~Always Be With You~

~Always Be With You~
Tugas pertama dan Usaha penculikan



Hari ini adalah hari dimana Aagler menjalankan tugas pertamanya yaitu menjadi bodyguard untuk istri bosnya itu


di dalam mobil.....


selama perjalanan menuju pusat perbelanjaan hanya ada keheningan dimana kedua insan berbeda gender itu berada


Aagler yang duduk dibelakang kemudi sedang fokus menatap jalan di depannya sedangkan Cinta yang duduk di kursi penumpang hanya diam dan menatap keluar jendela hingga suara deringan ponsel mengalihkan pandangannya


"kak Angga" ucapnya lirih ditekannya ikon hijau hingga menampilkan wajah tampan Angga diseberang sana


"hai sweety aku udah sampai" ucqp Angga diseberang sana dengan cengengesan khasnya yang dijamin sangat Cinta rindukan


"syukurlah..oh iya ibu mana"


"disini udah mau jam 11 kali jadi ibu udah tidur"


"kak Angga udah makan"


"baru aja manasin makanan ..nih" jawabnya sambil menunjukkan makanan yang sedang ia panaskan


"derita jomblo tuh..makanya cari istri agar kak Angga ada yang ngurus"


"nggak perlu istri aku juga bisa urus diri sendiri"


"ck...jangan-jangan kak Angga nggak normal yaa"


"sembarang tuh mulut aku sentil mau"


"hehehe...ya kali kan aku nggak tau"


"ck...oh iya gimana kamu dan Yogi..apa ada masalah, sejak sibuk di kantor aku jarang komunikasi ama Yogi apa dia berulah lagi"


mendengar itu seketika wajah Cinta berubah sendu, apakah ia harus mengatakan sejujurnya kepada Angga bahwa seiring kepergiannya maka seiring itu pula hubungan keduannya kembali pada titik awal saat mereka menikah


sedangkan Angga yang melihat perubahan akan ekspresi Cinta paham bahwa yang ia khawtirkan terjadi lagi dimana Yogi yang dulu yang selalu kasar, dingin dengan Cinta telah kembali lagi. Semua yang dilakukan Yogi waktu ia tinggal dirumahnya semua perlakuan manisnya, kata lembutnya, semuanya Bulshit


disisi Aagler yang menjadi pendengar itu hanya tersenyum tipis dibalik maskernya tetapi ada satu hal yang mengganjal di pikirannya saat ini apakah benar sosok Yogi seperti itu


"oh iya kamu mau kemana sweety" tanya Angga mengalihkan pembicaraan takutnya Cinta akan terbebani walaupun ia tahu bahwa Cinta sudah terbebani


mendengar suara Angga membuat Cinta kembali dari lamunannya


"oh..aku mau belanja bulanan kak"


"sama siapa"


"sama...sama..." ucap Cinta bingung


"Aagler" sahut Aagler yang mengerti akan kebingungan Cinta


"iya..Aagler sekarang dia jadi bodyguard nya aku" ucap Cinta dengan senyumnya


"*Aagler..bagaimana bisa gue melupakan dia..baguslah ada hal yang harus kubicarakan dengannya nanti" Angga bermonolog dalam hati


"oh..iya aku tahu yasudah hati-hati aku matikan dulu mau makan soalnya...DUDE JAGAIN ADEK GUE YAA..AWAS JANGAN SAMPE LECET AWAS AJA LOE" teriak Angga untuk Aagler diseberang sana sebelum mematikan sambungan teleponnya*


"maaf...ucapan kak Angga jangan dimasukkan ke hati" ucap Cinta seraya menundukkan pandangannya pasalnya iya malu akan ucapan Angga barusan bagaimana bisa ia bicara seperti itu pada Aagler sedangkan ia saja tidak kenal pikir Cinta yang memeng tidak mengetahui hubungan Aagler dengan Angga


"tidak masalah nyonya" jawab Aagler dingin


"cukup Cinta saja...saya tidak nyaman akan panggilan itu" ucap Cinta merendah


"akan saya usahakan" jawabnya datar


"apakah belum cukup hidup bareng Yogi yang dingin ditambah satu lagi yang sama-sama dingin" batin Cinta kesal


