
Setelah melajukan mobil nya dengan kecepatan yang maksimal, akhirnya jesi sampai di kampusnya itu dengan selamat.
" huh, syukur " ucapnya setelah memarkirkan mobilnya
" delapan menit lagi " gumamnya setelah melihat jam di tangannya dan bergegas pergi dari parkiran mobil itu
Setelah keluar dari dalam mobil, jesi berlari cepat menuju lift dan menekan tombol 3 pada lift tersebut. tak butuh lama waktu lift itu pun terbuka dan jesi bergegas berlari menuju ruangannya yang masih memiliki waktu 3 menit lagi sebelum pelajaran di mulai.
" huhh, akhirnya " ucap jesi sambil menstabilkan nafasnya
" pagii " sapa jesi yang melihat dosen belum datang
" pagiii " ucap teman temannya
" hampir aja. gila lo, Ulangin lagi ya. gak jera jera apa lo kena marah dosen ha? " ucap intan sebel sambil mendatangi jesi
" apaan sih, sahabatnya baru datang juga udah di repetin. Bukan di ajak duduk" ucap jesi yang dari tadi masih berdiri
" yaudah ayok, duduk " ajak intan
" tiga menit lagi kalo lo gak sampai di kelas, gua gak tau lagi mau bilang apa sama lo dah" ucap kesal intan
" udah dulu ya, gua mau bernapas " ucap jesi yang masih merasa ngos ngosan karena berlari
" gak ada berubahnya, dari smp sampe udah umur 21 tahun gini masih aja telat. Kebo emang lo " grutu intan geram pada sahabatnya itu
" serah dah " ucap santai jesi
Tak lama mereka berbincang dosen pun masuk dan menperkenalkan dirinya
" pagi " sapa dosen laki laki tersebut
" pagi pak " sapa balik mahasiswa
" dia?, ya tuhan " ucapnya sambil nepok jidat
" kenapa lo? Kesemsem sama pak calvin ? "
Tanya intan
" heii apaan sih. Gosa aneh lo, ya kali gua kesemsem sama orang yang gak berprikemanusiaan begitu " ucapnya ketus
" maksud lo ? " ucap intan
" udah diam, dengerin aja apa kata dia " perintah jesi
....
" perkenalkan nama saya calvin andreas tuner , saya disini untuk menggantikan pak ucup " ucapnya lantang yang membuat para wanita tersebut kesemsem dengan wajah tampan miliknya itu
" what ? ****** gua " gumam jesi dalam hati
" selamat datang pak " ucap mereka
" terimakasih, panggil saya pak calvin saja " ucapnya
" baik saya akan mengabsen kalian terlebih dahulu " ucapnya tegas sambil duduk
" lutfiana "
" saya pak "
" friskalia "
" hadir "
" jessyla"
" saya pak " ucap jesi sopan
" intan "
" saya pak "
" reza "
" gua pak "
" mana yang namanya reza? " ucapnya kesal calvin
" saya pak, kenapa? " ucapnya songong
" kalau bicara dengan orantua itu harus tau tutur, mengerti kamu " umpatnya kesal
" baiklah pak " ucap reza sopan
" dihh, sok bilangin ke orang. Gak sadar diri dengan dirinya " gumam jesi dalam hati
Setelah beberapa nama di panggil dan semua hadir calvin pun memulai pelajarannya.
Cukup lama setelah jadwalnya mengajar selesai akhirnya bel petanda akhir pun berbunyi .
" wih gilak ya, dia kelihatan ganteng banget jes " ucap intan memuji calvin
" lebay deh lo. Gini ni kalo udah lihat yang cakep " ucap jesi sambil merapikan barangnya
" apaansih, itu udah kenyataannya jes. Beruntung banget cewek yang dapetin dia " ucap muji intan
" bukannya beruntung, malah sial mungkin " ucapnya sambil berdiri dan keluar dari ruangan
" hush, lo apaan sih. Belum kenal pak calvin juga udah bisa nilai dia " ucap intan tidak terima sambil mengiringi jalan jesi
" yaudah lah ya, lo masih mau muji dia atau lo ikut gua ke mall " ajak jesi
" ya ikut lo lah. Eh ngapain? " ucap intan heran
" naik " perintah jesi setelah sampai di parkiran
" ngapain sih ? " tanya nya lagi setelah berada di dalam mobil
" numpang mandi . Ya jalan jalan lah ntan " sebel jesi
" ok, gua ikut lo aja " ucapnya
" hmm, tapi kita ke rumah dulu " ucapnya sambil mengendarai mobilnya keluar parkiran
" ngapain kerumah ? " ucap heran intan
" kita ganti baju dulu " ucap jesi yang sudah melajukan mobilnya
" lah terus gua ? Gimana " ucapnya sambil nunjuk diri sendiri
" lo punya sahabat orang kaya ntan, lo bisa pake baju gua " ucap sombong jesi
" idih, jijik gua hahahhaha" ledek intan
Setelah sampai dirumah, jesi dan intan menuruni mobil dan bergegas masuk kerumah
" mi.... Mamiii. Jesi udah pulang ni " teriak jesi
" iyaa, mami di dapur sayang " ucap bunga teriak
" hai mami, gimana kabarnya ? " ucap intan yang sudah menghampiri bunga berbarengan dengan jesi
" makan dulu sana, mami udah masak " ucap bunga kepada intan dan jesi
" nggak usah mi, kita mau pergi. Cuman mau ganti baju aja makanya pulang " ucap jesi
" yaudah jangan lupa makan siang nanti, emang mau kemana? " tanya bunga heran
" jalan jalan aja ke mall mam" ucap jesi menyakinkan
" yaudah gih, sana bersiap siap " ucap bunga
Di kamar jesi 💠💠💠💠ðŸ’
" gua mau make baju lo yang mana ? " ucap intan bingung
" ntan, pilih aja baju yang lo suka. Gua mau mandi dulu " ucap jesi pada intan
" hmm iya je. Cepetan mandinya gua juga mau mandi " intan
" iya " singkat jesi
....
