
Amanda kini merasa bahagia dan senang karna dia memiliki dua pasang orang tua sekaligus yang sangat menyayanginya.
Yang membuat hidupnya terasa sempurna lagi adalah disaat Amanda mendapat kasih sayang dari Dina selaku Ibu nya yang mulai sangat menyayangi nya.
Sudah 3 bulan ini Amanda terkadang tinggal bersama Sherlin dan Reno selaku orang tua kandung nya di apartemen nya yang baru Reno beli di daerah itu.
Tapi terkadang amanda juga akan tinggal dirumah orang tua yang sudah membesar kan nya, itu karna Amanda tidak mau melupakan jasa kedua orang tuanya itu.
Amanda tetap akan menyayangi Gunawan dan Dina seperti orang tua kandung nya juga.
Semangat Sherlin menjadi hidup kembali semenjak dia mengetahui bahwa putri masih hidup, setelah sekian lama Reno menyembunyikan kebenaran itu.
Dan Sherlin semakin bahagia saat Putrinya mau menerimanya dan sekarang mereka sudah tinggal bersama di daerah itu.
Sedang kan Reno terkadang pun pulang ke kota nya lagi untuk mengecek keadaan perusahaan yang handle oleh Doni yang sudah sangat dia percayai.
Terkadang Reno juga pulang balik dalam hari itu juga jika urusan nya sudah selesai, karna dia tidak tahan untuk berlama di sana dan meninggalkan Sherlin istrinya.
Apalagi dia juga tidak tega meningggal kan putri nya dengan pergi terus padahal Amanda baru saja sudah berkumpul dengan nya.
Reno harus bersabar setidaknya tunggu sampai Amanda tamat sma.
Setelah itu mereka akan kembali ke kota asal nya dan Reno akan mencari perguruan tinggi yang bagus untuk putrinya itu.
Reno sempat sedikit kecewa dengan Amanda karna putrinya itu tidak mau berita yang mengenai kalau dia adalah putri dari Reno pratama pemberi donatur terbanyak disekolah itu sampai tersebar disekolah nya.
Itu karna Reno mengatakan pada Amanda kalau dia adalah juga donatur di tempat sekolah nya Amanda.
Amanda yang mendengar itu sangat terkejut,maklum lah karna dia belum melihat Doni.Karna Doni lah yang datang saat Amanda dipanggil oleh kepala sekolah saat itu.
Reno tidak tahu apa alasan putrinya sampai berkata seperti itu, Reno pun juga tidak bisa berbuat apa apa dan hanya bisa menuruti keinginan putri nya itu.
"Amanda, sayang ayo bangun " ucap Sherlin yang tengah membangunkan Putrinya.
"Iya Ma, Ini sudah bangun kok" ucap Amanda yang membuka kelopak matanya.
"Pagi Mama" ucap Amanda.
"Pagi juga sayang. Dah pergi sana mandi, entar terlambat pergi ke sekolah nya"ucap Sherlin.
"Iya Ma" ucap beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi.
Sherlin pun keluar dari kamar putrinya dan langsung menuju dapur untuk menyiapkan sarapan putrinya.
Setelah beberapa lama akhirnya Amanda sudah ada dimeja makan, dia melihat Mama nya tengah membuatkan teh yang dipasti kan untuk Mama nya dan yang juga
sudah di yakini pasti untuk dirinya juga.
Amanda melihat ke arah meja ternyata sudah tersedia sarapan seperti beberapa lembar roti tawar yang dipanggang dan yang sudah dilampisi dengan selai kacang dan coklat.
"Kau sudah siap sayang" ucap Sherlin yang tiba dimeja itu sambil membawa nampan yang berisi dua gelas teh hangat.
"Sudah Ma" ucap Amanda yang masih berdiri dekat meja makan.
"Sekarang kau duduk dan sarapan" ucap Sherlin yang terlihat sedang meletakkan minuman hangat itu di meja.
Lalu Sherlin kembali ke dapur untuk menyimpan nampan itu.
"Mama cepat kesini biar kita sarapan bersama" ucap Amanda dengan suara yang sedikit keras agar Mama nya itu dapat mendengar suara nya.
"Iya, ini Mama sudah datang sayang"ucap Sherlin yang sudah kembali dari dapur.
Setelah Sherlin duduk, Mereka pun akhirnya mulai memakan sarapan pagi nya.
