Always Love You My Husband

Always Love You My Husband
chapter 20



Reno terlihat tampan malam ini, karna saat ini dia memakai kemeja putih dipadukan setelan jas berwarna hitam dan celana dengan senada dengan jas.



Reno terlihat tampan malam ini karna ingin menghadiri pesta rekan bisnis nya yaitu Pak Antoni.


Ketika dia sudah siap dan ingin pergi kesana tiba tiba Sherlin menghentikanya.


"Reno tunggu" ucap Sherlin dan berlari mengejar Reno yang sudah mau masuk ke mobil nya.


"Ada apa? ucap nya dengan ketus


"Aku boleh izin gak ?Aku ingin pergi sebentar karna ada urusan "Ucap nya dengan gugup bercampur takut.


"Lakukan apa yang ingin kan karna aku tidak sudi mencampuri urusan mu"ucap Reno lalu masuk kemobil dan menyuruh Doni melajukan mobil nya meninggal kan Sherlin yang terlihat diam di belakang.


Reno sempat melirik Sherlin dari kaca spion nya dan dia melihat Sherlin yang masuk kedalam mansion.


(Memang dia ada urusan apa sampai mau pergi malam malam gini) batin Reno.


Sherlin menganggap perkataan Reno tadi adalah setuju. Jadi dia cepat cepat bersiap agar dia tidak terlambat untuk pergi ke acara nya Pak Antoni.


Sherlin tidak ingin mengecewakan nya karna Sherlin juga menganggap Pak Antoni sebagai ayah nya.


Dan juga Pak Antoni sudah terlalu banyak berbuat kebaikan kepadanya dan kepada nya Orang tuanya.


Karna pak Antoni adalah sahabat dari papa nya Sherlin, jadi wajar saja Sherlin juga menyayangi nya.


Sherlin sudah siap siap untuk pergi dan dia hanya memakai dress putih.Putih adalah warna favorit Sherlin.


Dia berjalan dengan terburu buru, membuat Bi Ina khawatir karna Sherlin memakai Highheel yang cukup tinggi.


"Nak Sherlin hati hati.Jangan berlari lari, nanti bisa jatuh Nak"ucap Bi Ina sedikit khawatir.


"Iya Bi tapi Sherlin harus cepat cepat karna nanti Sherlin takut terlambat"


Bi Ina hanya mengelengkan kepala nya melihat kelakuan Sherlin.


Sherlin pun menuju keluar rumah dan menaiki taksi yang sudah dia pesan.


Tapi baru setelah perjalanan ternyata taksi yang dia naiki tiba tiba berhenti.


"Kenapa Pak?" tanya Sherlin kepada sopir taksi yang sudah keluar dari taksi.


"Ini Nona, ban nya bocor"ucap Sopir taksi.


"Jadi gimana ini pak? "ucap Sherlin.


"Itu tukang bengkel nya sudah menuju ke sini kok Nona "ucap sopir taksi.


Sherlin hanya diam dia mondar mandir.


Dia pun berpikir tidak mungkin untum berjalan kaki karna tempatnya masih cukup jauh dari sini"batin Sherlin.


Disini jalan malah sepi lagi, untung pak sopirnya tidak ada punya niat jahat"batin Sherlin.


Ting....


Notifikasi pesan masuk di handphone nya Sherlin dan ternyata dari Sarah.


Sarah:


Dimana kau? Aku sudah di lokasi Sherlin, dan bentar lagi acara akan di mulai.


Me:


Ya ini udah di jalan, kau tunggu aku di sana.


Sarah :


Ok.


"Bentar lagi acara mau di mulai. Ya Tuhan tolong aku"batin Sherlin tapi tiba tiba bunyi klakson yang mengejutkan Sherlin.


Seorang pria keluar dari mobil itu dan ternyata adalah Heri Erlangga.


"Heri..." ucap Sherlin yang cukup terkejut.


"Sherlin kau ngapain di tempat sepi kayak gini? "ucap Heri yang cukup khawatir.


"Aku mau pergi kepesta Pak Antoni tapi ban mobil taksi nya bocor"jelas Sherlin.


"Pak Antoni??Kebetulan aku juga mau ke situ.Ya sudah ayo pergi sama ku saja"ucap Heri.


"Ngapain kau kesana?"tanya Sherlin


"Pak Antoni mengundang ku juga.Tidak mungkin kan sesama pebisnis gak saling ngundang"ucap Heri sambil menarik pelan Sherlin menuju mobil nya.


"Baik lah,Lagian aku takut terlambat. Aku gak mau membuat Pak Antoni kecewa"ucap Sherlin.


"Pak,saya pergi sama dia saja ya"ucap Sherlin pada sopir taksi.


"Iya, hati hati ya Nona. Untung pacar nya datang"ucap pak sopir.


Heri dan Sherlin hanya saling tatap.


Setelah itu mereka pun masuk ke dalam mobil.


Heri langsung melajukan mobil nya dan mengklakson mobil nya kepada sopir taksi itu.


Didalam mobil Heri Memasang kan sealbet Sherlin yang masih belum terpasang.


"Makasih"ucap Sherlin.


"Ya sama sama" ucap Heri.


