
Di ruangan ello
Tok tok tok
" permisi pak " ucap jesi sopan kepada dosen yang mengajar
" ya, ada apa ? " ucapnya
" ngapain dia ? " gumam ello
" hmm, ini pak . Saya mau permisiin gabriello dan andika . Ada yang penting sebentar, boleh tidak pak ? " ucap jesi sopan
" sepenting apa ? " tanya dosen itu kembali
" hmm, ada masalah keluarga pak . " ucap jesi kembali sopan
" baiklah, gabriello dan andika boleh keluar " ucap dosen itu
" makasih ya pak " ucap jesi sopan lalu tersenyum ala ala nya
" sama sama " ucap dosen tersebut
" ada apa sih je ? " tanya ello setelah mereka keluar dan duduk di taman kampus
" dik, lo duduk juga " ucap jesi mengajak
" ada apa lo manggil kita jes ? " tanya dika
" eh ntan, lo duduk juga, biar gue aja yang berdiri " ucap jesi memerintah dan intan pun menurutinya
" siapa yang mau jelasin deluan dari kalian berdua " ucap jesi menunjuk ello dan dika
" jelasin apa ? " tanya dika
" okay gue akan memulainya " ucap jesi
" kalian teman atau musuh ? " tanya jesi blak blakkan
" je, gue paham maksud lo . Di rumah aja ya gue bicarain semuanya " ucap ello
" gue sama ello teman kok jes " ucap dika jelas
" kalau emang kalian berteman, kenapa harus berantem sih . Apa sebabnya ?, dan lo ell udah ga percaya sama gue lagi untuk nerima beban lo ? " tanya jesi
" gara gara lo jes " ucap dika jujur
" gue udah bilang sama lo kan, ini urusan kita jangan sangkut pautkan dia " ketus ello sama jesi
" tapi ini kenyataan nya ell " ucap dika tegas
" ada apa sih, jelasin ke gue " bentak jesi
" okay gue akan jelasin sama lo jes " ucap dika
" ga usah gue aja " ucap ello
" yaudah siapa pun jadi, jangan buat gue bingung deh " ucap jesi
" intan lo saksi ya disini " ucap ello
" ha ? Gue ? " ucap intan dan di balas dengan anggukan kepala ello
" sebelum gue dan dika berteman. gue udah pernah bilang ke dia untuk engga ngedekatin lo , karena sewaktu dia gue ajak ke rumah matanya ga bisa lepas dari lo. Gue ga suka dan kemarin dia jujur ke gue kalo dia suka sama lo je, gue ga terima . Dia udah melanggar janji pertemana kita, gue kira dia nganggap lo sama kayak gue nganggap lo kakak je . Tapi engga , gue emosi jadi gue pukul dia dan dia juga ga terima gue pukul ya kita jadi berantem . Dia punya niat kalo lo ga nerima dia dia bakalan ngecelakain lo je,maka dari itu gue berantem sama dia je " ucap ello tegas dan jelas
" apa ? . Jahat banget lo dik, tega lo ngecelakain gue ? . kalau masalah lo suka sama gue , gue terima dik. Semua orang juga pernah suka dan gue ga bisa ngelarang itu, tapi bukan berarti kalo gue nolak lo . Lo bisa ngecelakain gue dik, gue ga nyangka lo punya niat gitu " jelas jesi emosi
" gue tau jes, gue sadar gue salah. Itu karena gue terlalu suka sama lo. Tapi tenang gue ga bakalan ngelakuin itu, gue ga mau pertemanan gue bakalan berakhir karena perempuan. Dan gue udah bisa ngeikhlasin semua nya " jelas dika
" okay gue terima penjelasan lo. Dan gue udah anggap penjelasan lo ini cukup . Gue minta sekarang kalian baikkan " ucap jesi
" tapi je.... " ucap gantung ello
" gue tau maksud dan tujuan lo ell. Memaafkan kesalahan orang ga ada salahnya kan. Dan gue minta untuk kalian baikkan " ucap jesi tegas
" gue minta maaf ell, karena gue udah ngelanggar atau ngebantah janji kita. Gue harap lo mau maaf in gue " ucap dika jelas
" gue maaf in lo dik. Gue bukan ngelarang lo untuk suka sama siapa aja tapi bukan berarti kakak gue kan . Maaf juga gue terlalu emosi kemarin " ucap ello
" gue maaf in kok " jelas dika lalu merangkul pundak ello
" aciee ciee udah baikkan " ledek intan
" hahahah, bisa aja lo tong sampah " ucap ello balik ledek
" wahh, jahat sih lo " ucap intan, dan mereka pun tertawa
" yaudah kalian masuk sana, gue ga mau denger kalian berantem lagi . Dan urusan gue sama lo ell belum selesai , jelasin semua di rumah " ucap jesi
" duhhh, kirain selesai. ada aja " ngeluh ello
" yaudah masuk sana " pintah intan
" kalian ga masuk ? " tanya dika yang sudah berdiri
" udah selesai , ini mau pulang " jelas jesi
" gue ga nanyak sama lo " ketus dika
" udah yok , sob " ucap dika mengajak ello
" lah jahat amat " jawab jesi
" kasihan sih " ledek intan
" eh kalau dia ga nanya sama gue nanya sama siapa ? " tanya jesi
" ntah gue ga tau, sama pohon kali " jawab intan
" kek nya engga deh " ucap jesi
" nah iya, pasti ni . Pasti dia nanya sama lo ntan " ucap jesi jelas
" cieeeeee " ledek jesi
" nanya sama gue ?, nanya apa ? " bingung intan yang tak paham juga
" nah kan, polosnya kumat. " ucap jesi
" polos gimana ? " ucap intanYang masih tak paham
" dah lah ntan, cape gue ngejelasin sama lo . Kalo akhirnya lo pasti bilang O . " jelas jesi malas
" yaudah gue pulang deluan " sautnya lagi
" yaudah hati hati ya, daaa" ucap intan lalu melambaikan tangannya .