"Ma, Papa kapan akan kembali kesini?"tanya Amanda saat sudah meminum teh nya.
"Besok Papa akan kembali sayang"ucap Sherlin.
"Tumben sekali Papa lama disana Ma" ucap Amanda.
Itu Karna sudah mau seminggu Reno belum datang juga dan itu membuat Amanda sangat merindukan papanya itu.
Meskipun mereka tiap malam sering video call tapi tetap saja kerinduan Amanda terhadaap sosok Papa nya itu tidak terobati.
"Papa mu ada urusan yang sangat penting dan harus di selesaikan dikantor nya sayang dan itu memang tidak bisa dia tinggalkan"ucap Sherlin yang mencoba membuat Amanda mengerti dengan situasi Papa nya.
"Oh gitu ya Ma. Baiklah Ma, Amanda ngerti kok" ucap amanda yang sudah selesai sarapan.
"Kalau begitu Amanda pergi dulu ya Ma" ucap Amanda yang menyalami tangan Sherlin.
"Hati hati ya sayang" ucap Sherlin.
"Iya Ma" ucap Amanda yang langsung berlalu menuju ke sekolah nya.
🌷🌷🌷
Kini Amanda sudah sampai di sekolah
dan bel pertanda masuk baru saja berbunyi saat Amanda sudah berada didepan kelas nya.
Saat Amanda baru duduk sebentar dikursi nya, Andra si ketua kelas itu datang dan menyuruh mereka untuk segera berbaris di lapangan basket.
"Cepat cepat, nanti kita akan dihukum lari 5 kali putaran lapangan basket jika pak Satria yang duluan sampai disitu" ucap Andra yang berdiri di dekat pintu dan menyuruh teman teman untuk segera keluar.
Semua nya pun langsung pergi ke lapangan basket lantaran mereka tidak ingin dihukum lari mutarin lapangan basket sebanyak 5 kali.
"Bisa mati kecapean aku kalau lari keliling lapangan nih" ucap Valen yang sudah sampai di lapangan itu.
"Semua ambil posisi barisan kalian karna kita akan mulai Stretching dulu " ucap Andra.
"Ya Elah, apa kita pemanasan juga , capek tau"ucap Indah yang memang tidak suka pelajaran olahraga apalagi jika pembahasan mereka sudah sampai pada volly ball.
Indah memang benci olahraga dan yang paling dia benci adalah saat di suruh bermain bola Voly yang mana tangan nya akan Selalu sakit ketika memukul bola voly itu.
"Cuma Pemanasan olahraga saja kau malas sekali apalagi olahraga benaran, pantasan kau semakin gendut saja"ucap Andra yang blak blakan.
"Apa kau bilang?"ucap Indah yang hendak ketempat Andra sedang berdiri dan ingin rasa nya Indah untuk memukul mulut nya itu.
Tapi indah langsung mengurungkan niatnya karna pak Satria ternyata sudah tiba di lapangan itu.
"Bapak gantengku akhirnya tiba juga dan karna ini lah aku sangat menantikan pelajaran olahraga ini dan aku juga berharap bisa belajar olahraga setiap hari" ucap Rahel yang terlihat senang sekali.
Rahel memang sangat menggemari pelajaran olahraga, apalagi guru nya tampan pula.
"Pantesan saja kau suka pelajaran olahraga,ini toh alasannya. Ada ada saja kau Rahel"ucap Amanda yang sedikit cengengesan.
"Biarin saja, kan memang faktanya " ucap Rahel yang tidak memperdulikan perkataan Amanda.
"Tapi ngomong ngomong, Calvin dimana ya?"tanya Amanda.
"Cie, ada yang merasa kehilangan di sini. Jangan jangan kalian pacaran ya di belakang kami"ucap Indah.
"Ish, apa an sih"ucap Amanda.
"Entahlah, mungkin dia terlambat kali" ucap Valen yang menjawab pertanyaan Amanda.
"Mungkin juga sih" ucap Amanda.
Mereka pun akhirnya fokus melakukan Stretching dan mengikuti instruksi dari Andra. Dan ini memang sering dilakukan sebelum memulai pelajaran hanya bertujuan untuk merenggangkan otot mereka agar menjadi elastis dan nyaman sebelum memulai Olahraga.
Kali ini pak Satria akan mengambil nilai praktek untuk ujian kenaikan kelas yaitu dari materi olahraga basket ball.
