Always Love You My Husband

Always Love You My Husband
Season 2 ( 4 )



Saat ini Amanda tengah berjalan kaki menuju kesekolah nya.


Amanda terasa senang sekali, akhirnya saat ujian kenaikan kelas dia mendapatkan prestasi yang bagus.


Amanda mendapatkan juara umum dan itu membuat Gunawan merasa bangga.


Sejak saat putus dengan Fitra, Amanda tidak mau terlarut dalam kesedihan, dia hanya menyibukan dirinya dengan belajar dan belajar.


Saat Fitra tengah menjalin hubungan dengan Shinta, Amanda tetap tidak memperdulikan itu.


Bahkan Fitra juga sering datang menemui Shinta ke kelas itu.


Amanda tidak tahu apa tujuan Fitra datang kesitu, yang jelas dia sudah menutup hatinya untuk tidak mau jatuh cinta lagi.


Ya Amanda tidak mau sakit hati lagi karna Cinta.


Sekarang Amanda sudah naik ke kelas 11, dan Amanda telah memantapkan pilihan nya untuk memilih kelas IPS dibandingkan kelas IPA.


Itu karna Amanda becita cita ingin bekerja di suatu perusahahan dibagian keuangan suatu saat nanti.


Oleh sebab itulah dia memilih jurusan IPS karna kelas itu yang lebih dominan mengarah kepada perekonomian.


Sedangkan Wulan memilih kelas IPA, karna menurut dia derajat kelas IPA itu lebih tinggi dari kelas IPS.


Ya sekarang Wulan sudah berubah total, menjadi pribadi yang sok sok an.


Tapi bagi pandangan Amanda semua kelas sama saja baik itu kelas Ipa maupun kelas Ips.


Semua Siswa dan siswi kelas 11 sekarang sedang berkumpul dilapangan untuk mendengar nama mereka di umumkan setiap per kelas, maupun kelas Ipa atau pun kelas Ips.


Dan nama Amanda ternyata masuk di kelas 11 IPS 1.


"Ternyata dikelas IPS 1 ya" batin Amanda.


Setelah selesai membacakan nama para siswa/i Amanda langsung menuju ke kelasnya.


Wali Kelas mereka saat ini tidak ada, di karnakan Ibu Nur selaku wali kelas IPS 1 sedang kuliah untuk mengambil gelar S2 nya di bangkok.


Sebagian Kelas IPS 1 itu ada yang merasa senang karna tidak belajar dan ada yang merasa sedih karna tidak akan mendapat ilmu.


Itulah yang membuat Kelas IPS selalu buruk dipandang orang.


Banyak yang mengatakan kelas IPS itu suka bolos, malas belajar, nakal dan lain lain.


Padahal kenyataan nya tidak semua siswa kelas Ips seperti itu.


( Kalian yang pernah merasakan duduk di kelas IPS saat SMA pasti pernah mengalami itu...hehehe)


Dikelas terlihat Amanda yang hanya duduk sendiri dikursinya.


Semua teman nya pada pergi ke kantin, tinggallah dia sendiri dan ada 3 orang cewek yang berada dalam kelas itu.


"Amanda gabung sini, jangan menyendiri saja"ucap salah seorang yang sedang duduk berkumpul dengan 2 teman nya lagi.


Mereka pun mendekati kursi nya Amanda.


"Kau kok ga mau gabung sama kami atau dengan yang lainnya sih"ucap Rahel.


"Tidak ada, aku pikir kalau mereka tidak akan mau berteman dengan ku" ucap Amanda.


"Jadi kau juga berpikir kalau kami tidak mau berteman mu" ucap Indah.


"Ayah ku hanya seorang buruh dan aku takut kalau kalian tidak akan mau berteman dengan ku jika kalian mengetahui pekerjaan orang tuaku " ucap Amanda.


"Ayah ku saja seorang Petani, Indah dan Rahel saja mau berteman dengan ku"ucap Valen.


" Ya, Ayah ku saja hanya menderes getah karet lagi "ucap Indah lagi.


"Kami hanya malu berteman dengan orang yang pekerjaan orang tuanya tidak halal"ucap Rahel.


"Betul itu" ucap Valen.


"Jadi apa aku boleh berteman dengan kalian?"ucap Amanda.


"Malah pakai tanya pula, Ya boleh lah" ucap Rahel.


"Terima kasih" ucap Amanda.


Akhirnya Amanda mempunyai teman yang bisa diajak berbagi cerita dan berbagi Ilmu


Mereka berempat sering bersama kemana mana.


