat cepat memakai baju.


Setelah siap Reno langsung membuka pintu


dan terlihat malaikat kecilnya yang sedang berdiri dipintu bersama dengan Bi Ina.


"Sayang nya ada apa? Kok belum tidur? "ucap Reno.


"Nak Reno, ini Amanda ingin tidur sama Mamanya.Jadi Bibi membawanya kesini " ucap Bibi Ina.


"Baiklah sayang, kau tidur disini malam ini" ucap Reno sambil mengendong Amanda.


dan Bi Ina langsung pamit balik kemarnya.


"Sayang, kok belum tidur?"ucap Sherlin yang melihat putrinya dalam gendongan Reno.


"Manda pengen bobok sama Papa dan Mama". ucap Amanda yang langsung naik ke atas kasur dan tidur ditengah ketika Reno sudah menrunkannya.


"Baik lah sayang " ucap Sherlin dan langsung berbaring dikasur.


Begitu juga dengan Reno yang berbaring disebelah nya lagi sehingga Amanda tidur di tengah orangtua nya.


"Sayang, kamu senang kalau punya adik?"ucap Reno yang langsung mendapatkan cubitan dari pada Sherlin.


"Iya Papa, Manda senang punya adik.Apalagi kalau adik nya imut dan lucu kayak Amanda " ucap Amanda.


"Amanda mau adik laki laki atau perempuan? " ucap Reno lagi.


"Amanda suka semuanya "ucap Amanda.


"Baiklah sepertinya Papa perlu bekerja keras lagi" ucap Reno .


"Emang kayak mana bisa dapat adik Papa?"ucap Amanda .


"Diam" ucap Sherlin yang menghentikan Reno ketika hendak menjawab pertanyaan Amanda.


"Sayang gak usah dengar Papamu,kamu bobok ya, Mama akan membacakan dongeng sama mu" ucap Sherlin.


"Iya Mama"ucap Amanda sambil menatap Mama nya.


Sherlin pun membaca dongeng kepada Amanda, dia terlihat sabar bercerita sampai Amanda tertidur.


Dan Reno yang melihat itu langsung membuat nya semakin mencintai istrinya.


Dan akhirnya Amanda pun tertidur .


"Terima kasih sayang, karna sudah sabar dalam membesarkan dan mendidik anak kita. Memberikan kasih sayang dan cinta mu yang besar kepadanya" ucap Reno.


"Iya sayang, ini sudah tugas ku sebagai Ibu".


ucap Sherlin .


Mereka pun memeluk Amanda dan tertidur pulas .


***


Selamat membaca ya readersku


Jangan lupa beri jempol nya banyak banyak ya teman teman


Jangan lupa beri vote kalian untuk mendukung karya ku ini.


dengan klik vote lalu kalian beri aku tip.


sekarang di manga toon sudah bisa kok


memberikan poin kalian untuk mengevote novel ku ini.


Mohon bantuannya teman teman


Maaf jika ada typo yang bertebaran.


Salam manis dari author


Insani Syahputri