Dan pak satria akan memanggil setiap siswa untuk maju satu persatu dan menyuruh mereka melempar bola ke dalam ring sebanyak 5 kali.
Akhirnya sekarang Amanda yang maju setelah Pak Satria telah memanggil nama nya, itu karna nama Amanda selalu berada pada urutan kedua setelah nama Andra pada setiap absen guru.
Amanda pun langsung memulai nya dan ternyata dia hanya bisa memasukkan bola ke dalam ring sebanyak 4 kali.
Itu karna di lemparan yang ketiga, bola nya sedikit melesat dan membuat nya tidak masuk.
"Ya, aku cuma bisa masukkan 4 bola saja"ucap Amanda yang sudah bergabung ke tempat teman teman nya yang sedang duduk di lapangan itu sambil menunggu giliran untuk di panggil.
"Setidak nya masih ada Amanda, dari pada tidak ada Sama sekali" ucap Rahel.
"Iya juga sih" ucap Amanda.
"Aku ke kelas dulu ya sebentar" ucap Amanda lagi.
"Ngapain?" tanya Indah.
"Aku haus jadi aku mau minum dulu" ucap Amanda.
"Oh ya udah lah,tapi kau ya cepat kembali ke sini. Lalu kalian lihat dan saksikan karna nanti di antara kita berempat hanya aku sendiri yang bisa masukkan bola nya sebanyak 5 kali" ucap Valen yang terlihat songong.
"Baiklah aku akan cepat kesini lagi dan melihat mu yang bisa memasukkan kelima bola itu, itu pun kalau kau memang bisa" ucap Amanda.
"Aku pergi dulu ya"ucap Amanda.
Setelah itu Amanda pun pergi ke kelas dan langsung mempercepat langkah nya menuju tempat duduknya.
Setelah dia sudah minum, Amanda langsung kembali lagi ke lapangan basket untuk bergabung dan melihat Valen yang sebentar lagi akan giliran nya untuk melemparkan bola ke ring basket itu.
Tanpa disadari, saat Amanda pergi ternyata Wulan dan Shinta melihat Amanda yang barusan keluar dari kelas tadi saat mereka sedang di meja piket guru untuk memberi laporan kalau mereka sudah menjalan kan hukuman karna terlambat tadi.
setelah itu Mereka pun pergi menuju ke kelas nya
"Itukan Amanda yang barusan dari kelas tadi"ucap Shinta.
"Ya, yang tadi itu Emang Amanda" ucap Wulan.
"Memang kenapa Shin?"tanya Wulan lagi.
"Aku akan balas dendam pada nya, gara-gara dia Fitra minta putus dengan ku" ucap shinta.
"Memang kamu mau merencanakan apa?"tanya Wulan.
"Kau lihat saja dan saksikan apa yang akan kulakukan padanya" ucap Shinta.
Shinta pun langsung mendekati kursi Amanda, lalu dia mengambil hp dan dompet miliknya dan memasukkannya ke dalam tasnya Amanda.
"Amanda aku akan membuatmu menyesal karena kau telah membuat Fitra putus denganku" ucap Shinta.
Sedangkan Wulan hanya bisa tersenyum jahat saat mengetahui apa rencana Shinta untuk menghancurkan Amanda.
Setelah itu Wulan dan Shinta bergabung ke lapangan basket
Saat sampai disana Pak Satria langsung menghukum mereka dengan squat jump sebanyak 20 kali ini.
Sekarang kembali ke giliran Vallen untuk memasukkan bola itu ke dalam ring.
Tapi apa daya ternyata Vallen hanya bisa memasukkan 3 bola lemparan ke dalam ring.
Indah Rahel dan Amanda hanya bisa menahan tawa melihat Vallen yang tadinya begitu songong ternyata tidak bisa melakukan dengan seperti apa yang dia ucapkan tadi.
"Hahaha katanya bisa masukkan 5 bola tapi ternyata kau hanya bisa memasukkan 3 bola saja."ucap indah.
"Iya, bahkan diantara kita Amandalah yang paling tinggi skor nya karna dia bisa memasukkan 4 bola" ucap Rahel.
"Apaan sih" ucap Vallen.
Tiba-tiba Calvin datang ke lapangan itu dan membuat Amanda langsung menatap kearahnya.
