Always Love You My Husband

Always Love You My Husband
chapter 39



Sudah sebulan lebih Sherlin belum ditemukan.


Reno terlihat sangat marah pada Doni dengan para detektif yang disewanya.


"Kenapa kalian belum menemukannya ?Aku sudah membayar kalian dengan mahal.


Keluar kalian dari sini!!Aku muak melihat kalian. Melakukan itu saja kalian tidak becus. ucap Reno yang sudah marah.


"Keluar!!!" ucap Reno dengan berteriak pada Doni dan Detektif itu.


Mereka langsung keluar dari rumah besar itu dengan cepat sebelum mereka akan dibunuh oleh Reno.


"Dimana kau Sherlin? Aku mohon sudah cukup bersembunyi nya. Aku sangat merindukan mu. "Reno yang berbicara pada foto Sherlin.


~~..


Hari hari terus berlanjut tapi Sherlin masih belum ditemukan, Mama Reno dan mertuanya datang untuk melihat keadaan Reno yang sudah tidak ter urus lagi.


Dia terlihat seperti mayat hidup dan terlihat berantakan.


Bahkan bulu disekitar wajah nya mulai tumbuh akibat tidak dicukurnya dan dia juga terlihat semakin kurus.


Reno hanya sibuk meminum alkohol, karna Reno ingin melupakan masalah nya.


Untung ada Surya yang bisa membagi waktunya untuk menghandle kantornya Reno.


Bukan hanya itu, sahabat nya Sherlin juga iba pada Reno dan mereka juga sedih karna mereka tidak tau Sherlin pergi kemana.


Aurellia pergi kabur ke luar negeri,agar tidak ditangkap oleh polisi.Dia pikir kalau Candra akan melaporkan nya.


Jadi Aurellia memblokir nomornya dan mengganti identitas diri.


~~ 


Disebuah desa kecil terlihat gadis yang sedang tertidur dengan perban yang melilit di kepala nya.


Sepertinya dia sedang dalam pengobatan dan dirawat seorang nenek dan cucunya.


"Nenek,kapan gadis ini akan bangun? tanya pemuda itu alias cucu nenek itu.


"Nenek juga tidak tau,kita doakan saja biar dia cepat sadar karna sudah hampir dua bulan dia tertidur tak sadarkan diri."ucap nenek itu pada cucu laki lakinya.


Saat mereka ingin pergi sebentar,pemuda itu melihat jari tangan gadis itu bergerak dan gadis itu juga sudah membuka matanya yang sangat indah dilihat oleh pemuda itu.


"Kau sudah sadar nak?"ucap Nenek itu yang segera mendekati gadis itu.


"Awh"ucap gadis itu sambil memegang kepalanya yang terasa sakit.


"Apa masih sakit?? Waktu itu aku melihat kepalamu sudah banyak darah yang bercucuran.Mungkin kau habis terbentur sesuatu.Untung aku menemukan mu,kalau tidak kau pasti sudah tiada"ucap pemuda yang bernama Fahri Dermawan, cucu dari nenek itu.


"Kau!!! Apa tidak bisa diam??".ucap Nenek pada Fahri.


"Baik Nek. "kata Fahri.


"Siapa namamu nak,dan kamu dari mana?


Dan apa kau punya nomor keluarga mu yang bisa kami hubungi ."ucap Nenek itu pada gadis itu.


"Nenek sok mau nelpon,emang nenek ada pulsa untuk menghubungi keluarga nya. "ucap Fahri sambil memegang hp yang tidak terlalu mahal.


Nenek tidak menghiraukan perkataan Fahri, nenek nya ingin mengetahui asal usul gadis yang sedang dirawat nya.


"Nama saya Sherlin Nek"ucap gadis yang ternyata adalah Sherlin Liliana Sanjaya.


"Apakah kamu bisa memberitau mengenai keluarga mu, agar kami bisa mengabari mereka.Nenek yakin mereka pasti mengkhawatirkan keberadaan mu nak. "ucap Nenek itu.


Sherlin hanya diam tak menjawab.


"Kenapa tak menjawab??Apakah kau tiba tiba Bisu atau tuli?."cerocos Fahri dan sukses mendapatkan jitakan dari Nenek nya.kemudian Neneknya menyuruh untuk diam, akhirnya Fahri pun menganggukkan kepalanya.


