
" ohh. Lo mau ngebela dia kak ? " tanya nazwa sambil menunjuk ke arah sabrina
" suka dia dong, emang lo siapa nya calvin . Gue itu pacarnya wajar dia ngebela gue " ucap sabrina sombong
" bund duduk " pintah david tegas, yang telah melihat istrinya emosi
" tapi yah " ucap linda menggantung
" duduk bund " jawab david lantang
" cihh. Lo cuman pacarnya kan. Gua adik kandungnya calvin . Lo mau apa ? " jawab tegas nazwa
" apa ? , ga salah lo . Hahahaha " tawa sinis sabrina
" engga, dia emang adik gue " jawab calvin tegas
" udah jelas kan . Dan lo masih mau ngusir gue ? " tanya nazwa dengan menaikkan satu alisnya
" kalian ini ada apa sih, baru jumpa juga udah berantem " ucap calvin yang bingung
" sekarang gue nanya sama lo kak. Lo milih gue adik lo sendiri atau lo milih dia " ucap nazwa memberi pilihan
" naz, jangan kasih gua pilihan yang gini dong " ucap calvin melemah
" okay, gua akan pergi. Setelah gue ceritain semua nya sama lo kak " ucap nazwa penuh dengan tekanan kata
" lo masih ingatkan. Waktu gua pertama kali kerja di perusahaan ayah. Ya perusahaan lo yang baru baru aja lo pegang , ini manusia adalah satu letingan gue waktu gue ngelamar kerja di kantor kita . Selama 3 hari pengenalan lingkungan kantor, ini manusia ga suka sama gue karena waktu pertama kali gue masuk lo deket sama gue kak, Selama pengenalan lingkungan gue habis habisan di kerjain dia dan kumpulan dia . Di hari terakhir kenapa gue telat pulang karena gue di kunci di ruang staf ob , untung aja masih ada ob yang bekerja saat itu dan membuka pintu untuk menyimpan barangnya, maka dari itu gue bisa bebas . Lo tau selama dia di terima, dia cari kesempatan deketin lo cuman mau balas dendam sama lo, dan sama keluarga kita. gue ga tau apa urusan dia sama lo dan keluarga kita tapi satu hal yang lo harus tau. Dia hanya meperalat lo sebagai bonekanya . Dan mulai dari itu gue benci sama dia. manusia iblis yang penuh dengan kemunafikkannya " ucap nazwa emosi dan penuh penekanan
" dan sekarang, gua juga benci sama lo kak. Gua bener bener benci sama lo. Hiks hiks lo lebih milih dia dari pada gue, gue benci sama lo kak hiks hiks " ucap nazwa sedih lalu pergi meninggalkan tempat itu
" naz, tunggu kakak ga bermaksud gitu " ucap calvin menahan tangan nazwa
" lo jangan pegang tangan gua, lepasin tangan lo sekarang . Gua bukan adik lo lagi " ucap nazwa dengan senyuman sinisnya
" kalau lo mau nikah sama dia, nikah sana. Gua ga bakalan ganggu lo dan mulai sekarang hubungan kita hanya bos dengan karyawan aja . Santai , bahagia aja lo gua ga bakalan ganggu kok " ucap nazwa lalu menghempaskan tangannya dan pergi
" apa yang di ceritakan nazwa benar ? " tanya calvin emosi pada sabrina
" engga, itu semua hanya omongan palsu dia aja. Ga mungkin aku meperalat kamu, aku benar benar sayang sama kamu " ucap sabriba menyakinkan
" duduk, ayok kita makan " ucap david memecah dan di balas dengan tatapan sinis linda
.....