Calvin pun langsung pergi menghadap Pak Satria dan setelah itu pun dia pun mendapat hukuman dengan menyuruh nya lari keliling lapangan sebanyak 3 kali.
Calvin langsung melakukan hukuman itu, sepanjang berlari Amanda hanya melihat Calvin yang begitu serius menjalani hukumannya.
Dan kini pelajaran Olahraga sudah berakhir dan mereka pun kembali ke kelas untuk mengikuti pelajaran yang selanjutnya.
Tapi sebelum itu mereka diberi jeda waktu istirahat selama 15 menit.
Setelah 15 menit akhirnya Ibu Nur selaku wali kelas mereka dan sekaligus guru bahasa indonesia pun datang.
Mereka pun langsung duduk ke tempat masing-masing, Setelah masuk ke dalam kelas dan duduk di kursinya.
Disaat buk Nur ingin memulai pelajaran nya,tiba-tiba Shinta berteriak karena dia kehilangan uang dan HP yang ada di tasnya.
"Ada apa Sinta? Kenapa kau berteriak?" ucap Bu Nur.
"HP dan Dompet saya hilang Bu"ucap Shinta.
"Masa iya"Ucap Andra.
"Iya loh, kalau nggak percaya ini lihat" ucap Shinta yang membongkar isi tas nya.
"Ingat ingat dulu Shinta, siapa tahu kau salah letak"ucap Buk Nur.
"Enggak buk, terakhir kali saya meletakkan HP dan dompet saya didalam tas buk" ucap Shinta.
"Siapa disini yang mencurinya?? Pasti diantara kalian kan" ucap Shinta lagi.
Semua orang yang ada dikelas itu pun langsung menyorakki Shinta.
"Aku curiga dengan kalian semua, Bu tolong periksa tas mereka. Aku yakin salah satu dari mereka pasti ada yang mencuri HP dan dompet ku" ucap Shinta.
" Baiklah semuanya keluar kan dan letakkan tas kalian di atas meja dan Ibu akan memeriksa nya. Dan Andra Tolong bantu Ibu"ucap buk Nur.
"Baik Buk"ucap Andra.
Pemeriksaan pun dilakukan dan ternyata HP dan Dompet itu ada di dalam tasnya Amanda.
Amanda sangat terkejut
"Kenapa HP dan dompet Shinta ada di dalam tas ku?"batin Amanda.
"Dasar pencuri, dasar orang miskin, Apa kau kekurangan uang ya sampai sampai kau mencuri HP dan dompet Ku" Ucap Shinta.
" Aku tidak ada mengambil dompetmu dan HP mu dan aku juga tidak tahu mengapa itu semua ada di dalam tas Ku" Ucap Amanda.
" Jangan banyak alasan, kau hanya seorang Pencuri. Dan tidak ada pencuri yang mau mengakui perbuatan nya" ucap Wulan.
"Amanda, Apa benar kau yang mengambilnya"ucap buk Nur.
" Tidak Bu, saya tidak ada mengambilnya dan saya tidak tahu kenapa semua nya itu ada di dalam tas saya" ucap Amanda.
"Sudah jangan banyak alasan lagi, buktinya barang itu ada di dalam tas mu. Sudah Bu keluarkan aja deh dari sekolah ini bikin malu aja" ucap Shinta.
" Itu aku bisa saja panggil kan dan melaporkan nya pada Ayahku karna dia seorang polisi, Pencuri kayak kamu memang wajib dilaporkan" ucap Wulan.
" Tidak Wulan, kau tidak boleh kayak gitu. Jangan sampai pihak kepolisan tahu karna itu akan mencoreng nama baik sekolah kita"ucap Buk Nur.
" Manda ikut Ibu ke ruangan kepala sekolah"ucap Buk Nur lagi pada Amanda.
"Dan kau Shinta, kau juga akan ikut menghadap kepala sekolah dan kalian bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik-baik"ucap Buk Nur pada Shinta.
Amanda dan Shinta pun dibawa ke ruangan kepala sekolah.
Sampai di dalam Kepala sekolah pun langsung mempertanyakan permasalahan nya.
"Apa kau tidak bisa Memaafkan nya Nak, Dan bapak harap kau juga pikir kan lagi permintaan mu yang tadi, lagian barang milik mu sudah ketemu"ucap pak Budiman.
