~Always Be With You~

~Always Be With You~
Indonesia I'm Coming



Setelah mendapat izin dari sang suami, Cinta kembali ke rumah untuk bersiap-siap sedangkan Aagler kembali ke apartemen juga untuk bersiap.


1 jam berlalu, Cinta telah siap setelah memberikan arahan kepada ARTnya agar tetap menjalankan tugas membersihkan rumah dsb dan soal masakan karena berhubung Yogi lebih memilih masakan Indonesia dari pada masakan disini, maka ia menyarankan agar ARTnya menghubunginya untuk menanyakan segala bumbu dan cara masaknya jika Yogi menginginkan makanan khas Indonesia


"yaudah Bi aku pamit yaa, jaga rumah yang bener dan jangan sungkan untuk menghubungiku jika Tuan ingin makan sesuatu yaa"


"siap Bu"


"aku pamit yaa"


Cinta bergegas melangkahkan kakinya keluar rumah menuju gerbang dengan koper mini yang ia seret di tangan kananya. Dilihatnya Aagler yang berdiri di dekat mobil kemudian menghampirinya dan mengambil alih koper yang ia bawa untuk di masukan ke dalam bagasi mobil


"soal tiket sudah ada" tanya Cinta sesaat setelah mobil melaju


"sudah"


selama perjalanan tidak ada percakapan setelahnya, kemudian Cinta buka suara


"sebelum ke bandara kita mampir ke kantor dulu"


"kenapa"


"aku ingin pamit pada suamiku dulu"


"baiklah"


Beberapa menit kemudian


Aagler tetap di mobil sedangkan Cinta sudah melangkah keluar menuju keruangan Yogi


"permisi mbak pak Yoginya ada" tanya Cinta pada salah satu sekertaris Yogi takutnya Yogi ada rapat atatu apalah


"iya Bu silahkan masuk"


kemudian Cinta melangkahkan kakinya menuju ruangan Yohi


ceklek


setelah pintu terbuka terpampanglah Yogi yang duduk di kursi kebesarannya tapi membelakanginya


"Yogi" panggil Cinta


tak ada sahutan


karena tidak ada respon Cinta menghampiri Yogi dan berdiri tepat disampingnya


dilihatnya ternyata Yogi tengah tertidur lelap dalam posisi duduk dengan kepala sedikit mendongak dan kedua tangan yang ia lipat di depan dada


"pasti dia sangat lelah jadi tidak enak kalau harus menganggu"


" Gi..." panggil Cinta seraya mengusap lembut lengan Yogi tak perlu waktu lama Yogi pun terbangun


"eh Cinta..kamu disini aku kira kamu sudah berangkat" sahut Yogi seraya memperbaiki posisi duduknya


"aku mampir sebentar untuk pamit"


"oh...yasudah kamu pergilah"


"baiklah..kamu harus istirahat jangan terlalu dipaksakan"


"hmm"


"jika kamu ingin makan sesuatu dan jangan sungkan untuk memberitahu Bibi dirumah aku sudah memberitahunya untuk menghubungiku jika kamu ingin makan sesuatu"


"iya"


"baiklah aku pergi" saat Cinta akan sudah membelakangi Yogi ia kembali membalikkan dirinya menghadap Yogi dan tanpa berlama-lama Cinta menghambur memeluk Yogi yang saat ini juga ikut berdiri dari duduknya tapi karna posisi yang belum siap ia sedikit limbung mendapat serangan tiba-tiba dari Cinta


"eh.."pekik Yogi sambil menahan posisinya agar tidak jatuh reflek tangannya memeluk erat pinggang Cinta


"kamu harus janji untuk jaga kesehatan, jangan terlalu lelah dan jangan lembur sampai kemalaman, makan yang teratur yaa" bisik Cinta di telinga Yogi walaupun sedikit susah karena tinggi yang berbeda


Cinta yang sadar akan itu tak berani mengurai pelukannya ia menunggu sampai Yogi sendiri yang melepaskannya


"oh iya jagan beritahu kak Angga yaa kalau aku ke Indonesia hari ini.."ucapnya lagi seraya mengelus lembut punggung Yogi, ia tahu bahwa suami plus sahabatnya ini mempunya beban yanh sedang dipikulnya terbukti ia merasakan tubuh Yogi sedikit bergetar dalam pelukannya entahkan apakah ia menangis atau apa