Mereka terkadang terlihat selalu berempat pergi ke perpustakaan dan kantin.


Bahkan sampai ke toilet pun mereka selau Berempat.


Saat tengah makan di kelas, Amanda terkejut mendengar nama dipanggil oleh petugas piket.


Dan Amanda sangat kenal dengan suara itu.


Ya itu adalah suara pak Hamdam, guru yang sangat terkenal galak.


"Itukan suara pak Hamdam" Ucap Indah yang tengah memakan makanan nya.


"Iya, tapi Ngapain Bapak itu panggil nama mu?"tanya Rahel pada Amanda.


Amanda hanya mengangkat kedua bahunya keatas, pertanda dia tidak tahu.


"Manda sekarang kau cepat pergi ke meja piket, Ntar bapak itu marah marah lagi samamu. Pokoknya jangan sampai bapak itu memanggil namamu sampai dua kali, kalau tidak kau tahu sendirikan" ucap Valen yang memperingati Amanda.


Amanda yang mendapat peringatan dari Valen langsung berlari menuju meja piket.


Amanda berpikir kesalahan apa yang sudah dibuat nya sampai dia di Panggil oleh pak Hamdan.


Manda yang berlari tempat meja piket guru tanpa melihat jalan dan akhirnya menabrak seseorang.


"Maaf " ucap Manda.


"lya tidak Papa" ucap seorang siswa.


Manda melihat seorang Siswa yang tengah dihadapan nya ini, dan kemudian dia berkata dalam hatinya" Aku belum pernah melihat nya disekolah ini, apa dia murid baru disini?"


Amanda melihat Siswa ini terlihat tampan sekali.


"Ah tidak Amanda kau jangan jatuh hati pada laki laki, nanti kau akan sakit hati lagi" batin Amanda.


Tiba tiba lagi Handam memanggil nama Amanda lagi.


"Sekali lagi maaf ya, aku tadi tidak sengaja"ucap Amanda.


Amanda langsung berlari meninggalkan kan laki laki yang dia tabrak tadi.


"Gadis yang menarik" Ucap laki laki itu sambil menatapi Amanda yang sedang berlari.


"Oh dia bernama Amanda, apa kau jatuh hati padanya? Jangan bilang seorang Calvin Adipta Alaric sudah berganti selera seperti gadis tadi" ucap Cynthia Royani.


"Entah lah " ucap Calvin.


"Aku rasa jika dia berdandan sedikit saja, pasti dia akan terlihat lebih cantik" ucap Chynthia.


"Itulah yang membuat aku tertarik padanya, dia terlihat polos sekali" ucap Calvin.


"Jangan bilang kau akan mendekati Amanda karna kepolosan nya, setelah itu kau akan meninggalkan nya." ucqp Chynthia.


"Tidak, aku tidak berpikir seperti itu"ucap Calvin.


"Rasa ku kau tidak akan bisa mendekatinya karna Amanda sudah tidak mau lagi dekat dengan laki laki apalagi jatuh cinta sejak dia putus dengan Fitra" ucap Chynthia.


"Fitra ?? Siapa dia? ucap Calvin.


"Dia laki laki yang di juluki yang tertampan di sekolah ini, maka nya ga heran banyak para siswi yang tertarik dengan nya termasuk Amanda" ucap Chynthia.


"Itu dia orang nya" ucap Chynthia sambil menujuk Fitra yang sedang di kerumunin para siswi.


"Cih tampan katamu, aku rasa diri ku lebih baik dari pada nya" ucap Calvin.


"Ish sok percaya diri kali"ucap Chynthia.


"Ga percaya?? Ayo kita buktikan" ucap Calvin.


"Ok" ucap Chynthia.


Calvin dan Chynthia berjalan melewati tempat Fitra dan para siswi sedang berkumpul.


Dan benar kata Calvin, ternyata semua siswi itu beralih menatap kearah nya.


"Wah dia tampan sekali"ucap mereka sambil berteriak.


"Apa dia murid baru?"


"Aku rasa iya, karna aku belum pernah melihat nya"


"Benar, tapi siapa namanya ya? Dia lebih tampan dari Kak Fitra"


Fitra yang merasa kesal karna dibandingkan dengan laki laki tadi. Dan dia pun langsung memilih masuk ke dalam kelasnya.


"Cih, siapa dia?? " batin Fitra sambil berjalan menuju kelasnya.