"Tidak bisa pak, dia harus dikeluarkan dari sekolah ini karna dia mungkin saja akan mencuri barang yang lebih besar harga nya dari HP milikku" ucap Shinta.
"Tapi Nak" ucap pak Budiman.
"Baiklah aku akan katakan pada Ayahku kalau sekolah ini tidak baik dalam membuat suatu keputusan untuk orang yang bersalah dan pasti Ayah ku akan menarik donasi nya pada sekolah ini" ucap Shinta yang mengancam.
Akhirnya Budiman pun memutuskan untuk mengeluarkan Amanda dari sekolah karena kepala sekolah itu juga Sempat berpikir bahwa ternyata orang tua Shinta juga merupakan donatur di sekolah itu meskipun tidak terlalu banyak.
"Tapi Pak saya tidak ada mencuri semua barang itu" ucap Amanda.
"Saya tidak mau tahu, tapi barang itu ada di dalam tasmu dan Pokoknya kau harus keluar dari sekolah ini" ucap pak Budiman.
"Maafkan saya Nak" ucap pak Budiman dalam hatinya.
"Shinta kau kembali ke kelasmu" ucap pak Budiman lagi.
Kemudian Shinta pun pergi ke kelasnya.
"Maafkan saya nak, Saya tak tahu kebenaran dari kejadian ini, karna kau tidak punya bukti untuk membuktikan bahwa kau tidak bersalah" ucap pak Budiman.
"Tapi Aku tidak mau gara-gara kau, orang tua Shinta akan membatalkan donasinya untuk sekolah ini dan akan membuat donatur lainnya juga akan menarik investasinya karna sudab mengetahui kejelekan dari sekolah kita. Kau tahu kan kalau sekolah kita ini sekolah yang terpandang" ucap Pak Budiman lagi.
"Baiklah, Pak saya permisi dulu ucap Amanda.
🌷🌷🌷🌷
Dan Amanda pun sudah kembali ke kelas nya dengan wajah yang sedih, itu membuat teman teman nya merasa khawatir.
Lain dengan Wulan dan Shinta yang merasa sangat senang sekali karna Amanda akan keluar dari sekolah ini.
Disaat pulang sekolah Amanda pun masih terlihat sangat sedih dan dia juga tidak mau mengasih tahu mengenai apa keputusan kepala sekolah untuk Nya kepada teman-temannya.
Dia hanya bisa menyembunyikannya di dalam hatinya, bahkan di rumah pun Amanda terlihat sangat sedih.
Sherlin terlihat bingung melihat sikap Amanda yang dari tadi hanya diam saja dan tidak ada semangat hidup lagi.
"Ada apa nak?? Apa ada masalah??" ucap Sherlin.
"Tidak ada Ma, aku baik-baik saja. Aku hanya lelah dan ngantuk dan sekarang aku juga ingin tidur"ucap Amanda.
"Baiklah sayang, sudah sana pergi istirahat dan langsung tidur saja"ucap Sherlin.
" Ya Ma, Amanda pergi ke kamar dulu ya"ucap Amanda.
Amanda pun pergi ke kamarnya dan langsung tertidur di tempat tidurnya.
Keesokan harinya Amanda masih terlihat sama dengan dengan wajah yang terlihat sangat sedih dan itu membuat Sherlin jadi sedikit khawatir.
"Apa ada yang sedang disembunyikan oleh Amanda?Apa dia ada masalah disekolah nya??" batin Sherlin sambil menatapi putrinya yang pergi ke sekolah.
Saat sampai di sekolah pun Amanda akan berniat ingin ke kantor kepala sekolah saat istrirahat nanti untuk mengurus surat pengeluaran diri dari sekolah.
Saat istirahat Di ruangan kepala sekolah tiba-tiba Cynthia masuk ke dalam ruangan itu.
" Ayah,, Kenapa Ayah mengeluarkan Amanda dari sekolah ini?" ucap Cynthia.
" Ini sudah keputusan dari sekolah sayang, dan dia sudah Melakukan pencurian dan itu sudah mencoreng nama baik sekolah kita"ucap Budiman pada putrinya.
" Tapi dia ada mencurinya Ayah dan aku sangat mempercayai dia"
" Apa bukti sudah ada?? Tidak ada kan?? Saat itu Barangnya di temukan di dalam tas Amanda, Seandainya ada bukti mungkin Ayah bisa Untuk membatalkan resign nya dari sekolah ini" ucap budiman lagi.