"Saya tidak ingat tentang keluarga saya nek, yang ada dalam ingatan saya hanya nama saja."ucap Sherlin yang berusaha mengingat keluarga nya.


"Apa!!!"Jadi kau geger otak???.Eits,,apa nama keren nya ya??."ucap Fahri sambil berpikir.


"Kau Amnesia, tapi hanya ingat nama saja." "ucap nya yang begitu cerewet.


Sherlin hanya mengangguk


"Baiklah nak, kau tidak usah terlalu memaksa untuk mengingat siapa jati diri mu. Mungkin suatu saat dan perlahan lahan kau akan ingat,dan saat itu terjadi kami akan mengantarkan mu pulang ke rumah mu."ucap Nenek nya.


"Baik nek."kata Sherlin.


"Kau juga bisa menganggap kami sebagai keluarga mu, "ucap Fahri.


"Iya, Terima kasih "kata Sherlin.


 


Sherlin Pov


Akhirnya di pagi hari Sherlin pergi dari rumah Heri ,dia pergi dengan meninggalkan surat di nakas itu.


Dia pergi ke suatu desa kecil yang agak jauh dari kota tempat tinggal nya, dia pergi dengan menggunakan bus.


Saat sampai di situ,dia berjalan menuju suatu jembatan yang dibawah nya ada sungai yang mengalir cukup deras.


"Aku sudah tidak sanggup lagi. Aku sudah tidak bisa mempertahankan hubungan ku dengan Reno. Aku ingin bertemu dengan mu Papa."ucap Sherlin sambil menangis.


Kemudian dia naik ke pembatas jembatan itu dan melompat.


Sherlin ingin mengakhiri hidup nya.


Saat sudah melompat, kepala nya terbentur batu besar yang ada disungai itu.


Dan aliran sungai itu membawa tubuhnya, sampai dia terdampar di tepi sungai.


Beruntung ada seorang pemuda yang hendak memancing menemukan Sherlin dengan kepala nya sudah banyak darah yang bercucuran .


Pemuda itu bernama Fahri umurnya 27 tahun, dia yatim piatu, karna orang tua nya sudah meninggal saat dia kecil, jadi dia tinggal bersama dengan neneknya.


Lalu Fahri mengendong tubuh Sherlin dan membawa nya kerumah neneknya untuk mengobati luka nya.


"Siapa dia nak? "ucap Nenek pada Fahri.


"Fahri tidak tau Nek, tadi Fahri menemukan nya tergeletak ditepi sungai.Jadi Fahri membawa nya untuk mengobati luka luka nya. "ucap Fahri.


"Baik lah bawa masuk ke dalam, Nenek akan mengobati nya."ucap Neneknya


Lalu Fahri membawa Sherlin ke kamar Nenek nya dan keluar dari kamar itu.


"Akhirnya selesai juga "ucap nenek itu.


"Siapa sebenarnya kamu nak?Kenapa kau sampai bisa terluka seperti ini?"ucap Nenek itu.


Sherlin hanya tidur dan tidak sadarkan diri bahkan sampai dua bulan lamanya.


End


Sudah beberapa minggu akhirnya Sherlin pun sudah sembuh.


Dia sekarang sudah bekerja dikebun bersama Neneknya untuk menanam seperti cabe, sayur, dan tanaman lain nya.


"Nenek!! "ucap Fahri.


"Aku sudah diterima kerja "ucap Fahri lagi.


"Ada apa nak?"ucap Neneknya sekali lagi karna sudah tak bisa mendengar dengan jelas perkataan Fahri.


"Aku diterima kerja Nek, seminggu yang lalu aku mendaftar kerja secara online.


Kebetulan ada sebuah perusahaan yang sedang membutuhkan jasa bersih bersih atau OB."ucap Fahri.


"Apa itu online?"ucap Neneknya yang heran mendengar perkataan cucunya.


"Itu loh Nek, kalau kita mau mendaftar kerja atau melamar kerja tidak perlu datang kesana, cukup lewat handphone saja,"jelas Sherlin yang kemudian tertawa mendengar omongan nenek .


Dan Nenek hanya ber oh ria saja mendengar penjelasan dari Sherlin.


"Emang dimana? Dan kapan kau akan pergi kesana ."ucap Nenek nya


"Seminggu lagi nek, aku akan ke kota . "ucap Fahri.


