The System Make Me Near With The Emperor

The System Make Me Near With The Emperor
Bab 76



Sesuai dengan apa yang dikatakan Xie Hongyi kemarin, hari ini dia dan Huang Long pergi ke kediaman Pangeran Yu untuk membantu Yin Si membujuknya.


Pagi hari ini masyarakat menjalani aktivitas seperti biasanya. Xie Hongyi akhirnya tahu kalau ternyata bisnis utama negara Utara adalah pertambangan perhiasan. Tidak heran jika penampilan penduduknya begitu nyentrik dengan bebagai perhiasan yang mereka pakai, seperti giok heitian, emas dan perak.


Mungkin orang-orang di ibukota belum tahu bahwa ada orang Selatan yang datang ke wilayah mereka, jadi tidak ada gejolak apapun terjadi di dalam masyarakat ini. Xie Hongyi bisa membayangkan bagaimana reaksi mereka jika tahu ada kelompok musuh yang datang ke wilayahnya secara diam-diam.


Tidak lama kemudian, akhirnya mereka sampai di sebuah gerbang yang sangat besar. Dari orang-orang yang Xie Hongyi tanya mengenai lokasi Kediaman Pangeran Yu, di sinilah tempatnya. Xie Hongyi berdecak dalam hati mengagumi bagian gerbang yang berkilauan dengan emas dengan ukuran yang sangat besar.


Penjaga gerbang segera mempersilahkan mereka masuk setelah Xie Hongyi berkata bahwa mereka datang untuk Yin Si.


Pelayan yang datang menyambut mengarahkan mereka untuk menunggu di aula.


Tidak lama dari itu, Xie Hongyi mendengar beberapa suara langkah kaki yang datang ke tempat mereka. Dari ketukan langkahnya yang berat, Xie Hongyi menebak bahwa orang yang datang itu adalah laki-laki. Dan benar saja, dua orang laki-laki yang wajahnya seperti dibuat dari cetakan yang sama berjalan menuju arah Huang Long dan Xie Hongyi duduk.


Salah satu dari pria itu adalah Yin Si. Sementara yang lainnya yang lebih tua adalah Pangeran Yu, ayah Yin Si.


Dari wajahnya, Xie Hongyi tahu bahwa ketika Pangeran Yu berada dalam masa puncaknya, dia telah mematahkan banyak hati wanita.


Pada saat ini, suara langkah lainnnya terdengar dari luar aula.


Kemudian seorang wanita tiba-tiba muncul. Luar biasa cantik, tapi bukan itu yang membuat Xie Hongyi tertegun, melainkan wanita itu mengeluarkan aura yang begitu akrab. Xie Hongyi mencoba mengingat dimana ia pernah bertemu wanita itu, tapi dia tidak bisa mengingat apapun.


Huang Long menatap Xie Hongyi yang sedang melihat seorang wanita yang masuk. "Ada apa?"


Xie Hongyi menjawab dengan pelan. "Bukan apa-apa."


Wanita yang baru datang itu menyadari tatapan Xie Hongyi, ketika ia hendak berbalik, Xie Hongyi sudah lebih dulu memalingkan mukanya ke arah lain.


Setelah anggota keluarga Pangeran Yu duduk, Pangeran Yu langsung berbicara. "Yin Si telah memberitahu ku semalam." Dia kemudian menatap Huang Long.


Pria ini terlihat begitu muda dan tampak seperti pria ceroboh yang baru menginjak usia dewasa, tapi Yin Yu tidak berpikir demikian karena tahu ternyata pria ini adalah seorang Kaisar yang terkenal dengan kekejamannya. Tentu dia tahu apa yang sedang terjadi di Kerajaan Selatan, tapi ia tidak menyangka kalau Kaisar Kerajaan Selatan sendiri akan datang ke Kerajaan Utara untuk meminta bantuan. Pada saat Yin Yu mengetahui hal ini, dia memiliki pemikiran "Bagaimana bisa seorang pemimpin meminta bantuan kepada musuhnya?" Tapi, Yin Si menjelaskan bahwa ternyata permintaan itu diusulkan oleh wanita yang datang bersama Huang Long.


Yin Yu kemudian menatap Xie Hongyi dan tiba-tiba hatinya menjadi bergetar. Dia tidak tahu mengapa hal ini bisa terjadi. Ini adalah pertama kalinya mereka bertemu, tapi wanita muda ini memberikan kesan yang sangat dalam. Seperti seseorang yang tidak ia temui bertahun-tahun, dan sekarang dia datang menyapa tanpa pemberitahuan.