"Saya ada buktinya paman" ucap Calvin yang tiba-tiba masuk.
"Apa maksudmu?" tanya Cynthia.
"Aku ada rekamannya"ucap Calvin.
Budiman pun melihat rekaman di HP milik Calvin yang mana memperlihatkan Shinta dan Wulan memasukkan barang itu ke dalam tas Amanda dan dia sangat menyesal karena tidak mempercayai Amanda dan menuduh seseorang yang memang tidak melakukannya.
" Kau kenapa tidak mengasih tahu dari semalam" ucap budiman.
"Baterai HP ku habis paman, lagian aku masih belum terlambat kan?"ucap Calvin .
Flashback
Ternyata semalam Calvin setelah selesai dihukum oleh petugas piket karna terlambat dan hendak masuk kelas, dia melihat Wulan dan Shinta sedang ada di kursinya Amanda.
Calvin langsung Sembunyi di balik jendela dan mengintipnya, ternyata mereka mempunyai niat jahat untuk Amanda dan dia pun langsung merekam itu.
Saat Wulan dan Sinta keluar dari kelas, Calvin langsung Sembunyi di balik tembok.
Saat mereka sudah tidak ada lagi, Calvin masuk ke dalam kelas untuk meletakkan tas nya.
Dan dia pun langsung pergi ke lapangan untuk bergabung dengan teman teman nya.
flashback end
Tiba-tiba ada seseorang yang masuk ke dalam ruangan itu juga
" Apa maksud anda mengeluarkan putriku dari sekolah ini ?"ucap pria itu yang ternyata adalah Reno.
"Tuan Reno?? ucap Budiman.
Ternyata Reno mendapat kabar dari seseorang yang bekerja di dalam sekolah dan mengatakan bahwa putrinya akan di keluarkan dari sekolah.
Budiman terkejut saat mengetahui bahwa Amanda adalah putri dari Reno Putra Pratama pemilik dari Pramata Group.
"Maafkan saya tuan Reno, saya tidak tahu kalau itu Putri anda"ucap kepala sekolah itu sangat terkejut karena ternyata Amanda adalah putrinya.
" Apa Amanda adalah putrinya Tuan Reno"ucap Cynthia dalam hatinya.
" Gila, Amanda ternyata anak orang kaya"ucap Cynthia dalam hatinya lagi.
" Baiklah aku akan memaafkanmu setelah orang yang membuat putriku seperti ini akan meminta maaf kepada putriku di hadapan kalian semua" ucap Reno.
Akhirnya kepala sekolah itu pun mengumpulkan semua murid di halaman sekolah dan memanggilkan Shinta dan Wulan kedepan untuk meminta maaf kepada Amanda.
"Untuk apa Saya minta maaf kepada seorang pencuri yang hanya seorang miskin tak tahu diri, yang orang tuanya tidak sanggup untuk menyekolahkanya"ucap Shinta.
" Apa maksudmu?? Apa menurut mu kalau saya tidak bisa menafkahi nya?? Apa kau pikir saya tidak sanggup untuk menyekolahkan putri saya lagi" ucap Reno yang tiba tiba ada disitu.
"Papa, Ngapain kesini? " ucap Amanda dalam hatinya.
Semua orang yang ada situ terkejut saat orang itu mengatakan bahwa Amanda adalah putrinya.
Mereka tahu kalau orang itu adalah orang kaya yang memberikan donatur terbesar dan terbanyak di sekolah itu.
Semuanya orang pada bertanya apakah itu benar benar Papa nya Amanda?? Apakah Amanda memang orang kaya?? Tapi kenapa mereka tidak mengetahui nya.
Itu lah bisikan dari mulut kemulut siswa yang tengah berkumpul itu.
"Aku juga merasa terkejut saat mendapati bahwa Amanda ternyata adalah anak orang kaya, aku akan mendapat mu Amanda" ucap Fitra dalam hatinya.
Kemudian kepala sekolah menunjukkan video pada Shinta yang berisikan dirinya dan Wulan yang tengah memasukkan HP dan dompet nya ke dalam tas Amanda.
Shinta dan Wulan pun merasa sangat malu, semua yang orang yang ada di situ langsung menyoraki mereka berdua.
Shinta pun langsung meminta maaf kepada Amanda.