"Gimana masih belum percaya? tanya Calvin yang sedang berjalan menuju ruang Kesiswaaan.


"Iya iya, kau sangat tertampan disini"ucap Chynthia.


"Tapi kau juga tidak akan bisa mendapatkan hati Manda, karna hatinya rasaku sudah tertutup. Itu sejak dia putus dengan laki laki tadi" ucap Chynthia lagi.


"Dia rasaku dia trauma, dia berpikir jika pria tampan seperti kalian itu hanya seorang playboy kelas kakap"ucap Chynthia lagi.


"Apa yang tidak mungkin di dunia ini, aku pasti akan bisa mendapatkan nya. Dan satu lagi tidak semua pria itu playboy Chynthia"ucap Calvin.


"Lagian dia tidak akan mau dekat dengan mu, karna Amanda pribadi orang yang pendiam"ucap Chynthia.


"Benarkah?? Tapi aku akan mencoba mendekati nya dan aku yakin dia tidak akan menolak" ucap Calvin.


"Terserah mu, Sekarang cepat kau masuk kedalam karna pak Arif sudah menunggumu didalam untuk mengurus siswa baru yang masuk kesini seperti mu"ucap Chynthia.


"Aku mau ke toilet dulu"ucap Calvin.


"Ya terserah kau lah, aku mau masuk ke kelas ku dulu" "ucap Chynthia.


Chynthia pergi dari tempat itu dan melambaikan tangan nya kearah Calvin.


"Aku penasaran apa dia tetap akan menolakku untuk mendekati nya saat dia melihat ku nanti"batin Calvin.


🌷🌷🌷🌷


Amanda berjalan mendekati pak Hamdan dengan rasa takut.


"Ada apa ya Pak, panggil Amanda tadi" tanya Amanda dengan hati hati.


"Kau Amanda?" Tanya pak Hamdan sambil membetulkan kacamatanya.


"Iya Pak" ucap Amanda dengan sopan.


"Kau dipanggil oleh kepala Sekolah di ruangan nya"ucap Pak Hamdan.


"Ngapain Pak?" tanya Amanda.


"Saya tidak tahu, tapi di ruangan nya sedang ada tamu. Jadi sekarang kamu cepat masuk ke dalam karna mereka sedang menunggu mu" ucap Pak Hamdan.


"Baiklah pak, terima kasih ya Pak" ucap Amanda.


Dia pun permisi untuk masuk ke dalam ruang kepala sekolah.


Saat sampai di depan pintu Manda terlihat gugup bercampur dengan rasa takut.


"Ngapain Pak Budiman memanggil saya keruangan nya?" batin Amanda.


Amanda pun mengetuk pintu itu, dan dia mendengar suara seseorang dari dalam untuk menyuruh nya segera masuk.


"Nah ini dia pak, ini Amanda murid kami yang berprestasi di sekolah ini. Ujian semester kemarin dia mendapat juara umum 1 di sekolah ini" ucap Pak Kepala sekolah pada seseorang yang sedang ada di dalam ruangan itu juga.


"Perkenalkan Nak Amanda, ini pak Doni, Asisten pribadi dari Ceo Pratama Grup yang ada di kota XX" ucap Pak Budiman pada Amanda.


"Bapak sudah membuat proposal untuk mencari dana bantuan, dan perusahahn mereka sudah setuju untuk memberikan donatur kesekolah kita dan itu semua karna melihat prestasi mu" ucap nya pada Amanda.


"Saya Amanda pak" ucap Amanda dengan sopan sambil menyalam tangan Doni.


" Kenapa jika dilihat lihat terus, anak ini sangat terlihat mirip dengan istrinya bos ya"batin Doni sambil menatapi Amanda.


"Tunggu, Dia juga memiliki nama yang sama dengan almarhum anak pertama nya si bos"batin Amanda lagi.


"Tapi kan anak si bos udah pada meninggal"batin Doni.


"Halo pak" ucap Amanda sambil melambai lambai tangan nya di depan wajah Doni.


"Baiklah, bos kami menyetujui untuk menjadi donatur disekolah ini"ucap Doni yang sudah tersadar dari lamunannya.


"Kalau begitu kau pergi kembali ke kelas Amanda, tadi Bapak hanya ingin mengenalkan mu padanya karna bapak ini sangat ingin melihat mu " ucap pak budiman.


"Baiklah Pak, saya permisi dulu"ucap Amanda dan dia pun pergi dari tempat itu


"Kalau begitu sampai disini saja ya Pak, dan saya pamit untuk pergi dulu"ucap Doni.