Di rumah keluarga tuner
" calvin, kamu antar sabrina pulang. Setelah itu segera lah pulang ke rumah " ucap david jelas
" iya yah. Calvin permisi " ucap calvin lalu pergi
" bund " panggil david
" apa ? " jawab ketus linda
" loh. Kok marahnya ke ayah " ucap david bingung
" ayah sih, kenapa harus di lanjutin makannya. Ga lihat apa tadi bunda udah ngasih tatapan " ketus linda
" sayang dong makananya kalo ga di makan, udah sana jumpai nazwa . Suruh kemari ayah mau ngomong setelah calvin pulang " pintah david
" hmm " jawab singkat linda sambil berdiri
" bund, jangan merajuk ayah ga suka , bunda kalau emang ga suka sama keputusan ayah bunda bilang langsung ke ayah, Jangan kasih kode kode ayah bukan tuhan yang tau maksud dari kode bunda itu " jelas david
" siapa juga yang marajuk, bunda biasa aja kok " ucap linda sopan penuh cinta. Jika di lanjutkan sudah dibpastikan suaminya akan marah
" calvin kemari " panggil david yang melihat calvin masuki gitu aja menuju kamarnya
" eh ada ayah, sama yang lainnya . Calvin ga lihat " ucap calvin sambil berjalan mengarah ke kumpulan manusia itu
" duduk " pintah david
" lo bisa ga gausah duduk di sini . Di sana masih ada sofa, ini rumah punya banyak sofa apa lo kekurangan ? " ucap ketus nazwa
" ya kakak mau nya duduk disini " ucapnya lembut
" cih, udah gua bilang gua bukan adik lo . Kalau lo ga mau pindah okay gua yang akan pindah " ucap nazwa lalu meranjak jauh dari sofa tadi
" nazwa " panggil david
" ya yah " jawab nazwa sopan
" kamu tidak boleh berkata begitu kepada kakak mu. Kamu membenci pacarnya bukan berarti harus membenci kakak mu kan " jelas david
" tapi dia lebih memilih pacarnya di bandingkan adiknya. Ehh upss sorry maksud gue karyawannnya " ucap nazwa menyindir
" naz ?, lo jangan kekanak kanakan deh" ucap calvin serius
" kekanak kanakan lo bilang ? Emang apa hak lo ngatur gua ?. Suka suka ati bapak gue lah mau gue kekanak kanakan atau engga itu bukan urusan lo. Urus aja diri lo sendriri, lo ga butuh adik yang lo butuh cuman pacar munafik lo itu " ucap nazwa serius dengan senyuman sinis yang mencengkram
" ' plak ' sekali lagi lo ngehina dia " ucap calvin geram menggantung, yang berdiri di hadapan nazwa dan menampar pipi nazwa
" calvin " teriak linda
" bun ini masih urusan mereka tenang " ucap david
" hahaha santai bun" ucap nazwa menenangkan linda
" puas lo ? Puas lo nampar gue ?, dan ini yah yang ayah bilang kakak. Nazwa baru tau kalau kakak bakalan nampar adiknya sendiri demi perempuan " jawabnya dengan senyuman sinisnya dan memegang pipinya karena panas
" maaf in kakak naz " ucap calvin menyadar
" cih. Setelah lo nampar gue lo minta maaf sama gue dengan segampang itu ? " ucap nazwa berdiri lalu pergi meninggalkan calvin yang terdiam paku
" gue nyadar sekarang, keputusan yang gue ambil untuk engga nganggap lo jadi kakak gue itu benar, awalnya gue bimbang untuk ngambil keputusan itu. Gue mau ngubah keputusan gue itu setelah ayah menasehati gue tadi . Tapi itu semua buyar setelah lo nampar gue, gue jadi lebih yakin kalau Lo bener bener udah di makan sama omongan manis dia . Gue ga nyangka lo lebih milih dia yang udah nyiksa gue selama 3 hari , dan gue udah ngejelasin semua nya itu dengan jujur. Tapi lo masih ngebela dia ?, hahahahah kakak macam apa kayak lo ini ? Ga berguna . Gua ga butuh kakak kayak lo , lebih baik gue mati dari pada harus punya kakak kayak lo . Gue nyesel udah ngebanggain lo sama temen temen