Mereka berdua telah sampai pada pusat perbelanjaan yang lumayan besar di daerah tersebut


setelah memarkirkan mobil Cinta berjalan didepan sedangkan Aagler senang tiasa membuntutinya di belakang


sambil mendorong trolly belanjaan Cinta berjalan kesana kemari, dari rak satu ke rak yang lain memilih ini dan itu sesuai yang ia perlukan


bahkan selama perjalan Aagler tak pernah sedikitpun bersuara ibarat anak ayam yang mengekori induknya ia senang tiasa berjalan di belakang Cinta


tiba-tiba Cinta pamit ingin ke toilet dan menyuruh agar Aagler menunggunya disalah satu kursi yang ada di dekat mereka


"biar saya antar"ucap Aagler dingin


"tidak perlu..saya bisa sendiri" tolak Cinta


"bisa-bisanya dia ingin ikut apa kata orang nanti disangka ia penculik apalagi dandanannya ya..ampun" batin Cinta


"jangan kemana-mana duduk lah disini dan jaga belanjaan saya..oke" ucap Cinta seraya menyerahkan segala belanjaanya ke tangan Aagler


tak ingin berdebat akhirnya Aagler mengalah dan menenteng segala belanjaan Cinta itu


Cinta belalu pergi sedangkan Aagler duduk di kursi yang ditunjuk Cinta tadi


5 menit


10 menit bahkan sampai 15 menit Cinta belum juga kembali membuat Aagler sedikit khawatir dan memanggil salah satu pengunjung agar menjaga belanjaan yang ia letakkan diatas kursi setelah itu ia bergegas pergi menuju toilet wanita


sesampainya disana Aagler sedikit ragu untuk masuk kedalam memeriksa apakah Cinta ada didalam atau tidak akhirnya ia meminta pada salah satu wanita yang ingin masuk kedalam


"permisi.."ucap Aagler sopan tapi dibalas rasa takut oleh wanita didepannya apalagi dari segi penampilan Aagler seperti seorang penjahat


mengerti akan hal itu Aagler membuka maker diwajahnya kemudian berbicara pada peremuan didepannya untuk mengecek apakah Cinta ada didalam atau tidak setelah ia menyebutkan ciri-ciri serta nama Cinta pada perempuan itu


beberapa saat kemudian wanita itu kembali dan mengatakan didalam tidak ada wanita yang bernama Cinta


"sial"


dengan langkah cepat Aagler menuju pusat cctv dan mengecek cctv yang ada di depan tolite itu


dengan mata jeli Aagler melihat Cinta yang dihadang oleh dua lelaki tinggi berjaket hitam serta topi hitam, Cinta yang membrontak akhirnya pingsan karena pukulan di kepala bagian belakangnya


"kurang ajar"


dengan langkah cepat Aagler menuju tangga darurat karena dari cctv tadi Cinta dibawa menuju tangga darurat dan mengarah kebawah


dengan Cepat Aagler menuruni anak tangga dari lantai 4 kelantai menuju kelantai dasar karena Cinta yang pingsan membuat 2 lelaki itu sedikit kewalahan membawa Cinta, sesampainya dibasemant Cinta dimasukkan di dalam sebuah mobil van belum juga berjalan Aagler datang dan mengahajar salah satu diantara mereka


*bughh...


bughh..


bughh*..


perkelahian pun terjadi di basement sepi itu walapun sedikit kewalahan mengahadapi 2 orang sekaligus tak membuat Aagler gentar


beberapa saat kemudian 2 orang itu tumbang dengan wajah babak belur sedangkan Aagler hanya luka dibagian bibir serta pelipis yang sedikit tergores


Aagler munuju mobil van tadi dan mengeluarkan Cinta yang pingsan mengangkat dan membawanya menuju mobil mereka


setelah memastikan Cinta aman dan nyaman, Aagler bergegas menuju tempat dimana belanjaan yang ia titipkan setelah itu ia membawa Cinta menuju rumah sakit terdekat untuk memeriksa kondisi Cinta


sesampinya disana Cinta segera diperiksa berhubung tidak ada luka serius akhirnya Cinta hanya istirahat dan menunggu sampai ia siuman


sedangkan Aagler yang mendapat sedikit perawatan di pelipis dan sudut bibirnya setelah itu ia menghubungi Yogi dan memberitahukan apa yang terjadi tadi