~Always Be With You~

~Always Be With You~
Kisah Cinta dan Yogi



Cinta dan Yogi adalah 2 sahabat yang tak bisa dipisahkan, keduanya bersahabat sejak masih kanak-kanak hal ini juga turunan dari kedua orang tuannya yang sudah menjalin hubungan persahabat sejak masih muda.


sejak SD, SMP, bahkan sekarang mereka sudah menginjak SMA selalu saja bersama. kemana Cinta pergi selalu ada Yogi begitupun sebaliknya. bahkan tak khayal banyak yang mengatakan bahwa mereka itu sepasang kekasih


terkadang persahabatan mereka seperti simbiosis mutualisme yaitu saling menguntungkan satu sama lain. Yogi terkadang mengaku bahwa Cinta itu pacarnya alasannya agar ia terhindar dari kejaran para wanita begitupun Cinta ia tak segan melakukan hal yang sama karena alasan yang sama maklum mereka berdua memiliki paras yang terbilang cukup menawan


Tapi sayang hubungan itu renggang dikarenakan keduannya harus berpisah jarak karena pilihan yang berbeda tentang dimana mereka akan melanjutkan pendidikannya dibangku kuliah. Yogi yang memang usianya 3 tahun lebih tua dari Cinta memutuskan untuk melanjutkan studinya di Canada sedangkan Cinta yang saat itu masih kelas X memutuskan untuk di jakarta saja setelah ia lulus nanti


Hal inilah menjadi awal renggangnya hubungan persahabatan di antara mereka, ternyata lamanya sebuah hubungan tak menjamin kelanggengan jika di selanya ada kata jarak.


bertahun-tahun mereka berpisah kini Cinta sudah menyelesaikan studinya dan sekarang ia bekerja di kantor ayahnya walaupun itu bukan keinginan Cinta karena yang dia inginkan ia bisa bekerja tanpa perlu embel-embel orang tuannya tapi apalah daya bakti anak lebih besar di dalam dirinya dari pada pembangkannya


soal Yogi pun sama kini ia juga sudah menyelesaikan studinya dan sekarang ia sedang memegang tanggung jawab besar untuk mengelolah salah satu cabang perusahaan ayahnya yang bergerak di bidang telekomunikasi itu.


Hingga sebuah keputusan serta pilihan dari orang tua mereka mengharuskan keduanya bertemu setelah 7sekian lamanya, tentunya hal itu menjadi kecanggungan sendiri diantara mereka


keputusan yang sangat mengecewakan bagi Cinta karena orang tuannya memutuskan menjodohkannya dengan sahabatnya itu tanpa bertanya persetujuan darinya.


hingga perdebatan antara ayah dan anak itu tak dapat ter elakan


"pokoknya ayah tak mau tau kamu harus menerima perjodohan ini, ini sudah menjadi keputusan ayah"


"tapi Cinta nggak mau Yah walaupun Cinta dan Yogi itu sahabatan tapi Cinta enggak cinta sama Yogi"


" cinta bisa hadir di belakangan seiring berjalannya waktu cinta itu akan hadir dengan sendirinya"


"Cinta tetap nggak mau Yah, Cinta sudah punya seseorang yang sangat Cinta cintai"


"maka tinggalkanlah dia, kamu akan tetap menerima perjodohan ini mau tidak mau suka tidak suka harus iya"


"ayah egois, ayah nggak pernah ngertiini Cinta kenapa ayah seenaknya saja memutuskan perjodohan ini tanpa bertanya sama Cinta, yang jalanin kan nanti Cinta bukan ayah" ucap Cinta ber api-api


"Yogi itu pria yang baik dan ayah yakin dia bisa membahagiakan mu. pilihan ayah tidak akan salah dan ayah bisa jamin kehidupan mu akan bahagia bersamanya"


"biar bagaimanapun Cinta tetap nggak mau Yah"


"Cinta hentikan tidak ada lagi perdebatan"


"tapi Cinta tetap nggak mau" teriak Cinta


plaaakkk


satu tamparan berhasil lolos dan mendarat dengan mulus dipipi mulus Cinta


"sekali ayah bilang iya tetap iya.."sahut ayah Cinta dan berlalu pergi masuk ke kamarnya


sedangkan ibunya Cinta yang sedari tadi melihat perdebatan itu hanya bisa mengelus dada dan menghampiri putrinya yang menangis karena tamparan dari suaminya itu


"kamu yang sabar ya sayang ibu yakin mungkin ini jalan yang terbaik buat kamu" ucap sang ibu sambil memeluk putrinya itu


"jalan terbaik bagaimana bu..apakah dengan memaksa keinginan ayah terhadap Cinta bisa dibilang jalan yang terbaik. Cinta sudah besar bu cinta tau yang mana yang terbaik buat Cinta. Cinta cinta dan sayang sama seseorang bu dan kenapa ayah nggak ngerti akan hal itu" jawab Cinta yang menangis dipelukan ibunya


"sini lihat ibu" sahut ibu Cinta dan Cinta pun menurutinya


"semua orang tua ingin yang terbaik untuk anaknya, tidak ada orang tua yang ingin anaknya bersedih atau kesusahan. jika ayahmu menginginkan perjodohan ini ia pasti sudah memikirkannya dengan matang-matang dan pasti ia juga sudah mempertimbang tentang kebahagiaanmu kedepannya ibu harap kamu mengerti akan hal ini" sahu ibu Cinta sambil mencium kening putrinya dan berlalu menuju kamar menemui suaminya


sedang Cinta kembali kekamarnya meluapkan segala perasaannya disana..