gue, gue selalu ngertiin perasaan lo , gue yang selalu ada saat lo lagi susah. Gue habisin semua duit tabungan gue hanya buat bantu lo nebus biaya kesalahan lo yang ada di perusahaan, gue yang nyimpan semua masalah lo . Tapi apa yang lo lakukan sekarang ? Ha ? APA ? . Ga ada kan, selama ini gue korbankan apa yang punya gue , gue kasih sama lo semua asalkan itu menghasilkan duit . Gue kasih semua KAK , tapi ini balasan lo . Lo nampar gue demi dia ? , gue yakin semua duit dan barang yang gue kasih sama lo . Lo kasih kembali sma dia kan ?. Gua tau kak, karena gua sering lihat dia pakai barang yang percis yang pernah gue punya . Dan gue adik lo bukan dia, tapi lo rela biarkan adik lo di staf yang paling menjijikkan sedangkan dia ? . Lo angkat jadi sekretaris lo " ucap nazwa jelas emosi
" gue yakin, lo hanya manfaatin gue kan. Hahahah gua ga butuh kakak kayak lo, gua Ga B U T U H ngerti kan lo. Jadi mulai sekarang lo cari adik yang kayak gue . Gue ga bakal hitung berpa kebaikan gue , berapa barang gue, dan berpa duit gue yang keluar demi kakak yang ga tau diri kayak lo. Cuman gue mau ngingatin doang, lo ga bakalan jadi pengganti ayah kalo ga karena bantuan gue dan lo harus tau itu. Makasih buat hadia nya, hadia yang paling spesial dari kakak yang ga tau diri . Banyak kata kata yang mau gue bilang sama lo, tapi gue nyadar di sini ada ayah dan bunda. Gue ga mau buat mereka susah kayak lo buat gue menderita . Gue sayang sama lo kak , gue care sama lo , gue berharap cuman gue adik lo . Cih tapi semua harapan gue hanya halusiasi . Dan ingat sampai kapan orang kek lo ini " jelas nazwa menahan sedih nya
" naz, maaf in kakak. Kakak ga bermaksud begitu " ucap calvin yang nyadar dengan ucapan adiknya itu lalu terduduk
" nazwa duduk, ayah mau ngomong . Sekarang giliran ayah " ucap davud serius dan nazwa segerah duduk di sofa yang berbeda
" ayah sudah mendengar semua ini calvin, ayah ga menyangka kamu rela menampar adik mu sendiri demi permpuan itu, ayah kira ini hanya salah paham tapi engga, ayah kecewa sama kamu " ucao david tegas
" bunda juga kecewa calvin. Bunda selalu marahin adik kamu karena uang dan barang barangnya pada hilang satu per satu, bunda kira adik kamu mempoyakan duitnya ternyata engga dia memberinya pada kamu kakaknya dan kamu memperlakukan dia begitu . Bunda kecewa benar benar kecewa, gara gara kamu adik kamu yang selalu bunda marahin , bunda ga nyangka bakal punya anak sperti kamu " ucap linda sedih
" bunda , jaga omongan kamu " ucap david tegas
" maaf in calvin, bund . maaf in calvin yah , Calvin sayang sama dia Maaf in kakak naz maaf . calvin tau ini salah calvin. Kasih calvin kesempatan pliss maaf " mohon calvin
" ayah dan bunda akan kasih kamu kesempatan, tapi ayah ga bisa ambil keputusan untuk memberi kesempatan mu tentang adik mu, itu hak nya dia mau memberi atau tidak itu haknya . Kamu harus menerima resiko nya " tegas david
" naz , maaf in kakak " ucap calvin yang telah berjongkok di hadapan nazwa
" ngapain lo jongkok di hadapan gue ?, awas. gue mau ke kamar gue gosa nyemak deh . " ucap nazwa lalu pergi meninggalkan calvin
" bunda dan ayah mau ke kamar. Kamu renungkan lah apa kesalahan mu . Ayo bund " ucap david dan mengajak linda
" astaga ya tuhannnnn, mengapa ? Mengapa ini terjadi . Aku tidak bermaksud seperti itu kepada orang tua ku dan adik ku . Aku tak bermaksud gitu, maaf in kakak naz " gumam calvin dan mengusp wajahnya dengan Kasar