Amanda pun memaafkan Shinta dan Wulan,karna dia memang orang yang berhati besar dan mau memaafkan orang lain.
Mereka pun akhirnya pergi dari situ karena tak kuasa menahan malu dengan ejekan dari teman-temannya.
"Aku akan membatalkan untuk mencabut donasi karna putri ku mau memaafkan kalian semua" ucap Reno.
Amanda pun mendekati papa nya nya
"Papa kenapa bisa ada di sini?" ucap Amanda.
" Dari mana papa tahu kalau aku akan dikeluarkan dari sekolah?"tanya nya lagi.
"Mata-mata Papa banyak sayang, Jadi Papa bisa tahu semuanya, Sekarang kita pulang kanra Mamamu pasti sangat merindukan papa" ucap Reno.
Reno dan Amanda pun pulang kerumah dan meninggalkan semua orang yang ada dihalaman itu.
🌷🌷🌷
Setelah kejadian Itu Shinta pun pindah sekolah karena dia merasa sangat malu, sedangkan Wulan dia merasa sangat tanggung untuk pindah karena bentar lagi dia akan tamat. Oleh karena itu kadang dia akan menahan ejaan dari teman-temannya.
Jam istirahat Amanda dan Calvin pun pergi ke taman tempat biasa mereka untuk nongkrong di sana, sedangkan Valen dan Rahel pergi ke kantin dan nangkring di sana.
Saat Amanda dan Calvin Tengah duduk tiba-tiba Fitra datang ke situ dan langsung memukul Calvin.
" Kamu apa-apaan Fitra, Kenapa kamu memukul Calvin" ucap Amanda yang terkejut saat Fitra memukul Calvin tiba-tiba.
" Apa maksudmu Hah"ucap Calvin yang langsung bangkit dari dari rumputan itu.
" Kau Jangan dekati Amanda, karena Amanda itu hanya milikku"
"Apa hakmu mengatakan dia itu milikmu?? Apa kamu nggak ingat kalau kau sudah putus dengan dia" ucap Calvin yang marah.
" Aku tidak peduli itu, Yang jelas dia akan jadi milikku dan kau tidak boleh mendekati dia"ucap Fitra.
"Kenapa aku tidak boleh?" ucap Calvin.
" Karena kau tidak cocok dengan dia dan kau tidak sebanding dengan dia. Apa kau pikir kau cocok dengan dia??" ucap Fitra.
"Cih, merasa kau paling tampan saja" ucap Calvin yang berdecih.
" Iya aku tampan dan kaya tidak seperti mu, yang culun dan miskin" ucap Fitra.
"Cukup Fitra!!! Sudah berapa kali ku katakan padamu, Aku tidak mau memiliki hubungan apa-apa dengan mu, Jadi Ku Harap kau pergi dari sini"ucap Amanda yang terlihat marah.
Tiba-tiba Calvin berkata"Kau bilang aku jelek dan miskin, baiklah aku akan tunjukkan siapa diriku yang sebenarnya"
Calvin ingin membuka kacamata dan wignya disaat Semua orang yang ada berkumpul dan melihat pertengkaran Calvin dan Fitra.
" kamu mengatakan Aku jelek."
" Iya, kamu emang jelek, jadi kamu harus sadar diri karena kau tidak cocok dengan Amanda" ucap Fitra.
"Jangan dengarkan dia" ucap Amanda.
Tiba tiba Calvin pun langsung membuka wig dan kecamatannya, semua orang yang ada di situ merasa terkejut saat melihat Calvin yang culun kini berubah menjadi Calvin yang terlihat sangat tampan dan keren.
"Kau" ucap Fitra yang terkejut melihat Calvin dihadapan nya.
Begitu juga dengan Amanda yang merasa sangat terkejut melihat sepupu nya Calvin yang ada dihadapannya.
" Kau "ucap Amanda yang tercengang dan menunjuk ke arah Calvin, itu karena Amanda seperti melihat sepupunya Calvin.
Kalian pasti sangat penasaran dengan kelanjutan nya kan??
Tetap di tunggu ya 😊😊
#Jangan lupa mampir ke novel ku yang berjudul" Takdirku, hidup bersama mu"
Jangan lupa beri like dan vote untuk mendukung karya ku ya.
Selamat membaca ya teman teman
Jangan lupa beri like dan vote kalian ya.
Terima kasih 😊😊😊