Beberapa minggu kemudian...


rombongan Yogi dan keluarganya sudah tiba di kediaman Cinta, hari ini rencanya adalah hari yang telah di tetapkan oleh kedua orang tua mereka untuk melaksanakan pertunangan antara Cinta dan Yogi. namun sedkiti masalah muncul di hari bahagia itu dimana Cinta tak ada di rumahnya alhasil pertunangan di tunda hingga esok hari. Dan rombongan Yogi harus kembali tanpa melangsungkan acara itu


"kemana anak itu bu, ia sudah mempermalukan kita dihadapan keluarga Mahendra mau ditaruh dimana muka ayah bu" ucap ayah Cinta penuh amarah


"tenang Yah ibu yakin Cinta pasti akan kembali mungkin ia hanya keluar cari angin, mungkin hal ini sudah mengekang pikirannya ibu harap ayah sabar kita tunggu saja Cinta" ucap Ibu Cinta mencoba menenangkan


"tapi ini sudah malam bu kemana anak itu hingga malam begini dia belum balik"


Tiba-tiba...


"assalamualaikum..." ucap Cinta


plaaakk


plaaakk


2 tamparan berhasil melesat di dua pipinya


"masih berani kamu kembali ke rumah ini setelah apa yang kamu lakukan Hah.."


"apakah kamu tau karna ulahmu itu ayah harus kehilangan muka di hadapan keluarga Mahendra"


"maaf" jawab Cinta sembari menangis memegangi pipinya yang merah akibat tamparan tadi


"besok pertunanganmu akan dilanjutkan dan hal yang memalukan seperti ini ayah tak mau melihatnya lagi" ucapnya sambil berlalu pergi


sedangkan Cinta berlari pergi menuju kamarnya meninggalkan ibunya yang hanya diam memandanginya


keesokan harinya


Rombongan Yogi dan keluarganya kembali ke kediaman Cinta dan acara yang tertunda kini telah terlaksana tanpa adanya hambatan. Dan sekarang kedua keluarga itu duduk di ruang tamu sambil membicarakan tentang tanggal yang tepat untuk pernikahan Cinta dan Yogi


sedangkan Cinta dan Yogi memilih duduk di halaman rumah Cinta. suasana canggung menghampiri keduanya dan hanya keheningan yang melanda


"kamu apa kabar" sahut Yogi memecah keheningan itu


"baik" jawab Cinta ramah


"apakah kamu bahagia tentang ini" tanya Yogi


"soal itu entahlah aku tidak tahu..yang aku tahu cukup menjalaninya saja" jawab Cinta berusaha ramah


"mungkin ini terlalu cepat untuk kita mengingat hubungan kita sebelumnya bahwa kita adalah sahabat pasti ini menjadi sesuatu yang tak terduga dalam perjalanan kita ini. tapi aku harap semoga kamu bisa menerima aku lepas dari embel-embel persahabatan kita itu aku ingin kamu menganggap ku sebagai laki-laki biasa agar kamu tak merasa risih dengan ku" sahut Yogi meyakinkan


Cinta hanya senyum menanggapi perkataan Yogi itu


"kita kedalam lagi yuk" ajak Yogi


"hmm" jawab Cinta


sesampainya di dalam ruamah Cinta tepatnya di ruang tamu dimana kedua orang tua mereka duduk saling berbincang maka Cinta dan Yogi memutuskan bergabung


"baiklah krna kalian sudah ada disini kami sudah memutuskan bahwa pernikahan kalian akan di adakan 3 hari lagi" ucap ayah Cinta


"APA" jawab Cinta dan Yogi bebarengan


" iya ayah juga menyetujuinya" sahut ayah Yogi


" tapi bukannya itu terlalu cepet Yah" sahut Yogi


"tenang saja biar ayah sama ayahnya Cinta yang mengurus semuanya kalian hanya tinggal diam untuk akad sama resepsi"


"bagaimana Cinta apakah kamu setuju" tanya ayah Cinta


"aku terserah ayah saja" jawab Cinta datar


"kalau begitu sudah di putuskan 3 hari dari sekarang kalian akan menikah" ucap ayah Cinta


setelah perbincangan panjang itu keluarga Yogi memutuskan untuk kembali


dan Cinta langsung berlari pergi kekamarnya.


3 hari kemuadian..


hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, hari ini adalah hari pernikahan Cinta dan Yogi walaupun kesan sederhana tapi tak menghilangkan aksen elegannya, segala rangkaian acara pun berjalan khidmat termasuk akad dan resepsinya.


sehari setelah pernikahan itu Yogi dan keluarganya harus kembali ke Canada dikarenakan perkerjaan sudah menantinya. mereka pun meminta izin kepada kedua orang tua Cinta untuk membawa Cinta ke sana dan tentunya itu mendapat izin dari ayahnya Cinta.


Flashback off