
Reno pergi melangkahkan kaki nya keluar dari rumah Mamanya.
Dia sedih karna Sherlin istrinya tercinta pergi meninggalkan nya lagi.
Itu dikarnakan Sherlin melihat kejadian yang terjadi di kantor hari ini.
Padahal itu hanya sebuah kesalahan fatal yang di lakukan sepihak oleh Alesha.
Tapi Reno tak pernah berhenti mencari keberadaannya Sherlin.
Dia sangat mengkhawatirkan Istrinya, apalagi saat ini Sherlin sedang hamil.
Dan lebih parahnya lagi Sherlin akan melahirkan beberapa minggu lagi.
Hari ke hari minggu ke minggu terus berlanjut dan silih berganti.
Tapi Reno belum mendapatkan hasil nya.
Terkadang Reno sering kena marah dan diusir oleh Mama nya sendiri saat dia berkunjung ke sana.
Karna entah kenapa Reno selalu ingin menemui Mama nya itu.
~~
"Ahhh sakit Ma "ucap perempuan itu sambil menahan sakit .
"Sabar sayang ini sebentar lagi mau bukaan yang ke sepuluh. Sebentar lagi anak yang kau tunggu akan lahir sayang. " ucap Mama Mertuanya yang tak lain adalah Mama Reno.
Sherlin ternyata di sembunyikan olen Mama Mertua nya disebuah apartemen yang berada di kota yang tak jauh dari kota tempat Sherlin tinggal.
Saat itu Sherlin yang sudah keluar dari kantor Reno berlari sambil menangis terlihat oleh Mama Reno yang ternyata datang kekantor untuk menanyakan sesuatu pada Reno.
Karena dia dapat kabar dari Bi Ina bahwa Anak dan menantunya itu sedang bertengkar.
Mama Reno yang melihat Sherlin langsung mendekati menantunya itu.
Saat ini Mama Reno ingin Sherlin jujur Untuk mengatakan apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya dan Reno.
Setelah Sherlin menjelaskan semuanya, Mama Reno jadi geram karna kelakuan anaknya itu.
Jadi dia berencana untuk menghukum anak nya itu dengan cara menjauhkan Sherlin dari Reno untuk sementara waktu.
Dia ingin membuat anaknya itu tersiksa dengan kehilangan Sherlin.
Benar seperti dugaan, ternyata Reno terpukul dengan kepergian Sherlin.
Mama Reno pun ingin menjahili anak nya lagi dengan berpura pura menghapus nama Reno dari daftar keluarga besar Pratama.
Hari ke hari Mama Reno dan besannya alias Mama Sherlin diam diam sering mengunjungi Sherlin.
Reno tidak mengetahui bahwa sebenarnya istrinya sedang ada di tangan Mama nya sendiri.
Mama Reno sedikit senang karna Reno tidak dapat menemukan keberadaannya Sherlin.
Tapi dia sedikit kesal juga saat dia mengetahui anak nya ternyata begitu bodoh.
Karna masa dia tidak bisa mengendus keberadaan istri nya itu, tapi jika soal bisnis anaknya itu lah nomor satu hebatnya.
~~
"Ma Maafkan aku jika selama ini aku sering membuat Mama kecewa.Aku tidak tau kalau ternyata melahirkan anak sesakit ini" ucap Sherlin yang masih menahan sakit dan peluh yang bercucuran di seluruh wajah nya itu.
" Ya sayang, Mama sudah memaafkan mu. Kamu anak baik dan tak pernah membuat Mama kecewa sayang " ucap Mama Sherlin yang menguatkan anaknya itu sambil menggenggam tangannya.
"Aku tidak tahan lagi Ma" ucap Sherlin yang sedikit memejam kan mata karna menahan sakit.
"Kamu pasti bisa sayang, kamu harus kuat demi anak mu sayang " ucap Mama Reno.
Akhirnya Sherlin sudah sampai pada pembukaan yang kesepuluh.