"Terima kasih pak karna sudah meluangkan waktu anda untuk datang ke sekolah kami. Dan saya titip salam dan rasa terima kasih pada pak Reno karna sudah mau jadi donatur di sekolah ini"ucap Pak Budiman.


"Baik pak, akan saya sampaikan nanti"ucap Doni.


Doni pun keluar dari ruangan itu dan dia mencoba mengambil handphone dari saku nya untuk menghubungi bosnya.


"Halo bos, saya sudah selesai menyelesaikan urusan dikota ini dan saya akan segera kembali"ucap Doni yang berbicara dengan Reno di telpon.


"Baik Bos saya akan cepat kembali, dan saya juga ingin beritahukan sesuatu yang penting dan itu pasti akan membuat boss terkejut"ucap Doni.


"Baiklah bos"ucap Doni dan memutuskan panggilan itu.


🌷🌷🌷🌷🌷


Seseorang yang berpenampilan culun masuk kedalam ruangan kesiswaan itu.


"Kamu siapa?"tanya pak Arif yang mengurus prosedur masuk nya siswa baru ke sekolah itu.


"Saya Calvin Adipta Alaric pak"ucap seseorang ternyata adalah Calvin.


"Calvin ini?" ucap pak Arif.


"Iya pak" ucap Calvin.


Pak arif melihat foto pada berkas formulir siswa baru yang bernama Calvin juga.


Dia melihat foto Calvin pada kertas itu terlihat tampan, sedangkan Calvin yang di hadapan ini berbanding berbeda 360 derajat dengan Calvin yang ada di foto itu.


"Apa Calvin keponakan ku sudah datang pak Arif? ucap Pak budiman yang tiba tiba masuk kedalam.


"Saya disini paman"ucap Calvin.


"Kamu siapa?? Apa ada murid baru lagi??"tanya pak budiman pada pak Arif.


Pak Arif hanya mengelengkan kepala, dan dia pun tidak tahu siapa siswa yang sedang ada di dalam ruangan ini.


"Saya Calvin paman"ucap Calvin.


"Kok Calvin berubah seperti ini" ucap pak Budiman yang serasa tak percaya melihat keponakan nya berubah penampilan.


Pasalnya siswa yang sedang berdiri dihadapan pak budiman ini terlihat seperti laki laki culun.


Bagaimana tidak dari atas sampai bawah dia melihat perbedaan yang berbanding terbalik dengan Calvin keponakannya yang dia kenal selama ini.


Rambutnya terlihat pendek dan ikal dan memakai kacamata, dia memakai celana terlalu naik keatas kali, bahkan dia mengancingkan kancing bajunya sampai kancing paling atas kerah baju nya.


Dan itu lah menambah kesan siswa itu terlihat culun sekali.


Pokoknya berbeda dengan Calvin yang selalu telrihat tampil keren disetiap saat.


"kamu Calvin?" tanya pak Budiman.


"Iya paman"ucap Calvin.


Calvin pun mengubah penampilan nya menjadi seperti yang biasa dan dia pun membuka kacamata dan Wig nya, agar Pamanya percaya jika dia adalah Calvin.


"Kenapa kau berpakaian seperti itu? Kau pikir kau terlihat bagus seperti itu"ucap Budiman yang tidak percaya dengan sikap Calvin hari ini.


"Maaf paman, Aku terpaksa melakukan ini karna Aku mau mendekati seseorang" ucap Calvin.


"Dengan penampilan mu yang seperti itu. Kau pikir Para gadis mau mendekati mu jika kau terlihat seperti tadi"ucap Pak Budiman.


"Ada satu gadis yang sepertinya tidak menyukai ketampanan keponakan mu ini paman" ucap Calvin.


"Siapa?" tanya pak Budiman.


"Rahasia, pokoknya Paman diam diam saja. Jangan kasih tahu siapa siapa termasuk Papa dan Mama" ucap Calvin.


"Baiklah, Paman sangat penasaran siapa gadis itu yang telah membuat kau berubah menjadi seperti ini"ucap Pak Budiman.


"Paman akan segera tahu nanti" ucap Calvin sambil mengedipkan matanya.


Kemudian Calvin mengubah penampilan nya seperti tadi.


Dan budiman Hanya mengelengkan kepala melihat kelakuan Keponakan nya ini.


Selamat membaca ya teman teman


Jangan lupa beri like dan vote kalian ya.


Terima kasih 😊😊😊