"baiklah biarkan kedatanganmu kesana jadi surprise untuknya" jawab Yogi seraya mengurqi pelukannya kemudian mencium lembut kening Cinta sedikit lama sedangkan Cinta memejamkan mata menikmati kecupan lembut itu


"pergilah sampaikan salam ku untuk ibu dan ayah disana" ucap Yogi hangat


"iya" dan tanpa di duga Cinta mengucup singkat pipi kanan Yogi kemudian menyalimi tangannya


"aku pergi...dadah" kemudian Cinta beralalu dibalik pintu meninggalkan Yogi yang berdiri kaku di temoatnya


bagaimana tidak untuk pertama kalinya dan perdana seorang Cinta Aurelia mencium pipinya walaupun itu sah-sah saja karena itu istrinya tapi ada hal yang tidak bisa ia ungkapkan


"kamu manis Cinta sesuai panggilan mu ...Sweety"


cukup lama bagi Aagler menunggu Cinta di dalam mobil hingga penantiannya terbalas sudah saat nertra coklatnya menangkap sosok wanita cantik nan manis yang terbalut drees hitam dengan rambut yang bergerak kesana kemari mengikuti setiap langkahkanya yang sedikit berlari menghampirinya


"maaf lama" ucapnya saat sudah duduk manis di dalam mobil


"tidak masalah"


tanpa mereka sadarai bahwa Yogi memperhatikannya dari lantai atas tempatnya dengan senyum tipis dibibirnya


Beberap saat dalam perjalanan sampailah mereka berdua di bandara, Aagler memarkirkan mobilnya dalam parkiran khusus.


Cinta dan Aagler berjalan beriringan menuju tempat cek in setelah itu mereka duduk di ruang tunggu sambil menunggu panggilan untuk penerbangan


beberapa saat kemudian panggilan pun datang mereka berdua memasuki pesawat kelas ekonomi dengan tempat duduk Cinta yang didekat jendela dan Aagler di sampingnya.


pesawat mengudara


membutuhkan waktu yang sangat lama 36 jaman mereka harus mengudara jika mereka berangkat jam 1 siang di pastikan mereka akan sampai besok harinya


lelah dan ngantuk menghampiri Cinta sedari tadi pandangannya tak teralihkan dari balik jendela menyaksikan awan-awan putih disana dan tanpa ia bisa tahan rasa ngantuk pun menghampirinya, perlahan namun pasti mata indah itupun tertutup rapat dalam tidur lelapnya tapi karena posisi yang dirasa tidak nyaman akhirnya ia bergerak kesana sini mencari posisi nyaman hingga tanpa sadar kepalanya bersandar pada bahu Aagler, sedangkan Aagler sedari tadi telah terlelap dengan tangan yang bertumpu di depan dada dan tudung hodie yang menutupi kepalanya


siang pun berganti malam, Cinta masih terlalap dalam tidurnya sedangkan Aagler sedari tadi telah terbangun saat menyadari bahwa bahu kananya sedikit berat dan pegal didapatinya wajah cantik itu sedang terlelap, tak ingin menganggu akhirnya ia membiarkannya saja sampai malam pun tiba


"emmg" Cinta menggeliat, perlahan mata indah itu terbuka


"maaf" ucapanya saat menyadari posisinya


"tidak masalah"


"sudah malam ternyata"


"makanlah" ucap Aagler menyodorkan makanan yang sedari tadi dibawakan oleh seorang pramugari untuknya


"iya" jawab Cinta kemudian ia mengikat cepol rambutnya agar tak terganggu dan itu tak luput dari pandangan Aagler


"cantik"


beberapa saat kemudia malam kian larur kini posisi duduk mereka sedikit berubah kursi penumpang diubah menjadi tempat tidur sementara dilengkapi bantal dan selimut


karena malam kian larut akhirnya Cinta kembali terlelap dalam tidurnya berbeda dengan Aagler yang masih terjaga karena memang Aagler memiliki masalah tidur saat malam atau insomnia


pagi menjelang beberapa jam lagi pesawat mereka tumpangi sampai


beberapa jama kemudian


dengan sempurna pesawat yang membawa mereka mendarat


Aagler dan Cinta mengantri untuk turun dari pesawat saat Cinta menginjakkan kakinya di tanah air


"INDONESIA I'M COMING....I LOVE YOU" teriak Cinta


sedangkan Aagler hanya tersenyum tipis dibalik maskernya