.....
Sambungan telpon 📱📲
" hallo vin "
" iya hallo, yah ."
" kamu sibuk ? "
" engga kok yah, ada apa ? "
" ayah dan bunda akan mengadakan makan malam di rumah teman ayah, besok. dan kamu harus ikut , luangkan waktu mu. Karena kita akan berangkat pukul 7 malam besok "
" baik lah yah, calvin akan luangkan waktu dan pulang pukul 5 "
" ayah pastikan itu " ucap david lalu mematikan telponnya.
.....
Kafe oscar
" mi, udah lama ? " tanya jesi yang tiba tiba datang
" hmm, engga kok . Mami juga barusan aja datang " ucap bunga jelas
" tumben mami ngajak jesi ke kafe oscar. " jelas jesi cengengesan lalu duduk
" tumben apaan, mami sering ngajak kamu. Tapi kamu aja yang ga ada luang waktu buat mami " sewot bunga
" hihihi, ye maap mi " ucap jesi
" yaudah pesen nih " ucap bunga menyodorkan menu
" hazelnut late aja mi " ucap jesi
" yaudah mami pesenin dulu ya " ucap bunga lalu memanggil pelayan
" mi " panggil jesi
" ya? " ucap bunga
" mami mau bicara apa ? , bicara aja " ucap jesi
" kok kamu tau ? " tanya bunga bingung
" jesi, udah 21 tahun hidup mi . Jadi selama itu jesi udah kenal mami " ucap jesi jelas
" heheh iya, ya " ucap bunga
" gini mami mau bicara, cuman panjang " ucap bunga
" ga sepanjang rel kereta api kan ? " ucap jesi ledek
" ya engga lah " ucap bunga
" yaudah , bicara aja mi " jawab jesi
" dengerin dari awal dulu ya " ucap bunga dan di balas dengan anggukan kepala jesi yang berarti ' iya '
" dulu perusahaan papi hampir bangkrut, dan salah satu temen papi ada yang bantu kita untuk menstabilkan perusahaan kita . Di saat papi ingin membayar kebaikkan mereka, mereka menolak dan berkata kalau kami akan menikahkan anaknya dengan anak mami sama papi . Saat itu papi dan mami bingung, tapi demi berbalas budi mami dan papi menyetujui nya . " jelas bunga
" jadi maksud mami .... " ucap jesi terputus
" permisi, maaf lama buk. Ini coffe nya " ucap pelayan lalu meletakkan coffe pesanan dan pergi
" terimakasih " ucap jesi
" iya, mami akan menjodohkan kalian " jelas bunga
" anak temenya papi, laki laki apa perempuan ?. " tanya jesi bingung
" laki laki dan perempuan sayang, dan anak pertama mereka adalah laki laki " ucap bunga berhati hati
" jadi, mami ngajak jesi ketemu di sini, karena mami mau bicarain ini . Dan yang di jodohkan adalah jesi ? " ucap jesi tak menyangka
" iya sayang , maaf in mami . Papi pagi tadi nelpon mami dan bilang bahwa mereka akan menepati janji untuk menikahi anaknya." ucap bunga sedih
" mi , jesi belum selesai kuliahnya, dan jesi masih mau kerja " ucap jesi jelas
" mami tau, kamu belum siap . Tapi mami ga bisa berbuat apa apa nak, mami juga percaya kalau kamu akan menjadi menantu di keluarga mereka . Mereka akan menyayangi kamu seperti kami menyayangi kamu . Karena mereka dari keluarga baik baik " ucap bunga jelas
" mami tau dari mana , kalau mereka baik ?. " jelas jesi
" karena linda, calon mertua mu . Adalah sahabat mami dari mami masih bersekolah dasar, je. Mereka baik , maka dari itu mami merelakan kamu dengan tenang kepada mereka " ucap bunga pasti
" mi, jesi . Ga bisa ambil keputusan sekarang, tolong ngertiin jesi " ucap jesi
" mami paham nak, dan mereka akan mengadakan makan malam besok di rumah kita " jelas bunga
" jesi, pergi deluan ya mi. Jesi ada jam kuliah tambahan " ucap jesi lalu pamit, dan meninggalkan kafe tersebut