"Kamu ikut saja nak, siapa tau kau bisa dapat kerja di sana. "ucap Nenek pada Sherlin.


"Iya kamu ikut saja sama ku, siapa tau kau dapat kerja, secara kau sangat cantik. "ucap Fahri.


"Kau mau pekerja kan apa dia hah ."ucap Nenek yang marah.


"Ih nenek, langsung berpikir negatif aja. Aku cuma bilang siapa tau di perusahaan tempat aku bekerja masih ada lowongan kerja lagi. "ucap Fahri.


"Iya betul juga apa kata Fahri, kau harus ikut nak.Kau tidak mungkin hanya menanam bersama Nenek tiap hari. Kau harus menemukan masa depan mu Nak."ucap Nenek.


"Tapi siapa yang jaga Nenek disini, kalau kami pergi. "ucap Sherlin yang sedikit khawatir meninggalkan Nenek.


"Kau tidak usah khawatir, Nenek bisa jaga diri. "ucap Nenek.


"Baiklah Nek, kalau Nenek bicara seperti itu. "ucap Sherlin.


 ~~~


Reno pun sudah kembali kembali dari keterpurukannya.


Kini dia menjadi pribadi yang pendiam, dia hanya menyibukkan dirinya dengan bekerja terus menerus untuk melupakan kesedihan nya.


Dan itu membuat Doni hanya melihat bos nya yang seperti mayat hidup, terlihat raga Reno saja yang hidup tapi jiwa mati bersama dengan kepergian Sherlin.


Bahkan Ardian, sering menjenguk nya.


Sekarang Ardian melakukan kerja sama antar perusahaannya dengan Reno.


Kini Ardian sudah memegang kendali perusahaan Ayahnya.


Sesekali Reno dan Ardian sering berjumpa karna masalah Bisnis dan itu membuat Dewi jadi teringat dengan Sherlin.


Rian kini sudah pulang dari luar negeri, dan dia sudah menikah disana akibat perjodohan yang dilakukan oleh orang tua nya.


Heri juga sudah membuka perasaannya pada Sarah.


Dia juga sudah memutuskan untuk melupakan perasaan nya pada Sherlin, karna Sherlin pernah mengatakan padanya bahwa dia akan tetap mencintai Reno bahkan setelah dia berpisah dengan nya.


Seminggu kemudian.


"Akhirnya kita sampai juga"ucap Fahri pada Sherlin.


"Iya, untung aku diterima juga diperusahaan yang sama dengan mu, meskipun hanya jadi office girl di situ ."ucap Sherlin yang juga melamar kerja di tempat yang sama dengan Fahri.


Sebelum pergi tadi Sherlin menangis karena meninggal kan Nenek sendirian, tapi Fahri langsung memberi tau kalau mereka melakukan ini demi membahagiakan Neneknya.


Dia juga memberi tahu kalau mereka akan pulang jika ada liburan nanti, dan Sherlin pun mengangguk.


Kini mereka telah sampai di kota X


Mereka pun mencari kos kos an secara pisah karna gak mungkin mereka tidur sama. Gak muhrim donk .


Keesokan hari nya Sherlin dan Fahri masuk kerja .Dihari pertamanya mereka bekerja, mereka sengaja cepat cepat datang keperusahaan agar tidak telat, dan mereka terlihat bersemangat meskipun hanya sebagai tukang bersih bersih.


Saat di masuk keperusahaan itu,tiba tiba ada seseorang memeluk Sherlin.


"Sherlin..!!! aku sangat merindukan mu"ucap seseorang yang memeluk Sherlin.


~\\\*


Ada yang mengatakan kalau cinta itu buta


sebenarnya cinta itu tidak buta, dia hanya sedang memahami"


Sherlin


Cukup sampai disini dulu ya teman teman


besok aku akan usahakan untuk up kok


Jangan lupa beri jempol nya banyak banyak ya teman teman readers


Jangan lupa beri vote kalian untuk mendukung karya ku ,para pembaca setia novel ku


Maaf jika ada typo yang bertebaran pada penulisan novel ku, apalagi jika ada penulisan kata kata sulit untuk dibaca.


Maklumlah author juga manusia yang juga bisa melakukan kesalahan .


Sekali lagi terima kasih dan saranghae semuanya .