Dokter yang menangani akhirnya menyuruh Sherlin mengikuti apa yang dikatakan oleh dokter itu.
Sherlin manarik nafas nya dalam dalam dan mengedan dengan kuat.
Saat itu juga Sherlin dalam hatinya memanggil nama Reno.
Oek oek..
Suara tangis bayi memenuhi ruang kamar yang ada di apartemen Sherlin.
Ya Mama Reno memilih agar Sherlin melahirkan di rumah saja, karna dia takut kalau Reno pasti akan bisa menemui mereka.
Sherlin yang hanya sedikit memiliki tenaga langsung kembali bertenaga lagi ketika bayi perempuan itu ada di pelukan nya.
Sherlin tersenyum melihat bayi nya.
"Selamat Nak kau sudah jadi Ibu. Kau berhasil Nak" ucap Mama nya sambil mengelap keringat Sherlin yang sudah banyak memenuhi wajah Sherlin.
"Dia sangat mirip dengan Reno" ucap Mama Reno yang melihat cucunya yang kini tengah di bersih kan oleh dokter itu.
Setelah dibersihkan dokter itu menyerah kan bayi perempuan itu pada Ibunya untuk memberi asi untuk pertama kalinya.
Sherlin pun menangis bahagia saat mengendong bayi perempuan nya itu dan memberikan asi pada nya.
Ada rasa haru karna dirinya saat ini sudah menjadi Ibu.
"Maafkan Mama Nak,karna Papa mu tidak ada disini saat ini" .ucap Sherlin dan mencium pipi bayinya yang sedikit gembul itu.
Mama nya dan Mertuanya terlihat sangat senang melihat cucunya minum dengan lahap. Dan cukup lama akhirnya bisa bayi mungil itu tertidur.
"Apa kau sudah mempunyai nama untuk nya sayang ?" tanya Mama Mertuanya.
"Iya Ma, Sherlin sudah memilih nama untuk anak pertama ku. Aku memberi nama nya Amanda Putri Pratama " ucap Sherlin sambil melihat bayi nya itu.
"Nama nya bagus sayang apalagi ada nama belakang keluarga suamimu.Semoga anak mu kelak memiliki sifat penyayang seperti mu Nak. " ucap Mama Sherlin.
"Iya Ma, aku juga berharap begitu" ucap Sherlin.
~~
"Dimana kau sayang??Aku sangat merindukan mu dan mengkhawatirkan mu.
Aku tidak tau,apakah kau sudah melahirkan atau belum?" ucap Reno sambil menatap foto pernikahan yang ada di layar hp nya itu.
"Aku mohon, kau jangan menghukum ku seperti ini sayang " ucap Reno yang seperti orang gila karna dia selalu bicara pada foto Sherlin yang ada di layar HP nya itu.
..
Reno terlihat sangat mengkhawatirkan istrinya,karna di bulan ini adalah saat saat nya Sherlin melahirkan.
Dia sangat ingin menemani istrinya disaat melahirkan anak pertamanya itu.
Tapi apa daya karena saat ini Sherlin belum muncul juga.
"Sayang, apa belum puas kau menghukumku?" guman Reno dengan lirih.
"Ahh.... "ucap Reno yang berteriak sambil menghancurkan benda yang ada di meja kerja nya itu.
***
Hai teman readersku.
Apa kabarnya?
Semoga kalian semua baik baik saja
Amin....
Selamat membaca ya readersku
Jangan lupa beri jempol nya banyak banyak ya teman teman
Jangan lupa beri vote kalian untuk mendukung karya ku ini.
Dengan klik vote lalu kalian beri aku tip.
sekarang di manga toon sudah bisa kok
memberikan poin kalian untuk mengevote novel ku ini.
Mohon bantuannya teman teman
Maaf jika ada typo yang bertebaran.
Salam manis dari autor
Insani Syahputri
Saranghae semuanya