" udah mandi lo sana " ucap jesi yang udah keluar dari kamar mandi .
" iya bawel " ucap intan bergegas ke kamar mandi
...
" selesai " ucapnya setelah selesai memakai baju yang menurutnya cocok
" yakin lo mau make ini ? " tanya intan memastikan , karena zefa memakai baju krop rajut berwarna mustard, celana jeans pendek warna blue dark, sepatu pansus putih, dengan Rambut di kep setengah
" kenapa ? " tanya jesi ambigu
" gak apa apa sih , gua cuman iri merasa tersaingi hahahha" ucap intan ledek
" dasar, nah sekarang gua yang nanya ni . lu yakin mau make baju ini ? " tanya jesi, karena intan memakai celana boy friend berwarna biru, kemeja hitam longgar yang di masukin setengah, dengan sepatu sniker cream. Dan rambut yang digurai bebas
" kenapa ? " mengucapkan kata yang sama dengan jesi
" gak apa apa sih, gua cuman iri. Merasa tersaingi " ucapnya meniru kata kata intan tadi
" hahaha dasar, mengcopy " ucap intan tertawa
" dah yuk " ajak jesi
Mereka pun bergegas kebawah setelah menyakinkan penampilannya itu
" mi... Mamiii " ucap jesi sambil menuruni tangga
" gimana ? " tanya jesi sambil memutarkan tubuhnya
" bagus, cantik . Perfect banget anak mami " puji bunga yang melihat penampilan anaknya itu
" makasih mami " peluk jesi
" intan gimana mi ? " tanya intan
" cantik, keren nak. Jam tangan, ya jam tangan mu mana ? " ungkap bunga
" astaga lupa mi " ucapnya berlari ke kamar mengambil jam tangan milik jesy
" nah gini kan cantik nya nambah " ucap bunga
" heheh mami the best " ucap intan sambil menunjukkan jari jempol pada bunga
" yaudah, pigi sana. Hati hati ya " ucap bunga
" iya mi " ucap intan dan jesi berbarengan sambil mencium punggung tangan bunga
" pulangnya jangan kemalaman, intan tidur di rumah mami malam ini ya. Mami udah nelpon ibu kamu " ucap bunga
" ok mi, amann " ucap intan sambil menganggukkan kepalanya pada bunga
" dasar, anak anak ku ini . Menggemaskan sekali " gumamnya
....
Setelah sampai di salah satu mall ternama, di kota jakarta. jesi dan intan keluar dari mobil setelah memarkirkan kendaraanya di area parkiran khusus.
" je, kita makan dulu ya " ucap intan yang merasa dirinya sudah lapar
" hmmm iya ntan " ucap jesi jalan sambil memencet tombol kunci pada kunci mobil miliknya
" lo mau makan apa ? " tanya intan setelah sampai di restoran yang sering mereka datengi
" lo dulu aja yang mesan " pintah jesi
" okay, " ucapnya sambil menandakan jari tanda ok
" mbaa, mbaaa " ucap intan sambil memanggil pelayan dengan mengangkat tangannya
" ya, mau pesan apa buk ? " tanya pelayan itu
" buk?, emang saya kelihatan tua ? " tanya intan lagi setelah mendengar kata jijik itu .
" lo udah keliatan kali tuanya " ucap jesi yang menahan tawanya
" maaf kak, saya minta maaf sekali lagi " ucapnya sambil menundukkan badannya
" yaudah, gak apa apa mba. Menunya di tinggal aja dulu, nanti kita panggil lagi " ucap jesi santai
" tunggu, kamu pelayan baru? " tanya intan yang tidak pernah melhat pelayan ini semenjak mereka menginjak restoran ini sekitar 8 tahun yang lalu
" iya kak, saya baru aja masuk seminggu yang lalu. Kalau gitu saya permisi, maaf sekali lagi ya kak " ucapnya sopan lalu pergi meninggalkan meja itu
" sebel deh gua, di bilang ibuk " grutu intan geram
" udah deh, lo dah cocok di panggil ibu " ucap jesi sambil tertawa
" senang banget lo, lihat gua jadi tua " ucapnya sebel
" hahahaha " lucu jesi
" gua mau mesen, cake choco aja deh je. " ucap intan setelah melihat menu nya
" lah ngikut, gua juga mau mesen itu " ucap jesi sebel
" idih prettt, lo minumannya apa? Gua gak mau sama sama lagi " grutu intan
" biasa aja deh, greentea ice " ucap intan sambil menatap keluar jendela
" ok, untung aja gak sama " ucap intan yang telah menulis pesanannnya di kertas menu
" mbaa " panggilnya lagi
" ya? ,ada yang bisa saya bantu nona " ucap pelayan yang sudah mengenal mereka
" ini, pesanan kita . santai aja gak usah terlalu di buru burui " ucap intan pada pelayan itu dan memberikan menu mereka
" baik, nona " ucapnya pamit sambil menunduk in badanya