
Seperti biasa rutinitas Cinta dipagi hari memasak sarapan dan mempersiapkan segala kebutuhan Yogi dan Angga untuk kekantor, Cinta tak pernah membeda-bedakan diantara 2 lelaki itu dan Yogi jiga tak keberatan akan hal itu, sedangkan urusan rumah tangga lainnya di urus oleh ART nya
setelah menunggu beberapa saat 2 lelaki tampan itu kini melangkah mendekat kearahnya
"pagi Cinta" sapa Yogi sambil mengecup singkat keningnya
sejak ia berubah Yogi sudah terbiasa mengecup kening Cinta dan Cinta tak keberatan akan hal itu, ia menganggap bahwa itu adalah hal wajar
"pagi Sweety" sapa Angga sambil mengacak gemas rambut Cinta
"pagi semua..silahkan duduk dan sarapan"
dengan telaten Cinta melayani suami dan kakaknya itu hingga beberapa saat acara makan-makan usai dan mereka berdua kini tengah pamit untuk kekantor
"ingat yaa nggak ada acara-acara lembur lewat jam 10" ucap Cinta
"iya..kita pergi dulu..bye"
setelah tidak melihat lagi mobil yang membawa suami dan kakaknya itu Cinta kembali ke dlam untuk menyelsaikan segala kerjaannya
Di Kantor
"Angga loe harus cariin gue pengganti loe"
"hmm..nanti gue usahain, gue balik kerungan dulu"
"hmmm..."
belum sempat melangkah jau Angga kembali membalikkan tubuhnya
"oh iya Gi...selesai istirahat nanti gue udah nggak balik lagi ke kantor yaa.."
"kenapa" tanya Yogi heran
"kerjaan gue udah mau pada kelar jadi mulai hari ini sampai beberapa hari kedepan gue free dong, gue mau ajak Cinta jalan-jalan boleh" ucap Angga penuh harap bahkna saat ini ia sudah menampilkan ekspresi menjengkelkannya
"hmm..gue izinin tapi loe nggak boleh buat dia lecet sedikit pun..kalau ia jangankan di Indonesia di alam lain pun gue sanggup kirim loe kesana"
"ck...jangankan membuat lecet niat aja gue nggak sanggup yaa udah bye" dan Angga pun berlalu pergi kerungannya
melihat Angga sudah berlalu membuat membuat Yogi sedikit merasakan sesuatu yang mengganjal di hatinya
"aku rasa yang cocok dengan Cinta itu kamu Ngga bukan aku..huffff" batin Yogi
Beberapa jam kemudian....
jam belum menunjukkan pukul 12 untuk makan siang Angga menghampiri Yogi kerungannya
"hai Gi"
"hmmm"
"Gi kerjaan gue udah kelar gue izin yaa mau jalan-jalan mau ajak Cinta Gi"
"emm..gimana yaa..."ucap Yogi pura-pura berpikir sebenarnya ia tak keberatan sama sekali karena ia yakin bahwa Angga adalah orang baik dan mampu menjaga istrinya itu
"ayolah Gi..."
"setelah makan siang aja...oh iya loe telepon Cinta suruh bawa makan siang ke sini aja sekalian suruh dia siap-siap gue mau lihat istri gue sebelum loe ajak jalan-jalan" ucap Yogi serius
tak ingin membantah Angga segera menghubungi Cinta
"halo Sweety"
"iya kak ada apa"
"kamu kesini yaa sekalian bawa makan siangnya disini aja..ohh iya kamu siap-siap juga setelah itu kita jalan-jalan"
"benarkah kak..okey aku otw" ucap Cinta diseberang sana
seberang sana Cinta sangat bahagia ia akhirnya bisa jalan-jalan setelah sekian lama di Canada, sebenatnya ia juga bisa mempinyai waktu untuk itu tapi ia lebih memilih stay dirumah tapi sekarang yang ajak Angga makanya ia sangat antusias sekali tetapi ia juga merasa grogi karena ini kali pertamanya ia akan ke kantor Yogi selama ia menikah dengan Yogi, Yogi tidak pernah mengizinkannya untuk kesana dan ini adalah kali kedua ia akan menginjakkan kakinya disana
1 jam kemudian....