"Oh iya apa sih hubungan mu dengan pak Antoni "ucap Heri yang sedikit penasaran.


Pak Antoni adalah bos di tempat ku bekerja dulu dan dia juga adalah sahabat nya Papa "ucap Sherlin yang sedikit sedih karena teringat dengan Papa nya.


Heri terlihat jadi sedih karna melihat Sherlin bersedih.


Setelah percakapan itu, mereka hanya diam sepanjang perjalanan.


Mengingat waktu itu Heri mengungkapkan perasaan nya pada Sherlin sehingga membuat mereka berdua merasa canggung.


Kembali dengan Reno yang menjemput Aurelia keapartemen nya.


Setelah itu mereka langsung menuju kekediaman Pak Antoni.


Sesampai nya disana mereka langsung masuk menuju kepesta itu, terlihat banyak orang kalangan atas menghadiri yang rupanya menghadiri acara tersebut.


"Halo Pak Antoni "ucap Reno.


"Eh Tuan Reno terima kasih atas waktunya untuk datang ke acara ini"ucap Pak Antoni.


"Reno saja pak"ucap Reno.


"Eh bung terima Kasih sudah datang"ucap Ardian yang langsung memukul pelan perut Reno.


Ardian memang selalu begitu ketika mereka bertemu.


"Apa kau tidak bisa sopan terhadap tamu?


Apakah ini yang kau pelajari selama diluar negeri ?"ucap Pak Antoni yang sedikit malu melihat kelakuan anak nya.


"Maaf Ayah"ucap Ardian.


Ardian adalah anak nya Pak Antoni


Dia pergi keluar negeri untuk belajar mengenai bisnis .


Karna kelak dia akan mengambil alih usaha ayah nya.


sekarang Ardian sudah kembali.


"Tidak apa apa pak , Ardian adalah temanku. jadi kami memang selalu begitu jika bertemu "ucap Reno terlihat terkekeh melihat Ardian diam ketika Ayah nya marah.


"Untung saja dia teman mu,kalau gak aku akan menghukum mu"ucap Pak Antoni.


"Sayang,kau kok cepat kali sih jalan nya"ucap Aurelia yang baru datang menuju kearah Reno.


"Siapa ini Nak Reno?"ucap Pak Antoni.


"Dia kekasih ku Pak Antoni"ucap Reno mengenalkan Aurelia Kepada Pak Antoni.


"Aurelia Syahputri"ucap Aurelia sambil mengulurkan tangan.


"Antoni Ayah nya Ardian"ucap Pak Antoni sambil menjabat tangan Aurelia.


"Kapan dia kembali?"ucap Ardian ketika Ayah nya pergi kesebelah menyapa tamu yang lain.


Aurelia hanya diam


"Dia menghilang karna dia mengidap penyakit leukimia. Jadi dia tak menghubungi ku karna dia tak ingin aku khawatir "ucap Reno yang menjawab karna Aurelia hanya diam saja.


"Oh..aku harap alasannya itu benar adanya " ucap Ardian terlihat dia tidak menyukai Aurelia.


"Sudah lah, yang penting dia sudah kembali"ucap Reno mengabaikan perkataan Ardian karna Reno tidak ingin ada pertengkaran.


(Nie orang bahaya juga, aku harus berhati hati. Aku tak ingin rencana ku hancur karna dia) batin Aurelia.


"Kalian nikmati acara nya ya"ucap Pak Antoni yang sudah kembali ke tempat Anak nya dan Reno.


"Iya pak"ucap Reno sambil tersenyum.


"Ayah kapan acara nya dimulai"ucap Ardian pada Ayah nya.


"Sebentar lagi,Ayah tinggal sedang menunggu seseorang"ucap pak Antoni.


"Eh itu dia sudah datang"ucap Pak Antoni sambil menunjuk kearah tamu yang baru datang itu.


Reno Ardian dan Aurelia menoleh ke belakang dan melihat orang itu.


Dan seketika mereka terkejut melihat nya


ternyata itu adalah Sherlin yang sedang mengandeng Heri.


Sherlin yang melihat tatapan Reno menuju kearah nya refleks langsung melepaskan tangan nya.


"Nak Sherlin, kenapa kau datang terlambat? Aku sudah menunggumu, aku pikir kau tidak akan datang "ucap Ayah Ardian.


"Maaf pak,saya datang terlambat karna tadi taksi yang aku naikki ban nya tiba tiba bocor di tengah perjalanan "ucap Sherlin dengan gugup karna dia terkejut mendapati Reno juga ada disini.


"Dan siapa pemuda ini?"tanya Pak Antoni yang melihat Heri datang bersama dengan Sherlin.


"Apakah kamu kekasihnya? "tanya pak Antoni pada Heri.


Heri hanya tersenyum.


Reno yang melihat itu hanya menunjukkan wajah dingin nya dan terlihat rahang nya terlihat mengeras karna geram melihat pasangan di depan mata nya.


(Oh jadi ini urusan yang kau bilang Sherlin, kau memang wanita licik).batin Reno.


****


Hai readersku


Happy reading


Jangan lupa beri like dan komentar nya ya


Mohon dukungan nya guys


Maaf kalau ada typo yang berserakan