Xie Hongyi menaikkan alisnya sedikit saat menyadari bahwa Pangeran Yu menatapnya. Dia lalu berbicara. "Kalau begitu, apakah Tuan setuju?"


Menghela nafas, Pangeran Yu mengalihkan pandangannya. "Apa akan didapatkan Pangeran ini jika memberi bantuan? Ketahuilah, kebencian antara Utara dan Selatan sudah ada sejak zaman dulu, dan itu tidak mudah dihilangkan."


Apakah orang-orang ini adalah politikus atau pembisnis? Mengapa mereka selalu menanyakan keuntungan yang akan mereka dapatkan saat memberi bantuan?


"Aku memang tidak bisa membalas kalian atau memberi keuntungan, tapi orang disamping ku bisa."


Jika itu adalah orang lain yang memanggil Huang Long dengan sebutan 'dia' secara tidak hormat, mungkin sekarang orang lain itu hanya tinggal nama. Tapi ini adalah Xie Hongyi, Huang Long merasa dia tidak bisa melakukan hal hal yang buruk padanya.


"Dia?"


Yin Si bersuara dan bertanya terus terang. Dia sangat penasaran apa hubungan Huang Long dan Xie Hongyi. Kenapa sepertinya Kaisar Selatan itu sangat patuh pada Xie Hongyi? "Apa hubunganmu dengan Kaisar Selatan? Mengapa kau begitu akrab dengannya?"


Mendengar pertanyaan ini, Xie Hongyi menyerigai. "Tuan belum tahu dia adalah suamiku?" Lalu dia berkata lagi dengan santai. "Aku adalah salah satu selirnya."


Tidak ada yang tahu kecuali sistem saat Xie Hongyi berkata Huang Long adalah suaminya, diam-diam Xie Hongyi merasa geli.


Yin Si dikejutkan sekali lagi akan kebenaran bahwa sebenarnya Xie Hongyi adalah seorang Selir Kaisar!


"Jadi kalian adalah suami istri?" Pada saat ini, istri Pangeran Yu tiba-tiba bicara. Suaranya yang mengandung nada kaget tetapi lembut, membuat Xie Hongyi menatapnya.


Pangeran Yu juga menatap istrinya. Dia tidak bisa melupakan bagaimana reaksi istrinya semalam ketika Yin Si berkata bahwa ada orang Selatan yang akan datang ke kediaman Yu. Dia tahu jika istrinya itu diam-diam rindu dengan kampung halamannya, jadi ketika dia mendengar kabar itu, dia sangat bersemangat.


Xie Hongyi tidak tahu apakah dia dan Huang Long sudah menikah. Tapi dia berada di zaman feodal dimana kekuasaan itu sangat penting dan segala perintah Kaisar adalah mutlak. Jadi, jika mengatakan bahwa mereka adalah suami istri, mungkin itu bukan hal yang salah.


"Ya. Aku datang untuk membantu suamiku."


Telinga Huang Long memerah kontras dengan wajahnya yang menampilkan ekspresi dingin.


Istri Pangeran Yu berkata dengan lembut pada suaminya. "Aku ingin Tuan membantu mereka." Tatapannya masih terpaku pada Xie Hongyi.


Pangeran Yu terlihat ragu-ragu sejenak. Setelah berpikir sedikit lama, dia akhirnya berkata. "Baiklah kalau begitu."


Yin Si memutar matanya malas dan diam-diam berdecak. Selalu, ayahnya tidak bisa menolak semua yang dikatakan Ibunya.


Xie Hongyi menaikkan salah satu alisnya. Disetujui begitu saja?


Xie Hongyi merasa sedikit aneh, tapi dia bersyukur bahwa Pangeran Yu adalah orang yang mudah dan murah dihadapan istrinya. Jadi sepertinya dia tidak perlu membujuk sama sekali.


"Sistem apa ini karena mu?" Xie Hongyi bertanya dalam benaknya.


Sistem menjawab. "Tidak. Ini adalah karakter dari tokoh cerita itu sendiri."


"Tapi aku kira, istri Tuan Yu ini sedikit aneh. Tatapannya membuatku merinding."


Itu benar. Xie Hongyi tidak tahu alasan kenapa wanita itu menatapnya dengan sangat lembut dan penuh kasih sayang!


Setelah Huang Long dan Xie Hongyi pergi, anggota keluarga Pangeran Yu masih duduk di dalam aula.


"Perempuan itu mengingatkan ku pada Hong'er."


(maaf ya nggak update lama, udah kerja jadi sibuk🙏😆😆😆)


Salam damai!