1 jam waktu yang dibutuhkan Cinta untuk siap-siap apalagi saat Angga menelpon ia belum masak karena urusan memasak Cinta sendirilah yang menghendelnya belum lagi ia harus besiap-siap walaupun ia termasuk wanita yang tak terlalu memusingkan fashion tapi karena ia akan jalan-jalan sama Angga ia sedikit berdandan dan memperhatikan penampilannya
memakai dress selutut dan lengan sesiku bewarna pink mudah sederhana tak lupa rambut ia hanya menggulungnya naik dengan menambahkan aksen jepitan sederhana tapi elegan
setibanya di kantor Yogi dengan sedikit ragu ia melangkahkan kakinya menuju lantai paling atas...
ting...
setelah lift terbuka dengan langkah yang masih ragu ia menuju meja sekertaris depan dan manyakan tentang Yogi setelah mendapat jawaban ia menuju satu ruangan nan mengetuk pintunya
tok..
tok..
tok...
ceklek
Angga membukakan pintu dan Cinta segera masuk kedalam, disana sudah ada Yogi yang sedang duduk di kursi kerjanya tapi setelah melihat Cinta masuk ia segera beranjak mendekat dan mengecup kening Cinta singkat
"sepertinya aku tidak ridho kamu pergi sama Angga dalam keadaan cantik seperti ini"
"gombal" cibir Angga sedangkan Cinta hanya tertawa ringan mendengar perkataan Yogi sedikit ia merasa sangat hangat dimana Yogi yang dikenalnya sudah kembali seperti dulu yang selalu overprotektif akan dirinya
"sudah-sudah kalian makan siang dulu ini aku bawain makanan buat kalian ayokk" ucap Cibta sambil berlalu menuju sofa dan mempersiapkan makanan yang dibawanya
Beberapa saat kemudian setelah selesai makan siang Angga minta izin pqmit undur diri sambil membawa Cinta dan tentunya itu mendapat ultimatum dari Yogi
"ingat sebelum jam 7 malam loe harus udah balik..nggak ada tapi-tapian dan kamu Cinta jangan jauh-jauh dari Angga takutnya kamu hilang kalau Angga kurang ajar kamu pasti sudah tahu apa yang harus kamu lakukan" ucap Yogi memberikan ultimatimatum tegas kemeraka berdua
"ck..loe pikir gua seperti itu Cinta ini adek gue Gi..ahh..sudahlah kita pamit dulu"
"dadah Yogi" sahut Cinta seraya melambaikan tanganya ke arah Yogi yang tersenyum mengiringi kepergian mereka
"mungkin hanya gue suami yang ngizinin istrinya pergi sama cowok lain..tapi gue percaya akan Angga"
Angga dan Cinta jalan-jalan menyusuri salah satu taman disana sepanjang perjalan Cinta sedikit melamun taman mengingatkannya akan sosok lelaki yang sangat tulus mencintainya tapi malah ia sakiti dan lamunannya buyar ketika Angga menepuk bahunya
"kamu mau coba itu nggak sweety" ucap Angga seraya menunjuk salah satu jajanan disana
Cinta menjawab dengan menganggukan kepalanya antusias
setelah dari taman Angga membawa Cinta ke mall membawa Cinta shopping sesuai yang pernah ia bilang bahwa ia cari uang salah satunya juga untuk Cinta tak ingin membuang kesempatan Cinta membeli berbagai barang yang ada disana entah iti baju, tas ,sepatu dan aksesoris lainnya dirasa cukup puas Angga dan Cinta menuju salah satu restoran terdekat unuk makan malam dan tak lupa ia juga memesankan untuk Yogi dirumah
setelah selesai Angga dan Cinta keluar dari restorsn dan langit sudah mulai gelap
dilihatnya jam sudah menunjukkan pukul 6 lewat dengan segera Angga membawa Cinta menuju mobil yang diparkirnya tapi sebelum sampai Angga yang memang tidak fokus akan langkahnya karena ia sedang sibuk merogok kantong jasnya mencari kunci mobil hingga akhirnya ia tak sengaja menabrak seseorang sedangkan Cinta sudah sampai di samping mobil Angga yang terparkir beberapa jauh dari Angga sekarang
"maaf" ucap Angga
"ia tidak papa"
"kamu bisa bahasa indonesia"
"iya saya dari sana"
"saya Angga" ucap Angga memperkenalkan diri
"Aagler" jawabnya menyabut uluran tangan Angga
"sekali lagi saya minta maaf saya sedang buru-buru" ucap Angga dan meninggalkan sosok lelaki yang memakai jaket hoodie dengan tudungnya dan tak lupa masker menutupi wajahnya